2018-04-01

Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agam Inong Aceh Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Baksos Bambang Tri Banda Aceh Banjir Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bimtek Dana Desa Bireuen Bisnis Blue Beetle BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya BUMN Carona corona Covid-19 Cuaca Cut Meutia Daerah Dana Bos dayah Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI DPRK Lhokseumawe Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Feature Film Fito FORMATPAS Foto FPI Gampong Gaya Hidup Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan Hindia History Hotel Hukum Humor HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Iran Irwandi-Nova Irwndi Yusuf Israel IWO Jaksa JARI Jawa Timur Jejak JKMA Kemanusiaan Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Kisah Inspiratif Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa Lapas Lapas Klas I Medan Lapas Tanjungbalai lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malaysia Malware WannaCry Masjid Migas Milad GAM Mitra Berita Modal Sosial Motivasi Motogp MPU Aceh Mudik Mudik Lebaran MUI Musik Muslim Uighur Nanang Haryono Narapidana Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patani Patroli Pekalongan Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Penelitian Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh Pilkades Pj Gubernur PKI PLN PNL Polisi Politik Pomda Aceh PON Aceh-Sumut XXI Poso PPWI Presiden Projo PT PIM Pungli PUSPA Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebgram Selebriti Senator Sinovac SMMPTN sosial Sosok Sport Status-Papua Stunting Sumatera Sunda Empire Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TMMD TMMD reguler ke-106 TNI Tokoh Tol Aceh Tsunami Aceh Turki Ulama Universitas Malikussaleh USA Vaksin MR Vaksinasi Vaksinasi Covid-19 vid Video vidio Viral Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

UBUD - Branding "The Light of Aceh" kembali hadir di Pulau Dewata, kali ini tampil dalam salah satu kalender event internasional Bali Spirit Festival 2018 yang berlangsung sejak 2-8 April di Purnati Ubud, Bali.

Festival yang memadukan pesona alam dan budaya serta atraksi yoga, tari dan musik ini mendapatkan apresiasi sebagai 5 festival holistik terbesar di Asia serta menjadi incaran wisatawan mancanegara.

Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh juga ikut ambil bagian dan berpartisipasi dalam festival tersebut, tidak hanya membuka stand promosi wisata tersendiri, tapi juga membawa tim kesenian Aceh yang diwakili oleh sanggar Rampoe Aceh UGM yang ikut menghibur pengunjung dengan sejumlah tari tradisional.

"Tarian Aceh sangat enerjik dan membuat kagum dengan gerakan-gerakannya yang dinami," kata salah seorang wisnus dalam Bahasa Inggris sambil bertepuk tangan saat kekompakan gerakan cepat penari berhenti kompak sempurna.


Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Amiruddin melaluiKasi Analisa dan Pengembangan Segmen Pasar Disbudpar Aceh, Nurlaila Hamjah menyampaikan ada beberapa tari tradisional Aceh yang ditampilkan di Bali Spirit Festival.

"Kita ikut tampil dengan penampilan Seni Tari Ratoh Duk, Rapai Geleng dan beberapa jenis tarian lainnya pada Bali Spirit Festival, kita harap ini jadi momen bagi Aceh untuk mempromosikan ragam pesona destinasi wisata Aceh kepada wisatawan," ungkapnya.

Selain unjuk penampilan, Disbudpar Aceh juga menghadirkan pelaku industri pariwisata yang menjual berbagai paket-paket wisata tematis serta sepasang Duta Wisata Aceh.

"Ini tidak hanya mendekatkan Aceh dengan segala keunggulannya kepada wisatawan, tapi juga mengajak wisatawan untuk berkunjung ke Aceh sebagai salah satu destinasi wisata yang aman, nyaman dan menawan dengan ragam paket dan atraksi wisata," sebut Nurlaila.

Berbagai bahan promosi pariwisata Aceh, akui Nurlaila, mulai dari cenderamata, Calendar of Event (CoE) Aceh 2018 dan TVC The Light of Aceh juga ikut mewarnai aktifitas tim promosi di Stand Aceh yang saban hari dikunjungi pengunjung dan bertanya tentang kemajuan industri pariwisata Aceh.

"Semoga industri pariwisara Aceh semakin maju dan berkembang seiring semakin banyaknya paket wisata tematis yang dibuat, banyaknya event wisata yang digelar dan destinasi wisata baru yang dikembangkan serta semakin banyaknya sarana dan prasarana wisata yang dibangun," tutup Nurlaila.(Rill)

, ,
Lhokseumawe – Ratusan anggota persit Kartika Chandara Kirana (KCK) dari Tiga Matra yang ada di jajaran Koorcab Rem 011, khususnya di wilayah Kota Lhokseumawe menerima pencerahan bahaya penyakit Kanker Serviks, kegiatan penyuluhan tersebut berlangsung di Gedung Aula Ahmad Yani Korem 011/Lilawangsa, Jumat (6/4/2018).

Ketua persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 011 Ny Rini Agus Firman Yusmono mengatakan, kegiatan diadakan selain bertujuan pentingnya pengetahun kesehatan bagi kalangan kaum wanita, khususnya para ibu-ibu anggota persit Kartika Chandra Kirana Tiga Matra di jajaran Koorcab Rem 011 yaitu akan bahayanya penyakit Serviks, kemudian kegiatan diselengarakan masih dalam rangkaian memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-72 Persit, katanya.

Ketua persit mengharapkan, kepada seluruh anggota persit yang hadir, hendaknya benar-benar memahami apa yang akan disampaikan oleh dokter nantinya, dan tanyakan apabila ada yang belum di pahami, sehingga para ibu-ibu sekalian memahami dan mampu menjaga tubuh agar tetap sehat dan terhindar dari bahayanya penyakit tersebut, sebut Ny Rini Agus Firman Yusmono.

Selanjutnya Dokter ahli kanker serviks Dr Iskandar Albin SpOG menjelaskan, Ia mengatakan bahwa penyakit kanker serviks sangat berbahaya terjadi pada kaum wanita di seluruh Dunia, adanya kanker akibat terjadi saat ada sel-sel di leher rahim yang tidak normal, sehingga terus  berkembang secara tidak terkendali.

Kemudian Sel-sel abnormal tersebut bisa berkembang dengan cepat serta mengakibatkan tumor pada serviks. Selanjutnya tumor tersebut menjadi ganas dan terus berkembang dari berbagai penyebab diantaranya seperti Flek atau pendarahan di luar jadwal menstruasi, maupun lainnya sehingga semua itu menjadi penyebab timbulnya kanker serviks

Dianjurkan, bila dalam keseharian merasa tidak nyaman pada tubuh, hendaknya lebih baik melakukan langkah pasti yaitu memeriksanya ke dokter, sehingga akan cepat di ketahui apakah diri kita dalam keadaan normal sehat ataupun sebaliknya. Namun saat ini dapat dilakukan melalui tes pap smear secara rutin yang dapat membantu mengetahui adanya kanker serviks secara dini, harap Dr Iskandar Albin SpOG.

Acara pencerahan tentang Kanker Serviks dalam rangka HUT Ke-72 Persit dihadiri antara lain; Ketua Persit KCK Koorcab Rem 011 Ny Rini AGus Firman Yusmono, Wakil Ketua Persit KCK Koorcab Rem 011, para Ketua Cabang dan Anak Ranting dari Tiga Matra di jajaran Koorcab Rem 011, para pengurus persit KCK Koorcab Rem 011 beserta Ratusan ibu-ibu anggota persit yang hadir.(Laung)


JAKARTA- Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa Perayaan Nyepi tahun ini menjadi sangat istimewa bagi umat Hindu karena bertepatan dengan hari suci Saraswati yang diperingati sebagai hari turunnya ilmu pengetahuan.

Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi pada acara Dharma Santi Nasional Perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1940 di GOR Ahmad Yani, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Sabtu 7 April 2018.

“Jika pada saat Nyepi, umat Hindu lebih banyak melakukan kontemplasi diri mulat sarira mengasah budhi sebagai upaya pembersihan diri dan alam semesta. Maka pada hari suci Saraswati Umat Hindu diajak untuk menyadari betapa pentingnya ilmu pengetahuan, pendidikan untuk mencapai kemuliaan hidup Widya Dhanam, Sarwadhana Pradhanam pengetahuan adalah kekayaan tertinggi,” kata Presiden.

Kesadaran tentang pentingnya ilmu pengetahuan dan penguasaan teknologi untuk mencapai kemuliaan hidup bukan hanya menjadi inspirasi bagi umat Hindu tetapi juga bagi seluruh elemen bangsa dan negara.

“Kita tidak boleh terlena hanya karena mendapatkan anugerah dari Tuhan dengan kekayaan sumberdaya alam yang berlimpah. Tapi kita harus berani membangun kesadaran baru untuk menjadikan manusia Indonesia yang berkualitas, sebagai kekuatan kita, sebagai keunggulan kita sebagai fondasi kita memasuki masa depan,” ucapnya.

Untuk itu Presiden mengajak seluruh umat Hindu untuk mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan kemajuan menyongsong revolusi industri 4.0 serta menyambut inovasi teknologi yang berubah dengan sangat cepat.

“Tantangan global mengharuskan Umat Hindu untuk semakin cerdas, semakin kreatif, semakin inovatif  dalam merespon perubahan,” kata Presiden.

Perubahan yang terjadi, lanjut Presiden, hendaknya dianggap sebagai tantangan yang tidak bisa dihindari dan harus dijawab dengan peningkatan kualitas diri dan juga peningkatan produktivitas.

“Dan juga yang tidak kalah pentingnya penyiapan pendidikan yang berkualitas pada anak-anak kita, generasi muda yang menentukkan masa depan kita semua,” tutur Kepala negara. (Red/Rls)

Banda Aceh - Deteksi dini dan cegah dini adalah salah satu upaya untuk menekan tingginya angka kematian akibat kanker serviks dan ovarium. Ini disebabkan karena lambatnya pasien mengetahui adanya kanker di tubuhnya.

