Latest Post

Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Bambang Tri Banda Aceh Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Carona Cuaca Cut Meutia Daerah Dana Bos Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Feature Fito FORMATPAS Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan Hindia History Hotel Hukum HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Iran Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa JARI Jawa Timur Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Kisah Inspiratif Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malaysia Malware WannaCry Masjid Milad GAM Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik MUI Musik Muslim Uighur Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebriti Senator Sosok Sport Status-Papua Sumatera Sunda Empire Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TMMD reguler ke-106 TNI Tokoh Tsunami Aceh Ulama USA Vaksin MR vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

Dirut Pt. PIM Husni Ahmad Zaki
Aceh Utara - Suatu hari, Baginda Rasulullah Muhammad SAW, menyampaikan sebuah kisah tiga pria yang terperangkap dalam sebuah gua. Ketiganya terperangkap karena pintu gua tertutup bongkahan batu besar.

Kisah ini sesuai hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dari Anas bin Malik tentang tiga pria bertawasul (meminta pertolongan Allah) dengan amalnya masing-masing.

Pria pertama mengungkit amal kebaikannya sebagai pemerah susu yang miskin. Namun dia setia dan berbakti pada orangtua, karena tidak akan memberi makan anaknya kecuali sudah memberi makan orangtuanya dulu.
 
Lalu terjadi keajaiban batu yang menutupi mulut gua bergerak sedikit.

Pria kedua mengungkit kebaikannya tidak berzina walau ada kesempatan dengan wanita cantik. Keajaiban terjadi lagi pintu gua sedikit terbuks celahnya.

Giliran pria ketiga, dia mengaku belum membayar upah pekerja, karena buruh itu pergi tanpa kembali.

Sambil menunggu dia kembali, uang upah tadi dijadikan modal membeli seekor domba. Lalu dipelihara hingga besar dan berkembang serta melahirkan banyak anak. Sampai menjadi sebuah peternakan domba dalam jumlah banyak.

Lalu ketika buruh itu datang menagih upahnya. Pria ketiga itu dengan ikhlas menyerahkan semua peternakan itu.

Si buruh kaget dan kegirangan karena tidak menyangka upahnya yang kecil dibayar dengan sebuah peternakan besar.

Karena kebaikan pria ketiga ini, akhirnya ALLAH SWT membuka pintu gua hingga ketiga hamba itu bisa keluar dan selamat.
Area Pabrik NPK

Kisah ini seakan menjadi inspirasi bagi PT. Pupuk Iskandar Muda (PIM) yang telah berdiri dan beroperasi selama 38 tahun.

Karena kehadiran PT. PIM di Krueng Geukuh Kecamatan Dewantara, Aceh Utara telah memberikan kesejahteraan yang layak bagi masyarakat Aceh khususnya warga lingkungan.

PT. PIM ini dititipkan kepada Dirut Pt. PIM Husni Ahmad Zaki seorang putera Aceh. Alhasil,  PT. PIM 1 bukan hanya berkembang tapi sedang melahirkan NPK PIM 2.

Dirut PT. PIM Husni Husni Ahmad Zaki mengatakan PT Pupuk Iskandar Muda, merupakan salah satu anak usaha PT Pupuk Indonesia (Persero).

Saat ini sedang membangun Pabrik Pupuk NPK Chemical dengan kapasitas 500.000 ton per tahun di lahan seluas 12 hektar lokasi yang terintegrasi dengan Pabrik Amoniak/Urea Existing Krueng Geukueh Aceh Utara.
 
Pabrik NPK yang sedang dibangun dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti : dermaga yang dapat bersandar kapal dengan bobot 40.000 DWT sebagai fasilitas bongkar muat bahan baku padat dan cair, Gudang Bahan Baku padat kapasitas 50.000 ton KCl dan 25.000 ton ZA, tangki penampung bahan baku cair asam sulfat 2 x 10.000 ton dan asam posfat 2 x 20,000 ton serta gudang penampung produk 25.000 ton produk curah dan 15.000 ton produk in-bag.

