2016-07-10

Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Bambang Tri Banda Aceh Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Cuaca Cut Meutia Dana Bos Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Fito Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan History Hotel Hukum HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malware WannaCry Masjid Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik MUI Musik Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebriti Senator Sosok Sport Sumatera Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TNI Tokoh Tsunami Aceh Ulama Vaksin MR vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

CISUMDAWU, Terowongan Jalan Tol Terpanjang di Indonesia Yang Ramah Lingkungan
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memiliki rencana untuk membangun Tol Aceh yang juga menjadi bagian dari Jaringan Tol Trans Sumatera pada akhir tahun ini.
Namun keinginan itu tak bisa dilaksanakan begitu saja lantaran banyak hal yang perlu dipersiapkan guna membangun itu semua.
"Tol Aceh ini riskan kalau mau dibangun akhir tahun karena pembebasan lahannya butuh uang dan itu belum ada. Kalau tetap dipaksakan tahun ini kasihan pemerintah," kata Kepala Subdirektorat Pengadaan Tanah Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat (PUPR) Herry Marzuki, di Jakarta, Kamis (14/7/2016).
Selain itu, menurut Herry, pengadaan dokumen pembebasan lahan juga membutuhkan waktu cukup lama karena harus melalui banyak proses melalui pemerintah provinsi Aceh hingga ke Badan Pertanahan Nasional (BPN).
Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 117/2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 100 tahun 2014 tentang Percepatan Pembangunan Jalan Tol di Sumatera, ada empat ruas tol yang menjadi bagian dari 24 ruas Jaringan Tol Trans Sumatera, yakni Binjai-Langsa, Langsa-Lhokseumawe, Lhokseumawe-Sigli, dan Sigli-Banda Aceh.
Keempat ruas tol itu tidak termasuk delapan ruas yang menjadi prioritas pembangunan Tol Trans Sumatera, yakni Medan-Binjai, Palembang-Indralaya, Pekanbaru-Dumai, Bakauheuni-Terbanggi Besar, Terbanggi Besar-Pematang Panggang, Pematang Panggang-Kayu Agung, Palembang-Tanjung Api Api, dan Kisaran-Tebingtinggi.(kompas.com)

Polisi kepung mahasiswa Papua di Yogyakarta. ©facebook.com/dodok jogja
Yogyakarta - Aksi pengepungan mahasiswa Papua di Yogyakarta mendapat kecaman keras. Hal ini karena pengepungan dilakukan dengan melampaui hak asasi manusia, dengan tidak boleh ada pasokan makanan atau minuman bagi mahasiswa yang dikepung.

Kejadian berawal pada Kamis (14/7) saat Persatuan Rakyat untuk Pembebasan Papua Barat (PRPPB) berencana mengadakan long march dengan rute asrama mahasiswa Papua Kamasan I di jalan Kusimanegara. Belum memulai aksinya, tiba-tiba beberapa ormas dan aparat kepolisian mengadang aksi mereka.

Jefry Wenda, ketua umum aliansi mahasiswa Papua mengatakan pengadangan yang dilakukan sangat tidak menghormati hak asasi bahkan menjurus ke penganiayaan.

"Diadang untuk sampaikan aspirasi. Sempat terjadi baku dorong. Ormas mengganggu masa aksi, pagi sampai sore mereka diadang di asrama mahasiswa Papua," ujar Jefry di kantor Lembaga Bantuan Hukum Jakarta, Sabtu (16/7).

Padahal sehari sebelumnya, Rabu (13/7) PRPPB ini telah mengajukan surat permohonan mengadakan long march ke Polda Yogyakarta. Di samping itu, aksi yang akan dilakukan menurut Jefry merupakan aksi damai bukan aksi demo yang identik dengan kekerasan.

Jefry mengatakan saat pengepungan terjadi, pasokan makanan dan minuman atau kebutuhan lainnya pun ditahan oleh ormas yang berjaga di sana.

"Beberapa ormas (berjaga) di lingkungan sekitar. Mahasiswa yang datang ke sana ditanya, kamu tujuannya apa ke sini? kemudian polisi menahan makanan itu ada pula yang menghajar semena-mena," jelasnya.

Pengacara publik LBH, Veronica Koman mengatakan kondisi mahasiswa Papua yang terkepung di asrama kelaparan akibat tidak ada pasokan makanan.

"Kondisinya mungkin ya kelaparan yah hampir mau dua hari terkepung di asrama tidak bisa keluar ke mana-mana," ujar Veronica.

Ormas-ormas yang melakukan pengepungan terhadap mahasiswa Papua bukanlah masyarakat Yogyakarta. Menurut Veronica, masyarakat Yogya turut ikut membantu menyalurkan bantuan berupa stok makanan ataupun minum menggunakan mobil PMI.

"Itu bukan masyarakat Yogya. Mereka (masyarakat Yogyakarta) malah bantu mereka yang terkepung dengan mengirimkan bantuan makanan ataupun minuman," tukasnya.
(merdeka.com)

Perdana Menteri Turki Binali Yildrim. Foto: AFP
ANKARA - Pemerintah Turki menuduh ulama senior Fethullah Gulen sebagai dalang kudeta gagal oleh sejumlah personel militer, Jumat (15/7) waktu setempat. Dua pemimpin negara tertinggi Turki, Presiden Recep Tayyip Erdogan dan Perdana Menteri Binali Yildrim langsung mengeluarkan pernyataan keras mengecam Gulen.

Erdogan menyebut Gulen telah berkhianat kepada negara dan masyarakat Turki. Dia juga menantang pria 75 tahun yang kini hidup dalam pengasingan di Amerika Serikat itu untuk kembali ke Turki dan mempertanggunjawabkan perbuatannya.

"Cukup sudah, pengkhianatan yang kau tunjukkan kepada negara dan komunitas ini. Kalau kau berani, kembali ke negaramu. Kau tidak akan mampu mengacaukan negara ini dari tempatmu sekarang," ujar Erdogan berapi-api seperti dikutip dari BBC, Sabtu (16/7).

Hal senada disampaikan PM Yildrim dalam pidatonya yang disiarkan langsung oleh stasiun televisi Turki beberapa saat lalu. Dia pun meminta negara asing untuk tidak membela Gulen.

Yildrim bahkan secara tegas mengatakan bahwa negara yang mendukung Gulen bukan sahabat Turki. "Dan akan dianggap memerangi Turki," ujar dia.

Dalam pidato yang sama, Yildrim juga mengumumkan bahwa lebih dari 2.800 personel militer telah ditahan karena terlibat dalam kudeta. Termasuk di dalamnya semua tokoh kunci gerakan tersebut.

Untuk diketahui, Faetullah Gulen saat ini tinggal di Pensylvania, Amerika Serikat. Salah satu figur paling berpengaruh di Turki, pendiri gerakan Hizmet itu lari ke Negeri Paman Sam pada akhir dekade 1990 untuk menghindar dari tuduhan makar terhadap konstitusi.

Pada Desember 2014, pemerintahan Erdogan menempatkan Gulen dalam daftar buron atas tuduhan terorisme. Gulen sendiri telah membantah semua tuduhan, termasuk terkait kudeta militer. (jpnn)

Personel Polres Aceh Utara mengawal proses pemindahan Napi Rutan Lhoksukon ke LP Kelas III Langsa, Sabtu (16/7/2016). [Istimewa].
Lhoksukon - Personel Polres Aceh Utara mengawal ketat proses pemindahan 14 Narapidana (Napi) Lembaga Rumah Tahanan (Rutan) Lhoksukon ke LP Kelas III Narkotika Langsa, Sabtu (16/7/2016). Pemindahan ini pagi tadi, berlangsung lancar.

