Latest Post

Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Bambang Tri Banda Aceh Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Cuaca Cut Meutia Daerah Dana Bos Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Feature Fito FORMATPAS Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan History Hotel Hukum HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa JARI Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Kisah Inspiratif Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malware WannaCry Masjid Milad GAM Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik MUI Musik Muslim Uighur Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebriti Senator Sosok Sport Status-Papua Sumatera Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TNI Tokoh Tsunami Aceh Ulama Vaksin MR vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

Antioksidan pada jamur dapat memperlambat penuaan kulit. (Foto: Dok. FreeFoodPhotos.com)
StatusAceh.Net - Kepopuleran jamur di dunia kesehatan dan juga kuliner telah dirasakan sejak berabad-abad lalu sejak era Mesir Kuno. Konon, legenda mengatakan bahwa Firaun sangat menyukai kelezatan olahan jamur. Sampai-sampai menetapkan royalti untuk jamur dan melarang rakyat jelata untuk memakannya, melansir Mother Nature Network.

Kini, produksi jamur terjadi secara masal terjadi di berbagai negara. Ada sekitar 300 hingga 2.000 jenis jamur yang dapat di makan, namun hanya sekitar 10 jamur yang ditanam secara komersial. Jamur kancing, jamur tiram, dan shiitake menjadi jenis jamur yang paling banyak diolah.

Selain rasanya yang dinilai nikmat, beberapa jenis jamur juga memberikan khasiat sehat bagi tubuh. Berikut sejumlah manfaat konsumsi jamur.

1. Lawan kanker

Jamur memiliki sifat melawan kanker. Sebuah studi tahun 2010 yang diterbitkan dalam jurnal Experimental Biology and Medicine menguji lima jenis jamur yaitu maitake, crimini, portabella, tiram serta jamur kancing putih dan menemukan bahwa jenis-jenis tersebut dapat menekan pertumbuhan dan reproduksi sel kanker payudara.

Menurut pusat kanker Memorial Sloan Kettering di New York, kandungan lentinan dalam jamur shiitake juga dapat membantu memperpanjang kelangsungan hidup pasien dengan kanker bila dikonsumsi bersamaan dengan kemoterapi. Bahkan efek anti-tumor dalam jamur telah disetujui sebagai penguat imun untuk kanker lambung di Jepang sejak 1985.

"Lentinan tidak membunuh sel kanker secara langsung. Sebaliknya, ini meningkatkan sistem kekebalan tubuh, yang dapat membantu memperlambat pertumbuhan tumor. Lentinan juga membunuh virus dan mikroba secara langsung dalam studi laboratorium," menurut pusat kanker.

2. Tingkatkan imun

Kandungan Lentinan dan beta glukan pada jamur dapat menambah kekebalan tubuh orang sering mengonsumsinya. Beta-glukan adalah gula yang ditemukan di dinding sel jamur yang juga membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Lentinan bisa Anda temukan dalam jenis jamur shiitake, sedangkan beta-glukan ditemukan dalam banyak varian jamur, seperti jamur kancing.

3. Menurunkan kolesterol

Jamur merupakan bahan makanan bebas kolesterol. Tak hanya 'bebas', namun jamur juga merupakan sumber kitin dan beta-glukan, yaitu serat yang mampu menurunkan kolesterol.

Sebuah studi tahun 2012 dalam International Journal of Medicinal Mushrooms menemukan bahwa jamur tiram merah muda dapat mengurangi jumlah kolesterol total dan kolesterol buruk LDL pada tikus hiperkolesterolemia.

Jamur jenis shiitake mengandung senyawa yang membantu hati memproses kolesterol dan mengeluarkannya dari aliran darah, menurut Andrew Weil, M.D., pendiri dan direktur Pusat Pengobatan Integratif Arizona di Pusat Ilmu Kesehatan Universitas Arizona.

4. Tinggi vitamin B dan D

Jamur adalah salah satu dari sedikit sumber makanan yang mengandung vitamin D. Walau tubuh dapat memproduksi vitamin D melalui paparan sinar matahari pagi, namun orang-orang yang jarang terpapar bisa kekurangan vitamin ini, sehingga membutuhkan makanan yang mengandung vitamin D.

Vitamin D sangat penting bagi tubuh karena membantu tubuh menyerap kalsium dan meningkatkan pertumbuhan tulang. Sedangkan vitamin B sangat penting karena berfungsi mengubah makanan menjadi bahan bakar, memberi tubuh energi.

Jamur adalah salah satu dari sedikit sumber makanan untuk vitamin D. Vitamin D yang tinggi terdapat pada jenis jamur kancing dan criminis. Jamur criminis juga tinggi vitamin B12 yang sering ditemukan dalam produk hewani.

