2016-05-29

Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Bambang Tri Banda Aceh Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Cuaca Cut Meutia Dana Bos Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Fito Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan History Hotel Hukum HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malware WannaCry Masjid Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik MUI Musik Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebriti Senator Sosok Sport Sumatera Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TNI Tokoh Tsunami Aceh Ulama Vaksin MR vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

Kalapas Kelas I Medan Toga Effendy saat santuni anak yatim di lapas kelas I medan
Sabtu (4/6/2016) 
Medan- Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1437 H  Kepala Lapas Kelas I Medan Toga Efendy Bc. IP.SH.MH melakukan kegiatan amal yakni menyantuni anak yatim.

Santunan kepada 50 anak-anak yatim dari panti asuhan Aswaliah ini lansung diserahkan oleh Kalapas Kelas I Medan Toga Effendy Bc. IP, SH.MH dihadapan tamu undangan serta pejabat struktural lapas kelas I medan dalam acara menyambut bulan suci Ramadhan 1437 H,Sabtu (4/6/2016).

Acara yang dimulai pukul 10:00 WIB di ikuti dengan antusias oleh seluruh pejabat struktural,warga binaan dan tamu undangan dari panti asuhan Aswaliah.

Dalam sambutan Kalapas Melas I Medan Toga Effendy menyampaikan rasa terharu yang amat sangat sehingga acara menyambut bulan suci ramadhan dilapas kelas I medan dapat di isi dengan kegiatan yang bersifat Ubdiyah ataupun kegiatan amal.

Disamping itu Toga Effendy yang baru beberapa pekan menjabat sebagai Kalapas Kelas I Medan optimis jika para warga binaan dalam pelaksanaan ibadah puasa dibulan suci ramadhan tahun ini akan tetap berjalan tertib dan damai.

“ Saya yakin kepada warga binaan dalam melaksanakan ibadah puasa dibulan ramadhan ini akan tetap berjalan damai dan tertib”,ungkap toga effendy dihadapan para hadirin.

Suasana acara menyambut bulan suci ramadhan dilapas
Kelas I Medan  
Kalapas juga meminta agar kepada warga binaan agar dapat saling menghormati para warga binaan yang sedang menjalankan ibadah puasa serta menghormati bulan suci ramadhan.

Dalam acara tersebut Darlin Yusuf SH selaku Panitia Pelaksana Penyambutan Bulan Suci Ramdhan 1437 H juga berkesempatan memaparkan jika kegiatan pada bulan suci ramadhan tahun ini yang akan di isi dengan kegiatan yang sama seperti tahun sebelumnya.

“ Untuk tahun ini yakni pada bulan suci ramadhan 1437 H kegiatan masih seperti tahun sebelumnya yakni pelaksanaan sholat tarawih dan tadarrus bersama di Masjid At-Taubah “,jelas darlin.

Panitia Pelaksana juga berharap agar dalam pelaksanaan kegiatan yang bersifat regilius dibulan suci ramadhan ini dapat bersama menjaga ketertiban sampai bulan suci ini berlalu.


Reporter: Azhari
Editor     : T. Sayed Azhar

Ilustrasi
Sulsel - Memasuki bulan suci Ramadhan, Satuan Polisi Pamong Praja Kolaka, Sulawesi Tenggara, gencar merazia sejumlah rumah kos dan wisma. Hal ini untuk mencegah penyakit masyarakat.

Alhasil, Satpol PP mengamankan empat pasang muda-mudi yang kedapatan berbuat mesum di rumah kos dan kamar wisma. Mereka masing –masing pria berinisial YY dan pasangannya, JN bersama pasangannya, AB bersama pasangannya dan DA bersama pasangannya.

Kepala Seksi Pembimbing dan Penyuluh Satpol PP Kolaka, Marthen menjelaskan, razia serupa dilakukan bukan hanya menjelang Ramadhan saja, melainkan hampir setiap saat. Namun kali razia dilakukan secara intensif.

“Yang tertangkap bukan hanya warga Kolaka, tetapi ada juga warga dari Kota Kendari," jelas Marthen, Sabtu (4/6/2016).

Dia menjelaskan, keempat pasangan tersebut diamankan karena tidak memiliki identitas resmi sebagai suami istri.

''Saat dirazia, empat pasangan muda-mudi ini ditemukan di dalam kamar sedang berduaan. Setelah diperiksa identitasnya, mereka tidak bisa menunjukkan bukti jika mereka pasangan sah suami istri,'' ungkapnya.

Setelah mengakui perbuatannya, empat pasangan mesum tersebut dibawa ke kantor Satpol PP Kolaka untuk didata dan dibina.

Selain empat pasangan muda-mudi, parat penegak perda tersebut juga menyita satu dos minuman beralkohol jenis Bendy Star.

''Jadi kita imbau dan minta kepada para pedagang untuk tidak mengedarkan miras di Kolaka, apalagi menjelang bulan suci Ramadhan,'' tandasnya.
(*) Kompas.com

Jokowi Bagi-bagi "Amplop" untuk Warga Saat Ziarah ke Makam Ayahnya
Presiden Joko Widodo bertemu warga usai ziarah di makam ayahnya, Sabtu (4/6/2016).
Jakarta - Presiden Joko Widodo berziarah ke makam ayahandanya di Gondangrejo, Karanganyar, menjelang bulan puasa.

Kedatangan Jokowi ini membawa rezeki bagi warga sekitar makam. Jokowi memberikan amplop berisi uang kepada warga ketika ia berziarah.

Jokowi tiba bersama puteranya, Kaesang; Ibunda Jokowi, Sudjiatmi Notomihardjo; dan Mooryati Sudibyo.

Tampak pasukan pengamanan presiden menjaga ketat pintu masuk makam ketika Presiden berziarah.

Warga yang mendengar kedatangan Jokowi tersebut segera berdatangan dan menunggu di sepanjang jalan menuju makam.

Tak lama kemudian, mobil kepresidenan ke luar dari permakaman. Jokowi pun tampak menyapa dan menyalami warga yang menunggu dipinggir jalan.

Tidak hanya itu, Jokowi juga memberikan amplop berisi uang sebesar 100.000 rupiah.

"Tadi ketemu langsung dan salam dengan Pak Jokowi, dan diberi amplop, isinya Rp 100.000. Lumayan buat beli bawang dan beras," kata Lanjari, warga, Sabtu (4/6/2016).

Petugas keamanan pun dibuat repot karena banyaknya warga yang hendak mendekati Jokowi. Selain berziarah, Jokowi berada di Solo untuk menghadiri pernikahan salah satu kerabatnya.
(kompas)

Tempat Karaoke dan Rental PS Juga 'Haram' Beroperasi di Aceh Selama Ramadan
Banda Aceh - Tidak hanya warung makan, karaoke dan tempat rental Play Station (PS) harus tutup selama bulan Ramadan. Generasi muda juga diimbau tidak berhura-hura sehingga mengganggu umat Islam yang beribadah.

Imbauan itu disampaikan Pemerintah Kota Banda Aceh bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda). Seruan bersama yang diteken delapan pimpinan daerah itu resmi dikeluarkan sejak 23 Mei lalu. Pada Sabtu 4 Juni ini, sejumlah anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mulai menempel seruan tersebut ditempat-tempat keramaian.

"Karaoke harus tutup selama Ramadan," kata Wali Kota Banda Aceh, Illiza Saaduddin Djamal kepada wartawan, Sabtu (4/6/2016).

Dalam seruan tersebut, terdapat 10 poin besar. Pada poin tentang pengusaha salon, hotel dan tempat hiburan lainnya disebutkan, "Pengusaha biliar, Play Station dan hiburan lainnya dilarang membuka usahanya selama bulan suci Ramadan."

Sedangkan pengusaha salon hanya dibolehkan membuka usahanya sejak pukul 09.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB dengan tetap menjaga ketentuan sebagaimana tercantum dalam surat izin usaha salon. Selain itu pengusaha hotel dan kafetaria dilarang menyediakan makanan dan minuman di siang hari, menggelar karaoke, dan sejenisnya selama Ramadan.

Untuk generasi muda juga ada poin khusus. Isinya di antaranya menjauhi diri duduk berlama-lama (nongkrong) di warung kopi di malam hari.

Selain itu generasi muda juga minta untuk tidak melakukan perbuatan yang bersifat hura-hura atau dapat mengakibatkan terganggunya orang yang beribadah. "Generasi muda Islam mempelopori kegiatan yang bernuansa Islami seperti pengkajian agama, training mental, tadarus, musabaqah dan lainnya," bunyi salah satu poin tentang genarasi muda.
(detik.com)

Pencari Kayu Temukan Tarzan Masa Kini di Hutan Pedalaman
Selama 40 tahun lebih seorang ayah dan anak tinggal dan hidup di pedalaman hutan, di sebelah timur Provinsi Quang Ngai.
StatusAceh.Net - Kamu pasti pernah mendengar legenda tentang Tarzan. Seorang manusia yang dibesarkan oleh kera dan hidup di pedalaman hutan. Kisah Tarzan banyak diceritakan ulang dan menjadi dongeng turun temurun di penjuru dunia.

Tahukah kamu, ternyata legenda Tarzan pernah terjadi di Vietnam. Selama 40 tahun lebih seorang ayah dan anak tinggal dan hidup di pedalaman hutan, di sebelah timur Provinsi Quang Ngai.