Kepala LP Lhoksukon, Effendi kepada wartawan mengatakan, 14 Napi itu dipindahkan ke LP Kelas III Langsa karena Rutan Lhoksukon saat ini sedang penuh dihuni Napi atau over kapasitas.

"Proses pemindahannya aman. 14 Napi itu hukumnya di atas lima tahun, ada yang enam tahun, ada yang delapan hingga 10 tahun. Saat ini, ke 14 Napi itu sudah tiba di LP Kelas III Narkotika Langsa," kata Effendi kepada wartawan, Sabtu (16/7/2016).

Sebelum dipindahkan ke LP Kelas III Narkotika Langsa, kata Effendi, jumlah Napi di Rutan Lhoksukon mencapai 313 orang. Jumlah tersebut termasuk over kapasitas karena lokasi yang sangat terbatas. Kini, jumlah Napi di Rutan itu tinggal 299 orang setelah dipindahkan 14 orang.(*)
 
Sumber: goaceh.co

*Pilih komisioner yang berkualitas dan berintegritas!


BANDA ACEH -- Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) menyerahkan hasil rekam jejak (tracking) calon anggota Komisi  Informasi Aceh (KIA) periode 2016-2020 kepada Komisi I DPRA dalam audiensi, Jum’at (15/7) pagi. Hasil rekam jejak yang diserahkan oleh Amel bersama Alfian dan Hafidh dari MaTA diterima langsung oleh Ketua Komisi I DPRA; Abdullah Saleh SH.

Anggota Badan Pekerja MaTA, Amel menyebutkan, penyampaian hasil rekam jejak (tracking) tersebut merupakan  bagian dari partisipasi publik untuk memberikan penilaian dan pendapat terhadap calon anggota KIA sebagaimana tercantum di dalam pasal 30 ayat (4) UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

"Kami memandang peluang tersebut harus dimaknai sebagai sarana untuk memberikan masukan positif kepada DPRA terkait  track record calon sehingga menjadi referensi dan bahan pertimbangan dalam penentuan calon anggota Komisi Informasi Aceh ke depan yang berkualitas dan berintegritas," ujar Amel.

Dia menjelaskan, proses rekam jejak (tracking) calon anggota KIA periode 2016-2020 telah dilakukan oleh tim tracker MaTA pada Maret sampai April lalu melalui investigasi  dan wawancara untuk mendapatkan informasi  dari para narasumber yang dapat dipercaya. Adapun aspek yang digali, jelas Amel, tentang calon dalam investigasi dan wawancara tersebut adalah terkait ketaatan hukum, integritas personal, sensitivitas gender, kapabilitas, relasi kepentingan (conflict of  interest), kinerja dalam lingkup tanggungjawab dan lingkungan sosialnya serta informasi lain yang relevan.

Sebelumnya, sebut Amel, MaTA sudah menyerahkan hasil rekam jejak calon anggota KIA ini kepada Tim Seleksi pada 8 April lalu terhadap 25 calon yang telah dinyatakan lulus seleksi tertulis oleh Timsel. Kemudian pada 29 April, Timsel telah mengumumkan 10 calon yang dinyatakan lulus tes tertulis, psikotes, dinamika kelompok serta wawancara. Kesepuluh nama tersebut kemudian diserahkan oleh Pemerintah Aceh kepada Komisi I DPRA untuk menjalani uji kepatutan dan kelayakan guna menentukan lima orang yang akan melanjutkan estafet kepeminpinan Komisi Informasi Aceh kelak.

Menurut Amel, uji kepatutan dan kelayakan anggota Komisi Informasi Aceh oleh Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) merupakan tahap akhir proses pemilihan Komisioner KIA. "Untuk itu kami berharap kepada publik di Aceh untuk memanfaatkan momentum tersebut guna memberikan berbagai masukan yang objektif terkait calon mengingat Komisi I DPRA juga memiliki keterbatasan untuk mengenal lebih jauh tentang latar belakang calon."

Sehubungan dengan itu, kata Amel, MaTA sebagai bagian dari masyarakat sipil di Aceh telah berinisiasi untuk berpartisipasi  mengawal serta memberikan masukan kepada Komisi I DPRA berdasarkan hasil rekam jejak dan pemantauan proses seleksi. "Optimal tidaknya implementasi keterbukaan informasi publik di Aceh ke depan, salah satunya sangat ditentukan oleh kualitas dan integritas komisioner terpilih," pungkasnya.[Rill]

Banda Aceh – Sekretaris Daerah Aceh, Drs. Dermawan, MM meminta para Kepala Dinas Keuangan se-Aceh agar berhati-hati dan cermat dalam mengalokasikan dana hibah dan bantuan sosial, agar pengelolaannya tidak memunculkan pelanggaran hukum. 

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Aceh, Drs. Dermawan, MM dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten Administrasi Umum, Syahrul, SE, M.Si pada acara Sosialisasi Pedoman Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial Bersumber dari APBD Kabupaten/Kota Tahun 2016 di Hotel Grand Nanggroe, Jumat (15/7).

“Hal ini penting saya tegaskan, sebab berdasarkan evaluasi yang kami lakukan, pengalokasian dana hibah dan bantuan sosial di sejumlah Kabupaten/Kota masih banyak yang belum sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Dermawan

Pada APBK 2016 ini kata Dermawan, total anggaran dana hibah dan bantuan sosial di seluruh daerah meningkat tajam. Bahkan lebih besar bila dibandingkan anggaran untuk program perhubungan, program lingkungan hidup dan program sosial.

Oleh sebab itu lanjut Dermawan, perlu kehati-hatian dalam menyalurkannya agar tidak terjadi pelanggaran hukum. Berbagai aturan tentang penggunaan dana ini harus dipahami dengan baik agar pemanfaatannya benar-benar sesuai dengan yang diharapkan.

Dermawan menjelaskan, Aturan tentang dana hibah dan bantuan sosial itu tertuang di dalam Permendagri Nomor 14 Tahun 2016, yang merupakan perubahan kedua dari Permendagri Nomor 32 Tahun 2011 tentang Pedoman Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial yang Bersumber dari APBD.


Penerbitan aturan ini kata Dermawan, ditujukan untuk menciptakan tertib administrasi, melakukan pembinaan terhadap sistem pengelolaan keuangan daerah, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam mendukung kebijakan pemerintahan.

“Berbagai aturan yang tertuang dalam kebijakan itu harus  menjadi pedoman kita dalam memberikan dana hibah dan bantuan sosial,” ujar Dermawan.

Sekda menegaskan, pengalokasian dana hibah dan bantuan sosial di dalam APBK sama sekali tidak dilarang, asalkan mekanismenya sesuai dengan aturan yang berlaku.

Melalui sosialisasi tersebut, Dermawan berharap, pemahaman penggelolaan anggaran akan lebih baik di masa yang akan datang, khususnya untuk dana hibah dan bantuan sosial.(Rill)

Lamno -- Pembangunan jalan tembus Lamno - Jantho diyakini akan banyak mendatangkan manfaat bagi masyarakat. Jalur alternatif yang menghubungkan pantai barat-selatan dengan timur-utara Aceh itu nantinya akan menggiatkan aktivitas ekonomi masyarakat.

"Banyak potensi pertanian dan sumber daya alam yang dapat dikelola dengan baik jika akses jalan ini terhubung nantinya," ujar Gubernur Zaini saat upacara Pembukaan Karya Bakti TNI Skala Besar, pembangunan kalan Lamno - Jantho Tahun Anggaran 2016, di Stadion Mini Lamno Aceh Jaya, Jumat (15/07).