Pabrik NPK ini nantinya akan mampu menproduksi pupuk majemuk NPK dengan formula 15-15-15 yang banyak digunakan untuk sector pangan, disamping itu juga mampu menproduksi pupuk NPK formulative untuk perkebunan seperti 13-6-27+Mg dan 12-12-7-Mg, yang akan dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan pupuk NPK di Kawasan Sumatera Bagian utara.

Untuk memenuhi kebutuhan bahan baku pada saat beroperasi maka bahan baku sumber N berupa amoniak, urea akan dipasok dari internal PIM atau dari produk anggota grup holding Pupuk Indonesia.

Adapun ZA, asam sulfat dan sumber Posfat berupa asam posfat akan disuplai dari anak usaha Group Pupuk Indonesia sedangkan KCl akan dipasok dari negara asia timur, Belarusia dan Laos.

Proses Pembangunan Pabrik NPK PIM dilaksanakan oleh kontraktor utama PT PP (Persero) Tbk dalam waktu 28 bulan sejak Maret 2019.

Saat  ini sudah mencapai kemajuan (progress) sebesar  25% dan sesuai target proses pembangunan akan selesai dan berproduksi secara komersil pada Semester 2 tahun 2021.

Perjuangan PT. PIM melahirkan NPK PIM seumpama kisah pria ketiga yang bertawashul atas kebaikan kecil menjadi kebaikan yang berlipat ganda.

Karena NPK PIM dilahirkan sebagai terobosan mengentas kemiskinan dan membrantas pengangguran di Aceh.

Ada pameo timur tengah berbunyi Likulli ‘amalin tsawaabun, wa likulli kalaamin jawaabun artinya Setiap pekerjaan itu ada balasannya, dan setiap perkataan itu ada jawabannya. 

"Idzaa shadaqal ‘azmu wadhahas sabiilu" artinya Jika benar kemauannya niscaya terbukalah jalannya.

Atas  amal kebaikan ini semoga ALLAH S. W. T membalasnya dengan membuka pintu kesejahteraan bagi masyarakat Aceh. [ZN]

Tentara paramiliter India berpatroli di jalan yang dirusak dalam kekerasan Selasa di New Delhi, India, Kamis (27/2/2020). (AP Photo/Altaf Qadri)
STATUSACEH - Muhammad Zubair tengah berjalan pulang dari masjid tak jauh dari rumahnya di New Delhi saat ia berpapasan dengan sekelompok massa. Untuk menghindarinya, Zubair memilih berbalik arah. 
 
Sayangnya, keputusan itu merupakan sebuah kesalahan. Detik berikutnya ia sudah merunduk di jalanan. Tangannya melingkar di atas kepala untuk melindungi tengkoraknya dari pukulan bertubi-tubi yang dilakukan sekitar 20 hingga 25 pemuda menggunakan tongkat kayu dan besi. Dari batok kepalanya sudah mengucur darah segar. Ia tetap bergeming. Sementara ratusan massa lainnya hanya menonton di belakang para penyerangnya. 
 
Peristiwa penyerangan itu terjadi tak jauh dari New Delhi, India pada Senin siang (24/2/2020) waktu setempat. Momen dramatis itu kemudian diabadikan oleh fotografer Reuters yang kemudian viral di media sosial. 
 
“Kupikir aku akan mati,” ujar Zubair kepada Reuters yang dilansir The New York Times saat ditemui di sebuah rumah sakit tempatnya dirawat. Kepalanya masih penuh dengan perban. “Mereka melihatku sendirian. 
 
Mereka lihat peciku, janggut, dan shalwar kameez (pakaian tradisional India).
Mereka melihatku sebagai seorang Muslim dan kemudian mereka mulai menyerang, meneriakkan slogan-slogan. Padahal aku tidak menyakiti mereka. Tidak mengatakan apapun juga,” ungkap pria 37 tahun itu. 
 
“Benar-benar sebuah keajaiban aku bisa selamat.” Penyerangan terhadap Zubair merupakan rangkaian peristiwa bentrokan yang terjadi sejak Ahad (23/2/2020) di tiga area yang ditempati mayoritas Muslim sekitar 18 kilometer dari New Delhi. 
 