Kendati tak dibesarkan oleh kera, dua orang bernama Ho Van Thanh (83) dan Ho Van Lang (42) hidup di pedalaman hutan di Vietnam. Selama itu mereka hidup dengan memakan buah-buahan, tinggal di rumah pohon, dan berbaur dengan satwa-satwa liar.

Dilansir dari Express.co.uk, Sabtu (03/06), keluarga bernama Thanh itu dulunya hidup normal di lingkungan masyarakat di sebuah desa kecil bernama Tra Kem. Namun ketika Vietnam terlibat perang dengan Amerika Serikat, istiri dan anak perempuan Thanh terbunuh akibat menginjak ranjau. Thanh yang syok kabur ke dalam hutan dan membawa seorang anaknya yang masih berusia satu tahun.

Sejak saat itu, keduanya tinggal di hutan, terisolasi dari dunia luar. Mereka bertahan hidup dengan cara mengumpulkan buah dan singkong dari hutan serta menanam jagung. Ibarat cerita Tarzan, mereka hidup seadanya hanya dengan menggunakan cawat yang terbuat dari kulit pohon. Mereka tinggal di sebuah gubuk di atas pohon, lima meter dari atas tanah.

Hingga akhirnya pencari kayu dari desa setempat menemukan mereka berdua di pedalaman hutan. Usia Thanh kini telah mencapai 83 tahun dan anaknya Lang berumur 42 tahun. Wartawan Tri Tin dari media setempat mengatakan, "Ketika saya bertemu mereka, saya merasa seperti sedang bertemu Tarzan."

"Mereka telanjang, hanya mengenakan cawat dari kulit pohon. Rambut mereka panjang dan kotor. Mereka tampak seperti orang bingung," ujarnya.

Thanh sudah tidak mampu lagi mengingat kerabatnya yang masih hidup bahkan saat dibawa tim penyelamat Thanh harus ditandu. Sementara Lang cukup kesulitan untuk berbicara bahasa Vietnam. Namun kedua Tarzan Vietnam itu kini telah ditangani pejabat di provinsi tersebut. Mereka juga telah menjalani pemeriksaan medis dan pemerintah berjanji akan mengembalikan mereka ke dalam masyarakat.

(Liputan6.com)

Ilustrasi
Langkat- Kepolisian Resort (Polres) Langkat meringkus tiga orang pemasok ganja asal Aceh tujuan Medan di kawasan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (4/6) sore. Dalam penangkapan itu, polisi menyita barang bukti ganja seberat 150 Kilogram (kg). Barang haram itu disita dari dalam mobil Toyota Avanza BK 1215 ZP yang ditumpangi.

Dua dari tiga tersangka itu adalah gadis belia Apriana Syahputri (15) dan Silvia Syahputri (21). Keduanya warga Lingkungan XI, Gabion Belawan. Seorang lagi bernama Deni Syahputra (27) warga Kampung Jawa, Blangkejeren.

"Ganja itu dikemas dalam 150 bal yang setiap bungkusnya seberat 1 Kg. Satu orang berhasil kabur saat ditangkap," ujar seorang petugas yang melakukan penangkapan.

Petugas yang tidak ingin disebutkan namanya itu mengatakan, penangkapan itu berawal dari informasi masyarakat. Disebutkan, ada pengiriman ganja yang akan melintas di Tanjung Pura.

Berdasarkan laporan itu, kemudian polisi menggelar razia di jalan lintas. Polisi langsung menyetop mobil dengan nomor plat yang disebutkan. Ketiga tersangka langsung diboyong ke Markas Polres Langkat.(beritasatu.com)

Ini Enam Poin Kesepakatan Yang Ditandatangani Tgk Ni Terkait Minta Maaf Kepada Presiden
Banda Aceh - Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Pasee, Teungku Zulkarnaini Hamzah alias Tgk Ni dilaporkan telah meminta maaf kepada Presiden Jokowi atas dugaan ujaran kebencian (hate speech). Menurut informasi, Presiden Jokowi telah memaafkan Tgk Ni.

Seperti santer diberitakan, ujaran kebencian kepada Presiden Jokowi disampaikan Tgk Ni pada peringatan Maulid Nabi Muhammad saw di Kantor DPW-PA, Geudong, Aceh Utara, Kamis 7 April 2016. Tgk Ni sempat menjalani dua kali pemeriksaan di Mapolda Aceh terkait kasus tersebut.

Permintaan maaf kepada Presiden Jokowi disampaikan Tgk Ni melalui selembar surat tertanggal 23 Mei 2016 yang juga ditembuskan kepada Kapolri dan Kapolda Aceh. Beruntung, permintan maaf Tgk Ni tersebut dikabulkan oleh Presiden Jokowi.

“Tgk Ni telah membuat surat kepada Bapak Presiden tentang permohonan maaf dirinya atas sambutan pidato pada tanggal 7 April lalu, yang diduga melakukan penghinaan kepada Presiden,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir Reskrimum) Polda Aceh, Kombes Pol Nurfallah dalam konferensi pers di Mapolda Aceh, Jumat (3/6).

Menurut Nurfallah, Presiden Jokowi memberi maaf kepada Tgk Ni saat melakukan kunjungan kerja ke Aceh dua hari lalu. Saat melakukan pertemuan singkat dengan unsur Muspida Aceh di Banda Aceh, ternyata Presiden Jokowi memanggil Kapolda Aceh Irjen Pol Husein Hamidi untuk menyampaikan hal tersebut. “Presiden memanggil Pak Kapolda dan beliau menyampaikan telah menerima surat dari Tgk Ni dan Pak Presiden menyebutkan telah memaafkan Tgk Ni atas perbuatannya itu,” kata Nurfallah didampingi Kabid Humas Polda Aceh, AKBP Goenawan.

Menerima kabar tersebut dari Presiden, lanjut Nurfallah, Kapolda Aceh kemudian langsung menginstruksikan dirinya selaku Dir Reskrimum untuk menghubungi Tgk Ni guna menghadap Kapolda Aceh. Tgk Ni diminta menjumpai Kapolda Aceh, guna menyampaikan amanah sekaligus pesan Presiden kepada dirinya. “Hari Kamis kemarin sekitar jam tiga siang, Tgk Ni telah menghadap Pak Kapolda juga menyampaikan pesan Pak Presiden yakni meminta Tgk Ni tidak melakukan perbuatan itu lagi,” ujar dia.

Saat itu, Dit Reskrimum Polda Aceh selaku penyidik kasus tersebut juga membuat surat pernyataan yang berisi enam poin pernyataan kesepakatan antara Tgk Ni dengan pihak Polda Aceh.

Kesepaktan itu, kata Nurfallah disetujui dan ditandatangani oleh Tgk Ni saat itu. (Baca: Kesepakatan Tgk Ni dengan Polda Aceh).

Meski Tgk Ni telah dimaafklan oleh Presiden Jokowi, pihak Dit Reskrimum Polda Aceh tidak langsung menghentikan penyidikan atas dugaan kasus hate speech tersebut. Artinya, kasus Tgk Ni tersebut belum dikeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3). “Sesuai dengan Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 14 Tahun 2012, bahwa setiap kasus yang dihentikan penyidikan itu harus digelar dulu perkaranya, ditindak lanjuti dulu. Jadi ini belum SP3, nanti kita akan menggelar itu dan akan menyimpulkannya,” pungkas Nurfallah.

Untuk diketahui, atas dugaan kasus itu, Tgk Ni sudah dua kali diperiksa sebagai saksi oleh Dit Reskrimum Polda Aceh. Pemeriksaan pertama pada 13 Mei 2016, saat itu Tgk Ni diperiksa dari pukul 10.00 WIB hingga tengah malam yang dicecal 58 pertanyaan. Pemeriksaan kedua pada Rabu (1/6) lalu, saat itu Tgk Ni harus menjawab 22 pertanyaan dari penyidik.(dan)

kesepakatan

Tgk Ni - Polda Aceh
* Tidak menentang kepada kekuasaan yang telah berdiri di Negara Republik Indonesia
* Tidak lagi menghina Presiden Republik Indonesia
* Tidak mengibarkan bendera Aceh sebelum disetujui oleh Pemerintah Republik Indonesia
* Tidak menghina golongan penduduk Negara Indonesia
* Tidak mengulangi perbuatan yang sama
* Tidak memprovokasi, menghasut dan mengajak masyarakat untuk menentang Pemerintah Republik Indonesia
 
Sumber: Serambi Indonesia   

Demokrat, PNA dan PAN Dikabarkan Usung Irwandi dan Nova Iriansyah
Foto : ThamrenFoto : Thamren
Banda Aceh – Juru bicara pusat PNA Thamren Ananda memposting foto duet Irwandi Yusuf dan Nova Iriansyah. Pasangan ini meramaikan bursa pilgub Aceh 2017 yang hanya tersisa tujuh bulan lagi. Pasangan ini dikabarkan akan diusung oleh partai Demokrat, PNA dan PAN.