Terbukanya akses jalan tersebut, kata gubernur, akan memudahkan pemerintah dalam membangun kawasan pedalaman. Apalagi, fokus Program Nawacita Presiden Joko Widodo adalah mengatasi kesenjangan pembangunan antar daerah. "Pembangunan jalan ini diharapkan mampu membuka akses bagi terlaksananya program tersebut di Aceh," kata gubernur.

Proses pembukaan jalan tembus Jantho-Lamno sebenarnya telah ditempuh sejak lama. Berbagai kendala membuat proses itu urung selesai. Kerjasama dengan Kodam Iskandar Muda untuk menyelesaikan pembangunan jalan swakelola itu, kata gubernur adalah cara yang baik mengatasi hambatan tersebut.

Sebelumnya ruas jalan ini pembangunan jalan ini sudah dilakukan. Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui karya nantinya akan menyelesaikan sekitar 13,8 kilometer ruas jalan. Semantara sisanya sudah dibangun pemerintah. Ruas keseluruhan jalan ini adalah 60 kilometer.

Gubernur Zaini menambahkan, pencapaian pembangunan Aceh dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren yang positif. Hal tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat dan pemerintah untuk mengoptimalkan potensi daerah.

TNI Angkatan Darat, punya peran dalam pembangunan Aceh. Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa di sejumlah wilayah Aceh mendapat respon positif oleh masyarakat. Kegiatan tersebut bisa membuka akses sehingga aktivitas ekonomi masyarakat bisa semakin berkembang.

Sementara itu, Panglima Kodam Iskandar Muda, L. Rudy Polandi, menyebutkan keterlibatan TNI merupakan salah satu aksi nyata untuk membantu pemerintah dalam hal pembangunan infrastruktur. Rudy menyebutkan, dengan terbukanya akses jalan tersebut akan lebih memudahkan mobilitas masyarakat.

Rudy mengharapkan dapat terbentuk masyarakat yang punya rasa nasionalisme tinggi serta berkarakter bangsa yang cinta tanah air. Kemanunggalan TNI bersama rakyat, kata Rudy, akan memberi kontribusi positif untuk peningkatan kesejateraan rakyat.  "TNI berasal dari rakyat, berjuang untuk rakyat, dan pada saat nantinya akan kembali menjadi rakyat."

Rudy menambahkan, pihaknya menargetkan pembangunan jalan tembus antara Kabupaten Aceh Besar dan Aceh Jaya itu sudah bisa dilalui dalam tempo pengerjaan selama lima bulan. TNI, kata Rudy, akan menerjunkan 70 personel yang 50 diantaranya tim teknis seperti para ahli. Tak hanya TNI, pengerjaan nantinya juga akan melibatkan unsur Polri dan masyarakat.

Pelaksanaan pembangunan jalan tembus Jantho - Lamno itu ditandai dengan penandatanganan naskah kerjasama oleh Kasdam Iskandar Muda, bersama Kepala Dinas Bina Marga, Kazidam Iskandar Muda Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga Provinsi Aceh.

Hadir dalam cacara pembukaan tersebut Gubernur Aceh, Panglima Kodam Iskandar Muda, perwakilan Polda Aceh, Kepala Dinas Bina Marga Rizal Aswandi, Kepala Dinas Kehutanan Husaini, pimpinan DPR Aceh, perwakilan  DPRK Aceh Jaya dan Aceh Besar, serta pimpinan Kabupaten Aceh Jaya dan Aceh Besar. (Rill)

Petugas kepolisian menduduki kendaraan militer yang digunakan kudeta, setelah sejumlah personel militer pro-kudeta menyerahkan diri di Jembatan Bosphorus Istanbul, Sabtu (16/7).

Turki - Pejabat berwenang Turki mengumumkan telah menahan 1.563 anggota militer di seluruh negara setelah upaya penggulingan pemerintah sah terjadi tadi malam.

Jumlah anggota faksi militer yang ditahan meningkat. Sebelumnya dilaporkan Reuters, pemerintah sudah menahan 754 anggota militer. Anggota militer yang ditahan merupakan bagian dari faksi yang menggunakan tank dan menyerang helikopter sebagai langkah menurunkan Presiden Erdogan, ujar pejabat senior.

Sementara itu menanggapi situasi terkini di Turki, Kementerian Luar Negeri Korsel telah menyarankan warganya yang akan bepergian ke Turki untuk membatalkan perjalanan ke sana. Warga negara Korsel yang berada di Turki pun diminta untuk segera meninggalkan negara tersebut.

Dalam travel warning khusus yang dikeluarkannya, Kemenlu Korsel mempertimbangkan mengirimkan tim khusus ke Turki untuk membantu warga negera Korsel yang berada di sana. Sekaligus memastikan keamanan turis Korsel yang terjebak di bandara setempat, dikutip Reuters.(ROL)

Pasukan militer blokade jalan di Ibu Kota Turki

Turki - Kelompok Gulen disinyalir menjadi motor dibalik kudeta militer Turki untuk menggulingkan Pemerintahan Presiden Reccep Tayyip Erdogan.

The Guardian melaporkan, seorang sumber di lingkaran Presiden Reccep Tayyip Erdogan menyampaikan kepada media di London, Inggris, tentang kelompok Gulen yang menginfiltrasi militer dan melakukan serangkain kegiatan yang dilarang oleh yang pemerintahan sah saatini.

"Ada beberapa Gulenis (anggota kelompok gulen) terkenal yangmengisyaratkan pemberontakan dalam beberapa bulan terakhir," demikian kata sumber tersebut, Sabtu (16/7). 

Meski demikian, belum ada pernyataan resmi daripemerintahan di Ankara, soal siapa dalang dibalik aksi militer yang saat ini sedang menguasai ibu kota untuk menggulingkan Pemerintahan Perdana Menteri Binali Yildirim dan Presiden Erdogan.

Akhir Mei lalu, Presiden Erdogan menyatakan kelompok Gulen sebagai faksi politik ilegal. Bahkan, dikatakan presiden dari Partai Keadilan dan Pembangunan Turki (AKP) itu, kelompok Gulen merupakan bagian dari aksi terorisme di negara itu. 

Turki resmi melarang dan menyatakan anggota Gulen sebagai kelompok terorisme. Kelompok Gulen diketahui berbasis di Washington, Amerika Serikat (AS) namun kerap melakukan aktivitas politik di Turki. 

Kelompok tersebut dikuasai oleh seorang agamawan bernama Fethullah Gulenyang saat ini mendapat perlindungan dari Gedung Putih. Pemerintah Turki beberapa kali mendesak agar Washington mengekstradisi Gulen untuk diadili dipengadilan, tapi permintaan tersebut kerap ditentang oleh 'Paman Sam'.***

Sumber: republika.co.id

Banda Aceh - Jelang Pilkada Aceh pada Februari 2017 mendatang, kepolisian diminta lebih tegas dalam pengamanan dan penindakan terhadap setiap pelaku yang mengganggu kelancaran pemilihan kepala daerah tersebut.
Pengamat hukum dan politik di Aceh, Saifuddin Bantasyam menyebut, polisi harus berkaca pada Pilkada 2012 lalu. Saat itu kata dia, banyak pelaku yang diduga mengacaukan proses Pilkada, penyelesaiannya terkatung-katung hingga ada yang tidak selesai.
"Saat itu memang suasana politik di Aceh sedang kurang kondusif, makanya ada pembakaran posko lah, penembakan, pembunuhan dan lainnya. Jadi Pilkada kali ini polisi harus lebih tegas dari Pilkada sebelumnya," kata Saifuddin.
Dosen Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala tersebut menambahkan, pemilihan Komjen Tito Karnavian harusnya menjadi titik balik agar pelaksanaan Pilkada Aceh benar-benar aman tanpa intervensi dari sejumlah pihak.
Dengan ketegasan pihak kepolisian jelang pelaksanaan Pilkada lanjutnya, akan membuat suasana pemilihan kepala daerah, baik gubernur - wakil gubernur serta bupati - wakil bupati dan walikota - wakil walikota berlangsung aman.
"Hal-hal yang bisa diselesaikan harus bisa ditindak secepatnya bila memang sudah terbukti melakukan pelanggaran dan merusak pelaksanaan Pilkada," pintanya.