Keterlambatan ini berakibat pada sulitnya penanganan yang dilakukan karena stadium kanker yang sudah parah. Ini terjadi karena kanker serviks maupun kanker ovarium tidak memiliki gejala khas, bahkan seringkali tidak menunjukkan gejala sama sekali.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Yayasan Kanker Indonesia Aceh Darwati A Gani, saat membuka Seminar nasional kesehatan wanita dengan yang mengangkat tema 'Women‘s Health, Keep Strong Stay Healthy' di Kyriad Muraya Hotel, Sabtu (6/4/2018).

"Satu-satunya jalan untuk mengetahui adanya kanker ditubuh kita, adalah dengan melakukan deteksi dini, sehingga langkah pencegahan dan penanganan bisa cepat dilakukan. Sayangnya, kesadaran kaum perempuan untuk melakukan deteksi dini ini masih rendah, padahal kanker serviks ini bisa dicegah dengan melakukan deteksi dini," ujar Darwati.

Selain itu, sambung Darwati, penting juga bagi kaum perempuan untuk memiliki pengetahuan mengenai kanker ovarium. Dengan pengetahuan yang dimiliki, maka akan meningkatkan kesadaran kaum perempuan untuk menjaga kesehatan reproduksi bisa meningkat, dan kanker ini pun  bisa dihindari.

Oleh karena itu, wanita yang juga menjabat sebagai Ketua Dekranasda dan TP PKK Aceh ini menyambut baik dan mengapresiasi Klinik Prodia Banda Aceh yang telah melaksanakan seminar mengenai kanker serviks dan ovarium  ini.

"Mudah-mudahan melalui seminar ini, para peserta bisa mendapatkan wawasan dan pengetahuan yang mencerahkan, mengenai upaya deteksi dini, pencegahan dan penanganan kanker serviks dan ovarium, sehingga angka penderita maupun angka kematian akibat kedua jenis kanker ini bisa menurun," ujar Darwati.

Darwati mengungkapkan, kanker merupakan salah satu penyakit paling berbahaya di Indonesia, dan memiliki kecenderungan meningkat setiap tahun. Data Riset Kesehatan 2013 menempatkan kanker sebagai penyebab kematian nomor 7 di Indonesia.

"Meskipun bukan pada urutan pertama, tetapi tetap saja harus diwaspadai, terlebih lagi bila melihat pola hidup masyarakat kita selama ini yang cenderung kurang mempedulikan masalah kesehatan. Yang membuat miris, ada jenis-jenis tertentu yang hanya diderita oleh kaum wanita, yaitu kanker serviks dan kanker ovarium," ungkap Darwati.

Kanker Serviks atau yang dikenal sebagai kanker leher rahim, menduduki urutan pertama kanker yang mematikan bagi wanita, sedang kanker ovarium menduduki urutan ketiga. Berdasarkan prevalensi Riset Kesehatan Dasar 2013, wanita yang meninggal akibat kanker serviks mencapai 0,8 persen dengan angka kejadian 98.692 orang.

"Faktanya, setiap 2 menit ada 1 wanita yang meninggal karena kanker serviks di dunia, setiap 5 menit ada 5 wanita yang meninggal dunia akibat kanker serviks di Asia Pasifik, dan di Indonesia sendiri, setiap satu jam ada satu wanita yang meninggal akibat kanker serviks. Adapun angka kejadian untuk kanker ovarium di Indonesia berkisar 4,27 kasus per 100.000 perempuan," imbuh Darwati.

Untuk mendapatkan pemahaman yang mencukupi, Darwati mengimbau para peserta agar menggali informasi dari para narasumber dan membagikan pengetahuan yang didapat selama mengikuti seminar ini kepada keluarga, kerabat, sahabat dan masyarakat di lingkungan masing-masing.

"Mudah-mudahan hal ini bisa terus dilakukan, sehingga tingkat kesadaran kaum perempuan Aceh tentang pentingnya deteksi dini dan pola hidup sehat untuk mencegah kanker bisa meningkat," harap wanita yang akrab disapa Kak Dar itu.

Pemeriksaan Papsmear Gratis di Klinik Prodia

Dalam kesempatan tersebut, Darwati juga menyampaikan apresiasi kepada Klinik Prodia yang akan menggelar pemeriksaan Papsmear gratis hingga akhir April ini.

"Fasilitas pemeriksaan papsmear gratis ini harus disampaikan kepada khalayak luas, agar masyarakat tahu. Hanya dengan membawa kartu BPJS, fotokopi KK dan KTP masyarakat sudah bisa mendapatkan pemeriksaan gratis. Sekali lagi terima kasih kepada Prodia," pungkas Darwati A Gani.

Ada beberapa pembicara yang dihadirkan dalam seminar ini, di antaranya Dr dr Hasanuddin, SpOG-K.Onk dan Dr dr Reno Keumalazia Kamarlis Sp PA.[Rill]

Lhokseumawe - Sofyan Hanafiah bersama rekan tim Salsabil Aceh Production membalas puisi "Ibu Indonesia" yang dibacakan oleh Sukmawati Sukarnoputri pada waktu lalu dengan lagunya yang berjudul "RENEBOY".

Amatan StatusAceh.Net, lagu tersebut di posting pada tanggal 06 April 2018 kemarin melalui youtube SALSABIL ACEH PRODUCTION dan sudah di lihat sekitar 427 orang dan 59 like.

Selain itu, agu tersebut juga heboh di jejaring sosial facebook. lihat videonya dibawah ini:




 Lirik Lagu (Reneboy)

Busuk busuk dengerkan

Sinenek pingin tenar
Lagi kesurupan
Walau budayawan
Jangan sembarangan

Syariat islam
bukan bahan ejekan
Agama  kami bukan
Sebuah permainan

Kalo tidak tau syariat islam
Jangan sok belagu lebih baik diam
Kalo tidak tau syariat islam
Mending belajar dulu
Ente sama kiyai

Gue sangat pri prihatin
Udah bau tanah
Bikin orng gerah

Ngomong mu nyakitin
Menusuk di batin
Omonganmu garing
Kaya bau pesing

Loe Kate kondemu lebih indah dari cadarnya
Kidung loe bandingkan dengan adzan shalat yang lima

Semuanya karna loe tidak mengenal agama
Hingga puisimu membawa malapetaka

Kau bilang suara adzan
kalah dgn kidungmu,
Kau bilang cadar kalah dengan tonggos gigimu

Mungkin kepanasan
Karna dengar azan
Yang tak suka azan
Cuma iblis dan syetan

Sungguh Kau busuk sangat berani
Tak peduli murkanya ilahi
Saat mati Baru kau sesali
Tubuhmu hangus dimakan api

Kubalas puisi mu, dengan lagu ku ini,
Semoga engkau mendengar dan lebih sakit hati,
Aku tak takut walaupun diriku  engkau caci
Karna engkau telah menghina agama kami...

jurnalis Palestina ditembak tentara Israel saat bentrokan di Gaza (Foto: Dok. REUTERS/Mohammed Salem)
Gaza - Seorang jurnalis Palestina yang terkena tembakan pasukan Israel saat bentrokan di sepanjang perbatasan Gaza, telah meninggal dunia.

Kementerian Kesehatan di Gaza menyatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (7/4/2018), Yasser Murtaja, fotografer kantor berita Ain Media yang berbasis di Gaza, terkena tembakan tentara Israel dalam bentrokan pada Jumat (6/4) waktu setempat. Jurnalis Palestina itu meninggal setelah sempat dirawat di rumah sakit akibat luka tembak yang dialaminya.

Militer Israel menolak berkomentar mengenai insiden itu. Hanya disebutkan bahwa pihak militer Israel tengah meninjau insiden tersebut.

Kementerian Kesehatan Gaza juga mengumumkan kematian pria Palestina lainnya, Hamza Abdel Aal (20) yang ditembak di sebelah timur Al-Bureij di Gaza tengah.

Dengan korban jiwa terbaru tersebut, jumlah warga Palestina yang tewas dalam bentrokan di Gaza pada Jumat (6/4) bertambah menjadi sembilan orang. Bentrokan terjadi saat ribuan warga Palestina kembali menggelar aksi demo besar-besaran di sepanjang perbatasan Gaza. Sejumlah demonstran Palestina dilaporkan melakukan aksi bakar ban dan melemparkan batu ke tentara-tentara Israel, yang kemudian merespons dengan melepaskan tembakan peluru dan gas air mata. Kementerian Kesehatan Gaza menyatakan, sedikitnya 491 warga Palestina juga terluka dalam bentrokan tersebut.

Pekan lalu, bentrokan juga terjadi di sepanjang perbatasan Gaza saat ribuan warga Palestina menggelar aksi demo serupa. Sedikitnya 18 warga Palestina tewas dalam bentrokan pada Jumat (30/3) waktu setempat tersebut.

Aksi demo tersebut merupakan awal dari aksi protes yang rencananya akan digelar selama enam pekan, yang akan berakhir pada 15 Mei mendatang, hari yang oleh rakyat Palestina disebut sebagai "Nakba" atau "Bencana", ketika tahun 1948 lalu sekitar 700.000 warga Palestina diusir atau mengungsi akibat perang yang mendorong berdirinya negara Israel. Para demonstran menuntut agar para pengungsi Palestina dibolehkan kembali ke kota-kota dan desa-desa asal mereka.| Detik.com | AFP

Banda Aceh - Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, memuji langkah Aliansi Jurnalis Independen (AJI) yang mengangkat isu lingkungan sebagai bahan diskusi dalam Konferensi Kota AJI Banda Aceh ke 8.

Menurut Wagub, tema lingkungan merupakan isu yang wajib dibicarakan, meski banyak pihak masih kurang tertarik membahasnya.

"Langkah AJI yang mengangkat tema Kawasan Ekosistem Leuser menunjukkan AJI berbeda (dengan organisasi lain). Artinya wartawan yang tergabung di AJI masih konsen dan kritis terhadap isu yang menjadi perhatian dunia itu," kata Wagub Nova saat mengikuti seminar bertema "Merumuskan Peran Jurnalis dalam Mengawal Kawasan Ekosistem Leuser", yang diselenggarakan dalam Konferta AJI-8 di Grand Nanggroe, Sabtu (07/04/2018).

