Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Bambang Tri Banda Aceh Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Carona corona Cuaca Cut Meutia Daerah Dana Bos Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Feature Fito FORMATPAS Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan Hindia History Hotel Hukum HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Iran Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa JARI Jawa Timur Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Kisah Inspiratif Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malaysia Malware WannaCry Masjid Milad GAM Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik MUI Musik Muslim Uighur Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebriti Senator Sosok Sport Status-Papua Sumatera Sunda Empire Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TMMD reguler ke-106 TNI Tokoh Tsunami Aceh Ulama USA Vaksin MR vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

Sejak Perang Dunia II, sekitar seperlima tanah Okinawa masih berada di bawah kontrol militer AS.(Koichi Kamoshida/Getty Images)
StatusAceh.Net - Ribuan orang berkumpul di Okinawa, Jepang, karena memprotes pangkalan militer Amerika Serikat menyusul pembunuhan seorang perempuan Jepang yang diduga dilakukan oleh tentara AS.

Protes pada Minggu (19/6) ini disebut merupakan yang terbesar dalam dua dekade menentang keberadaan pangkalan AS di Jepang.

Amerika Serikat dan Jepang pada 1996 sepakat untuk menutup situs Futenma, yang terletak di daerah perumahan, setelah pemerkosaan seorang siswi Jepang 12 tahun oleh tiga personel militer AS, yang memicu demonstrasi massa terhadap kehadiran Amerika. Pangkalan militer AS kemudian direncanakan dipindah ke wilayah yang lebih sepi, namun masih di pulau yang sama.

Namun rencana itu juga belum terlaksana karena penolakan warga di dekat lokasi relokasi yang mengkhawatirkan soal kebisingan, polisi dan aksi kejahatan.

Awal bulan lalu, Angkatan Laut Amerika Serikat menerapkan larangan meminum alkohol dan menutup kebebasan bagi tentara untuk keluar pangkalan militer di okinawa, Jepang.

Perintah ini dikeluarkan menyusul kecelakaan mobil yang melukai dua orang akibat seorang tentara AS mengemudi sambil mabuk di Okinawa pada 5 Juni lalu.

Anggota majelis Okinawa yang menentang pengakalan militer itu memenangkan pemilihan majelis prefektur bulan ini, hingga akan menambah dukungan bagi Gubernur Okinawa Takeshi Onaga untuk menindahkan pangkalan tersebut ke tempat lain.

Terdapat sekitar 50 ribu warga AS di Okinawa, termasuk 30 ribu personel militer dan warga sipil yang bekerja di pangkalan AS.

Situs itu merupakan salah satu lokasi pertempuran paling berdarah antara AS dan pasukan Jepang dalam Perang Dunia II, dan Okinawa tetap berada di bawah pendudukan Amerika sampai tahun 1972. Sekitar seperlima tanah Okinawa masih berada di bawah kontrol militer AS.

Di lain pihak, Okinawa yang menghadap ke arah Taiwan jadi makin strategis terutama setelah China mulai menunjukkan agresivitas di Laut China Selatan. (CNN)
 
loading...
Label:

Post a Comment

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.