Jika menghitung jumlah kursi yang dimiliki ketiga partai ini, sudah lebih dari cukup untuk mengusung calon. Demokrat memiliki 8 kursi di DPRA, PNA 3 kursi dan PAN 7 kursi. Total 18 kursi yang dimilikinya, sedangkan syarat minimal adalah 13 kursi sesuai UUPA, yakni 15 persen dari jumlah kursi DPRA.

Nova pernah maju bersama Muhammad Nazar saat pilgub 2012 lalu, keduanya maju dari jalur partai politik Demokrat, PPP dan SIRA. Namun pasangan ini hanya memperoleh 182 ribu suara dan berada diposisi ketiga, jauh dibawah pasangan Zikir yang mendapatkan lebih dari 1,3 juta suara. Sedangkan Irwandi – Muhyan mendapatkan 694 ribu suara.

Sumber HarianMerdeka.com menyebutkan ketua DPD PAN Aceh Anwar Ahmad sudah berhasil meyakinkan pihak DPP berdasarkan hasil survey internal partai. “Karena DPP sudah mengaminkan usulan DPD maka Anwar Ahmad langsung berkunjung ke rumah Irwandi Yusuf untuk menanyakan kesiapan mantan juru propaganda GAM tersebut,” ujarnya.

Dengan demikian hanya Tarmizi Karim yang belum memiliki kendaraan politik, mengumpulkan 150 ribu KTP bukan perkara mudah dalam sisa waktu jelang pendaftaran dari jalur independen. Jikapun Tarmizi berduet dengan TM Nurlif, Golkar hanya memiliki 9 kursi dan butuh 4 kursi tambahan.

Sebelumya diisukan Tarmizi Karim akan diusung Demokrat dan Nasdem, namun Demokrat kini merapat ke Irwandi Yusuf, dan Nasdem ke Mualem.
(*)

Sumber: harianmerdeka.com

Gubernur:  Pelajar Harus Berperan Membangun Aceh
Banda Aceh -- Gubernur Aceh, dr. H. Zaini Abdullah meminta para Pengurus Pelajar Islam Indonesia untuk bisa meningkatkan kiprahnya dalam penguatan kapasitas dan pendidikan generasi muda Aceh di masa mendatang. Organisasi yang terlibat dalam pergerakan pemuda tersebut, kata gubernur, merupakan aset bangsa yang diharapkan dapat berperan mempercepat laju pembangunan di Aceh.

"Kaum muda dan pelajar merupakan kelompok inteletual yang memiliki daya dorong sangat kuat untuk menciptakan perubahan demi kepentingan rakyat," ujar gubernur dalam sambutan yang dibacakan oleh Asisten II Setda Aceh, Azhari Hasan, SE, M.Si seusai melantik Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia Periode 2016-2018, di Anjong Mon Mata, Sabtu 4 Juni 2016.

Gubernur menyebutkan, banyak tantangan yang terjadi seiring dengan berjalannya pembangunan di Aceh. Salah satunya dampak negatif dari globalisasi yang bermuara pada timbulnya berbagai paham yang menyesatkan dan menghancuran moral generasi muda, dan sebagainya. "Fenomena LGBT, pergaulan bebas, narkoba, aliran sesat, dan lainnya adalah akibat dari gempuran globalisasi yang tidak diantisipasi dengan keimanan dan ketaqwaan."

Pemerintah Aceh, kata gubernur tidak tinggal diam dalam menyikapi hal itu. Namun demikian, pemerintah membutuhkan dukungan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk pemuda dan pelajar. Karena itu, PII Aceh diharapkan bisa berperan untuk merumuskan berbagai langkah dan program strategis, guna meningkatkan kesadaran dan pemahaman generasi muda Aceh sehingga mereka siap menghadapi perkembangan zaman, dengan bekal iman dan taqwa, serta pengetahuan lainnya.

"PII harus aktif menggalang peran pelajar agar peduli dengan isu-isu sosial yang terjadi di daerah kita, di samping terus memberi motivasi bagi pelajar untuk maju dan mengembangkan pengetahuannya," ujar gubernur.

Gubernur juga meminta agar pemuda yang tergabung dalam wadah bisa terus meningkatkan kapasitas, baik secara keilmuan, wawasan dan juga keterampilan, yang ke semuanya akan menjadi bekal dalam melanjutkan pembangunan Aceh ke depan. Untuk menghadapi pemberlakuan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang menuntut masyarakat untuk terus meningkatkan kapasitas guna menghadapi era kompetisi yang ke depan akan semakin ketat.

"Teruslah mengasah dan mengembangkan diri dan ciptakanlah peluang dengan menumbuhkan kreatifitas. Jadilah manusia yang sebaik-baiknya, yaitu manusia yang membawa manfaat bagi sesama," kata Gubernur Zaini.

PII Aceh, kata gubernur bisa merancang program-program untuk penguatan generasi muda Aceh, termasuk dalam hal dakwah dan pelatihan karena hal itu penting dilakukan untuk mendidik generasi muda yang merupakan penerus pembangunan Aceh di masa depan.

"Mari kita bangun Aceh menjadi salah satu pusat pengkaderan pemimpin umat masa depan sebagaimana yang dicita-citakan PII. Semoga perjuangan kita membangun generasi muda Aceh yang berkualitas," ujar gubernur.

Ihsan Azhar Ketua PII, menyebutkan organisasi PII turut mengambil peran untuk mendidik generasi bangsa. Puluhan tahun eksis di Indonesia, PII, kata Ihsan tetap selalu konsen untuk membina karakter bangsa khususnya  pelajar yang sesuai dengan islam. "Begitu juga di Aceh, sehingga kemudian  rakyat Aceh cocok dibilang masyarakatnya Serambi Mekah."

Ketua PII periode 2016-2018 dijabat Ikhsan Azhar, T.Rizky Aulia Rahmat sebagai Sekretaris Umum dan Zulfitra sebagai Bendahara. (Rill)

Ilustrasi
Jakarta - Serda Septiawan Wahyu meninggal dunia. Prajurit TNI AU ini merupakan siswa Skadik 203 Sejursarlislek TNI AU. Septiawan diduga meninggal karena dianiaya seniornya.

Kepala Pentak Lanud Sulaiman Asni Asnywatty membenarkan adanya siswa Sejursarlislek bernama Septiawan meninggal dunia.

"Iya benar, nanti komandan akan memberikan keterangan pers pukul 12 siang ini. Saya tidak bisa bicara banyak, nanti soal kronologi dan penyebabnya siang ini dipaparkan komandan," ujar dia, Sabtu (4/6/2016).

Septiawan diduga pada Rabu (1/6) malam dianiaya seniornya. Dia mengalami luka dan kemudian sempat dirawat di rumah sakit. Namun almarhum tak tertolong hingga setelah menjalani perawatan meninggal dunia.

Menurut Asni, jenazah Septiawan sudah dibawa ke Solo tadi pagi. Sebelumnya Septiawan sempat dirawat di ICU RS Salamun. Tadi pagi sebelum pukul 07.00 WIB, jenazah Septiawan dibawa ke Solo lewat Husein Sastranegara.

"Tadi dari Salamun sempat dibawa ke Sulaiman disemayamkan dulu," pungkasnya. (detik.com)

Sport - Petinju legendaris Muhammad Ali tutup usia di umur 74 tahun. Petinju legendaris lainnya, Mike Tyson, menyebut Ali sebagai "Yang Terhebat".

"God came for his champion. So long great one. @MuhammadAli #TheGreatest #RIP," kicau Mike Tyson di akun twitternya yang dikutip detikcom, Sabtu (4/6/2016).

Bersama kicauan itu, Tyson yang bernama muslim Malik Abdul Aziz mengunggah foto kenangannya bersama Ali. Dalam foto itu keduanya tampak berbincang akrab. Foto itu sepertinya diambil sudah lama, karena baik Tyson maupun Ali masih tampak muda. Belum tampak juga tato di wajah Tyson.

Tyson dan Ali memang dikenal dekat. Salah satu foto yang juga memperlihatkan keakraban keduanya, dan juga sempat membuat heboh dunia maya, adalah foto keduanya duduk bersama di sofa. Dalam foto itu, Ali, yang terlihat jauh lebih tua dibanding foto unggahan Tyson, sedang memegang Alquran. Tyson duduk di sampingnya, wajahnya sudah berhias tato.

Foto itu tersebar di dunia maya dan ramai diperbincangkan akhir tahun 2013 lalu. Tampaknya diambil di kediaman Ali. Foto itu merupakan bagian dari acara Fox Sport bertajuk "Mike Tyson on Tuesday". Dalam acara itu, Tyson berkunjung ke rumah Ali.

Selain membaca Alquran seperti dalam foto, Ali juga melayani Tyson main catur. Keduanya tampak akrab. Tyson memanggil Ali dengan sapaan "Champ", yang artinya juara. Tyson memperlihatkan gerakan-gerakan tinju di depan Ali, yang tak banyak bisa merespons karena penyakit Parkinson yang dideritanya. Selain keduanya, ada seorang wanita yang ikut dalam pertemuan itu.

Kini pertemuan itu tak mungkin terulang lagi. Ali meninggal dunia di usia 74 tahun.

Sebelumnya, mantan juara tinju kelas berat itu dilaporkan dalam kondisi kritis di sebuah rumah sakit di wilayah Phoenix.