Pada 2017 mendatang, Indonesia akan melaksanakan pemilihan kepala daerah secara serentak. Provinsi Aceh menjadi daerah yang kabupaten kotanya paling banyak melaksanakan pemilihan tingkat dua.(okezone.com)

Pendukung pemerintahan resmi Presiden Erdogan di Bosporus berlumuran darah. Foto: AFP
StatusAceh.Net - Pemerintah Turki memperbaharui data korban tewas dalam kekisruhan usaha kudeta yang dilakukan sekelompok tentara. Kantor kejaksaan negara itu mengumumkan bahwa sedikitnya sudah 60 orang dinyatakan tewas selama ketegangan dari Jumat (15/7) malam sampai Sabtu (16/7) dinihari, waktu setempat.

Namun, lokasi dari 60 orang tewas itu tidak dijelaskan rinci. Sebelumnya, diberitakan bahwa 42 orang tewas di Ankara.

Situasi Ankara digambarkan sangat mencekam. Istana Presiden sempat diserang militer pro-kudeta dengan bom dari pesawat yang diduga sebagai F-16. Serangan ini melukai banyak pendukung pemerintah yang membuat pagar betis di sekitar wilayah tersebut.

Setelah Deputi Perdana Menteri Turki, Mehmet Simsek, menegaskan bahwa upaya kudeta oleh sekelompok kecil militer telah gagal, insiden ledakan dan saling tembak masih terdengar di beberapa titik di Ankara dan Istanbul.

Di Istanbul, AP melaporkan, setidaknya 150 orang dirawat di Rumah Sakit Numune Haydarpasa. Sebelumnya, penyiar lokal NTV mengatakan bahwa setidaknya enam mayat diangkut ke rumah sakit yang sama.

Sedangkan para prajurit pro kudeta yang tersisa di Jembatan Bosporus dilaporkan telah menyerah. (jpnn)

“Apakah robot Rusia lebih baik ketimbang robot Amerika? Jelas tidak."
StatusAceh.Net - Dmitry Rogozin tentu hanya bercanda saat mengatakan bahwa Rusia tak butuh lagi “sopir” tank, akhir tahun lalu. Wakil Perdana Menteri Rusia untuk urusan industri pertahanan itu mengatakan bahwa mereka butuh lebih banyak pemain game World of Tanks.


Rusia tentu saja masih butuh banyak prajurit untuk menyopiri tank-tank mereka. Mereka masih punya ribuan tank T-72 yang legendaris. Dan baru beberapa bulan lalu, Rusia memamerkan tank generasi terbaru, T-14 Armata buatan Uralvagonzavod. 


Tapi perang di masa depan, menurut Wakil Perdana Menteri Rogozin, memang tak lagi sama seperti Perang Dunia II atau era Perang Dingin. Perang di masa datang akan makin banyak melibatkan robot yang dikendalikan para “sopir” dari jauh. 


“Kita akan menghadapi pertempuran tanpa kontak langsung, sehingga tak akan ada prajurit kita yang mati di medan perang,” kata Rogozin, dikutip SputnikNews. Yang akan berhadap-hadapan langsung di medan tempur adalah “prajurit-prajurit” robot.


RS1A3 Mini Rex buatan Lobaev Robotics Foto: Lobaev Robotics
 

Masa perang seperti perang di Korea dan Vietnam setengah abad lalu, atau perang ala Operasi Badai Gurun di Irak, sepertinya memang sudah lewat. Seperti ditulis Robert O. Work, Wakil Menteri Pertahanan Amerika Serikat, dalam artikelnya bertajuk “Preparing War on Robotic Age”, masa perlombaan senjata nuklir dan peluru kendali sudah berlalu.

“Superioritas teknologi militer Amerika terus terkikis,” Robert Work menulis. Jika hendak mempertahankan superioritas militernya, menurut dia, Pentagon harus menggenjot keunggulan militer Amerika dalam perlombaan teknologi robot militer. 

“Kita tahu bahwa Cina sudah menggelontorkan investasi besar-besaran untuk mengembangkan robot otonom militer…. Jenderal Valery Gerasimov, Panglima Angkatan Bersenjata Rusia, juga telah menekankan perlunya kesiapan persiapan mereka menghadapi perang robot,” kata Robert Work, dikutip Defense One. Dan bukan tak mungkin, mengutip Jenderal Gerasimov, dalam beberapa tahun mendatang, satu unit atau satu kompi “prajurit” robot bisa bekerja sama dan melakukan operasi militer secara otonom tanpa melibatkan sama sekali prajurit manusia.
* * *
Genderang tanda dimulainya perlombaan teknologi “prajurit” robot sudah ditabuh.
“Perlombaan ini bukan hanya soal Amerika dan Rusia, tapi banyak negara lain, bahkan juga melibatkan perusahaan-perusahaan di Lembah Silikon…. Semuanya berlomba menjadi yang terdepan,” kata Peter W. Singer, peneliti militer di New America, kepada Popular Mechanics. Paling tidak, ada lebih dari 70 negara yang sedang mengembangkan robot militer, otonom maupun tidak, dari Israel, Cina, hingga Iran.

Patroli tentara Amerika di Khakriz, Afganistan, menggunakan robot untuk mendeteksi ranjau  Foto: Getty Images
Iran, seperti diklaim oleh Brigadir Jenderal Ahmad Reza Pourdastan, Panglima Angkatan Darat Iran, tengah mengembangkan robot penembak jitu. “Di robot ini akan dipasang senapan sniper 23 milimeter dan akan menjadi yang pertama di Iran, juga di dunia,” Jenderal Pourdastan mengklaim, dikutip Tasnim News. 

Militer Cina jarang pamer robot-robotnya sehingga agak sulit menaksir sudah sejauh mana kemampuan mereka. Inggris mengembangkan pesawat tanpa awak semi-otonom dengan teknologi stealth Taranis. Sejumlah negara Eropa bergabung dalam konsorsium untuk mengembangkan pesawat tanpa awak Dassault nEUROn.

Rusia baru dua tahun lalu mengoperasikan Laboratorium Robot Militer, tapi getol pamer “prajurit-prajurit” robotnya di situs-situs berita yang dikendalikan Moskow, seperti Sputnik News. Pada Januari lalu, Sputnik menulis soal robot RS1A3 Mini Rex yang dirancang oleh Lobaev Robotics. Robot otonom yang bobotnya hanya 23 kilogram ini dipersenjatai senapan dan mampu beroperasi di pelbagai medan, bahkan diklaim mampu menaiki tangga dengan lincah.

Dua bulan kemudian, Rusia kembali memamerkan robotnya, Uran-9, Uran-6, dan Uran-14. Robot tank tanpa awak Uran-9 dipersenjatai dengan kanon 30 mm ABM M30, senapan mesin 7.62, dan misil 9M120 Ataka. Robot Uran-6, yang dibuat oleh Rostec, bisa dikendalikan dari jarak 1 kilometer, berfungsi sebagai penyapu ranjau dan penjinak bom. Si bontot Uran-14 dapat dipakai untuk menjinakkan api dan menyingkirkan rupa-rupa hambatan yang menghalangi jalan pasukan.

