Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Bambang Tri Banda Aceh Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Cuaca Cut Meutia Daerah Dana Bos Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Feature Fito FORMATPAS Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan History Hotel Hukum HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Iran Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa JARI Jawa Timur Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Kisah Inspiratif Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malware WannaCry Masjid Milad GAM Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik MUI Musik Muslim Uighur Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebriti Senator Sosok Sport Status-Papua Sumatera Sunda Empire Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TMMD reguler ke-106 TNI Tokoh Tsunami Aceh Ulama USA Vaksin MR vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

ilustrasi
Setelah sempat membantah adanya pemotongan uang beasiswa Bidik Misi pada setiap mahasiswa penerima beasiswa bidik misi sejak tahun 2013-2016,kini dalam rekaman wawancara singkat yang dilakukan oleh wartawan waspada dengan Kepala Biro ( Kabiro) Akademik Unimal Arif Rahman SH mengakui jika pihaknya ada melakukan pengutipan dengan alasan sumbangan.

Pengakuan adanya kutipan terhadap mahasiswa penerima bidik misi ini disampaikan oleh kabiro akademik pada Senin (20/6/2016) didalam areal pekarangan masjid islamic center, kota lhokseumawe.

(Baca: Mahasiswa Miskin Keluhkan Biro Akademik Unimal Pangkas Beasiswa Bidik Misi)

Terhitung sejak tahun 2013, dana bantuan pusat senilai Rp 6 juta telah dipotong uang SPP sampai lunas, sampai setiap dana beasiswa yang diterima dalam rekening setiap mahasiswa bidik misi menjadi hanya senilai Rp 4.300.000.

Kemudian dikenakan kutipan sebesar Rp 400.000 tiap bulannya sampai uang yang diterima menjadi Rp 3.900.000 per mahasiswa.

Kemudian pada semester lanjutan, jumlah kutipan dari naik menjadi Rp 700.000 sampai yang diterima dalam rekening setiap mahasiswa menjadi Rp 3.600.000.

"Dalam pedoman pengelolaan anggaran, uang kutipan itu adalah hak universitas dalam bentuk sumbangan biaya pendidikan untuk membuat berbagai kegiatan dan acara mahasiswa. Setelah itu mahasiswa bebas dari kutipan apapun, "ujarnya.

Arif menyebutkan uang hasil kutipan itu dilakukan melalui Bank Mandiri, BRI dan Bank Aceh, lalu uang bebas pajak negara itu disetor ke KPPN. Ironisnya ketika ditanya berapa jumlah total tiap tahunnya, Arif mengaku tidak ingat tapi kondisi Unimal takkan bisa hidup tanpa ada kutipan tersebut.

Saat kembali Reporter mencoba mengkonfirmasi terkait adanya pemotongan atau pengutipan yang dilakukan oleh pihak unimal terhadap para mahasiswa penerima beasiswa bidik misi, Kabiro Akademik Unimal Arif Rahman SH, kembali membantah jika pihaknya tidak pernah melakukan pemotongan maupun kutipan.

"Tidak Kutipan pak sayed, yang disebut-sebut pemotongan atau kutipan di harian WASPADA itu sebenarnya adalah SPP atau biaya pendidikan yang diberikan lansung oleh pemerintah ke UNIMAL.

Mahasiswabidik misi tinggal menerima biaya hidup, tidak perlu membayar apapun "jelas Arif dalam pesan singkatnya yang dikirimkan ke handphone seluler Reporter, Rabu (22/6/2016).

Namun saat Reporter saat melayangkan pertanyaan terkait adanya pengurangan jumlah uang beasiswa yang diterima oleh para mahasiswa bidik misi kabiro akademik tidak memberi jawaban.

Keesokan hari, Kamis (23/6/2016), Kabiro akademik mengirimkan pesan singkat yang berisi meminta agar Reporter dapat datang ke kantornya di reuleut guna penjelasan lebih lanjut.



Redaksi: T. Sayed Azhar
loading...

Post a Comment

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.