Ali dilarikan ke rumah sakit di Phoenix pada Kamis, 2 Juni malam waktu setempat karena mengalami masalah pernapasan. Ali diketahui telah menderita penyakit Parkinson selama lebih dari tiga dekade.
(detik.com)

Aceh Besar - Panitia Pembentukan Kabupaten Aceh Raya yang dipraksai  melalui Forum Komunikasi Perempuan Pembentukan Aceh Raya (FKP2A)  Kamis (02/06/16) luncurkan Gerakan Seorang Seribu (GESIBU) untuk Aceh Raya, bertujuan menampung sumbangsih dari Masyarakat untuk  Aceh Raya walaupun Hanya dengan Seorang seribu,  Partisipasi masyarakat sangat membantu  panitia meringankan beban  dalam proses  Menuju  Kabupaten Aceh Raya.

Peluncuran Perdana Gerakan Seorang Seribu (GESIBU) untuk Aceh Raya dipusatkan di  Kecamatan  Darul Kamal, yang dihadiri langsung Oleh Ketua Pembentukan Kabupaten Aceh Raya Bapak HM Dahlan Sulaiman,SE dan Kechik, Mukim, Tokoh-tokoh serta perwakilan Lapisan Masyarakat Tujuh Kecamatan tergabung dalam Kabupaten Aceh Raya.

Hj. Rukaiyah Ibrahim Nain Ketua dari FKP2A Menjelaskan “Langkah ini kita ambil atas inisiasi  kami dari masyarakat khususnya kaum Perempuan yang tergabung dalam FKP2A diwilayah Kabupaten Aceh Raya yang ingin Membantu  Panitia untuk proses terwujudnya Kabupaten Aceh Raya”.

“Setelah peluncuran yang bersama-sama kita saksikan ini, kemudian  kita telah  bentuk pos-pos kotak donasi di setiap  kecamatan, desa dan bahkan setiap dusun, sehingga siapun masyarakat yang ingin membantu berapun jumlahnya bisa langsung ke tempat tersebut, sehingga lebih mudah dan praktis”.

Mami Rukaiyah juga Mengajak  “Semua Masyarakat Aceh Raya untuk sama-sama berpartisipasi, tentunya dengan kebersamaan kita bangun, maka terwujudnya  kabupaten Aceh Raya akan kita raih secara bersama juga”

H M Dahlan Sulaiman, SE dalam sambutan penutupnya mengatakan “Gerakan Seribu (GESIBU) yang di prakasai oleh FKP2A, telah kita jadikan bagian dari program panitia Aceh Raya dan terima kasih kami atas semangat bersama mewujudkan Kabupaten Aceh Raya ini”

“karena Semua Persyaratan Administratif di daerah  telah kita dapatkan, mulai Restu Persetujuan dari DPRK Aceh Besar, Bupati Aceh Besar, DPR Aceh, dan  Gubernur Aceh yang seterusnya akan dilanjutkan Tingkat Kementrian Dalam Negeri, Jakarta. Tentunya kedepan akan membutuhkan Dana yang besar dalam proses mewujudkan Aceh Raya.

maka peran aktif masyarakat mari bersama-sama membantu panitia melewati tahap demi tahapan,  insyaAllah kita Doakan secepatnya Terbentuk Kabupaten Aceh Raya yang tinggal satu langkah lagi di Tingkat Pusat, Jakarta.
(Rill)


, ,
Kakanwilkum HAM Aceh Drs. Gunarso Bc. IP  
Banda Aceh- Menanggapi kaburnya 3 napi di beberapa lapas di Aceh dalam dua pekan ini, Kakanwilkum HAM Aceh Drs. Gunarso Bc.IP, Sabtu (4/6/2016) menegaskan jika dirinya telah memerintahkan Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadiv PAS) untuk melakukan pemeriksaan terhadap petugas lapas yang bertugas pada saat kaburnya napi tersebut.

(Baca: Pasca Pelantikan M. Drais Siddiq Kalapas Banda Aceh,Satu Napi Narkotika Kabur)

“Terkait hal yang bapak sampaikan ,tentu kami akan melakukan pemeriksaan dan memberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku apabila terbukti ada pegawai yang lalai ”,ungkap Gunarso.

(Baca: Akibat Kelalaian Petugas,Kembali Napi Narkoba Kabur Dari LP Lhokseumawe)

Selain itu pihak Kantor Wilayah Hukum dan HAM (Kanwilkm HAM) Aceh akan memberikan supervisi pembinaan kepada petugas lapas agar hal demikian tidak kembali terjadi.

Bahkan jika Kanwilkum HAM Aceh nantinya menemukan adanya pelanggaran maupun unsur kelalaian petugas Gunarso menegaskan akan memberi sanksi kepada petugas maupun pegawai yang dinilai melakukannya.

(Baca: Seorang Napi Lapas Langsa Kabur Lewat Jendela)

Lanjut Kakanwilkum HAM Aceh, “ Selanjutnya kami juga memberikan supervisi pembinaan agar hal-hal yang tidak di inginkan tidak kembali terjadi,saya sudah perintahkan Kadiv Pemasyarakatan untuk menindaklanjuti kasus pelarian napi ”,jelasnya.


Redaksi: T. Sayed Azhar

Yamaha YZR-M1 2016 yang ditunggangi Valentino Rossi rusak hingga mengeluarkan asap saat MotoGP Italia di Sirkuit Mugello, pada Minggu (22/5/2016).
Sport - Yamaha telah mengungkapkan, kegagalan mesin Yamaha M1 Rossi di Mugello disebabkan masalah elektronik. Ini terkait dengan kinerja rev limiter (pembatasan putaran mesin) pada electronic control unit (ECU) standar baru MotoGP.

Kejadian tersebut tentu membawa kekhawatiran lagi bagi Rossi, apakah hal serupa akan kembali terjadi. Pasalnya, kalau kali ini Rossi kembali gagal finis, maka gap poin antara dirinya dan posisi puncak semakin jauh, yang mana juga akan sulit meraih gelar juara dunia yang kesepuluh.

Menurut Crash.net, Jumat (3/6/2016), Kouji Tsuya, Yamaha YZR-M1 Project Leader, mengatakan kalau yang terjadi di Mugello sungguh mengejutkan. Padahal, tim teknisi menggunakan software yang biasa digunakan ketika melakukan penyetelan untuk ECU baru standar MotoGP.

"Kami telah belajar dari kejadian di Mugello, dan sudah memodifikasi pengaturan rev limiter tersebut. Oleh karena itu, saat ini kami yakin kalau performa M1 di GP Catalunya akan oke," ujar Tsuya.

Seperti dilansir MotorSport.com, Jumat (3/6/2016), Valentino Rossi mengatakan kalau dirinya tidak takut hal tersebut akan terulang. Rossi yakin, hal itu tidak akan terjadi kembali.

"Mugello adalah tempat khusus dan sangat istimewa. Melihat Lorenzo dan Marc bertarung di depan, tanpa hadirnya saya, memang menimbulkan rasa marah dan kekecewaan. Saya berharap, hal tersebut tidak akan terjadi lagi kali ini," tutur Rossi.(kompas)

Cassius Clay (Muhammad Ali) saat mengalahkan Sonny Liston pada 1964
Sport - Legenda tinju dunia, Muhammad Ali, dinyatakan meninggal dunia, Jumat (Sabtu WIB) akibat komplikasi penyakit parkinson yang dideritanya.

Juru bicara keluarga Ali, Bob Gunnell, secara resmi mengumumkan kepergian petinju yang pernah menjadi ikon dunia pada 1960-1970-an ini. "Setelah 12 tahun berjuang mengatasi sindroma parkinson, Muhammad Ali meninggal dunia pada usia 74 tahun," kata Gunnell.

Ali dilarikan ke rumah sakit di Phoenix, Arizona, pekan ini karena mengalami masalah pada pernapasan.

Muhammad Ali menjalani perawatan di rumah sakit akibat gangguan pernapasan. Namun, sumber NBC mengatakan, kondisi Ali semakin memburuk.

Mantan juara dunia tinju kelas berat itu dilarikan ke rumah sakit pada Kamis (2/6/2016) malam atau Jumat dini hari WIB.

Pada Jumat (3/6/2016), keluarga Ali, termasuk putrinya yang juga petinju, Laila, telah berkumpul di rumah sakit.

Muhammad Ali, yang bernama asli Cassius Clay, dilahirkan di Kentucky pada 1942. Ia menjadi juara dunia pada 1964 dan gelarnya dicopot karena menolak ikut wajib militer pada 1967.

Pada 1970, ia kembali ke atas ring setelah masa hukumannya berakhir. Pada 1974, ia merebut kembali gelar juara dunia dengan mengempaskan George Foreman di Kinshasha, Zaire. Pada 1978, ia kehilangan gelarnya setelah kalah dari Leon Spinks, tetapi mampu merebut kembali dalam pertarungan ulang.

Ali mengundurkan diri setelah terakhir kali bertarung pada 1981.(Kompas)

Presiden Jokowi Terlihat memakai sandal jepit saat melakukan kunjungan kerja ke Gorontalo
Banda Aceh - Pertumbuhan kebutuhan listrik di Pulau Sumatera diperkirakan amat tinggi jika dibandingkan kebutuhan listrik di Pulau Jawa. Akan tetapi nyatanya, wilayah di Pulau Sumatera lah yang paling sering mengalami pemadaman listrik. Padahal, Pulau Sumatera menyimpan segala jenis bahan mentah energi, seperti batu bara.