Uralvagonzavod, pembuat tank T-14 Armata, sudah siap bertransisi dari tank dengan awak ke tank tanpa sopir dan tank otonom, tank tanpa sopir juga tanpa operator. 

Sekarang, menurut Vyacheslav Khalitov, Wakil Direktur Jenderal Uralvagonzavod, T-14 masih perlu dioperasikan oleh tiga prajurit. “Tapi nanti akan kami kurangi menjadi dua prajurit, kemudian tanpa awak sama sekali,” kata Khalitov. Dia berharap, prototipe tank tanpa awak itu bakal siap paling telat dua tahun lagi.

Penyapu ranjau Uran Foto: Sputnik
 
Semua kontraktor pertahanan Rusia dikerahkan untuk mempersiapkan pasukan robot Beruang Merah. United Instrument Manufacturing Corporation (OPK), anak usaha Rostec, mengklaim telah menuntaskan pengembangan software Unicum untuk dipasang di segala jenis robot militer. 

Unicum, menurut Sergey Skokov, Wakil Presiden Direktur OPK, bisa dipasang sekaligus di 10 robot. Sepuluh robot ini bakal bisa saling berkomunikasi, berkoordinasi, mengidentifikasi musuh, dan mengenali masalah dalam satu operasi militer layaknya satu unit pasukan. 

Walaupun Rusia sudah melompat jauh dalam hal teknologi robot militer, dalam pengembangan prajurit robot, Amerika tetap masih superior ketimbang Rusia, juga Cina, dan negara-negara lain. “Apakah robot Rusia lebih baik ketimbang robot Amerika? Jelas tidak. Tapi apakah mereka telah menguasai teknologi yang beberapa tahun lalu belum mereka miliki? Yes. Rusia terang terus berinvestasi dan berusaha mengejar Amerika,” kata Peter Singer kepada Vice.

Sumber: detik.com


Jorge Lorenzo terjatuh di Turn 11 Sachsenring, dalam FP 1 MotoGP Jerman. Foto: crash
Sport - Latihan bebas pertama MotoGP Jerman di Sirkuit Sachsenring, Jumat (15/7) sore WIB, bukan milik Jorge Lorenzo.

Waktu yang dicatatkan rider Movistar Yamaha itu hanya menempatkan dia di posisi ke-12. Ini bukan berarti Lorenzo lembek, ini bukan tanpa alasan.

Lorenzo hanya mencatatkan waktu terbaik 1 menit 25.353 detik karena doi terjatuh di turn 11. Dalam tayangan rekaman video di laman MotoGP, tampak Lorenzo terjatuh di tikungan tricky itu, saat dia menikung ke kanan. Keseimbangannya hilang, dia terlempar ke luar lintasan, ke sebelah kiri.

Tragis, Lorenzo jatuh dan berguling-guling. Durusi kejadian jatuhnya Lorenzo hingga berguling-guling ini hampir memakan waktu sekitar lima detik. Usai lepas dari motornya, berlutut, Lorenzo terkesan sedikit pusing dan kembali 'mencari' kesadarannya.

Dramatisnya, hanya sekitar satu atau dua detik usai Lorenzo jatuh itu, Stefan Bradl menyusul, jatuh juga. Kuda Besi Bradl tampak terguling di belakang Lorenzo.

Dalam free practice 1 ini sendiri, rider Ducati Andrea Iannone menjadi yang tercepat dengan catatan waktu satu menit 23,702 detik. Rider Repsol Honda, Marc Marquez menyusul di tempat kedua.

Sementara rekan setim Lorenzo, Valentino Rossi berada di tempat keempat dengan gap 0,577 detik dari Iannone.

Sedangkan di posisi ketiag ditempati Danillo Petrucci dengan waktu satu menit 24,157 detik. (adk/jpnn)


Hasil Free Practice I MotoGP Jerman

1. Andrea Iannone Ducati.
2. Marc Marquez
3. Danilo Petrucci
4. Valentino Rossi
5. Andrea Dovizioso
6. Pol Espargaro
7. Maverick Vinales
8. Cal Crutchlow
9. Aleix Espargaro
10. Yonny Hernandez
11. Dani Pedrosa
12. Jorge Lorenzo
13. Hector Barbera
14. Alvaro Bautista
15. Stefan Bradl
16. Jack Miller
17. Bradley Smith
18. Eugene Laverty
19. Tito Rabat
20. Scott Redding

Sumber: JPNN.com

Ilustrasi
Kabanjahe - Aparat gabungan TNI-Polri menggerebek lima orang yang tengah pesta narkoba dengan jenis sabu dan perjudian di Pematang Siantar, Medan. Tiga dari lima pelaku merupakan anggota Polri.

Empat pelaku yang diamankan masing-masing berinisial, Aiptu EP dan Brigadir JS yang bertugas di Polsek Siantar Martoba. Kemudian, Bripka AS yang bertugas di Polres Pematang Siantar. Dua warga sipil yaitu, HS, warga Serbelawan, Simalungun dan ES, warga Kabanjahe.

Penangkapan yang dilakukan petugas dari Kodim 0207/Simalungun dan Polres Pematang Siantar dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol. Rina Sari Ginting.

"Saat diamankan, kelima pelaku sedang melakukan perjudian sambil mengonsumsi sabu. Brigadir JS yang bertugas di Polsek Siantar Martoba, kabur saat dilakukan penangkapan," ungkap Rina kepada wartawan di Medan, Jumat, 15 Juli 2016.

Rina mengatakan, penangkapan dilakukan atas laporan masyarakat ke Kodim 0207/Simalungun.

Laporan dari masyarakat diterima oleh Dansub-1 Unit Inteldim 0207/Simalungin Serma Deny Alfiansyah bahwa di Jalan Tanjung Tongah Kelurahan Tanjung Tongah, Kecamatan Siantar Martoba diduga sedang berlangsung pesta sabu.

Atas laporan tersebut, Serma Deny Alfiansyah lalu melaporkan kepada Dan Unit Inteldim 0207/Simalungun Lettu Inf Sipayung. Selanjutnya, dilakukan koordinasi dengan Polres Pematangsiantar Iptu Paulus Simamora untuk bersama-sama melakukan penangkapan.

"Kemudian berjanji akan bertemu di sekitar TKP untuk melakukan penggerebekan. Selanjutnya Iptu Paulus bersama Brigadir Dedi Siregar berangkat ke TKP bersama anggota Kodim melakukan penggerebekan," ungkapnya.

Saat dilakukan penggerebekan, petugas gabungan menemukan kelima pelaku tengah asyik bermain kartu remi dan di atas meja ditemukan bong bekas pakai sabu. Selanjutnya, dilakukan pengamanan dan penggeledahan, serta menyita barang bukti.

Selain bong yang terbuat dari botol plastik, barang bukti yang diamankan yakni, satu buah kaca pirek, satu buah sedotan, dua buah korek api gas, satu plastik klip bekas paket sabu, satu timbangan digital, dan satu bungkusan plastik berisi plastik klip.

"Tindakan yang telah dilakukan, pemeriksaan interogasi awal terhadap para pelaku. Mereka mengakui ketika ditangkap sedang bermain judi sambil memakai sabu dan telah dilakukan tes urine yang hasil tes urinenya positif," Rina menjelaskan.

Seluruh pelaku diamankan di Polres Pematangsiantar guna dilakukan pemeriksaan. Kemudian, petugas tengah melakukan pengejaran terhadap Brigadir JS, yang saat diamankan melarikan diri.