Bentrokan ini dipicu serangan terhadap kelompok Muslim penolak Undang-Undang Citizienship Amendement Bill (CAB) oleh kelompok Hindu pendukung UU tersebut di tengah kunjungan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. 
 
Bentrokan itu terjadi sepanjang tiga hari berturut-turut dan hingga kini telah menewaskan lebih dari 30 orang dari kedua belah pihak maupun polisi. Bentrokan meluas, massa mulai membakar masjid-masjid. 
 
Dalam sebuah video viral yang diunggah pegiat HAM India @arjunsethi18 di media sosial, seorang pemuda bahkan sempat mencabut simbol bulan bintang di sebuah masjid. Bersamanya, seorang laki-laki mengibarkan Bendera Saffron, lambang kelompok sayap kanan Hindu India.

Baca selengkapnya di artikel "Kerusuhan Delhi: Memahami Biang Keladi Konflik Hindu-Muslim India"

Jakarta - PT Angkasa Pura (AP) II Bandara Sultan Iskandar Muda melakukan koordinasi dengan maskapai, untuk memberikan asistensi kepada jemaah umrah yang sudah terlanjur tiba di bandara, namun tidak diberangkatkan. Hal itu dilakukan untuk menindaklanjuti keputusan Pemerintah Arab Saudi yang menghentikan sementara layanan umrah sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Corona.

Manager of Airport & Service Bandara Sultan Iskandar Muda Aceh, Surkani mengatakan, jika terdapat jemaah umrah yang sudah tiba namun tidak jadi berangkat, pihaknya akan mengembalikan ke daerah masing-masing.

“Kepada jemaah umrah yang terlanjur tiba di bandara, dilakukan asistensi agar proses kembali pulang ke tempat asal masing-masing dapat berjalan lancar,” kata Surkani dalam keterangannya, Jumat, 28 Februari 2020.

Pihaknya juga mengimbau agar para jemaah yang hendak berangkat untuk berkoordinasi terlebih dulu dengan biro perjalanan. “Kepada jemaah umrah yang belum tiba di bandara kami imbau untuk berkoordinasi dengan agen perjalanan guna mempersiapkan segala sesuatunya,” kata Surkani.

Pihaknya akan selalu memonitor perkembangan jemaah yang akan berangkat dari Bandara Sultan Iskandar Muda.

Sementara itu, General Manager Iskandaria Group Umrah dan Travel, Herdiansyah mengakui kebijakan yang dikeluarkan oleh Arab Saudi tentu berdampak bagi pemilik travel, apalagi yang dalam waktu dekat akan melangsungkan penerbangan ke Mekah.

Kebijakan itu, kata dia, membuat pihaknya harus memberi pengertian lebih kepada jemaah yang hendak berangkat. Bahkan, sudah ada jemaah dari biro perjalanannya yang menanyakan kepastian kapan akan berangkat.

“Kita ada jemaah tanggal 29 Februari harusnya berangkat, tapi pihak air line memberi kelonggaran untuk di-reschedule. Jemaah sudah kita sampaikan, satu dua orang ada yang tanya-tanya ke kita, tapi kita sudah klarifikasi. Mereka (jemaah) memahami, akan hal ini. Harapan kita ini tidak terlalu lama,” ujarnya.

Namun, ia juga berharap ada kepastian dari Arab Saudi kapan penghentian umrah itu ditarik kembali, agar tidak ada pihak yang dirugikan. Karena, dia meyakini banyak agen travel lainnya yang masih bertanya-tanya soal kepastian larangan itu dicabut kembali.

“Karena ini sifatnya sementara dan bukan permanen, kita harap tidak lama. Kita juga butuh kepastian dari Pemerintah Arab Saudi,” ujarnya. | Vivanews

Walikota Pariaman Genius Umar (ketiga dari kanan) berfoto bersama dengan Ketum PPWI Wilson Lalengke dan kawan-kawan LMP dalam kesempatan silaturahmi di rumah dinas Walikota Pariaman, Rabu (26/2/2020)
Pariaman – Ketum PPWI Wilson Lalengke didampingi Ketua DPD PPWI Sumbar, Syafrizal Buya, Ketua Laskar Merah Putih (LPM) Mada Sumbar, Zaidina Hamzah dan Dansus LMP Mada Sumbar Jejeng Fadli Chaniago, menyambangi kediaman resmi Walikota Pariaman, Genius Umar, Rabu (26/2/2020).

