2021-05-02

Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Baksos Bambang Tri Banda Aceh Banjir Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Carona corona Covid-19 Cuaca Cut Meutia Daerah Dana Bos dayah Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Feature Film Fito FORMATPAS Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan Hindia History Hotel Hukum Humor HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Iran Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa JARI Jawa Timur Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Kisah Inspiratif Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malaysia Malware WannaCry Masjid Migas Milad GAM Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik Mudik Lebaran MUI Musik Muslim Uighur Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli PUSPA Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebgram Selebriti Senator SMMPTN sosial Sosok Sport Status-Papua Sumatera Sunda Empire Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TMMD reguler ke-106 TNI Tokoh Tol Aceh Tsunami Aceh Turki Ulama USA Vaksin MR Vaksinasi Vaksinasi Covid-19 vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

teks dan foto :
Pihak Polsek Banda Sakti Kota Lhokseumawe melihat kondisi lapak pedagang yang dirusak oleh Pengelola Pasar Inpres Jalan Listrik Kec. Banda Sakti.

Lhokseumawe : Terkait kasus perusakan lapak usaha pedagang dengan menggunakan palu besar, Polsek Banda Sakti sudah melayangkan surat panggilan resmi kepada pengelola pasar Inpres Jalan Listrik Saidina , namun yang bersangkutan belum juga hadir memenuhi panggilan. 

Hal itu diungkapkan Kapolsek Banda Sakti Iptu Arifin , Selasa (4/5), terkait proses hukum atas kasus perusakan lapak usaha milik pedagang di Pasar Inpres Jalan Listrik. 
Kapolsek mengatakan atas dasar laporan seorang korban yakni Razali pedagang giling bakso Pasar Inpres Kec. Banda Sakti yang mengalami tindakan pemerasan dan perusakan lapak usaha miliknya dengan cara anarkis diduga oleh pelaku yang merupakan pengelola pasar setempat bersama sejumlah anggota kelompoknya. 
Menindak lanjuti laporan itu, pihak polisi sudah turun mengecek kebenarannya di tkp yang berdampingan dengan pasar ikan dan telah mengambil sampel barang bukti berupa sisa pecahan beton dan keramik yang sengaja dihantam palu besar. 
Selanjutkannya, polisi juga sudah meminta keterangan dari korban dan saksi mata dalam kejadian arogansi pengelola pasar dan kelompoknya menghancurkan lapak usaha pedagang.
Bahkan polisi juga sudah meminta keterangan dari Disperindagkop Kota Lhokseumawe yang diwakili oleh stafnya berinisial  Zul selaku kepala UPT Pasar Inpres Jalan Listrik. 
Kapolsek menjelaskan sesuai keterangan Zul mengaku Disperindagkop Kota Lhokseumawe tidak pernah memerintah tindakan perusakan atau penghancuran lapak usaha pedagang. Karena selaku pengelola  pasar hanya bertugas mengutip uang retribusi harian dari seluruh pedagang pasar dalam jumlah nominal sesuai standar. 
Kemudian polisi melayangkan surat panggilan resmi kepada Pengelola Pasar Saidina pada Senin (4/5), kemarin, untuk dimintai keterangan atas keterkaitannya dalam kasus perusakan lapak usaha pedagang. 
Namun ironisnya pengelola pasar Saidina  sama sekali tidak menggubrisnya dan tidak memenuhi panggilan pertama itu. 
“Untuk panggilan diduga pelaku an.saidina sudah kita layangkan panggilan untuk klarifikasi, hari Senin tgl 3 Mei 2021. Namun tidak hadir. Akan kita buat panggilan ke dua. Apabila tidak hadir juga, kita akan lakukan panggilan ke tiga disertai surat perintah membawa,” tegas kapolsek.