"Saat ini pelaku dititipkan di sel tahanan polres dan terhadap anggota Polri Brigadir JS yang melarikan diri masih dilakukan pencarian hingga saat ini," katanya.(viva.co.id)

Suku Maya
StatusAceh.Net - Percaya atau tidak, pada kenyataannya ilmu sihir itu telah ada dan tersebar di seluruh penjuru dunia mulai dari jaman dahulu kala sampai sekarang. Di antara sekian banyak jenis-jenis sihir yang ada, tentu saja ada beberapa sihir yang sangat terkenal hingga ke penjuru dunia.

Tidak sedikit pula yang memberikan label beberapa sihir tersebut sebagai sihir yang paling berbahaya, seram dan mematikan. Berikut 6 suku yang ditakuti di dunia karena ilmu sihirnya.

Selain dikenal ampuh dengan sistem kalendernya, Suku Maya diyakini mempunyai kemampuan sihir yang mematikan. Mereka dapat memanggil hujan dan mengendalikan cuaca hanya dengan ritual.

Suku Maasai

Suku Maasai

Kehidupan Suku Maasai sangat memegang teguh adat istiadat dan masih hidup secara nomaden antara Kenya dan Tanzania. Suku Maasai terkenal dengan jampi-jampi yang membuat seseorang mampu berlari cepat, melompat tinggi, sistem imun, serta kepiawaian bertempur.

Suku Indian
Suku Indian

Suku yang merupakan penduduk asli Benua Amerika ini mempunyai kekuatan sihir yang disebut 'na munda'. Semacam teluh yang bisa melenyapkan seseorang tanpa jejak sedikit pun.

Suku Gypsy
Suku Gypsy

Suku Gypsy mempunyai kekuatan sihir menakutkan yang disebut 'lamia'. Ilmu sihir ini mampu mengirim rasa sakit yang tak tertahankan kepada orang yang dituju. Nyaris sama seperti santet, namun lamia cenderung menyerang bagian vital manusia

Suku Kikuyu
Suku Kikuyu
Suku yang dominan menghuni daratan Afrika ini dikenal dengan ragam tarian yang khas namun bernuansa mistik. Gaya tarian Suku Kikuyu dikabarkan dapat memanggil wabah penyakit, hujan, serta mengirim santet.

Suku Kajang Amma Toa
Suku Kajang Amma Toa
 Suku ini menghuni Sulawesi Selatan, Republik Indonesia. Ilmu sihir yang dimiliki Suku Kajang Amma Toa telah populer karena masih kentalnya budaya animisme di sana. Ilmu sihir Suku Kajang Amma Toa disebut-sebut dapat melunakkan kepala seseorang secara tiba-tiba. (lp6)

Salah satu tersangka korupsi Rp 24 miliar menyebut bupati cantik itu yang membuat rencana kegiatan hingga pengaturan rekanan pemenang. (Liputan6.com/Eka Hakim)
Makassar - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Sulsel menetapkan dua orang sebagai tersangka dugaan korupsi proyek Dana Insentif Daerah (DID) Kabupaten Luwu Utara (Lutra) senilai Rp 24 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2011.

Kedua tersangka itu adalah Agung selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Sariming, mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lutra yang bertindak selaku Pengguna Anggaran (PA).

"Keduanya kita jerat Pasal 2 dan Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang tindak pemberantasan korupsi," kata Kepala Subdit 111 Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Sulsel, AKBP Adip kepada Liputan6.com di ruang kerjanya, Kamis (14/7/2016).

Proyek yang bersumber dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tersebut terbagi dalam lima item kegiatan. Meliputi kegiatan program barang dan sumber belajar virtual (PSBV), pengadaan barang program life science untuk tingkat SMP, pengadaan barang program modul eksperimen sains untuk tingkat SD.

Lalu pengadaan barang program modul eksperimen sains untuk tingkat SMP dan pengadaan barang program modul eksperimen sains untuk tingkat SMU.

"Dari seluruh item tersebut ditemukan adanya kesalahan spesifikasi sehingga terjadi selisih harga dan menyebabkan kerugian negara," kata Adip.

Akibat perbuatan kedua tersangka, lanjut Adip, menimbulkan kerugian negara. Berdasarkan perhitungan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulsel, kerugian ditaksir senilai Rp 3,6 miliar.

Melibatkan Bupati Cantik?

Mega proyek itu dikabarkan melibatkan sejumlah pejabat pemerintahan di Kabupaten Lutra, Sulsel. Salah satu nama yang disebut-sebut diduga terlibat yakni bupati cantik, Indah Putri Indriani.

Hal ini diungkapkan seorang tersangka dalam kasus ini, Agung. Ia tidak mempermasalahkan dirinya ditetapkan sebagai tersangka. Namun, ia menyesalkan sikap tak adil penyidik Dit Reskrimsus Polda Sulsel yang menutupi keterlibatan si bupati cantik.

"Kan aneh saya ditetapkan sebagai tersangka karena melaksanakan kegiatan yang tidak benar alias mengadakan kegiatan yang tidak sesuai dengan spesifikasi. Tapi yang membuat rencana kegiatan, penyusunan harga, proses lelang hingga pengaturan siapa rekanan pemenang, itu semuanya dia (Indah) yang lakukan. Kok nggak diseret?" keluh Agung.

Agung berharap penyidik tidak tebang pilih dalam pengusutan kasus ini. Jika demikian, ia menuding pisau hukum tumpul ke atas.

"Jelas kan kami hanya melaksanakan apa yang sudah ada. Kalau kegiatan ini salah kok pembuatnya tidak diseret juga," kata Agung.

Terkait tudingan itu, Bupati Lutra, Indah Putri Indriani sempat mengangkat telepon dari Liputan6.com. Namun, Indah langsung mematikan sambungan saat ditanyai soal tudingan korupsi yang dialamatkan kepadanya.

Yuyuk Andriati, Plt Kepala Biro Humas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan pihaknya juga tengah mengusut kasus yang diduga melibatkan orang nomor satu di Kabupaten Luwu Utara (Lutra) Sulsel tersebut.

"Dalam kasus ini belum ada penetapan tersangka," kata Yuyuk.

Anggaran Dana Insentif Daerah (DID) tahun 2011 diberikan Kementerian Keuangan RI senilai Rp 24 miliar karena adanya prestasi yang ditunjukkan Kabupaten Luwu Utara (Lutra) dalam pengelolaan keuangan daerah. Lutra sempat mendapatkan status wajar tanpa pengecualian (liputan6.com).

Dok: Aksi mahasiswa Papua
Yogyakarta, - Ratusan aparat kepolisian disiagakan di Jalan Kusumanegara, Yogyakarta, tepat di depan asrama mahasiswa Papua untuk mengantisipasi rencana unjuk rasa mahasiswa pro-Papua Merdeka, Jumat, 15 Juli 2016. 

Tampak ratusan aparat, dan mobil water cannon sudah disiapkan untuk menjaga situasi tetap kondusif. Untuk mengantisipasi keamanan, polisi juga menutup ruas Jalan Kusumanegara.

Aparat kepolisian juga dibantu anggota organisasi masyarakat berseragam loreng hitam-jingga, ikut menantikan unjuk rasa dari depan pagar Asrama Mahasiswa Papua Kamasan I. Mereka membawa serta spanduk bertuliskan "warga Jogja tolak separatis OPM", dan "separatis keluar dari Jogja".

Saat beberapa aktivis pro-Papua Merdeka mendekati gerbang asrama dan memulai unjuk rasa. Mereka pun meneriakkan yel agar Papua bisa memisahkan diri keluar dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Teriakan aktivis ini dibalas anggota ormas pendudukung NKRI seperti Pemuda Pancasila dan Paksi Kraton, dengan meminta mereka keluar dari Yogyakarta jika ingin merdeka.