5. Antiinflamasi

Jamur memiliki kekuatan antiinflamasi. Josh Axe, D.N.M., seorang penulis dan ahli gizi mengatakan jamur mengandung antioksidan kuat yang disebut ergothioneine, yang membantu menurunkan peradangan di seluruh tubuh.

Khasiat ini paling banyak ditemukan dalam jamur reishi, yang telah digunakan di Asia selama ribuan tahun karena dianggap memiliki efek antiinflamasi yang sangat baik. Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa jamur reishi memiliki banyak manfaat kesehatan seperti melawan penyakit, menurunkan peradangan, menekan respons alergi, serta mengurangi pertumbuhan tumor.

6. Perlambat penuaan

Dalam sebuah studi tahun 2017, tim peneliti dari Penn State University menemukan bahwa jamur mengandung banyak dua jenis antioksidan, ergothioneine dan glutathione, yang keduanya terkait dengan sifat anti-penuaan.

"Jamur adalah sumber makanan tertinggi dari dua antioksidan dan beberapa jenis jamur benar-benar memiliki keduanya," kata Robert Beelman, profesor emeritus ilmu pangan dan direktur makanan.

Jumlah antioksidan pada jamur bervariasi berdasarkan jenis. Sejauh ini pemenangnya adalah jamur porcini liar, kata para peneliti.

7. Turunkan depresi

Dalam uji klinis terpisah di Fakultas Kedokteran Johns Hopkins University dan Pusat Medis Langone University New York, 80 pasien kanker yang menderita kecemasan, depresi atau ketakutan akan kematian diberikan psilocybin, senyawa alami yang ditemukan di sekitar 200 jenis jamur.

Hasilnya, sekitar 80 persen pasien mengalami peningkatan optimisme, sosialisasi yang lebih baik, termasuk peningkatan dalam sisi spiritual. Efeknya bertahan selama periode tindak lanjut enam bulan, lapor Washington Post.

Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Psychopharmacology menunjukkan bahwa psilocybin pada jamur kemungkinan bermanfaat bagi orang dengan depresi atau gangguan stres.| CNN Indonesia

Kasus pencurian ban serta pelek mobil marak terjadi di Aceh (Liputan6.com/Rino Abonita)
StatusAceh.Net - Kasus pencurian ban serta pelek mobil marak terjadi di Aceh belakangan ini. Kejadiannya terbilang berantai karena terjadi dalam waktu yang tidak terpaut jauh, serta tersebar di beberapa kabupaten/kota.

Berawal dari Bireuen dan Langsa pada akhir Juni lalu, kasus serupa merembet ke Aceh Barat. Pertama menimpa seorang warga Kecamatan Samatiga pada akhir Agustus.

Pencuri kembali beraksi pada awal September. Tak tanggung-tanggung, yang digondol puluhan ban serta pelek mobil dinas Palang Merah Indonesia (PMI) yang sudah lama tidak dipakai, termasuk mobil warga yang diparkir di situ.

Pencuri leluasa melakukan aksinya karena lokasi markas lama ini terletak di pinggiran kota, dan tidak dijaga. Kabarnya pencurian tidak terjadi dalam satu malam sekaligus.

"Termasuk mobil warga yang diparkir di situ. Sadarnya, ya, baru-baru ini. Dapat laporan dari masyarakat. Kita sudah laporkan," jelas Ketua Markas PMI Aceh Barat, Teguh Wahyudi, kepada Liputan6.com, Senin malam (16/9/2019).

Pada hari yang sama, seorang warga melaporkan 4 unit ban serta pelek mobilnya raib. Mobil tersebut ia parkir di bagasi rumahnya.

Tercatat belasan kasus sudah dilaporkan ke kepolisian di masing-masing resor sejak tiga bulan terakhir. Enam kasus di Bireuen, satu kasus di Langsa, lima di Aceh Barat, empat di Pidie termasuk Pidie Jaya, dan satu kasus di Aceh Besar.

Pencuri tidak hanya mengambil ban serta pelek mobil korban. Sejumlah onderdil kendaraan seperti aki atau baterai juga ikut dipreteli.

Warga Resah

Warga Kota Langsa setidaknya bisa berlega hati. Polres Langsa berhasil mengungkap kasus pencurian ban serta pelek mobil yang terjadi pada Juni, kendati seorang pelaku masih buron.