Isu lingkungan, khususnya Taman Nasional Gunung Leuser yang berada di kawasan Kawasan Ekosistem Leuser, merupakan persoalan urgent yang wajib untuk dibicarakan. Para wartawan dinilai memiliki peran besar untuk berkontribusi lewat kampanye pemberitaan terhadap penyelesaian masalah yang universal tersebut. Seminar yang digelar AJI tersebut, menandakan bahwa AJi peduli dan ikut memikirkan apa yang harus dilakukan demi generasi yang akan datang.

"Terimakasih untuk AJI atas sikap kritis ini," kata Wagub Nova.

Wagub meminta agar jurnalis bisa terus mengampanyekan keselamatan Leuser yang luasnya mencapai 2,6 juta hektar. Jika Leuser lestari, maka kawasan penyimpan cadangan air, pengendali iklim mikro dan penyerap karbon itu tetap terjaga.

Isu lingkungan juga menjadi salah satu prioritas yang menjadi program unggulan Pemerintah Aceh lewat program Aceh Green. Salah satu langkah yang dilakukan pemerintah adalah dengan merekrut 2.000 tenaga kontrak yang ditugaskan menjaga kawasan hutan. [Rill]

Banda Aceh - Wakil Gubernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah, membuka Pertemuan Ilmiah Respirasi yang digelar oleh Perhimpunan Dokter Paru Indonesia Cabang Aceh, Sabtu (7/4/2018).

Wagub Nova meminta para dokter paru untuk terus meningkatkan pengetahuan, memperkuat dedikasi dan komitmennya demi memberi layanan kesehatan berkualitas kepada rakyat Aceh. Pemerintah Aceh, lanjut Nova, terus mendukung langkah pengembangan ilmu kesehatan di Aceh.

"Peningkatan kesehatan merupakan salah satu prioritas utama dan pertama yang harus direalisasikan dan harus nyata manfaatnya di masyarakat," kata Wagub Nova.

Persoalan paru dan pernapasan termasuk penyakit yang menyebabkan kematian paling tinggi di dunia. Diperkirakan, di tahun 2030, penyakit ini akan menjadi penyebab kematian ketiga tertinggi di dunia. Di Indonesia ada 4,8 juta penderita penyakit ini.

Aceh termasuk daerah penyumbang pasien terbanyak. Salah satu penyebabnya adalah pola hidup masyarakat yang tidak sehat. Angka produksi rokok terus meningkat. Artinya, konsumen rokok juga ikut meningkat. Karena itu, perhatian pemerintah terhadap pengembangan ilmu respirasi sangat penting.

"Peran dokter respirasi sangat dibutuhkan," kata Wagub.

Perhimpunan dokter paru Aceh menargetkan, sekurang-kurangnya ada dua dokter paru di setiap kabupaten di Aceh. Pemerintah Aceh berharap target itu bisa segera terealisasi.

Sementara itu, Ketua Panitia Pekan Ilmiah Respirasi Aceh (Pira) ke V, Zulfikar menyebutkan, peserta simposium ilmiah itu mencapai 260 orang. Mereka yang ikut serta adalah para dokter spesialis paru, dokter umum, perawat dan para para peserta didik spesialis. Sehari sebelumnya, PDPI telah terlebih dahulu mengadakan workshop. [Rill]

Banda Aceh - Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Aceh Darwati A. Gani dan Wakilnya Dyah Erti Idawati menghadiri Launching Asosiasi Perancang Fashion Aceh (APFA) di Hotel Hermes, Banda Aceh, Jumat, (6/4/2018) malam. Pada kesempatan tersebut Darwati mengukuhkan Pengurus APSA periode 2018-2021.

Dalam sambutannya Darwati mengatakan, ekonomi kreatif menjadi salah satu penyumbang besar terhadap pendapatan negara. Dalam hal ini, kata dia, industri fashion memberikan kontribusi cukup besar terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif.

Darwati menjelaskan, ekonomi kreatif memberikan kontribusi sebesar 641,8 Triliun Rupiah terhadap PDB, dimana dari jumlah tersebut, industri fashion menyumbang sebesar 28,29% atau setara dengan Rp181,5 triliun.

"Industri fashion juga menyerap tenaga kerja paling banyak di antara subsektor industri kreatif lainnya, dan juga memberikan kontribusi tinggi terhadap ekspor Indonesia," ujar Darwati.

Hal menarik untuk dicermati, lanjut Darwati, adalah angka konsumsi rumah tangga untuk fashion ini mencapai Rp282,8 Triliun. Angka tersebut menempati urutan kedua setelah kuliner dengan angka konsumsi rumah tangga sebesar Rp367,5 Triliun.

"Jika melihat angka statistik ini, kita tentu menyadari bahwa industri fashion merupakan sektor yang sangat potensial untuk kita kembangkan, khususnya di Aceh, terlebih lagi dengan trend busana Islami yang marak dewasa ini, yang sangat sesuai dengan kondisi sosiokultural masyarakat Aceh yang lekat dengan nilai-nilai Islami," ujarnya.

Darwati melanjutkan, untuk mengembangkan sektor fashion di Aceh tetap membutuhkan kreativitas tinggi, meskipun Aceh memiliki khasanah kekayaan motif yang tidak kalah menariknya dengan daerah lain di Nusantara. Hal itu dikarenakan motif-motif yang ada selama ini, mungkin kurang dirancang dalam bentuk yang bervariasi sebagai sebuah model, yang disesuaikan dengan selera masyarakat pada hari ini.

"Namun demikian, kami yakin bahwa, kreativitas ini tidak akan terlalu menjadi masalah, sebab pada dasarnya Aceh memiliki banyak perancang atau desainer fashion yang berbakat. Hanya saja, keberadaannya mungkin masih belum terkoordinir, masih berjalan sendiri-sendiri dan belum terhimpun dalam wadah yang solid."

Untuk itu, atas nama Dewan Kerajinan Nasional(Dekranas) Aceh, Darwati menyambut baik launching Asosiasi Perancang Fashion Aceh. Kehadiran Organisasi ini diharapkan dapat menjadi wadah para desainer fashion Aceh untuk saling berbagi, meningkatkan kapasitas, memperluas jaringan, dan menjadi wahana untuk membina para desainer-desainer Aceh dalam berkarya, sehingga semakin terarah dan berkembang.

"Sejalan dengan hal tersebut, kami mengajak agar para desainer Aceh bisa bergabung dalam Asosiasi Perancang Fashion Aceh ini, agar upaya kita bersama untuk memajukan dunia fashion Islami di Aceh bisa semakin meningkat," kata Darwati.[Rill]

Lhokseumawe - Kepolisian Resor Lhokseumawe Sektor Blang mangat menyerahkan sepasang muda-mudi kepada WH Kota Lhokseumawe, sebelumnya mereke diamankan warga karna diduga berbuat mesum di salah satu rumah rumah di kawasan Desa Mesjid Punteut Kecamatan Blang Mangat Kota Lhokseumawe, Sabtu 7 April 2018 pukul 00.30 WIB.

Pasangan Mesum, Ra (26) mahasiswa yang merupakan warga Kecamatan Samudera, Aceh Utara dan Sy (24)  IRT warga kecamatan Blang Mangat Kota Lhokseumawe.

Kapolres Lhokseumawe AKBP ari Lasta Irawan, S.Ik melalui Kapolsek Blang Mangat Ipda Iskandar menyebutkan, pasangan tersebut baru selesai jalan-jalan dengan menggunakan sepmor jenis Vixion dan kemudian RA mengantar pulang Sy ke rumahnya di desa Mesjid Punteut Kecamatan Blang Mangat Kota Lhokseumawe.

"Usai mengantar, Ra pergi ke mini market Mulya Kopi tepatnya di keude punteut, dan ia kembali ke rumah Sy pada pukul 00.00 wib, setelah sebelumnya berjanji," ujar Kapolsek.

Pasangan tersebut selanjutnya masuk ke dalam kamar dan patut diduga berbuat mesum, tambah Kapolsek.

Melihat tamu datang pada jam yang tidak wajar, warga mendobrak pintu rumah tersebut lalu langsung dibuka oleh Sy.

Sambungnya, kemudian pasangan tersebut dibawa ke meunasah desa mesjid punteut oleh warga, dan pada pukul 00.40 Wib masyarakat setempat menghubungi personil Polsek Blang Mangat memberitahukan tentang kejadian tersebut.

Lanjutnya, personil piket polsek blang mangat langsung ke tkp guna menjemput serta mengamankan pasangan meusum tersebut ke polsek blang mangat untuk diserahkan kepada pihak WH kota lhokseumawe,"pungkas Kapolsek.(Rill)

Ilustrasi
StatusAceh.Net - Sebanyak 14 kabupaten/kota di Aceh yang sudah menerima transfer dana desa tahap I dari Kantor Perbendaharaan Negara (KPN) pada Maret 2018, hingga minggu pertama April belum juga menyalurkan dana tersebut ke desa-desa.

Ke 14 daerah tersebut adalah Aceh Selatan, Aceh Timur, Aceh Tengah, Simeulue, Abdya, Gayo Lues, Aceh Jaya, Aceh Tamiang, Bener Meriah, Pidie Jaya, Subulussalam, Langsa, Sabang dan Banda Aceh. Total dana desa tahap pertama yang sudah ditransfer ke 14 daerah tersebut berjumlah Rp 550 miliar.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong Aceh, Prof Dr Amhar Abubakar MS kepada Serambinews.com, di ruang kerjanya, Jumat (6/4/2018) mengatakan, menurut aturan PMK Nomor 225/07/2017 perubahan kedua PMK 50 Pasal 99 ayat (3), paling lama dana desa di rekening kas daerah tujuh hari kerja setelah diterima dari Kantor Perbendaharaan Negara (KPN).

Daerah yang menunda penyaluran dana desanya dengan alasan yang tidak jelas, kata Amhar, akan diberikan sanksi penundaan penyaluran dana alokasi umum (DAU) dan atau dana bagi hasil jatah daerah tersebut untuk bulan berikutnya.