Tidak hanya wilayah-wilayah di Pulau Sumatera saja, pun terjadi di wilayah-wilayah Pulau Kalimantan.

Listrik memegang peranan sangat penting di daerah. Sebab, kunci pertumbuhan ekonomi ada pada listrik. Jika pasokan listrik terpenuhi, maka otomatis segala aktivitas ekonomi pun akan bergerak.

Krisis listrik terjadi di Samarinda, Kalimantan Timur. Padahal, Samarinda adalah Ibu Kota Kaltim yang seharusnya kebutuhan listrik terjaga dengan baik. Pun demikian di Aceh. Berikut ini ungkapan pendapat warga mengenai seringnya mati lampu.

1. Vika Fasa, (27), Ibu Rumah Tangga.

Menurut Vika, hampir setiap hari, di wilayah Samarinda khususnya di area tempat tinggalnya, listrik sering mati. Listrik sering mati kata Vika sangat menjengkelkan, lantaran menggagu aktivitas.

"Hampir setiap hari listrik di sini mati, bahkan listrik mati ini tak mengenal momen alias kapan saja dan harus siap kita menghadapi listrik mati," jelasnya kepada Okezone.

Vika menambahkan, krisis listrik yang terjadi di Samarinda sudah hampir bertahun-tahun. Namun, belum ada aksi nyata dari pemerintah pusat maupun daerah untuk menyelesaikan masalah krisis listrik ini.

2. Rizki Saputra (18), Pedagang Souvenir, Lambaro, Aceh Besar.

Rizki mengeluhkan seringnya pemadaman listrik di daerahnya, Lambaro, Aceh Besar. Dalam sehari, bisa dua kali terjadi pemadaman listrik, yakni pagi dan malam hari. Pada malam hari, pemadaman listrik mulai terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Durasi bisa mencapai lima jam lamanya.

"Dua kali, pagi dan malam. Lamanya dari Maghrib sampai jam 11 malam. Paling cepet itu jam 22.00 sudah nyala lagi," ujarnya ketika berbincang dengan Okezone di Aceh, belum lama ini.

Pria yang baru saja lulus SMA ini menyebutkan, sering terjadinya pemadaman listrik menghambat segala bentuk aktivitas dia bersama keluarganya. Apalagi segala bentuk aktivitas rumah tangga seperti masak dan mencuci pakaian.

"Orang tua mau masak enggak bisa, jadinya kadang kami enggak makan. Panas juga kipas enggak nyala. Kalau saya bisa cari angin keluar rumah, orang rumah, adik dan mama saya tak mau keluar rumah," jelasnya.

Ditambah lagi dua orang adiknya yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Pemadaman listrik yang sering terjadi pada malam hari tersebut jelas menghambat aktivitas belajar kedua orang adiknya.

"Iya ganggu belajar juga, mau enggak mau pakai lilin belajarnya," tuturnya.

Dia pun berharap ke depannya kepada pemerintah agar daerahnya tidak lagi terjadi pemadaman listrik. Keinginannya ini disebutkannya tidak muluk-muluk, yakni hanya ingin segala aktivitas lancar seperti kebanyakan daerah lain yang nyala listriknya lancar.

"Jangan mati lampu lagi harapannya. Biar aktivitas lancar, apalagi masak, dan adik-adik saya belajar," harap dia.

3. Yayang Hamizah (21), Mahasiswi, Punge Blang Cut, Banda Aceh

Daerahnya yang terletak di Punge Blang Cut sering kali terjadi pemadaman listrik. Dalam sebulan, tak terhitung berapa kali terjadi pemadaman listrik. Bahkan, durasi pemadaman bisa mencapai lima jam lamanya.

"Mati lampunya bergiliran. Misalnya kami hari ini mati lampunya pagi, kecamatan sebelah siang, kecamatan satunya lagi malam. Gitu saja terus tiap hari. Kalau kami hari ini pagi, berarti besok kami kena giliran siang," katanya ketika berbincang dengan Okezone, di Aceh, belum lama ini.

Bagaimana pun, pemadaman listrik tersebut tetap saja menghambat segala bentuk aktivitas sehari-hari. Terutama kegiatan yang berkaitan dengan kebutuhan sehari-hari yakni rumah tangga.

"Sangat ganggu lah. Misalnya kami orang rumah ada yang sekolah, kerja. Misalnya kami enggak masak, kami sekolah paginya. Jadi tak makan, terus baju tak tergosok (setrika)," ucapnya.

Bila dibandingkan dengan situasi saat ini, lanjut dia, durasi pemadaman listrik terbilang sudah lebih baik dari sebelum-sebelumnya. Dahulu, durasi pemadaman lebih sering kali terjadi. Untuk pembangkit pun, warga Aceh mengandalkan pembangkit listrik yang berada di Medan.

"Tapi agak lumayan sekarang. Sebelum mahasiwa-mahasiswa demo, sering kali lampu mati. Sesudah demo, sudah enggak terlalu sering. Tetapi matinya kadang-kadang," papar dia.

Bahkan dia mengungkapkan, sebelum bencana alam Tsunami yang terjadi pada Desember 2004 silam, Aceh terbilang jarang sekali pemadaman listrik. Hanya saja ketika itu pemadaman listrik jika terjadi konflik.

"Konflik, tembak menembak kena tiang listrik, roboh, jadi mati lampu," imbuh dia.

Wanita yang masih berstatus mahasiswi semester enam ini pun berharap ke depannya tidak lagi pernah terjadi pemadaman listrik. Apalagi diharapkan Presiden Joko Widodo pun semakin sering berkunjung ke Aceh guna menampung segala keluh kesah seluruh warga kota yang terkenal dengan julukan Serambi Mekkah ini.

"Semoga enggak sering mati lampu lagi lah. Pak Jokowi jarang ke Aceh, coba lah sering-sering ke Aceh, dengarkan keluhan orang-orang Aceh. Walau orang-orang sering kali liat kami seolah senang, padahal sengsara juga kami ini," ungkap dia.

"Kami orang Aceh, paling ujung. Tapi kami keseringan mati lampu. Jakarta jarang mati lampu," pungkasnya.(*)


Sport - Pembalap SAG Team, Luis Salom, meinggal dunia saat menjalani sesi latihan bebas ketiga GP Catalunya, Jumat (3/6/2016). Pebalap asal Spanyol itu wafat usai mengalami kecelakaan.

Motor yang ditunggangi pebalap 25 tahun itu terhempas di tikungan 12 dan menabrak pagar pembatas sirkuit. Tim medis yang datang langsung memberikan pertolongan.

Setelah mendapatkan perawatan, Salom dibawa ke rumah sakit terdekat. Sayangnya, nyawa Salom tidak bisa diselamatkan dan ia wafat pada pukul 16/55 waktu setempat.(RIMA)




Ketua FPI Habib Muhammad Rizieq Shihab memberikan ceramahnya saat Peluncuran Konvensi Gubernur Muslim, Jakarta, Kamis (25/2). Habib Rizieq mengusung calonnya sendiri buat menghadapi Ahok pada Pemilihan Gubernur DKI Jakarta. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Jakarta - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab mengecam wacana permintaan maaf pemerintah terkait tregadi 1965. Jika itu dilakukan pemerintah, FPI akan mengambil tindakan.

"Kalau presiden minta maaf kepada PKI kita siap lengserkan presiden," ucap Rizieq dalam orasinya, Medan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (3/6).

Ia menilai, bahwasanya yang telah melanggar kedaulatan negara ialah PKI. Menurut Rizieq, mereka akan bertindak langsung dan melengserkan Jokowi. "Memangnya yang buat jahat itu negara atau PKI?," ujar Rizieq.

Aksi unjuk rasa diikuti gabungan ormas Islam mulai dari FUI, FPI, FBB, FBR, FKPPI, PP, PPM, PERSIS, GPI, GPII, DDI, IMM, GMJ, GRJ, dan purnawirawan TNI.

Tak hanya di seputar Istana Negera, massa yang berjumlah sekitar 5.000 orang itu juga menyambangi Gedung Kemnkopolhulam dan Balai Kota DKI Jakarta.

Massa yang membludak itu membuat sebagian ruas jalan di sekitar Istana Negara macet parah. Karena itu pihak kepolisian melakukan pengalihan arus lalu lintas.

"Ada pengalihan arus di Jalan Medan Merdeka Utara, hal itu karena terlalu padat. Pengguna jalan disarankan melewati jalan alternatif," ujar Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Dwiyono, Jumat (3/6/2016).

Untuk mengamankan aksi tersebut, 3.442 personel dikerahkan di lokasi. Mereka ditempatkan di beberapa titik unjuk rasa. Aksi demonstrasi dapat berjalan lancar tanpa ada gesekan antara massa dan aparat.

"Aman insya Allah. Selama mereka tertib, kita akan kawal terus," ucap Dwiyono.
(liputan6.com)

Lhokseumawe - Dua unit rumah milik Zainal Abidin dan buk Ida (panggilan) yang sudah lama ditinggalkan kosong di lorong Pinang desa Cunda Uteunkot Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe di dilalap sijago merah sekitar pukul 17:30 WIB jelang megrib, Jumat, 03 Juni 2016.