"Seorang tersangka RPS (37) warga Desa Baro, Kecamatan Langsa Lama, berhasil diringkus. Sedangkan, satu orang lagi J (39) warga setempat masih DPO," jelas Kapolres Langsa, AKBP Andy Hermawan, saat menggelar ekspose, Senin (16/9/2019).

Harga pelek mobil seken terbilang mahal. Bisa mencapai jutaan tergantung ukuran ring serta merek pelek tersebut, ditambah lagi ban yang sudah terpasang di pelek tersebut.

Adi (30), warga Aceh Barat mengaku resah. Ia berharap penegak hukum membentuk tim khusus untuk mencari tahu adakah broker yang bermain di dalam kasus ini.

"Agak aneh memang. Roman-romannya terorganisir. Pasti ada penadah, kan? Kayaknya ini komplotan. Ini terbilang baru. Harus serius," pinta Adi. | Sumber: Liputan6.com

,
Aceh Besar – Komandan Koramil 20/Darul Kamal Kapten Arm Usman mengajak semua komponen, baik itu dari unsur Muspika terlebih lagi masyarakat untuk sama-sama mengantisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kecamatan Darul Kamal.

Hal tersebut disampaikan Danramil di dalam kegiatan “Ngopi Bareng” dengan unsur Muspika dan masyarakat Desa Peukan Biluy Kecamatan Darul Kamal Kabupaten Aceh Besar, Selasa (17/09/19).

Danramil juga mengatakan, pihaknya akan terus memberikan peringatan melalui sosialisasi tentang mengantisipasi Karhutla agar tidak membakar lahan sembarangan tanpa pengawasan pemilik lahan.

“Tidak henti-hentinya kita sampaikan sosialisasi antisipasi Karhutla kepada masyarakat, sehingga tidak ada lagi kejadian Karhutla di wilayah,” tuturnya.

Selain sosialisasi, tambahnya, mengansitipasi Kathula pihaknya juga secara rutin dan berkesinambungan melaksanakan patroli wilayah khususnya wilayah yang rawan terjadinya Kathula.

“Babinsa secara bergantian melaksanakan patroli wilayah dengan fokus sasaran wilayah rawan Karhutla,” ujarnya.

,
Aceh Besar – Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 21/Blang Bintang Serma Mulyono melaksanakan pendampingan pertanian penyiangan tanaman padi di lahan sawah milik salah satu petani di wilayah binaan yakni di Desa Cot Geundret Kecamatan Blang Bintang Kabupaten Aceh Besar, Selasa (17/09/19).

Serma Mulyono, kesehariannya bertugas di Desa Cot Geundret itu mengatakan, bahwa Pendampingan ini merupakan salah satu upaya dilakukan oleh para Babinsa memotivasi para petani dengan cara turun langsung ke sawah membantu petani dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional.

“Kegiatan ini terus kita lakukan mulai dari penyiapan lahan sawah, penyemaian bibit padi, perawatan tanaman hingga tiba saat padi di panen nanti,” ujarnya.

Dikatakan, mengingat di sebagian besar wilayah binaannya tanaman padi sudah mulai tumbuh dan ada yang sudah berumur 4 minggu, biasanya di masa ini sangat rawan terhadap gangguan hama seperti tumbuhan gulma.

“Masa-masa ini tanaman padi butuh perawatan yang serius agar tidak terkena gangguan tumbuhan gulma, karena jika tidak ditangani dengan serius maka akan berdampak menurunnya produksi padi,” tuturnya.

Dirinya menambahkan, bahwa gulma dapat mengurangi hasil panen, karena persaingan yang terjadi antara gulma itu sendiri dan sawah, dalam ekstrasi nutrisi, penyerapan air dan cahaya matahari.

“Pentingnya kita untuk mengendalikan gulma. Pengendalian gulma bisa dilakukan dengan 2 cara yakni cara mekanik seperti di gasrok dan dicabut, ada juga dengan cara kimia yakni penyemprotan herbisida,” imbuhnya.

Banda Aceh- Pembina Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Aceh, Dyah Erti Idawati, menilai layanan pendidikan untuk anak usia dini di Aceh terus meningkat. Hal tersebut, kata dia, akan terus diusahakan pemerintah demi menyediakan 1 PAUD 1 Gampong di  Provinsi Aceh.

"Hanya beberapa kabupaten dan kota lagi yang masih perlu kita dorong," ujar Dyah Erti Idawati saat pembukaan Apresiasi Bunda PAUD dan Gugus PAUD se provinsi Aceh Tahun 2019 di Hotel Grand Nanggroe, Banda Aceh, Senin (16/9) malam.