Amhar mengatakan, tujuan pemerintah pusat meminta kabupaten/kota yang sudah mengesahkan APBK 2018, segera mengajukan usulan penarikan dana desa tahap pertamanya sebesar 20 persen, pada bulan lalu. Tujuannya agar dana desa yang diterima bulan lalu disalurkan kembali ke desa-desa yang sudah menyusun dan mengesahkan APBDes 2018.

Penarikan dana desa tahap I sebesar 20 persen itu, kata Amhar, supaya desa-desa punya anggaran untuk melaksanakan tahap awal program pembangunan desa yang sudah direncanakannya tahun ini.

Setelah desa menerima penyaluran dana tahap  I bulan Maret, pada bulan April ini bisa dilanjutkan dengan pengusulan penarikan tahap II sebesar 40 persen dan tahap III pada bulan Juli sebesar 40 persen lagi.

Hal ini dimaksudkan, kata Amhar, supaya pada bulan Maret dan seterusnya, program dan kegiatan pembangunan di desa sudah jalan, terutama program dan kegiatan padat karya, sehingga peredaraan uang bantuan desa itu berdampak positif bagi masyarakata desa.

Daya beli kebutuhan pokok dan lainnya yang sebelumnya lesu bergerak kembali, karena masyarakat sudah ada uang dari hasil kerja padat karya bantuan dana desa.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Kota Banda Aceh, Purnama yang dimintai penjelasannya mengatakan, Kota Banda Aceh sudah menerima bantuan desa tahap I dari KPN senilai Rp 12,892 miliar.

Tapi, karena desa belum mengajukan permintaan dana desa tahap I karena masih banyak yang belum menyiapkan APBDes 2018 yang menjadi persyaratan untuk penarikan dana desa tahap I, maka penyaluran dana desa dari kas daerah ke rekening desa belum dilaksanakan.

Sementara Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali mengatakan, pemerintahnya sudah menerima transfer dana desa tahap I senilai Rp 78,834 miliar.

Yang sudah disalurkan baru Rp 9,201 miliar atau 3 persen. Desa-desa yang sudah menerima penyaluran dana bantuan desa tahap I adalah yang sudah menyusun dan mengesahkan APBDes 2018. Sampai kini baru 71 desa yang sudah menerima dana desa tahap I, dari 604 desa di Aceh Besar. Sementara alokasi dana desa per gampong bervariasi antara Rp 650 juta sampai Rp 1 miliar lebih.| Serambinews

StatusAceh.Net - Lima Muslim Rohingya diselamatkan para anelayan Aceh dan dirawat di rumah sakit setelah 20 hari terombang-ambing di laut.

Kelima orang itu dievakuasi para nelayan dengan kapal motor ketika terombang-ambing dalam jarak 178 mil atau 325 km dari pantai Kuala Idi Rayeuk, Aceh, Kamis (5/4) tengah malam.

"Mereka sampai di pantai ini sekitar jam 01 malam tadi," kata seorang penduduk Kuala Idi Rayeuk, seperti dituturkan Saiful MDA, seorang wartawan Aceh yang sedang berada di lokasi.

Para pengungsi itu terdiri dari dua lelaki dewasa, dua perempuan dan seorang anak dibawa ke Rumah Sakit Zubir Mahmud.

"Dua orang diinfus akibat dehidrasi: Kamal Nisun yang brusia 7 tahun, dan Syammimah yang berusia 15 tahun," papar Saful.

Disebutkan, sampai saat ini masih sulit berkomunikasi dengan mereka, namun yang tertua, Muhammad Ilyas mencoba berkomunikasi dengan isyarat gerak tangan.

"Ia menyatakan mereka berangkat dari Myanmar dengan sampan tanpa mesin, awalnya 10 orang, tapi lima lagi tewas dan jasadnya dibuang ke laut," papar Saiful.

Belum diperoleh keterangan lebih jauh tentang hal ini.

Beberapa waktu lalu, sejumlah pengungsi Rohingya terdampar di Malaysia.

Gelombang pengungsian baru?

Sejak Thailand dan Malaysia memperketat pengamanan dan berusaha membongkar jaringan perdagangan manusia pada tahun 2015 menyusul gelombang kedatangan 'manusia perahu' dari Rakhine, Myanmar, dan Bangladesh, semakin jarang ditemukan perahu yang membawa imigran berlayar ke arah selatan.

Seorang aktivis dari Arakan Project yang menangani masalah Rohingya, Chris Lewa, mengatakan perahu Rohingya tersebut diperkirakan meninggalkan ibu kota Negara Bagian Rakhine, Sittwe, pekan lalu.

Namun menurutnya seperti dilaporkan kantor berita AFP, kecil kemungkinan kedatangan perahu ini akan diikuti oleh perahu-perahu pengungsi lainnya sebab musim berlayar sudah berakhir.

 Di tengah konflik yang belum berakhir di Rakhine, orang-orang Rohingya - yang tidak dianggap sebagai warga negara di Myanmar, berusaha menyelamatkan diri ke negara tetangga, Bangladesh.

Sejak operasi militer akhir Agustus tahun lalu lebih dari 700.000 Muslim Rohingya melarikan diri ke Bangladesh.

Dalam laporannya, baru-baru ini Amnesty International menuduh Myanmar melakukan "perampasan lahan secara militer" terhadap tanah-tanah di Negara Bagian Rakhine yang dulu dihuni oleh etnik Rohingya.

Laporan itu disusun berdasarkan gambar citra satelit dan keterangan para saksi yang menunjukkan bahwa desa-desa Rohingya telah dibuldoser untuk melancarkan proyek infrastruktur baru sejak Januari lalu.

Menurut Amnesty International, langkah militer ini "dikhawatirkan" menghilangkan bukti kejahatan terhadap Rohingya dan bukti keberadaan mereka di Rakhine. | BBC

Ilustrasi gempa di Mentawai
StatusAceh.Net - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMK) merilis data yang menyebutkan bahwa aktivitas kegempaan di zona Megathrust Mentawai meningkat. Kepulauan Mentawai terus digoncang gempa dengan skala bervariatif sejak kemarin hingga Jumat dini hari, 6 April 2018.

Seismograf milik Stasiun Geofisika di Silaing Bawah, Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, merekam dan mencatat 11 kali aktivitas kegempaan di Kepulauan Mentawai sepanjang hari kemarin dan satu kali gempa pada hari ini dengan magnitude 4,3 skala richter. Gempa ini terjadi pada kedalaman 33 kilometer di 100 kilometer tenggara Kepulauan Mentawai.

Tercatat sudah sebanyak 12 kali gempa di Bumi Sikerei itu. Semua gempa diakibatkan aktivitas subduksi lempeng di Samudera Hindia sebelah barat Kepulauan Mentawai, jalur subduksi lempeng tektonik India-Australia dan Eurasia di Indonesia yang memanjang dari pantai barat Sumatera sampai selatan Nusa Tenggara.

Pada sistem subduksi Sumatera, dicirikan dengan menghasilkan rangkaian busur pulau depan (forearch islands) yang nonvulkanik (Pulau Simeulue, Nias, Banyak, Batu, Siberut hingga Pulau Enggano).

Lempeng India-Australia menunjam ke bawah lempeng benua Eurasia dengan kecepatan 50 milimeter hingga 60 milimeter per tahun. Hal itu menunjukkan bahwa wilayah pantai barat Sumatra termasuk daerah yang aktivitas kegempaannya tinggi.

Mengingat ancaman Megathrust itu, BMKG mengimbau masyarakat, tidak hanya di Kepulauan Mentawai namun juga di sepanjang garis pantai dan zona merah tsunami, agar dapat meningkatkan kewaspadaan. Sebab jika terjadi gempa dengan kekuatan di atas 6 skala ritcher di zona Megathrust Mentawai, akan dapat memicu gelombang tsunami.

"Sampai saat ini, masih tercatat adanya aktivitas kegempaan di wilayah itu. Artinya, ini ada peningkatan. Untuk itu, semua lapisan tetap harus waspada dan jangan panik," kata Rahmat Triyono Kepala Stasiun Geofisika Kelas 1 Silaing Bawah, pada Jumat, 6 April 2018.

Walau demikian, Rahmat mengimbau masyarakat untuk tidak terpancing isu menyesatkan. Informasi tentang kegempaan dan tsunami sebaiknya diperoleh dengan seksama melalui sumber-sumber yang betul-betul berkompeten, seperti BMKG.

"Masyarakat jangan mudah terpancing isu menyesatkan. BMKG akan selalu mengeluarkan data atau warning (peringatan) setiap kali ada kejadian gempa bumi, terutama yang berpotensi tsunami," ujar Rahmat.

Mengingat ancaman megathrust ini cukup serius, BMKG juga mengimbau pemerintah Sumatera Barat sudah memikirkan langkah antisipasi yang baik untuk menghadapi potensi ancaman itu.

Dia menilai, selama ini Pemerintah Provinsi Sumatera Barat masih fokus terhadap wilayah pesisir yang berpotensi tsunami saja, seperti Mentawai, Pesisir Selatan, dan Kota Padang.

Selain tetap memperhatikan kawasan pesisir, kata Rahmat, Pemerintah juga seharusnya menyiapkan metode mitigasi yang jitu serta memperbanyak shelter dan tempat penampungan sementara di kawasan yang mengalami dampak gempa itu.

"Menghadapi segala ancaman gempa dan tsunami ini, semua lini harus bekerja sama, semua harus siap menghadapi ancaman itu. Jika berpotensi gempa 8,9 SR di zona Megathrust Mentawai, maka guncangannya bisa sampai ke daratan dengan kekuatan 6 hingga 7 MMI. Oleh karena itu sangat perlu sekali mitigasi bencana yang baik," kata Rahmat.

Berdasarkan data dan analisis BMKG, sejak tahun 1800, Megathrust Mentawai terjadi akibat siklus gempa yang berulang.

"Tetap waspada terhadap ancaman itu, BMKG Padang Panjang akan selalu memonitor dan meng-update perkembangan terhadap peningkatan aktivitas kegempaan di wilayah Kepulauan Mentawai," kata Rahmat. | Viva

Ilustrasi
Jakarta - Komisi I DPR RI  akhirnya bereaksi atas kebocoran data satu juta pengguna Facebook di Indonesia. Facebook dinilai sudah melanggar undang-undang yang berlaku.