"Keluar dari Yogya, keluar dari Indonesia," teriak massa dari ormas pro NKRI.

Ketegangan antara kedua kubu yang berseberangan ini membuat polisi siaga. Mesin mobil water cannon yang sebelumnya mati, langsung dihidupkan. Aparat pun bergegas merapatkan barisan penjagaan di depan gerbang asrama.

Untuk menjaga keamanan unjuk rasa dua kubu yang berseberangan ini, Kepala Biro Operasional Polda Daerah Istimewa Yogyakarta, Kombes Pol. Bambang Pristiwanto, langsung terjun ke lapangan memantau jalannya aksi.
(Rimanews.com)

Aceh Timur - PT Medco E&P Malaka melalui Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk (Dinsosnakermobduk) Kabupaten Aceh Timur, Aceh membuka lowongan kerja bagi putra-putri terbaik Aceh untuk berkerja di fasilitas produksi minyak dan gas.

Sesuai dengan pengumuman di situs Pemkab Aceh Timur, acehtimurkab.go.id, lowongan kerja yang dibuka adalah program pengembangan teknisi dan operator. Penerimaan berkas pendaftaran dilakukan sejak kemarin, Kamis, 14 Juli hingga 26 Juli 2016.

Lokasi pendaftaran di Kantor Dinsosnakermobduk setempat di Komplek Pusat Pemerintahan Pemkab Aceh Timur, Jalan Medan-Banda Aceh Km 370, Idi, Aceh Timur.

Berikut pengumuman rekrutmen PT Medco mulai persyaratan umum, persyaratan administrasi, tempat pendaftaran dan tahapan seleksi:

Sumber: goaceh.co

Ilustrasi
Banda Aceh - Gubernur Aceh Zaini Abdullah akan membuka secara resmi acara Temu Penyair Internasional 8 Negara (TP8N), Jumat malam (15/7) di Anjong Mon Mata, Banda Aceh.

Acara yang digagas oleh Dinas Kebudayaan & Pariwisata (Disbudpar) Aceh bekerja sama dengan Lapena berlangsung dari tanggal 15 sampai 18 Juli 2016 di Banda Aceh. Selama acara itu, selain ada seminar internasional juga ada pentas seni seperti pembacaan syair dari berbagai negara.

"Awalnya panitia rencanakan mengundang sekitar 100 orang, namun dalam perjalanan bertambah jadi 120 orang. Mudah-mudahan semua peserta bisa hadir dalam acara ini," kata Koordinator TP8N, Helmi Hass kepada merdeka.com, Jumat (15/7).

Pada malam pembukaan, Gubernur juga akan meluncurkan 27 judul buku karya penyair dari berbagai negara. Buku-buku tersebut akan dipamerkan dan dibedah pada acara seminar internasional, Sabtu (16/7) di Gedung ACC Sultan Selim, Banda Aceh.

Acara ini juga dimeriahkan ekspresi sastra dan seni, akan tampil delegasi mewakili negara untuk membacakan puisi. Masing-masing, Atzimba Luna Becerril (Meksiko), Amir Rahimi (Iran), Yang Seung Yoon (Korea Selatan), Nik Abdul Rakib bin Nik Hassan (Thailand), Raja Ahmad Aminullah (Malaysia), Zefri Hariff (Burnai Darussalam), Anie Din (Singapura) dan Rida K Liansi (Indonesia).

Menurutnya, buku puisi penyair dari luar Indonesia yang sudah siap diluncurkan dari Malaysia antologi puisi Prof Siti Zainon Ismail, dua judul buku (Puisi Putih Sang Kekasih dan Surat dari Awan) serta Rosmiaty Shaari (Daun Nan Bercinta).

Dari Singapura, antologi puisi Anie Din (Bahtera Besar Siapa Punya) dan Korea Selatan, buku Prof Yang Seung Yoon (Spirit Budaya Korea).

"Keempat penyair luar ini sudah lama mendaftar diri untuk diluncurkan bukunya dalam pertemuan penyair delapan negara di Aceh," imbuhnya.

Sedangkan dari Indonesia, sebut Helmi, buku yang akan diluncurkan antologi puisi Maman S Mahayana (Jejak Seol), Mahwi Air Tawar (Taneyan), Ahmadun Yosi Herfanda (Dari Negeri Daun Gugur), Isbedy Stiawan ZS (Melipat Petang ke dalam Kain Ibu).

Selanjutnya ada Fakhrunnas Jabar (Air Mata Musim Gugur), Ramayani Riance (Behrouz dan Pertunjukan Hujan). Dino Umahuk (Laut Maluku Lekuk Tubuhku), Arsyad Indradi (Puisi 1500 Haiku), Ibnu Mahyudi, dua buku (Dari Negeri Ironi dan Setengah Perjalanan), Ika Mustika (Mustika 40 Puisi), Kunni Masrohanti (Perempuan Ibu), Sastri Bakri (Kebenaran Tanpa Rasa Takut) dan Rudi Fofid Dkk (Mata Ombak).

Sementara buku penyair Aceh, tambah Helmi, masing-masing antologi puisi D Kemalawati (Bayang Ibu), LK Ara (Kau Pergi), Fikar W Eda (Sepiring Mie Aceh, Secangkir Kopi Gayo, Bertalam Giok Nagan), Rosni Idham (Nyanyian Sukma).

Antologi puisi Salman S Yoga (White Orchids Gayo Soil), Larasati Sahara (Hujan di Atas Kertas), Mahdi Idris (Kidung Setangkai Sunyi) dan Teuku Ahmad Dadek Dkk (Jejak Jati Diri).
***

Teror berdarah, di mana truk sarat granat menabarak kerumunan massa terjadi di Prancis. | (Reuters/Eric Gaillard)
Paris - Teror berdarah kembali menghantam Prancis, di mana sebuah truk sarat dengan senjata dan granat menabrak kerumunan orang di Nice, Prancis selama perayaan Bastille Day. Kejaksaan setempat menyebut sekitar 80 orang tewas dalam serangan mengerikan ini.

Meski demikian, polisi seperti dilaporkan Reuters Jumat (15/7/2016) menyatakan korban tewas yang terdata sekitar 30 orang dan korban luka lebih dari 100 orang.

Media Prancis, BFM melaporkan bahwa pihak berwenang telah mengklasifikasikan insiden ini sebagai "serangan”. Sopir truk dilaporkan telah tewas.

”Ada orang-orang di dalam penuh darah, mungkin penuh luka,” kata seorang reporter untuk koran Nice Matin.

Menurut laporan saksi mata yang dikutip oleh BFM, sopir truk berteriak, takbir sebelum meluncurkan serangan. Namun, laporan saksi mata ini belum dikonfirmasi pihak kepolisian.

Beberapa warga yang berada di lokasi kejadian turut menyebarkan informasi serangan ini via Twitter. ”Saya di #Nice dan tidak dapat menggambarkan situasi menakutkan dan mengerikan. Mayat di mana-mana, orang tewas di depan mata saya,” tulis pengguna akun @CertTaxCoach.

Beberapa korban tewas rata-rata adalah orang-orang yang sedang menonton kembang api dari perayaan Bastille Day.

Pemimpin Provinsi Alpes Cote d'Azur, Christian Estrosi, mengatakan di Twitter bahwa puluhan orang yang tewas dalam insiden itu.