Apresiasi Bunda PAUD, kata Dyah, diselenggarakan untuk memberikan penghargaan sekaligus memotivasi para Bunda  PAUD seluruh kabupaten dan kota agar meningkatkan kualitas kerja serta melahirkan inovasi baru dalam pelayanan PAUD di Aceh.

"Inovasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan minat anak-anak untuk bersekolah PAUD," kata Dyah.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Rachmat Fitri, mengatakan pihaknya sangat mendukung kegiatan yang diselenggarakan oleh Bunda PAUD Aceh itu. Menurutnya, PAUD amatlah penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Aceh.

"Kami akan berupaya semaksimal mungkin agar tidak hanya pada kegiatan ini saja, tapi kami juga akan mendukung program strategis lainnya untuk generasi ke depan," kata Rachmat.

Acara Apresiasi Bunda PAUD se-provinsi  tersebut diikuti oleh 37 orang peserta yang terdiri dari Bunda PAUD kabupaten/kota, kecamatan, gampong, serta gugus PAUD seluruh Aceh. Acara akan berlangsung selama 3 hari, dari tanggal 16 sampai 18 September 2019.

Banda Aceh- Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, mengatakan pihaknya akan menampung dan menindak lanjuti aspirasi yang disampaikan oleh perwakilan serikat buruh.Terutama mengenai penyesuaian upah minimum provinsi (UMP) Aceh.

Mengenai hal tersebut, Plt Gubernur mengatakan akan menyesuaikan kebijakannya secara koperatif berdasarkan kebutuhan hidup layak (KHL) agar buruh di Aceh mendapatkan upah yang layak tanpa mengganggu proses investasi

“Organisasi pekerja merupakan komunitas penting di negeri ini,” ujar Nova Iriansyah saat menerima audiensi  perwakilan serikat buruh dari Aceh dan nasional di Rumah Dinasnya, Senin, (16/9) sore.

Hadir dalam pertemuan itu, Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Obor Tabroni, Sekjen FSPMI Riden Hatam Azis, Ketua Aliansi Buruh Aceh Saiful Mar dan Ketua FSPMI Aceh Habibi Inseun.

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan buruh menyampaikan sejumlah aspirasi kepada Plt Gubernur. Di antaranya, terkait penolakan buruh terhadap kebijakan pemerintah pusat untuk merevisi undang-undang Ketenagakerjaan nomor 13 tahun 2003, kebijakan upah yang layak, tenaga kerja asing, serta mewujudkan peraturan gubernur (Pergub) terkait tunjangan meugang dan libur peringatan tsunami Aceh.

Terkait persoalan Pergub tentang tunjangan hari meugang dan libur pada peringatan hari tsunami Aceh, Nova mengatakan setuju dan meminta kepada Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh untuk segera menyusun draft pergub tersebut.

“Di Aceh tidak masalah lagi (Pergub meugang), tolong segera diformatkan,” kata Nova.

Sementara itu, perihal penolakan rencana revisi undang-undang nomor 13 tahun 2003, Nova menuturkan, dengan adanya penolakan dari para pekerja di Aceh, maka pemerintah Aceh akan menyampaikan aspirasi tersebut kepada pemerintah pusat agar dapat dipertimbangkan kembali.

Selain itu, Plt Gubernur juga menaruh perhatian penuh terkait tenaga kerja asing illegal di Aceh. Ia menerangkan, pihaknya  melalui Disnaker akan menindaklanjuti serta melakukan pengawasan ketat terhadap tenaga asing ilegal.

“Kita juga sudah pernah melakukan sidak dan menemukan sejumlah pekerja asing di sebuah pabrik semen. Saya minta mereka di deportasi hari itu juga karena memang aturannya demikian,” kata Plt Gubernur.

Nova menambahkan, untuk memperkerjakan tenaga asing, ada sejumlah posisi yang diperbolehkan maupun tidak. Seperti, posisi penting yang kualifikasinya tidak dimiliki tenaga kerja lokal atau tenaga ahli.

Perusahaan, kata Nova, tidak boleh memperkerjakan pekerja kasar atau jabatan rendah untuk tenaga asing. Sebab, tenaga kerja di bidang tersebut masih bisa dilakukan oleh tenaga lokal.

Dalam kesempatan itu, Plt Gubernur Aceh yang didampingi Kadis Mobduk Iskandar Syukri, Kadis Sosial Al hudri dan Karo Humpro Muhammad Iswanto, mengajak seluruh pekerja di Aceh untuk membangun kerjasama dan komunikasi yang baik dengan pemerintah Aceh. Hubungan yang baik tersebut diharapkan dapat meningkatkan iklim investasi di Aceh.
loading...
loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.