Meutya Hafid, wakil ketua fraksi Golkar di Komisi I, melihat Facebook sudah melakukan pelanggaran serius. Meutya mengutip UU ITE pasal 32 sebagai aturan yang dilanggar oleh Facebook.

"Sebagai negara yang berdaulat, hukum di Indonesia harus dipenuhi dan siapapun yang melanggar dikenakan sanksi sesuai aturan hukum yang berlaku...," tulis Meutya saat dihubungi via WhatsApp, Kamis (5/4).

Sebagai tambahan, Meutya menyatakan pemerintah dapat menuntut, menjatuhkan sanksi, hingga menutup akses Facebook. Ia khawatir jika jejaring sosial itu tak diberi hukuman apapun, ini akan jadi preseden buruk bagi perusahaan internet lainnya di Indonesia.

"Silakan pemerintah dapat memilih opsi dari ketiga itu."

Sementara itu, Hanafi Rais dari fraksi PAN sudah mengusulkan agar Komisi I DPR segera memanggil Facebook Indonesia terkait temuan data bocor tadi.

"Kami akan rapat secara internal dan segera resmi kirim surat ke mereka," ucap Hanafi.

Pemanggilan tersebut belum diketahui kapan, tapi Hanafi menegaskan agenda tersebut lebih mengarah kepada menagih klarifikasi Facebook.

Lihat juga: Facebook Tak Tahu Kapan Tutup Sementara Aplikasi Pihak Ketiga
Perwakilan Facebook Indonesia sebelumnya memenuhi panggilan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara. Panggilan itu merupakan upaya klarifikasi dari pemerintah terhadap bocornya data satu juta pengguna Facebook di Indonesia dari total 87 juta pengguna di seluruh dunia terkait skandal Cambridge Analytica.

Hasil penting dari pertemuan Rudiantara dan Facebook itu adalah meminta aplikasi pihak ketiga yang berjalan di atas platform Facebook untuk ditutup sementara waktu.

Dalam kesempatan itu Rudiantara menegaskan dirinya tak segan menutup layanan Facebook di Indonesia jika mereka membandel tidak memenuhi permintaan pemerintah.

"Kalau (aplikasi pihak ketiga) enggak di-shut down, mau saya shut down semua?" pungkasnya.| CNN

Lhokseumawe- Kepolisian Resor Lhokseumawe mengoptimalkan fungsi personel yang ditugaskan melakukan pengamanan objek vital tersebar pada sejumlah titik di wilayah hukumnya.

Kepala Kepolisian Resor Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan,  S.Ik melalui Kasat Sabhara Iptu Sofyan mengatakan, objek vital menjadi fokus pengamanan yang diberikan kepolisian untuk meningkatkan pelayanan publik.

"Objek vital yang dijaga personel polisi seperti lokasi  perbankan dan kantor pegadaian. Tujuannya selain menjaga keamanan dan ketertiban juga kelancaran pelayanan untuk masyarakat," ujar Iptu Sofyanto
 SE, jum'at (06/05/2018)

Menurut menyebutkan, jumlah personel yang ditempatkan satu hingga dua orang baik di perbankan maupun di kantor pegadaian.

Dijelaskan, pihaknya secara rutin melakukan pengecekan personel yang ditugaskan sehingga mereka memiliki tanggung jawab melakukan pengamanan di tempat pelayanan publik itu.

"Pengecekan personel dilakukan rutin untuk memastikan mereka menjalankan tugasnya. Tujuannya agar pengamanan dilakukan benar dan sesuai standar yang berlaku," ungkapnya.

Disebutkan, pihaknya melakukan pengecekan kelengkapan personel yang ditugaskan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) pengamanan obyek vital di wilayah hukum Polres Lhokseumawe.

"Hasil pengecekan yang dilakukan di Kantor Bank BRI dan Bank Mandiri serta tempat lainnya, personel berada ditempat dan kelengkapannya sesuai SOP," ucapnya.

Ditekankan, pengamanan objek vital harus sesuai SOP sehingga personel di lapangan bisa mengantisipasi segala kemungkinan termasuk gangguan atas objek vital tersebut.

"Standarnya, setiap personel harus dilengkapi senjata api yang berfungsi dengan baik sehingga jika terjadi sesuatu bisa mengantisipasinya sesuai standar yang diterapkan," ujarnya.

Dikatakan, sejauh ini keamanan dan ketertiban sejumlah objek vital maupun lingkungan masyarakat di terjaga baik, meskipun sudah baik pengamanan personel terus ditingkatkan.

"Kami mengajak seluruh masyarakat dan pihak terkait mendukung kondisi kamtibmas yang sudah kondusif sehingga tercipta ketenangan di tengah-tengah lingkungan masyarakat," pungkasnya (RMD)

Lhokseumawe- Polres Lhokseumawe kembali berbagi sembako kepada sejumlah fakir miskin dan kaum dhuafa di wilayah Desa Tumpok tengoh Kecamatan Banda Sakti Kota Kota Lhokseumawe, Jum'at  (06/05/2018) pukul 09.00 WIB

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan, S.Ik melalui Kasat Sabhara AKP Sofyanto. SE mengungkapkan, sembako tersebut di salurkan langsung tim Patroli Sabhara yang langsung ia pimpin saat bertugas memantau situasi kamtibmas.

Selain menyasar lokasi rawan gangguan kamtibmas, pihaknya juga memantau lokasi fakir miskin dan kaum dhuafa yang berhak diberikan bingkisan sembako tersebut.

"Alhamdulillah di hari Jum'at barokah ini kita sudah berkesempatan berbagi kepada kaum dhuafa. Ada dua sasaran hari ini yang disambangi untuk diberikan sembako,  yakni nenek Saudah (60) dan Nurhayati (60) Warga Tumpok Tengoh."ujar Iptu Sofyanto. SE, Jum'at (06/05/2018) pagi

Iptu Sofyanto menyebutkan, mereka juga mengalami sakit yang menahun. Nenek Saudah tidak mampu berjalan akibat rematik selama 2 tahun,  sedangkan nenek Nurhayati sakit pinggang dan kaki selama 3 tahun. "imbuhnya

Sambungnya,  pemberian sembako tersebut sebagai bentuk kepedulian polisi kepada masyarakat.

"Mudah-mudahan dengan bantuan yang diberikan, dapat mengurangi sedikit  beban warga kurang mereka."pungkas Iptu Sofyanto. SE. (RMD)

,
Aceh Besar – Sebanyak Puluhan personel TNI dari satuan Komando Distrik Militer 0101/BS bersama warga melaksanakan gotong royong bersama membersihkan salah satu situs cagar budaya Mesjid Tuha Indrapuri, berlokasi di Desa Limo Mesjid, Indrapuri, Aceh Besar, Jum’at (06/04/18).

Tidak hanya membersihkan halaman masjid, terlihat mereka sangat semangat membersihkan bagian dalam masjid dan tempat penampungan air yang biasa digunakan untuk mengambil wudhu.

Komandan Koramil 06/Indrapuri Kapten Inf Bonar saat dijumpai di lokasi mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI khususnya Kodim 0101/BS bersama warga desa untuk memelihara kelestarian situs cagar budaya Mesjid Tuha Indrapuri agar tetap terjaga.

“Situs Cagar Budaya merupakan peninggalan dari leluhur kita yang perlu kita jaga, untuk itu, kami bersama warga sekitar secara bergotong royong bersihkan situs tersebut,” kata Kapten Inf Bonar.

Agar hal itu dapat terwujud, lanjutnya, perlu adanya kesadaran dan kepedulian seluruh warga setempat secara bersama-sama menjaga dan memeliharanya, karena jika tidak dijaga, maka peninggalan bersejarah itu akan menjadi suatu tempat yang tidak terurus.

“Mari kita tingkatkan kesadaran dan kepedulian kita, supaya peninggalan bersejarah di desa kita ini bisa tetap kokoh sampai anak cucu kita nanti,” ucap nya. (Rill)

Staf Biro Multimedia Divhumas Mabes Polri Kombes Pol Sugeng H.S beserta rombongan mengunjungi Polres Pidie, Kamis ( 05/04/2018).
StatusAceh.net - Divisi Humas Mabes Polri beserta rombongan mengunjungi Polres Pidie, Kamis ( 05/04/2018) kemarin sekira pukul 15.00 Wib.

Dalam Kunjungan kerjanya ke Mapolres Pidie, Div Humas Mabes Polri yang di wakili oleh Staf Biro Multimedia Kombes Pol Sugeng H.S beserta rombongan melaksanakan peliputan dan publikasi kegiatan Kepolisian serta Masyarakat selama Tahapan Pilkada Pidie Jaya tahun 2018 di Wilayah Kab.Pidie Jaya.

Kegiatan tersebut turut di hadiri oleh Kasubdit PID Bidhumas Polda Aceh, AKBP Sulaiman Yusuf, Waka Polres Pidie, Kompol Tirta Nur Alam, S.E, Kabag Ops Polres Pidie, Kompol Juli Effendi, S.E, Kapolsek Meureudu, AKP Aditia Kusuma, S.I.K, Kasubden BKO Brimobda Polda Aceh, Iptu Ardian, Pimpinan Dayah Darul Ridha Al-Munawarah Al Aziziah, Tgk. Muhammad Yani serta para Tokoh Masyarakat Kab.Pidie Jaya.

Adapun beberapa kegiatan yang dilaksanakan meliputi ;
– Pengecekan Posko OMPR 2018 Polres Pidie di Jl Medan-Banda Aceh Gp. Bunot Kec. Meureudu Kab. Pidie Jaya serta Mako Polsek Meureudu dalam menghadapi Pilkada Pidie Jaya Tahun 2018.
– Peliputan dan publikasi dengan masyarakat pemilih di Keude Kupi Nikmat Meureudu.
– Peliputan dan publikasi dengan Tokoh Agama Kec. Meureudu Tgk. Muhammad Yani selaku Pimpinan Dayah Darul Ridha Al-Munawarah Al Aziziah.