“Beliau (Genius Umar) adalah teman lama saya waktu sama-sama bekerja di DPD RI. Genius adalah pekerja ulet, konsekwen dan sangat pintar. Benar-benar cocok dengan namanya, Genius,” kata Wilson yang salah satu agenda utamanya ke Sumbar adalah menghadiri pelantikan pengurus DPC PPWI Tanahdatar.

Menyambut apa yang disampaikan Wilson, dalam kesempatan temu ramah itu, Safrizal Buya juga ikut memberikan penilaian atas kinerja Genius Umar. Dikatakan Buya, lakek tangan Genius selama menjabat Walikota Pariaman, benar-benar telah dirasakan masyarakat. Banyak perubahan dan prestasi besar yang berhasil ditorehkan Genius.

“Semenjak dipimpin Genius, Pariaman kian tacilak. Pembangunan juga cukup melesat. Atas prestasi ini, kami memberikan apresiasi kepada Pemko Pariaman dibawah kepemimpinan Genius Umar,” tandas Buya.

Sementara Ketua LMP MADA Sumbar, Hamzah mengatakan, Genius merupakan sosok pemimpin yang dikenal dengan masyarakat. Selain asik diajak bicara dan berdiskusi, tokoh yang dinilai memiliki intelektualitas tinggi dan dicintai masyarakat Kota Pariaman itu, juga dikenal sebagai pribadi yang rendah hati.

“Secara pribadi, saya sangat mengagumi beliau (Genius Umar). Kiprah kepemimpinannya sudah teruji. Karakternya sangat kuat, beliau juga disayangi masyarakat,” kata Hamzah.

Diketahui, Genius Umar sudah hampir dipastikan akan maju mendampingi Irjen Fakhrizal, sebagai bakal calon Wakil Gubernur Sumbar pada Pilgub Sumbar 2020. Pasangan Fakhrizal – Genius, merupakan satu-satunya pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang maju dari jalur independen. (RYAN/Red)

Foto: Barang bukti sabu 35 kg yang disita Polda Aceh. (Dok. Polda Aceh)
STATUSACEH - Seorang bandar serta dua kurir sabu seberat 35 kilogram ditangkap di SPBU di Aceh Utara dan Lhokseumawe, Aceh. Pelaku menyelundupkan sabu lewat jalur tikus.

"Bandar yang kita tangkap berinisial Muh alias Amat (35). Dia pemesan atau pemilik sabu. Sedangkan dua kurir yaitu Hus (43) dan MB (31)," kata Kapolres Aceh Tamiang AKBP Zulhir Destrian kepada detikcom, Kamis (27/2/2020).

Menurut Zulhir, penangkapan ketiga pelaku berawal dari informasi yang diperoleh anggota opsnal satuan Resnarkoba Polres Aceh Tamiang terkait adanya penyelundupan sabu dalam jumlah besar. Setelah dilakukan penyelidikan, diketahui sabu tersebut hendak dibawa ke Kecamatan Geudong, Aceh Utara dengan menggunakan mobil.

Polisi kemudian membuntuti mobil yang dipakai para pelaku hingga ke sebuah SPBU di wilayah Kecamatan Geudong, Aceh Utara. Di sana, dua pelaku Hus dan MB memindahkan sabu ke mobil lain.

Setelah memindah sabu itulah keduanya disergap polisi. Penangkapan tersebut terjadi pada Rabu (26/2) kemarin. Kepada polisi, Hus mengaku membawa sabu atas perintah bosnya yang berada di Malaysia.

"Hus mengaku kalau dia disuruh oleh bosnya yang berdomisili di Malaysia lewat handphone. Dia diperintahkan untuk menerima sabu tersebut dan kemudian mengirimkan kepada para pemesan yang ada di Aceh dan Medan," jelas Zulhir.