Almuzalir kepada wartawan mengatakan rumah tersebut sudah lama di tinggalkan kosong oleh pemiliknya, kedua pemilik tersebut sekarang lagi berada di luar kota, sementara Buk Ida sekarang berada di Sabang.

"Rumah tersebut sudah lama ditinggalkan pemiliknya, dan tidak di sewakan untuk orang lain,"tuturnya.

Sementara penyebak kebakaran belum diketahui secara pasti, karena masyarakat setempat mengatahui rumah tersebut sudah terbakar dengan api yang begitu cepat merambah hingga atap.

Sejumlah pemadam kebakaran tiba di lokasi, karena situasi rumah dan juga jalan yang begitu sempit hingga sempat menyulitkan para pemadam untuk membasmi kobaran api, hingga sekitar pukul 18:20 WIB api berhasil di padamkan.

"sekitar 3 damkar pemadam kebakaran tiba di lokasi dan api berhasil dipadamkan,"tambahnya. (*)

Redaksi

Kalapas Banda Aceh M. Drais Siddiq                                           Ilustrasi                        
Banda Aceh- Pasca pelantikan serta serah terima jabatan (Sertijab) Kalapas Banda Aceh kepada M. Drais Siddiq Bc.IP,hanya dalam hitungan hari lapas yang berada dilambaro banda aceh tersebut dihebohkan dengan kaburnya seorang napi narkotika.

Napi bernama lengkap binawan terpidana narkotika jenis ganja ini berhasil kabur dengan cara memanjat dinding tembok lapas tersebut pada senin(30/5/2016) lalu.

Sementara itu Kepala Lapas Kelas IIA Banda Aceh M. Drais Siddiq yang dicoba hubungi (3/6/2016),melalui handphone selulernya berkali-kali namun tidak bersedia menjawab konfirmasi Reporter terkait kaburnya napi narkotika tersebut,walau telah dilayangkan pesan singkat.

Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka.KPLP) Ridwan yang dikonfirmasi Jumat (3/6/2016), melalui handphone selulernya membenarkan adanya seorang napi narkotika bernama binawan yang kabur.

Menurut Ridwan,napi binawan kabur pada saat usai solat subuh pada hari senin (30/5/2016) dengan cara melompati pagar tembok lapas.

Pihaknya juga telah melaporkan hal ini kepada pihak Kanwilkum HAM Aceh serta melaporkan kepada pihak Polresta Banda Aceh atas kaburnya napi narkotika yang berstatus tamping.

Benar,larinya hari senin lalu dengan cara panjat tembok lapas,kami sudah laporkan kepada polresta banda aceh dan ke kanwil” , ujar Ridwan yang mengaku dalam perjalanan pulang kerumah dari lapas tempatnya bekerja.


Redaksi: T. Sayed Azhar

Tendangan Kungfu Bruno Alves Warnai Kekalahan Portugal atas Inggris
Chris Smalling (tengah) mencetak gol penentu kemenangan Inggris atas Portugal dalam laga uji coba jelang Piala Eropa 2016 di Stadion Wembley, Jumat (3/6/2016) dini hari WIB. | REUTERS/Matthew Childs
Sport - Portugal dipaksa tertunduk di Stadion Wembley saat meladeni Inggris di laga uji coba jelang Piala Eropa 2016, Kamis (2/6/2016) atau Jumat (3/6/2016) dini hari WIB. Main dengan 10 orang sejak babak pertama, Selecao das Quinas -julukan Portugal- menyerah 0-1 atas The Three Lions.

Laga ini jadi persiapan akhir kedua tim sebelum turun gelanggang ke Piala Eropa 2016 di Prancis 10 Juni nanti. Namun kedua tim memberikan sajian penampilan yang cukup berbeda.

Portugal tampil tanpa Cristiano Ronaldo dan Pepe yang masih diistirahatkan pelatih Fernando Santos, sementara Inggris mengerahkan pasukan terbaiknya seperti Wayne Rooney, Harry Kane, dan Jamie Vardy. Maklum, Roy Hodgson dikabarkan bakal menentukan tim utama yang akan tampil di laga perdana Grup B melawan Rusia dalam laga kali ini.

Jalannya Pertandingan
Kedua tim langsung memeragakan permainan menyerang. Inggris membuka keran peluang pada menit kelima lewat aksi Jamie Vardy. Dapat sodoran dari Eric Dier di sisi kiri, striker Leicester City itu gagal memaksimalkannya.

Peluang terbaik Inggris datang di menit ke-11 ketika Portugal membuat kesalahan di lini belakang. Pressing ketat yang dilakukan Inggris membuat Harry Kane menguasai bola dan langsung mengopernya ke arah Rooney yang lolos dari jebakan offside. Sayang, tembakan setengah voli Rooney masih bisa dihalau Patricio di bawah mistar gawang.

Portugal sendiri belum bisa memberikan ancaman berarti ke pertahanan Inggris. Bahkan mereka malah ketiban sial pada menit ke-35 usai Bruno Alves diusir wasit. Bek senior itu melanggar Kane saat berduel udara di mana kakinya menerjang wajah Kane. Ia pun langsung dikartu merah wasit dan beruntung Kane tidak mengalami cedera.
Tendangan Kungfu Bruno Alves Warnai Kekalahan Portugal atas Inggris
REUTERS/Hannah McKay
Unggul jumlah pemain membuat Inggris makin leluasa menggempur wilayah permainan Portugal. Namun hingga turun minum, skor 0-0 tidak berubah untuk kedua tim.

Di babak kedua, Inggris malah kesulitan memberikan tekanan berarti. Sebaliknya Portugal cuma bisa memanfaatkan serangan balik. Inggris pun merombak lini serangnya dengan menarik trio Vardy, Kane dan Rooney untuk memasukkan Sturridge, Lallana, dan Sterling.

Setelah banyak peluang gagal membuahkan gol, Inggris akhirnya memecah kebuntuan empat menit jelang laga bubar. Bek Chris Smalling jadi pahlawan usai mengkonversi umpan Sterling lewat tandukan yang mengoyak gawang Patricio.

Skor tersebut bertahan hingga laga bubar. Kemenangan ini tentunya jadi modal berharga Inggris, namun Portugal juga belum menunjukkan kekuatan terbaiknya yang masih disimpan untuk tampil di Prancis nanti.

Susunan Pemain
Inggris:
Hart, Walker, Smalling, Cahill, Rose, Dier, Alli (Henderson'90), Milner (Wilshere'66), Rooney (Lallana'78), Kane (Sturridge'78), Vardy (Sterling'66)

Portugal:
Patricio, Bruno Alves, Carvalho (Lopes'90), Moutinho (William Silva'73), Mario (Gomes'46), Vieirinha, Danilo, Nani (Quaresma'61), Rafa (Fonte'38), Eliseu, Adrien Silva (Renato'72)

Dua Jet Tempur AS Jatuh Berturut-turut, Satu Pilot Tewas
Pesawat jet tempur Blue Angels AS jatuh dan meledak, seorang pilot Angkatan Laut AS tewas. | (Twitter@TSNSSports)
StatusAceh.Net - Dua pesawat jet tempur Amerika Serikat (AS) jatuh berturut-turut di hari yang sama, Kamis waktu setempat. Dua kecelakaan jet tempur itu, salah satunya menewaskan pilot Angkatan Laut AS.

Awalnya, sebuah pesawat jet tempur Thunderbird jatuh di sebelah selatan dari Colorado springs saat acara wisuda Akademi Angkatan Udara, di mana Presiden Barack Obama tampil untuk pidato. Dalam kecelakaan ini, pilot berhasil dikeluarkan dan tidak ada laporan korban luka.

"Saya dapat mengkonfirmasikan pilot itu dikeluarkan dengan aman,” kata pejabat Angkatan Udara AS, Mayor William Russell.

Namun, tak lama kemudian, sebuah pesawat jet tempur Blue Angels AS jatuh dan meledak di Bandara Smyrna, Tennessee. Dalam insiden ini, seorang pilot Angkatan Laut AS tewas.

Kecelakaan jet tempur Blue Angels menyebabkan ledakan besar.

Kepolisian Smyrna dalam konferensi pers Kamis malam membenarkan bahwa satu orang yang tewas di tempat kejadian adalah pilot AS.

Jet tempur Blue Angels disiapkan di Bandara Smyrna untuk tampil di acara dua tahunana The Great Tennessee Airshow pada 4 dan 5 Juni 2016.

Menurut laporan WSMV, Jumat (3/6/2016), polisi Smyrna telah menyerahkan penyelidikan ke Federal Aviation Administration dan militer AS.

Selain menewaskan seorang pilot, kecelakaan jet tempur Blue Angels ini membuat listrik padam yang berdampak pada sekitar 1.500 orang. Sebab, saat jatuh pesawat itu menghantam kabel listrik.

Hingga kini, Pentagon belum berkomentar soal dua kecelakaan jet tempur AS.
[sindonews.com]

Tiga Kapal Vietnam Pencuri Ikan Ditangkap di Natuna
Dua kapal asal Vietnam yang ditenggelamkan di perairan Pulau Datuk, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat (5/4/2016)
Natuna - Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) menangkap tiga kapal berbendera Vietnam di perairan Natuna, Jumat (3/6/2016) pagi.