Polisi melakukam olah TKP kecelakaan yang menyebabkan putra Bupati Aceh Singkil meninggal dunia. Foto: Edi Putra
StatusAceh.Net - Innalillahi wainna ilaihi rajiun, Ahmad Jarowi bin dulmusrid (19) putra Bupati Aceh Singkil, meninggal dunia dalam peristiwa kecelakaan yang sepeda motor di jalan lintas Singkil-Subulussalam Desa Sianjo-anjo Kecamatan Gunung Meriah, Jumat (6/4)

Informasi yang dihimpun AJNN, sebelum meninggal dunia, Ahmad Jarowi sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Singkil, sayang Allah berkehendak lain, nyawa putra Bupati Aceh Singkil itu tidak tertolong.

Kapolres Aceh Singkil, AKPB Andrianto Argamuda melalui Kasat Lantas AKP Syukrif yang ditemui di lokasi kejadian membenarkan peristisawa lakalantas itu. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.30 WIB.

"Kejadian sekitar pukul 13.30 WIB, di jalan lintas Desa Sianjo-anjo, korban sempat dilarikan ke RSUD tapi tidak tertolong" ujar Kasatlantas.

Kasatlantas mengatakan saat kejadian, putra bupati tersebut mengendarai sepeda motor honda Verza dengan nomor polisi BL 5131 RK yang melaju dari arah Subulussalam menuju Singkil dengan kecepatan tinggi, saat ditikungan kiri arah Aingkil, cagak sepeda motor mengenai aspal sehingga korban jatuh terseret sepanjang 14 meter ke kanan jalan.

"Dari arah Singkil muncul mobil truk tangki minyak CPO BK 9458 CU yang dikemudikan oleh Ramadi (45), tapi sopir sempat mengelak kekiri bahu jalan Jalur kiri arah subussalam, tidak sampai menabrak korban yang terjatuh, di TKP terdapat goresan terputus-putus, kecelakaan tunggal" ujar Kasatlantas.

Saat ini, jenazah Ahmad Jahrowi telah dibawa pulang ke rumah duka di Desa Sukarejo Kecamatan Simpangakan. Sementara Bupati Aceh Singkil beserta istri sedang kunjungan kerja ke Nias Sumatera Utara dan sedang dalam perjalanan pulang via jalaur laut menggunakan speed boad.| AJNN

SIGLI- Krisis kemanusiaan yang terjadi di Suriah sudah hampir lebih dari enam tahun. Selama itu pula, banyak lembaga-lembaga sosial kemasyarakatan filantropi termasuk dari Pidie, menyalurkan amanah bantuan masyarakat Indonesia untuk saudara muslim di sana.

Kali ini, Lembaga Amal Zakat Infaq dan Sedekah Muhammadiyah (LazisMu) Pidie kembali menyalurkan donasi kaum muslimin Pidie untuk Suriah melalui lembaga MRI-ACT Pidie, Kamis, 5 April 2018.

Penyerahan donasi tersebut diserahterimakan di masjid At Taqwa Muhammadiyah Sigli, diserahkan oleh  Bendahara LazisMu Pidie, Ustadz Sofyan, S.Ag yang diterima langsung oleh ketua MRI-ACT Pidie, Waled Syahrul Fuadi,  S.Pdi.

Donasi berjumlah 14 juta Rupiah yang merupakan sumbangan dari jamaah masjid At Taqwa Muhammadiyah Sigli dan juga donatur diluar Pidie yang ditransfer via nomor rekening.

Selanjutnya,  Ikatan Mahasiswa Pidie (IMAPI) juga menyalurkan donasi masyarakat Pidie sejumlah 8,4 juta Rupiah melalui MRI-ACT Pidie. IMAPI adalah komunitas gabungan beberapa lembaga mahasiswa di Pidie, antara lain Pemerintahan Mahasiswa Fakultas Unigha Sigli, Himpunan Mahasiswa Prodi Al Hilal Sigli, Badan Eksekutif Mahasiswa STIKES Medika Nurul Islam, Senat Mahasiswa Akademi Keperawatan Jabal Ghafur, dan Badan Eksekutif Mahasiswa Akademi Kesehatan Lingkungan Jabal Ghafur Sigli.

Donasi tersebut diserahkan oleh Meri Santiani, Korlap penggalangan dana untuk Suriah, kepada ketua  MRI-ACT Pidie, Waled Syahrul Fuadi,, S.Pdi, bertempat  di Posko MR-ACT Pidie di Jl.Prof.A.Madjid Ibrahim No.9 Kota Sigli.

Ketua MRI-ACT Pidie, Waled Syahrul Fuadi, S.Pdi mengatakan amanah donasi kemanusiaan untuk Ghouta terus mengalir melalui MRI-ACT Pidie yang segera dikirim ke ACT Aceh dan ACT Pusat. Dengan menilik berbagai kebutuhan masyarakat di Suriah, pihak ACT akan mengirimkan bantuan-bantuan untuk Ghouta yang saat ini relawan MRI-ACT memang sudah berada di Suriah membantu korban konflik kemanusiaan di Ghouta, Suriah.

“Alhamdulillah, masih terus mengalir amanah untuk respon kemanusiaan Ghouta melalui MRI-ACT Pidie. Sejak konflik bergulir di Suriah, kita tentu tidak dapat melupakan duka saudara-saudara kita di sana. Berawal dari konflik pada 2012, bantuan demi bantuan terus kami gulirkan sesuai apa yang dibutuhkan di sana. Dari bahan pangan, pakaian hangat, obat-obatan hingga membuka dapur umum serta ambulance amanah para donatur Indonesia sudah disampaikan oleh MRI-ACT,” ujarnya.

Ia menambahkan, selain bantuan makanan, pihak MRI-ACT secara bergulir juga mengirimkan tim relawan kesehatan dalam setiap respon kemanusiaan di Suriah. Namun, faktor keamanan dan ketepatan sasaran dalam penyaluran bantuan menjadi poin penting.

" Terimakasih kepada LazisMu Pidie dan Ikatan Mahasiswa Pidie (IMAPI) atas kepercayaannya kepada MRI-ACT Pidie, smoga Allah membalasnya dengan sebaik-baik balasan. Jazakumullah Khairan," pungkas Waled.(Rill)


JAKARTA- Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan sektor industri kecil dan menengah (IKM) yang terintegrasi dengan teknologi digital di tengah menghadapi era revolusi industri keempat. 

Apalagi, berdasarkan Peta Jalan Making Indonesia 4.0, aspek penguasaan teknologi akan menjadi penentu utama keberhasilan dalam implementasi Industri 4.0 yang akan memberikan arah yang jelas bagi pergerakan Indonesia di masa depan.

“Dalam kegiatan penumbuhan dan pengembangan IKM nasional melalui teknologi digital, Kementerian Perindustrian telah membuat e-Smart IKM,” kata Dirjen IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih ketika menjadi narasumber pada Indonesia Industrial Summit 2018 di Jakarta, kemarin.

Sejak diluncurkan e-Smart IKM pada akhir 2016, nilai transaksi di marketplace tersebut telah melebihi Rp320 juta yang didominasi berasal dari komoditas makanan dan minuman, logam, furnitur, kerajinan, fesyen, herbal, serta produk industri kreatif lainnya.

“Dalam upaya mendorong pelaku IKM kita terlibat di e-Smart IKM, kami telah melaksanakan workshop agar mereka dibekali pelatihan untuk peningkatan daya saing dan produktivitas usahanya,” jelas Gati.

Pada tahun 2017, sebanyak 1.730 IKM telah mengikuti lokakarya e-Smart IKM, yang ditargetkan untuk tahun 2018 dapat menggandeng 4.220 IKM dan tahun 2019 mencapai 10 ribu IKM di seluruh Indonesia.

Selain itu, pembinaan dalam program e-Smart IKM juga meliputi pemantauan data performansi setiap pelaku usaha yang telah tergabung dalam e-Smart IKM.

“Nantinya hasil dapat terlihat berapa jumlah pelaku IKM yang sukses dalam transaksinya atau menjadi champion, dan mereka yang belum sukses dalam transaksinya, bahkan di-suspend,” imbuhnya.

Bagi mereka yang telah sukses, menurut Gati, pihaknya akan memberikan fasilitasi agar mereka dapat mengakses pasar yang lebih luas.

“Akses pasar akan diberikan hingga ke pasar global. Untuk itu, kami memfasilitasi pengembangan produk sesuai standar global dan juga diikuti sebagai peserta pameran internasional,” tuturnya.

Bahkan, mereka pun berpeluang untuk menjadi reseller produk-produk IKM lain, yang diharapkan kisah suksesnya menjadi inspirasi bagi para pelaku IKM untuk tumbuh dan berkembang. 

Sedangkan bagi yang belum sukses atau bahkan di-suspend oleh marketplace, Ditjen IKM akan mengembangkan agregator, yakni platform yang mengumpulkan produk IKM dan memfasilitasi penjualan online.

“Termasuk logistik dan layanan pelanggan, yang dapat dilakukan oleh Koperasi, Tenaga Penyuluh Lapangan (TPL) IKM, dan IKM champion. Kami telah mengidentifikasi beberapa faktor penyebabnya, antara lain ketiadaan waktu untuk berjualan online karena sibuk berproduksi atau sudah memiliki distributor sendiri,” paparnya.

Gati menambahkan, faktor lainnya yang menjadi penyebab belum suksesnya pelaku IKM di pasar online, yaitu dari segi karakteristik produk.

“Maksudnya adalah produknya tidak dijual eceran, atau produknya bersifat business to business (B2B), seperti IKM yang memproduksi mesin dan peralatan produksi,” ujarnya. Hal ini akan coba dipecahkan melalui kerja sama dengan marketplace seperti indonetwork, indotrading, atau alibaba.

Dalam upaya mendorong pelaku IKM nasional masuk ke marketplace, Kemenperin beserta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) sejak tahun 2017 telah bekerja sama untuk memfasilitasi akses internet di sentra IKM seluruh Indonesia.

“Sampai saat ini sudah terpasang di empat titik sentra IKM, dan empat titik lainnya sedang menyusul,” ungkapnya.