Korban Razali mengatakan dirinya sempat ditemui Pengelola Pasar Saidina cs dan  cs dan oknum yang mengaku sebagai pengawas pasar Chandra yang berrtujuan memeras. 
 Razali mengaku dirinya dimintai uang Rp5 juta dan bila tidak dipenuhi maka lapaknya akan dihancurkan. Karena tak terima atas tindakan tersebut, Razali melaporkan kasus itu ke Polsek Banda Sakti.

Sementara itu, Pengelola Pasar Inpres  Jalan Listrik Saidina membenarkan dirinya bersama anggotanya dan  dengan oknum yang mengaku sebagai pengawas Pasar Chandra menghancurkan lapak tersebut. 
Hal itu dilakukan atas perintah Kantor Disperindagkop Lhokseumawe yang ingin membenahi lingkungan pasar. Selain itu, Saidina mengaku kesal karena pemilik lapak tidak menghormatinya sebagai pengelola pasar setempat.
 "Kadang kalau saya lewat depan lapak itu, tubuh saya didorong oleh anak buahnya,"ujar Saidina yang meminta hak jawabnya. (zn)

 


LHOKSUKON – Kepolisian tengah menyelidiki kasus dugaan pemerkosaan terhadap seorang perempuan berinisial S, 19 tahun di Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, Minggu dini hari (2/5/2021).

Berdasarkan laporan yang dibuat ayah korban hal itu dilakukan pria berinisial Z di kebun tebu persis dibelakang rumah korban. Diketahui korban baru berkenalan dengan pelaku sekitar seminggu lalu.

Akibat kejadian tersebut korban menderita pendarahan hingga harus menjalani perawatan di Rumah Sakit, sementara pelaku melarikan diri.

Kapolres Aceh Utara AKBP Tri Hadiyanto melalui Kapolsek Langkahan Iptu Erwinsyah Putra menyampaikan, begitu mendapat laporan peristiwa itu pihaknya langsung mendatangi tempat kejadian.

“Dari olah TKP ditemukan celana dalam korban dengan bercak darah dan bungkusan bekas obat kuat yang diduga telah ditelan pelaku,” ujar Kapolsek Iptu Erwinsyah, Senin (3/5/2021).

Iptu Erwinsyah menambahkan, dugaan pemerkosaan diketahui sebab ayah korban mendengar suara anaknya merintih kesakitan dibelakang rumah.

Dibelakang rumah, Ayah korban bertemu pelaku yang ketika itu langsung melarikan diri, kemudian ayah korban membawa anaknya ke Puskesmas karena terus mengeluarkan darah dari kemaluannya.

“Ada gumpalan darah yang keluar, ceceran darah juga ditemukan di sekitar TKP, Kini korban telah dirujuk ke Rumah Sakit Cut Mutia, Korban masih dirawat belum bisa dimintai keterangan,” pungkas Kapolsek. | https://tribratanewsacehutara.com


LHOKSUKON – Satres Narkoba Polres Aceh Utara mengamankan seorang perempuan yang diduga pengedar narkoba di Gampong Meunasah Panton Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara,pada Jumat malam (30/4/2021).

Tersangka berinisial EW (27) warga setempat, dari janda satu anak itu Polisi menyita sejumlah barang bukti berupa 24 paket sabu seberat 4,21 gram dan dua unit handphone.

Kapolres Aceh Utara AKBP Tri Hadiyanto melalui Kasatres Narkoba Iptu Samsul Bahri menyampaikan pihaknya mengamankan tersangka saat duduk di sebuah gubuk.

“Saat melihat kedatangan anggota, tersangka ini sempat membuang sebuah bungkusan plastik ke tanah yang ternyata berisi 24 paket sabu,” ujarnya pada Sabtu (1/5/2021).

Ia menyampaikan tersangka sudah menjadi target Operasi pihaknya atas dasar laporan masyarakat yang resah sebab adanya peredaran Narkoba di kawasan itu.

“Untuk proses hukum lebih lanjut, tersangka ini sudah diamankan di Mapolres Aceh Utara,” pungkasnya.

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.