"Mereka kami tangkap karena diduga sedang melakukan penangkapan ikan secara ilegal di wilayah Indonesia," ujar Kadispen Armabar Mayor Laut Budi Amin melalui pesan singkat, Jumat sore.

Tiga kapal itu dicegat oleh Kapal Perang Oswald Siahaan-354 yang sedang beroperasi di bawah kendali operasi (BKO) Gugus Tempur Laut (Guspurla) Koarmabar pada posisi 06° 38’  06’’ U - 108° 47’ 36’’ T, Zona Ekonomi Ekslusif Indonesia (ZEEI).

Tiga kapal Vietnam itu, yakni BV 5339 TS, KM Zhuong Minh Soi dan BV 90360 TS. Setelah diperiksa, kapal-kapal itu bermuatan berton-ton hasil laut Indonesia.

Kapal BV 5339 TS yang berbobot 120 GT diawaki 28 anak buah kapal. Kapal ini baru akan menjarah ikan di perairan Indonesia.

Adapun, Kapal KM. Zhuong Minh Soi berbobot 30 GT diawaki 3 ABK dengan muatan cumi seberat sekitar 1 ton.

"Sementara kapal BV 90360 TS berbobot 60 GT diawaki 4 ABK dengan muatan ikan campuran seberat kurang lebih 60 ton," ujar Budi.

Ketiga kapal itu diketahui tidak dilengkapi dengan izin penangkapan ikan. Berdasarkan pada pelanggaran itu, tiga kapal ikan beserta ABK dan barang buktinya dikawal menuju Pangkalan Angkatan Laut Ranai untuk diproses hukum.

Ucapan kontroversial Kivlan Zen, dari penculikan aktivis sampai PKI
Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zein
Jakarta - Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zein tiba-tiba membuat pernyataan yang mengejutkan, dia menyatakan Partai Komunis Indonesia (PKI) sudah bangkit kembali. Tak hanya itu, mantan Kepala Staf Kostrad (Kaskostrad) ini menyebut PKI sudah mendirikan markas di Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat.

Pernyataan itu dia sampaikan di sela-sela acara simposium tandingan anti-PKI di Balai Kartini. Kivlan mengaku tak terkejut sedikitpun karena dirinya susah menyadari akan rencana kebangkitan PKI ini sejak lama.

"Dua minggu lalu Partai Komunis Indonesia sudah berdiri. Pimpinannya namanya Wahyu Setiaji. Cari itu orang," ujar Kivlan di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Rabu (1/6).

Tidak menunggu lama, pernyataan tersebut langsung menuai kontroversi. Kivlan langsung dituding asal bicara. Bahkan, warga yang tinggal di sekitar lokasi meradang mendengar kata-katanya.

Kepala Lurah Kramat, Suparjo mengaku langsung mencari markas PKI yang berada di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat itu. Namun dia tak menemukan markas PKI apa yang disebut mantan Kepala Staf Kostrad itu.

"Memang saya mendengar berita dan pernyataan itu, saya langsung mencarinya (markas PKI) tapi saya keliling-keliling tidak ada," kata Suparjo saat ditemui merdeka.com di Kantornya, Jakarta, Kamis (2/6).

Terpisah, Ketua RW 07 Kelurahan Kramat, Mat Murni mengatakan pada bulan April lalu memang ada aktivitas mencurigakan di bekas markas PKI yang sebelah di Hotel Acacia. Puluhan orang yang tak diketahui membersihkan lokasi bekas markas PKI itu.

"Ditanya sama pegawai Hotel Acacia, kalian dari mana dan mau ngapain di sini. Padahal tanah ini (bekas markas PKI) sudah dibeli sama Hotel Acacia," kata Murni.

Puluhan orang yang mencurigakan itu, mengaku hanya ingin menggunakan lahan kosong sejak puluhan tahun. Lahan itu akan dipakai untuk meletakan gerobak para pedangan kaki lima.

Hal itu bukan kali pertama Kivlan menyampaikan pernyataan penuh kontroversi. Apa saja yang pernah disampaikannya?
.

Merdeka.com

Aceh Timur - Sesosok mayat perempuan ditemukan mengapung di pinggir Krueng Arakundo. Adalah M Yunus (25), Warga Desa Blang Gleum Kecamatan Julok Aceh Timur, yang menemukan jasad itu, Jumat (3/6), sekitar pukul 07.00 WIB..

"Setelah diidentifikasi, polisi mengenali jasad itu adalah Hajah Zaimah, berusia 55 tahun. Juga warga Desa Blang Gleum, Kecamatan Julok,” kata Kepala Kepolisian Sektor Julok Ajun Komisaris Polisi Nurmansyah.

Saat berada di tepian sungai, kata Nurmansyah, tak sengaja mata Yunus melihat sesosok mayat yang tersangkut di tumbuhan di tepi sungai.

Dari keterangan sejumlah warga, korban mengalami stres. Namun belum diketahui penyebab kematian Zaimah. Saat ini jenazahnya sudah dibawa ke rumah duka dan segera dimakamkan. (AJNN.Net)

Jakarta - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo meminta masyarakat mewaspadai politik uang yang dilakukan tim sukses gadungan pada masa kampanya maupun proses pemilihan kepala daerah pada Februari 2017.

"Membedakan timses atau bukan kan sulit, bisa saja dia gadungan. Tim sukses ini harus dibuktikan SK, namanya ada atau tidak, lalu apakah benar ada perintahnya tidak," kata Menteri Tjahjo saat ditemui di kantor Kemenkopolhukam di Jakarta, Jumat (03/06/2016).

Menteri Tjahjo menjelaskan secara prinsip bagi pasangan calon yang terbukti melakukan politik uang akan mendapat hukuman tegas berupa diskualifikasi dari pilkada.

Oleh sebab itu, sehubungan dengan poin revisi UU Pilkada mengenai politik uang, Menteri Tjahjo menegaskan bahwa hal tersebut tidak hanya dimaksudkan untuk memperketat namun lebih sebagai kebijakan penegasan dan kepastian hukum agar tidak lagi terjadi salah pemahaman mengenai politik uang.

"Tim sukses ada yang resmi juga ada yang tidak, simpatisan juga bisa jadi tim sukses," tutur Menteri Tjahjo.

Sementara itu, terkait dengan kekhawatiran dari ketentuan politik uang yang dinilai bisa merugikan pemilih, Menteri Tjahjo berpendapat hal tersebut bisa dipertimbangkan apabila pemilih hanya menerima sembako atau uang transportasi.

"Tapi kalau warga ikut menggerakkan, menjadi bagian dari tim sukses lalu mempengaruhi orang lain untuk memilih calon tertentu dan menerima imbalan, nah itu yang saya rasa perlu diproses. Kata kuncinya di situ," tuturnya.

Oleh sebab itu Menteri Tjahjo menegaskan tim sukses harus memiliki SK, agar tidak terjadi salah pemahaman aturan.
(Rima)

StatusAceh.Net - Aceh dan Sumedang memiliki keterikatan emosional yang tinggi karena pahlawan nasional Aceh, Cut Nyak Dien pernah diasingkan ke Sumedang oleh pemerintahan Belanda pada 1906.

Jika berjalan-jalan ke Sumedang, salah satu pilihan tempat untuk dikunjungi adalah makam Cut Nyak Dien dan rumah singgah Cut Nyak Dien untuk mengetahui lebih jelas cerita Cut Nyak Dien selama dalam pengasingan. Lokasi untuk mengetahui jejak sejarah itu letaknya tidak jauh dari Alun-alun Sumedang.

Pada mulanya, masyarakat Sumedang mengenal Cut Nyak Dien dengan panggilan “Ibu Perbu”. Kala itu, tidak ada masyarakat yang mengetahui bahwa Cut Nyak Dien adalah pejuang besar Aceh. Hal itu disebabkan keterbatasan bahasa dan kondisi Cut Nyak Dien yang buta.

Makam Cut Nyak Dien di Sumedang
Cut Nyak Dien hanya bisa berbahasa Arab. Ia dipanggil Ibu Perbu karena kepiawaiannya mengajarkan Al-quran. Tidak terlintas di pikiran bahwa guru mengaji mereka merupakan sosok pejuang besar kemerdekaan.

Melalui dekrit presiden pada 1964, Cut Nyak Dien ditetapkan sebagai pahlawan kemerdekaan nasional. Baru diketahui secara pasti bahwa Ibu Prebu yang dikenal masyarakat Sumedang adalah Cut Nyak Dien saat Pemda Aceh melakukan penelusuran pada 1960.

Di rumah inilah, Cut Nyak Dien diasingkan bersama dua penjaganya. Cut Nyak Dien diserahkan kepada Bupati Sumedang dan dirawat oleh KH Ilyas. Rumah singgah itu terletak tak jauh dari Mesjid Agung Sumedang. Rumah itu menjadi saksi bisu begitu kuat dan pantang menyerahnya Cut Nyak Dien mempertahankan prinsip untuk tak ingin dijajah.