Keempat sentra IKM yang sudah terpasang, yaitu di Lombok Timur (Nusa Tenggara Barat), Polewali Mandar (Sulawesi Barat), Bondowoso (Jawa Timur) dan Lampung, serta sisanya yang masih dalam proses pemasangan akses internet adalah di Kepulauan Sangihe (Sulawesi Utara), Kupang (Nusa Tenggara Timur), dan Seram Bagian Barat (Maluku).

*5G di kawasan industri*

Sebelumnya, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyampaikan, pemerintah akan meningkatkan jaringan internet 5G di kawasan industri dalam upaya mendukung implementasi Industri 4.0. Untuk mewujudkannya, Kemenperin akan berkoordinasi dengan Ke

Menkominfo guna membahas regulasinya serta menggandeng PT Telkom selaku operator penyedia layanan internet untuk perencanaan teknisnya.

Menurut Airlangga, dalam upaya penerapan jaringan internet 5G di kawasan industri tersebut, saat ini masih dirancang peta wilayah pemasangannya.

“Industri 4.0 membutuhkan kecepatan data hingga 5G. Kalau datanya pakai yang lemot, ketika mau lihat proses di pabrik dan yang tampil dimonitor akan ada time lag, waktu yang tidak cocok,” ungkapnya.

Menperin menjelaskan, memasuki era digital saat ini harus diimbangi dengan kualitas jarigan internet yang cepat. Pemasangan jaringan internet 5G tersebut terkait dengan pelaksanaan peta jalan Making Indonesia 4.0.

“Pemerintah telah mendorong industri memasuki dunia digital. Ada lima sektor pengembangan industri manufaktur yang akan menjadi percontohan, yaitu industri makanan dan minuman, tekstil dan pakaian, otomotif, kimia, serta elektronika,” paparnya.

Airlangga menambahkan, lima sektor itu merupakan industri andalan yang tengah diprioritaskan pengembangannya di hampir seluruh dunia.

“Sekitar 84 persen ekonomi dunia disokong oleh sektor-sektor tersebut. Ini yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi hingga tiga ribu kali lipat,” ucapnya.

Bahkan, saat ini pengembangan IKM juga menjadi salah satu langkah strategis mewujudkan ekonomi inklusif, yang sifatnya sama dengan e-commerce platform. Dengan demikian, IKM dapat bersaing secara global.

“Untuk itu, industri nasional membutuhkan konektivitas serta interaksi melalui teknologi,” tegas Airlangga.

Pengembangan sektor IKM dalam negeri telah lama berperan penting dalam menopang perekonomian Indonesia. Kemenperin mencatat, jumlah unit usaha IKM di dalam negeri terus mengalami peningkatan setiap tahun. Misalnya, pada tahun 2013, sebanyak 3,43 juta IKM, naik menjadi 3,52 juta IKM pada tahun 2014. Kemudian, mampu mencapai 3,68 juta IKM di tahun 2015, dan bertambah lagi hingga 4,41 juta tahun 2016. Pada tahun 2017 jumlah IKM diperkirakan lebih dari 4,5 juta unit usaha.

Rencana penerapan jaringan internet 5G ini ditargetkan mulai terlaksana saat perhelatan Asian Games 2018 pada Agustus mendatang.

“Pada Asian Games akan kita buat prototype-nya,” pungkasnya. [ Red ]


JAKARTA- Kementerian Perindustrian memfasilitasi kerja sama antara industri pengolah garam nasional dengan petani garam lokal sebagai salah satu upaya mengoptimalkan penyerapan garam hasil produksi dalam negeri. Penyerapan garam hasil produksi dalam negeri oleh industri tersebut, ditargetkan sebanyak 1.430.000 ton pada tahun 2018.

“Kami mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi para industri dan petani garam nasional atas kontribusi selama ini kepada bangsa Indonesia, khususnya pada sektor pergaraman dalam membangun ketahanan industri dan pangan nasional,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto pada acara Penandatanganan Nota Kesepahaman Penyerapan Garam oleh Industri di Jakarta, Kamis (5/4).

Pada tahap awal, sebanyak 10 industri pengolah garam telah berkomitmen menyerap garam dalam negeri sebesar 964.500 ton dari 105 petani garam lokal. Ke-10 industri pengolahan garam yang menandatangani nota kesepahaman tersebut adalah Sumatraco Langgeng Makmur dan Susanti Megah.

Selanjutnya, Budiono Madura Bangun Persada, Niaga Garam Cemerlang, Unichem Candi Indonesia, Cheetam Garam Indonesia, Saltindo Perkasa, Kusuma Tirta Perkasa, Garindo Sejahtera Abadi dan Garsindo Anugerah Sejahtera.

Menperin menjelaskan, garam merupakan komoditas strategis yang penggunaannya sangat luas mulai untuk konsumsi rumah tangga hingga diperlukan sebagai penopang proses produksi di industri aneka pangan, pengeboran minyak, petrokimia, bahkan industri popok bayi. “Kalau makanan tanpa garam, tentu rasanya hambar. Selain itu, tidak ada produk kertas yang tercetak jika tanpa garam,” ungkapnya.

Kemenperin mencatat, kebutuhan garam nasional tahun 2018 diperkirakan sebanyak 4,5 juta ton yang terdiri atas kebutuhan industri sebesar 3,7 juta ton dan konsumsi sekitar 800 ribu ton. Sementara itu, guna mendukung keberlanjutan produksi di sektor industri, pemerintah telah menerbitkan izin impor garam industri pada tahun 2018 sebesar 3,016 juta ton.

Dengan kebutuhan garam yang tinggi tersebut, pemerintah juga berharap ada yang bisa dihasilkan dari produksi dalam negeri. “Dalam hal ini, Bapak Presiden Jokowi telah memberikan arahan untuk dapat mengoptimalkan penyerapan garam lokal hasil dari para petani kita,” jelas Ailrangga.

Lebih lanjut, pemerintah mendorong pengembangan beberapa klaster penghasil garam di dalam negeri. Salah satunya yang memiliki potensi adalah di Kupang, Nusa Tenggara Timur. “Selain itu, kepada industri, ditugaskan untuk kerja sama dengan petani garam sebagai pendukung nilai rantai industri pergaraman dari hulu sampai hilir,” imbuhnya.

Menperin mencontohkan, dengan kinerja industri aneka pangan yang mengalami pertumbuhan cukup tinggi, diharapkan dapat memacu peningkatan produktivitas petani garam dalam negeri. “Meskipun ada berbagai tantangan, seperti faktor curah hujan dan ketersediaan lahan, pemerintah telah memiliki program pembinaan teknis dan resi gudang dalam meningkatkan kualitas garam rakyat,” terangnya.

Airlangga menambahkan, dalam kegiatan penataan lahan, telah didukung melalui fasilitasi pemberian bantuan alat pemurnian garam yang dilakukan di sentra-sentra produksi dalam negeri. Di samping itu, penetapan harga jual garam yang lebih tinggi dibanding harga di berbagai negara produsen garam, juga merupakan upaya memotivasi petani memproduksi garam sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI). 

“Kondisi tersebut tentunya akan meningkatkan daya saing industri garam nasional di samping untuk meningkatkan pendapatan petani,” tegasnya. Untuk itu, pemerintah akan terus melanjutkan program intensifikasi dan ekstensifikasi lahan pegaraman untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas garam nasional dalam memenuhi kebutuhan di dalam negeri.

Dirjen Industri Kimia, Tekstil, dan Aneka (IKTA) Achmad Sigit Dwiwahjono menyampaikan, daerah-daerah penyerapan garam antara lain di Jawa Barat meliputi Cirebon, Indramayu, dan Karawang. Untuk Jawa Tengah terdiri dari Demak, Jepara, Rembang, dan Pati.

Kemudian, Jawa Timur mencakup Sumenep, Pamekasan, Sampang, Bangkalan, dan Surabaya. Di Sulawesi Selatan terdiri atas Takalar dan Jeneponto. Sedangkan, Nusa Tenggara Barat dari Bima, serta Nusa Tenggara Timur terdiri dari Nagekeo dan Kupang.

Menurut Sigit, upaya penyerapan garam lokal tersebut sesuai dengan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2018 tentang Tata Cara Pengendalian Impor Komoditas Perikanan dan Komoditas Pergaraman Sebagai Bahan Baku dan Bahan Penolong Industri. “Dalam hal ini menjamin ketersediaan dan penyaluran sumber daya alam untuk industri dalam negeri khususnya garam untuk bahan baku dan bahan penolong industri,” paparnya.(Red/Rls)

Banda Aceh - Peragaan busana bukan semata bertujuan untuk memperkenalkan Aceh di mata dunia. Lebih dari itu, peragaan busana merupakan sarana untuk memperkenalkan budaya Aceh yang Islami, meningkatkan kreativitas dan membuka lapangan kerja.

Demikian disampaikan Ketua Dekranasda Aceh, Darwati A Gani, dalam sambutannya saat membuka Afternoon Tea Fashion, yang diselenggarakan Indonesian Fashion Chamber (IFC) Chapter Aceh, di Lobby Meuligoe Gubernur Aceh, Kamis (5/4/2018) sore.

"Afternoon Tea Fashion ini menjadi salah satu sarana memperkenalkan para desainer muda lebih luas, tidak hanya di Aceh tapi juga di Indonesia. Bagaimana hasil karya para desainer Aceh ini dapat menyampaikan kepada khalayak, bahwa inilah Aceh yang berlandaskan Syari'at Islam. Saya sangat berharap para desainer Aceh mampu menjadikan Aceh sebagai acuan fashion muslim di Indonesia," ujar Darwati.

Penasehat IFC Aceh itu mengungkapkan, para desainer yang tampil hari ini sebenarnya sudah sangat mewarnai dunia fashion Aceh, bahkan beberapa di antaranya telah go nasional dan eksis di beberapa online shoping terkemuka di Indonesia, bahkan memiliki gerai di beberapa pusat perbelanjaan di Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Darwati juga mengimbau kepada para desainer agar membantu Dekranasda Aceh dalam upaya mendukung Usaha Kecil dan menengah di Aceh, sehingga mampu meningkatkan pendapatan masyarakat.

