Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Bambang Tri Banda Aceh Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Carona corona Cuaca Cut Meutia Daerah Dana Bos Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Feature Fito FORMATPAS Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan Hindia History Hotel Hukum Humor HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Iran Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa JARI Jawa Timur Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Kisah Inspiratif Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malaysia Malware WannaCry Masjid Milad GAM Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik MUI Musik Muslim Uighur Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebriti Senator Sosok Sport Status-Papua Sumatera Sunda Empire Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TMMD reguler ke-106 TNI Tokoh Tsunami Aceh Ulama USA Vaksin MR vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

Ilustrasi
Agam -  Durhaka. Kata itulah yang pantas disematkan untuk TH (17). Dia ditangkap setelah membakar ibu kandungnya hingga tewas di kawasan Jorong Giriang-Giriang, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar).

Kapolres Bukittinggi, AKBP Tri Wahyudi melalui Kapolsek Tilatang Kamang, AKP Yulandi Rusadi di Tilatang Kamang, menjelaskan kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 WIB tadi siang.

"Pelaku TH (17) sudah diamankan di Polsek Tilatang Kamang dan merupakan anak kandung dari korban ED (55) yang bekerja sebagai guru Bahasa Indonesia di salah satu SMA di Bukittinggi," katanya.

Ia menyebutkan, pelaku TH hingga Jumat sore masih belum bisa dimintai keterangan lengkap karena memiliki masalah kejiwaan.

"Kami belum bisa minta keterangan karena menurut informasi keluarga memang pelaku mengalami gangguan kejiwaan atau depresi sejak dua tahun terakhir. Pelaku masih belum menyadari tindakan yang telah dilakukannya tersebut dan menyebutkan ibunya masih berada di rumah," jelasnya.

Menurut keterangan saksi yang merupakan kakak kandung pelaku, RW(21), sepulang salat Jumat mendapati lantai dapur rumah sudah berlumur darah saat melihat dari jendela.

"Kakak pelaku kemudian langsung menuju pintu depan rumah karena pintu samping tertutup. Saat itu menurut keterangannya, TH lari ke arah kamar mandi. Kemudian saksi memeriksa bagian samping rumah karena ada yang terbakar," katanya.

Saat memeriksa bagian samping rumah tersebut, RW menyadari bahwa ibunyalah yang terbakar dan segera memadamkan api dengan menyiramkan air dan langsung menghubungi ayahnya R (55) serta menghubungi Polsek Tilatang Kamang.

Menurut salah seorang tetangga korban, pelaku TH kemungkinan mengalami depresi karena merasa dikekang oleh orangtuanya.

"Pelaku juga tidak mau disuruh sekolah. Bila penyakitnya kumat, ia sering berperilaku kasar," ujarnya.
(Rimanews)
loading...

Kapolres Bukittinggi, AKBP Tri Wahyudi melalui Kapolsek Tilatang Kamang, AKP Yulandi Rusadi di Tilatang Kamang, menjelaskan kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 WIB tadi siang. "Pelaku TH (17) sudah diamankan di Polsek Tilatang Kamang dan merupakan anak kandung dari korban ED (55) yang bekerja sebagai guru Bahasa Indonesia di salah satu SMA di Bukittinggi," katanya. Ia menyebutkan, pelaku TH hingga Jumat sore masih belum bisa dimintai keterangan lengkap karena memiliki masalah kejiwaan. "Kami belum bisa minta keterangan karena menurut informasi keluarga memang pelaku mengalami gangguan kejiwaan atau depresi sejak dua tahun terakhir. Pelaku masih belum menyadari tindakan yang telah dilakukannya tersebut dan menyebutkan ibunya masih berada di rumah," jelasnya.

Post a Comment

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.