Sementara itu, DirNarkoba Polda Aceh Kombes Rudi Ahmad Sudrajat, mengatakan, setelah menangkap kedua pelaku, polisi melakukan pengembangan. Tim opsnal meminta Hus untuk menghubungi Amat yang diketahui sebagai pemesan.

Dalam percakapan, Hus mengajak Amat untuk bertemu di SPBU di Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe. Begitu Amat tiba di lokasi, polisi langsung menyergapnya.

"Ketiga pelaku ditangkap di dua SPBU. Dari tangan pelaku kita menyita barang bukti 35 bungkus sabu seberat 35 kilogram dalam kemasan teh cina," jelas Rudi.

Ketiga pelaku beserta barang bukti dibawa kini diamankan di Satuan Resnarkoba Polres Aceh Tamiang untuk untuk menjalani pemeriksaan. | detik.com

Korban tewas akibat bentrokan antara umat Muslim dan Hindu di wilayah pinggiran New Delhi, India dilaporkan bertambah lagi menjadi 20 orang. (AP Photo/Anupam Nath)
STATUSACEH - Korban tewas akibat bentrokan antara umat Muslim dan Hindu yang dipicu protes atas Undang-Undang Kewarganegaraan di wilayah pinggiran New Delhi, India, dilaporkan bertambah lagi menjadi 20 orang. Sedangkan korban luka-luka dalam kejadian itu mencapai 189 orang, 60 di antaranya akibat tertembak aparat.

Seperti dilansir AFP, Rabu (26/2), unjuk rasa menentang undang-undang kewarganegaraan yang disahkan dimulai sejak Minggu pekan lalu. Namun, aksi tersebut berujung bentrokan dan kerusuhan antara umat Muslim dan Hindu di wilayah timur laut New Delhi.

Kedua belah pihak saling serang dengan batu dan berbagai benda, serta merusak bangunan dan kendaraan.

Korban luka bukan hanya warga sipil, tetapi juga polisi. Ada juga laporan polisi melakukan kekerasan terhadap warga Muslim dan jurnalis yang tengah meliput.

Menurut laporan AFP, situasi di kawasan pinggiran New Delhi itu mencekam. Penduduk setempat khawatir karena polisi tak kunjung menutup jalan dan memisahkan kedua kelompok massa yang bertikai.

Seorang pemadam kebakaran juga dilaporkan luka akibat diserang massa. Selain itu, lima truk pemadam rusak diamuk massa.

UU kontroversial itu mengizinkan India memberi status kewarganegaraan terhadap imigran yang menerima persekusi di negara asalnya seperti Bangladesh, Pakistan, dan Afghanistan.

Beleid itu disahkan oleh pemerintahan Narendra Modi yang beraliran sayap kanan. Partai pengusungnya, Bharatiya Janata (BJP), dituduh bersikap diskriminatif terhadap umat Muslim.

Namun, UU itu hanya berlaku bagi imigran pemeluk agama Hindu, Kristen, dan agama minoritas lainnya selain Muslim.

Kerusuhan ini terjadi bertepatan dengan kunjungan Presiden Amerika Serikat Donald Trump ke India.

Selain UU Kewarganegaraan, pertikaian antara umat Muslim dan Hindu di India juga kerap dipicu masalah konsumsi sapi. Umat Muslim menganggap sapi adalah hewan yang halal untuk dikonsumsi. Sedangkan umat Hindu menganut ajaran vegetarian karena tidak memakan bahan makanan dari sumber yang bernyawa.

Di mata umat Hindu, sapi adalah simbol kehidupan dan kekuatan yang harus dilindungi. Dalam kitab Weda, sapi disebut sebagai titisan Aditi yang merupakan ibu dari seluruh dewa.

Sejumlah negara bagian di India melarang perdagangan, penyembelihan dan konsumsi daging sapi. Kelompok konservatif di India mendesak Modi mengesahkan aturan yang melarang penyembelihan sapi. | CNN Indonesia
loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.