“Sosok Cut Nyak Dien sangat berarti bagi warga Sumedang. Semasa pembuangan, Cut Nyak Dien sering mengajarkan warga membenarkan tajwid Alquran dan memberikan dakwah dalam bahasa Arab,” ujar Dadang, keluarga dari KH Ilyas yang menjaga Cut Nyak Dien semasa pembuangan selama 2 tahun.

Rumah Singgah Cut Nyak Dien di Sumedang


Rumah singgah itu telah mendapatkan beberapa kali renovasi akibat gempa Tasikmalaya beberapa tahun lalu dan dibangun kembali dengan bantuan pemerintah Aceh.

Cut Nyak Dhien lahir di Lampadang, Kerajaan Aceh, pada 1848. Alkisah, saat bergerilya melawan Belanda, kondisi Cut Nyak Dien semakin renta dan tua sehingga salah seorang pasukannya yang bernama Pang Laot melaporkan keberadaan Cut Nyak Dien kepada Belanda.

Pasukannya iba apalagi saat itu mata dia sudah buta. Cut Nyak Dien bisa diserahkan ke Belanda dengan syarat bahwa Belanda merawat Cut Nyak Dien dengan baik. Namun, takut akan keberadaannya menambah semangat perlawanan rakyat Aceh, akhirnya Belanda menangkap dan mengasingkannya ke Sumedang.

Makam Cut Nyak Dien Ramai Dikunjungi Peziarah

Setelah dua tahun diasingkan, Cut Nyak Dien mengembuskan napas terakhirnya pada 6 november 1908 dan dimakamkan di Gunung Puyuh, Sumedang, berjarak sekitar 1 km dari Masjid Agung Sumedang. Makam Cut Nyak Dien sering diramaikan para peziarah dari berbagai daerah seperti Tasikmalaya, Depok, Tangerang, Jakarta, dan terutama dari Aceh. Selain memberikan doa, para peziarah dapat belajar tentang kisah hidup dan sejarah Cut Nyak Dien.

Meskipun terpisah ratusan kilometer dari Tanah Rencong tempat ia berjuang. Cut Nyak Dien dalam pengasingannya tetap memberikan konstribusi kepada masyarakat. Perjuangan Cut Nyak Dien membuat seorang penulis Belanda, Szeky Lulof kagum dan menjulukinya Ratu Aceh.(Okz)


Lhokseumawe – Presiden Republik Indonesia, Ir H Joko Widodo menegaskan, bahwa Pemerintah akan terus memacu pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas atau PLTMG untuk segera mengejar ketertinggalan dan memenuhi kebutuhan listrik serta mencapai target pembangunan 35 ribu Mega Watt listrik Indonesia.


Penegasan tersebut disampaikan oleh Presiden, saat menyampaikan sambutan singkatnya pada acara peresmian PLTMG Arun, yang berada di dalam komplek bekas PT Arun NGL, Gampong Meuria Paloh, Kecamatan Muara Satu, Kamis, (2/6/2016).


“Membangun pembangkit listrik batubara akan memakan waktu hingga lima tahun, namun jika kita membangun PLTMH, waktu yang dibutuhkan hanya sembilan bulan saja, jauh lebih singkat. Jika dibandingkan dengan batubara, biayanya memang sedikit lebih mahal tapi demi segera memenuhi kebutuhan pasokan listrik tentu saja harus ada keputusan yang saya ambil. Dan, saya memilih PLTMG,” tegas Presiden.


Dalam kesempatan tersebut, mantan Gubernur Jakarta itu mengungkapkan, bahwa keluhan listrik adalah hal yang selalu ia dengar setiap kali melakukan kunjungan kerja ke daerah.
“Di Provinsi, di Kabupaten/kota, keluhannya selalu sama. Pak, listrik di sini sering padam. Pak, listrik disini byar pet,” ujar pria yang akrab disapa Jokowi itu dengan canda.


Oleh karena itu, lanjut Jokowi, pembangunan PLTMG di sejumlah wilayah di Indonesia terus ditingkatkan guna mengejar ketertinggalan yang terjadi selama ini.


“Jika ini tidak ada pasokan listrik yang pasti, maka investor tidak akan datang ke Aceh, meskipun Aceh memiliki berbagai komoditi andalan. Memang jumlah ini masih sangat kurang jika dibandingkan dengan jumlah kebutuhan masyarakat Aceh dan Sumabgut oleh karena itu, tadi Dirut PLN sudah berjanji akan segera membangun satu pembangkit lagi berkapasitas 250 MW,” ungkap Jokowi.


Jokowi menambahkan, jika geothermal Seulawah di Aceh Besar dan mikrohydro Peusangan di Bireuen segera direalisasikan, maka akan banyak menyerap tenaga kerja.

Diminati Madrid, Lewandowski Tak Buru-buru Perpanjang Kontrak
Robert Lewandowski
Sport - Robert Lewandowski belum lama ini berkeras bahwa ia tidak buru-buru mengikat kontrak baru dengan Bayern Munchen, meski ada laporan yang mengatakan ia tengah diminati Real Madrid.

Agen pemain Polandia, Cezary Kucharski, belum lama ini mengakui bahwa ia sudah mengadakan pembicaraan dengan sang juara Liga Champions, memancing spekulasi yang mengatakan Lewandowski akan berpindah klub musim depan.

Direktur Karl-Heinz Rummenigge sebelumnya menekankan tidak ingin menjual pemain berusia 27 tahun, namun Lewandowski sendiri menyebut ia masih tenang menanggapi masa depannya dan menyebut untuk saat ini dirinya masih punya prioritas lain.

"Tidak ada tekanan untuk mengikat kontrak baru," tutur Lewandowski pada Sport Bild.

"Kita harus menunggu Euro 2016 dulu. Ada banyak hal yang tengah muncul di benak saya. Saya tenang saja menghadapi semua itu."

Lewandowski bergabung dengan Bayern dari Borussia Dortmund secara free transfer di 2014 dan sejak saat itu mampu menjadi figur penting di Allianz Arena. Ia sukses mencetak 30 gol dari 32 penampilan di liga musim lalu.
(bola.net)

Ilustrasi pengemis
New Delhi - Sedikitnya 300 ribu anak-anak di India dipaksa mengemis setiap harinya. Tidak hanya mengemis, anak-anak itu juga dicekoki narkoba dan dipukuli oleh kartel penyelundup manusia.

Seperti dilansir Reuters, Kamis (2/6/2016), laporan yang disampaikan para pakar penyelundupan manusia dan kepolisian setempat, itu dimaksudkan untuk mendorong penegak hukum India melakukan pengawasan lebih luas terhadap anak-anak di jalanan. Menurut Komisi HAM Nasional India, setiap tahunnya tercatat ada 40 ribu anak yang diculik di India. Dari jumlah tersebut, sedikitnya 11 ribu anak masih belum terlacak keberadaan.

"Polisi tidak berpikir mengemis sebagai sebuah masalah karena mereka mengira orang dewasa yang menemani anak-anak itu merupakan keluarga atau orang yang dikenal anak," tutur CEO Freedom Project India, Anita Kanaiya, yang merupakan salah satu penyusun laporan.

"Tapi, dari 50 anak yang diselamatkan, setidaknya akan ada 10 orang yang menjadi korban penyelundupan. Dan harus ada kewaspadaan yang seksama untuk mengidentifikasi mereka," imbuhnya.

Laporan itu juga menyebut, anak-anak yang dipaksa mengemis itu sengaja dilukai atau dibakar demi memicu rasa kasihan yang lebih besar dari masyarakat dan mendapat uang lebih banyak. Uang yang didapat dari mengemis biasanya dibayarkan kepada bos penyelundup, atau untuk membeli alkohol dan narkoba.

Laporan itu didasarkan pada serangkaian pengalaman polisi dan yayasan kemanusiaan di kota Bengaluru, sebelah selatan Karnataka. Polisi lokal menyebut, ada musim tertentu bagi anak-anak pengemis itu beraksi. Jumlah anak-anak pengemis biasanya meningkat sebelum festival atau setelah bencana alam.

Tahun 2011 lalu, kepolisian Bengaluru meluncurkan 'Operasi Rakshane', yang artinya untuk menyelamatkan. Berkoordinasi dengan jajaran pemerintah dan yayasan kemanusiaan, polisi menyusun rencana demi menyelamatkan anak-anak yang dipaksa mengemis. Beberapa bulan sebelum operasi dilakukan, polisi menyebar untuk mengambil foto anak-anak jalanan, mendokumentasikan aktivitas sehari-hari mereka dan membujuk mereka untuk pulang ke rumah.

"Ketika kami mulai, kami tidak memiliki bukti yang mengaitkan antara mengemis dengan penyelundupan manusia. Tapi kami secara cermat menemukan fakta adanya pemaksaan untuk mengemis di jalanan," terang Kanaiya.

Operasi polisi itu dilaporkan berhasil menyelamatkan sekitar 300 anak dalam satu hari. Para pelaku penyelundup manusia ditangkap dan dijebloskan ke penjara. Contoh sukses di Bengaluru ini diharapkan bisa diterapkan di wilayah India lainnya, oleh karena itu, laporan ini akan disebarkan ke seluruh markas kepolisian di India yang diikuti dengan workshop dan operasi penyelamatan oleh polisi.(detik.com)
loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.