"Insya Allah, dukungan kawan-kawan desainer Aceh bisa membantu meningkatkan kreativitas dan mengembangkan industri-industri kecil, dan mengembangkan usaha-usaha konveksi di Aceh. Dengan demikian, tentu akan berpengaruh pada peningkatan lapangan kerja dan menekan angka kemiskinan di Aceh. Hal ini tentu akan turut membantu Pemerintah Aceh mewujudkan Aceh Hebat," imbuh Darwati.

Menurut Darwati, penyelenggaraan Afternoon Tea Fashion di teras Meuligoe Gubernur Aceh adalah bentuk dukungan Pemerintah Aceh dan terhadap kretivitas generasi muda yang selalu mengedepankan identitas ke-Acehan, terutama dalam hal busana muslim.

"Alhamdulillah, meski tanpa persiapan panjang, akhirnya acara Afternoon Tea Fashion bisa kita laksanakan," pungkas Darwati A Gani.

Kegiatan yang mengangkat tema We are First ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua Dekranasda Aceh, Ketua Dharm Wanita Persatuan Aceh, serta sejumlah pegiat busana lainnya. Setidaknya ada lima hasil karya desainer Aceh yang ditampilkan dalam ajang Afternoon Tea Fashion IFC hari ini, yaitu Sartiwi Gadeng, yang mengangkat tema 'Si Moelu Uroe ngon Malam' selanjutnya ada Syukriah Rusydi dari Reborn29.

Selanjutnya, ada Fajri Yahya dengan brand andalannya Ijakroeng. Untuk tahun 2018 ini Ijakroeng fokus mengangkat dan mengampanyekan Cap Sikureung, yaitu stempel resmi Kesultanan Aceh.

Selain itu, ada pula ada desainer Yulidar Oesman dengan karya yang bertemakan budaya, etnik dan elegan serta mengangkat perpaduan motif sirih, melati dan rencong Aceh.

Terakhir, ada desainer Novita Bachtiar, yang menawarkan busana pesta dengan konsep modest konvensional dan inovasi frugal, dengan tetap mengedepankan material lokal dalam setiap produk yang diciptakan.[Rill]

Banda Aceh - Kepolisian memutuskan memulangkan sejumlah mahasiswi pekerja seks komersial yang ditangkap disalah satu hotel di Aceh Besar beberapa waktu lalu. Mereka akan menjalani pembinaan dan diserahkan kepada orang tua masing-masing.

“Polisi telah memanggil orang tua mahasiswi pekerja seks dan merek membuat surat pernyataan tidak mengulangi kesalahan. Mereka menandatangani surat ini,” kata Kepala Polisi Resor Kota  Banda Aceh, Ajun Komisaris Besar Polisi Trisno Riyanto, saat bertemu anggota Komisi VII DPR Aceh, Kamis, 5 April 2018.

Namun polisi enggan membeberkan daftar nama pelanggan PSK. Menurut polisi, itu adalah aib. Trisno menegaskan polisi akan terus mencegah praktik prostitusi di Banda Aceh. Trisno menilai kegiatan ini sangat mencoreng syariat Islam.

Politikus PKS Gufran Zainal mengatakan dalam acara silaturrahim dengan Kapolresta Banda Aceh sekaligus menjenguk mucikari, Polresta Banda Aceh saat ini juga sudah menahan dua PSK lainnya yang juga merupakan tersangka karena menerima uang dan saat ini berada di Lapas Lhoknga.

“Kami mengapresiasi kerja Polresta yang juga mendukung penegakan syariat islam dengan menangkap Mucikari PSK di Banda Aceh,” katanya. Gufran juga mengharapkan, agar Polresta Banda Aceh mengungkapkan 3 pelaku lagi yang masih menjadi PSK.

Sebagai salah satu fungsi pengawasan di DPR Aceh, ia juga mengatakan, Komisi VII akan terus menyosialisasi manajemen hotel, penginapan, dan pemilik indekos agar menjaga aturan-aturan yang berlaku sesuai syariat islam di Aceh sehingga meminimalisir. “Kita berharap patroli dan razia gabungan dari Polresta terus dilakukan khusus di kota Banda Aceh sebagai ibukota provinsi Aceh lebih ketat lagi,” katanya.

Menurut Gufran, apa yang dilakukan oleh Polresta hari ini teguran juga bagi pengusaha-pengusaha hotel di Banda Aceh. “Jika kita sudah sosialisasi, tapi masih terulang lagi, kita cabut saja izin hotel itu”, katanya

Sementara itu, Andre (nama samaran) Mucikari yang ditangkap bersama 7 PSK yang terlibat prostitusi online beberapa waktu lalu mengatakan, praktek haram itu sudah dilakoninya dua atau tiga tahun terakhir ini. Adapun tempat yang dijadikan lokasi oleh pelanggannya adalah di hotel berbintang yang ada di kota Banda Aceh. “Paling sering pelanggan ke Hotel berbintang, karena kalau yang banyak uang mereka suka kesitu,” kata Andre kepada sejumlah wartawan.| [sumugah]


Jakarta — Pemerintah terus mendorong para pelaku usaha, khususnya entrepreneur muda, untuk terus tumbuh dan berkembang. Indonesia, sebagaimana disebut oleh Presiden Joko Widodo, masih membutuhkan banyak entrepreneur untuk memajukan perekonomian nasional.

“Negara kita ini membutuhkan entrepreneur yang harusnya tiap tahun meningkat. Hampir di semua negara maju memang standarnya memiliki entrepreneur di at9as 14 persen. Kita sekarang ini angkanya masih 3,01 persen,” kata Presiden usai menerima Pengurus Pusat dan Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 5 April 2018.

Karena itu, Presiden mengapresiasi kepedulian yang ditunjukkan HIPMI dengan mengajak sejumlah pihak untuk turut terjun ke dalam dunia usaha. Hal itu dilakukan dengan melakukan kunjungan ke lokasi seperti sekolah, kampus, dan bahkan pesantren.

“Ada HIPMI Goes to School, HIPMI Goes to Campus, nanti ada HIPMI Goes to Pesantren. Saya kira ini nanti akan memengaruhi anak-anak muda untuk menyukai bidang kewirausahaan,” tuturnya.

Pertemuan dengan Presiden itu juga dimanfaatkan HIPMI untuk menyampaikan kendala-kendala yang mereka hadapi di lapangan, utamanya di daerah-daerah. Rombongan HIPMI yang dipimpin oleh Bahlil Lahadalia selaku Ketua Umum Badan Pengurus Pusat HIPMI menginginkan partisipasi yang lebih banyak dalam pembangunan nasional yang dilakukan pemerintah.

“Tadi adik-adik saya ini menyampaikan keluhan-keluhan yang ada di daerah. Artinya ada proyek-proyek besar di daerah tetapi pengusaha lokal tidak dilibatkan. Ini yang mau saya luruskan dengan Kementerian, baik BUMN, PU, dan Perhubungan agar memperbesar peredaran uang yang ada di daerah sehingga pembangunan betul-betul bermanfaat bagi semuanya,” kata Presiden.

Tentunya, Kepala Negara akan mencari tahu penyebab pengusaha-pengusaha di daerah kurang dilibatkan dalam pembangunan. Namun, Presiden menyangsikan apabila kendala tersebut terjadi karena kurangnya kemampuan para pengusaha-pengusaha muda itu.

“Tapi saya melihat kalau dari yang tadi disampaikan oleh HIPMI saya kira mereka memiliki kemampuan. Nanti saya lihat secara detail dengan menteri-menteri,” ucapnya.

Turut mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto.(Red/Rls)

Ilustrasi
Banda Aceh - Kepala Biro Pelayanan Barang dan Jasa diminta untuk bekerja profesional. Cara mewujudkannya adalah dengan memperlakukan para peserta lelang secara adil dan tidak memihak, tanpa kecuali bila ada  oknum-oknum yang membawa-bawa namanya.

Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Aceh Ir Nova Iriansyah, MT saat meninjau persiapan pelaksanaan lelang di Biro ULP Setda Aceh, Kamis (5/4/2018).

"Jika ada yang datang dengan membawa nama Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, abaikan saja," tegas Nova Iriansyah.

Wagub Nova menyebutkan, semua masyarakat yang mempunyai persyaratan lengkap, maka memiliki hak untuk mengikuti proses lelang. Menurut Nova, mereka juga memiliki peluang yang sama untuk menang. Dia juga meminta jika nantinya ada pihak-pihak yang mengintimidasi, maka panitia diminta untuk segera melapor.

Selain berpesan bekerja profesional, para pegawai Biro ULP diminta menata ruang kerjanya secara teratur dan nyaman. Kamar mandi dijaga kebersihannya dan instrumen kerja ditata dengan baik. Kerapian ruangan dapat meningkatkan semangat kerja dan  membuat nyaman masyarakat yang dilayani. Menurut Wagub Nova, kerapian ruangan kerja merupakan salah satu cerminan profesionalitas orang-orang yang beraktivitas di dalamnya.

Setelah meninjau ULP, Wagub Nova juga mengunjungi sejumlah SKPA bersama Juru Bicara Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani. Salah satu SKPA yang dikunjungi adalah Dinas Perkim. Di dinas tersebut, Wagub Nova meminta segala tahapan dilakukan tepat waktu dan profesional.

Sebelumnya, pada Senin 2 April kemarin, Pemerintah Aceh telah mengumumkan lelang terbuka atas proyek 2018. Sebanyak 2.872 paket dengan nilai Rp. 4,9 triliun telah diumumkan. Gubernur menyebutkan, Pemerintah Aceh telah bertekat melaksanakan lelang secara jujur, transparan, akuntabilitas dan sesuai arahan yang berlaku.

Para panitia lelang diminta bekerja profesional tidak diperbolehkan 'bermain mata'. Seluruh lapisan masyarakat, sebut gubernur, mengawasi lelang tersebut. Karena itu, lelang terbuka itu harus murni dan menggunakan azas hana fee (tidak ada fee).[Rill]
loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.