Sementara itu, Presiden Prancis, Francois Holland, dilaporkan sedang mengadakan pertemuan darurat di sebuah pusat krisis Kementerian Dalam Negeri.
(sindonews)

Gubernur Aceh, dr. H. Zaini Abdullah berbincang dengan Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Aceh, Ramli Rasyid saat melakukan pertemuan di Pendopo Gubernur, Kamis (14/7). Pertemuan terswbut membahas berbagai isu terkait pendidikan di Aceh. Humas Aceh/Saiful Azmi
Banda Aceh - Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Aceh melakukan pertemuan dengan Gubernur Aceh dr. H. Zaini Abdullah di Pendopo Gubernur, Kamis (14/7). Dalam pertemuan tersebut, Pengurus PGRI membahas berbagai isu terkait pendidikan di Aceh.

Ketua PGRI Aceh, Drs Ramli Rasyid MSi MPd, menyampaikan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Aceh, kualitas guru harus terlebih dulu ditingkatkan guna menunjang keberhasilan dalam mendidik.

Untuk meningkatkan kualitas guru kata Ramli, berbagai pelatihan harus diberikan kepada para guru agar memiliki kompetensi dalam mengajar dan mendidik.

“Sarana dan pra-sarana juga merupakan salah satu faktor penting dalam mendorong mutu pendidikan di Aceh,” kata Ramli seraya berharap pemerintah juga memperhatikan kesejahteraan guru yang berada di seluruh Aceh.

PGRI Aceh lanjut Ramli, terus melakukan berbagai upaya untuk terus membantu meningkatkan pendidikan serta memperjuangkan nasib guru-guru yang ada di seluruh Aceh dalam menghadapi berbagai masalah.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Aceh, dr. H. Zaini Abdullah sangat mengapresiasi langkah-langkah yang di ambil oleh PGRI dalam memajukan pendidikan dan memperhatikan nasib guru-guru yang ada di seluruh Aceh.

Zaini mengatakan,  Pemerintah Aceh akan mengundang kembali para pegurus PGRI untuk memaparkan berbagai isu pendidikan dan kendala yang dihadapi oleh guru yang berada di seluruh Aceh.

“Kita akan mengajak semua pihak yang terkait untuk membahas berbagai isu pendidikan,” kata Zaini.

Zaini Abdullah berharap, para guru di Aceh untuk tetap semangat dalam mendidik dan membimbing anak-anak Aceh.

Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh , Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekda Aceh, Zulkifli, serta sejumlah pengurus PGRI Aceh.
(Rill)

Banda Aceh – Gubernur Aceh, dr H Zaini Abdullah berharap, Rapat Koordinasi Pelaksanaan Syari’at Islam  dijadikan seagai sebuah sarana untuk mensinergikan langkah guna mewujudkan suasana damai dan sejahtera di Aceh berlandaskan syariat Islam.

Hal tersebut disampaikan oleh pria yang akrab disapa Doto Zaini itu, dalam sambutan singkatnya, saat membuka secara resmi Rapat Koordinasi Pelaksanaan Syari'at Islam yang dibacakan oleh Ir Elvizar Ibrahim M Si, selaku Staf Ahli Gubernur Bidang Keistimewaan Aceh, Kamis (14/7/2016).

“Kita harus bisa meyakinkan bahwa Syariat Islam bersifat mencerahkan dan berdaya guna bagi kesejahteraan masyarakat. Oleh sebab itu, penting bagi kita untuk menyatukan kekuatan, meningkatkan wawasan, membangun kesepahaman bersama agar kita mampu membuktikan bahwa Islam benar-benar merupakan agama yang Rahmatan lil ‘alamin,” ujar Doto Zaini.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menekankan tentang pentingnya meningkatkan wawasan dan pemahaman, karena masih banyak opini yang menganggap Syari’at Islam sebagai kebijakan politik yang belum menghasilkan rasa keadilan dan kesejahteraan masyarakat.

“Mereka menganggap Syari’at Islam sebagai ajaran yang ketinggalan zaman, melanggar HAM, dan sebagainya. Pandangan negatif ini tentu harus dapat kita jawab secara ilmiah dengan berbagai dalil dan fakta di lapangan,” sambung Gubernur.

Sebagaimana diketahui, Pasal 127 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh telah mengamanatkan Pemerintahan Aceh dan Pemerintahan Kabupaten/Kota agar bertangung jawab atas penyelenggaraan dan pelaksanaan Syari’at Islam di Aceh.

Oleh sebab itu, lanjut Gubernur, Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten/Kota wajib menyusun perencanaan yang baik, menyamakan persepsi dan meningkatkan koordinasi dalam rangka memperkuat pelaksanaan Dinul Islam tersebut.

Empat Potensi Pengganggu Pelaksanaan Dinul Islam

Dalam sambutan singkatnya, Gubernur juga menyampaikan empat hal yang harus mendapat perhatian serius dari para pemangku kebijakan, mengingat bahaya yang ditimbulkannya dalam hal pelaksanaan Dinul Islam di Aceh.


Keempat hal tersebut adalah, masih adanya upaya pendangkalan aqidah yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab, munculnya berbagai macam aliran sesat yang merusak ajaran Islam itu sendiri. Ironisnya, kehadiran ajaran sesat itu justru disambut sebagian masyarakat yang tidak paham tentang Islam.

Selain itu, pengaruh globalisasi telah mendorong masyarakat berprilaku bebas. Hal ini berkaitan erat dengan semakin banyaknya angka pelanggaran syari’at yang begitu terbuka di masyarakat.

Hal terakhir yang juga sangat mengkhawatirkan adalah maraknya pertentangan di kalangan umat Islam dalam permasalahan yang bersifat furu’iyah. Menurut Gubernur, hal ini akan berdampak pada lahirnya sikap radikalisme dalam beragama.

“Untuk mengantisipasi hal tersebut, maka kita semua perlu duduk bersama guna menyatukan pendapat demi satu tujuan, yaitu memperkuat komitmen untuk mensukseskan pelaksanaan Syariat Islam yang kaffah di Aceh.”

Untuk mencapai sasaran tersebut, Doto Zaini menyampaikan beberapa hal yang harus dilakukan dan menjadi komitmen bersama, yaitu mengintrospeksi diri dan melakukan evaluasi tentang berbagai kebijakan syariat yang telah berjalan.

“Jika ada yang tidak efektif, mari kita perbaiki agar kebijakan itu terarah dengan baik dan sesuai dengan Al-Quran dan Hadist.”

Gubernur juga meminta agar semua pihak terus mengkampanyekan Syari’at Islam, baik itu dalam bidang aqidah, amaliyah, pendidikan, ekonomi, kehidupan sosial maupun dalam kehidupan sehari-hari.

“Sebagai contoh, kegiatan Magrib Mengaji adalah salah satu kampanye yang harus kita perkuat agar anak-anak Aceh memahami Islam dengan baik. Pengetahuan agama yang baik tentu sangat efektif mencegah upaya pendangkalan aqidah dan penyebaran ajaran sesat,” pesan doto Zaini.

Terakhir, Gubernur meminta kepada para pemangku kebijakan agar selalu memperkuat koordinasi antar lembaga, agar implementasi Syari’at berjalan dengan baik.

“Tiga tujuan inilah yang kita bahas bersama dalam rakor ini. Oleh sebab itu kontribusi para peserta sangat diharapkan, sehingga di akhir pertemuan kita mendapatkan rumusan sebagai rujukan dalam menyusun kebijakan Syari’at Islam di Aceh,” pungkas Gubernur Aceh.

Kegiatan yang mengangkat tema 'Mari Kita Tingkatkan Sinergitas Program demi Terlaksananya Penerapan Syari'at Islam Secara Kaffah' itu dihadiri oleh seluruh Kepala Dinas Syari’at Islam dan perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah kabupaten/kota se-Aceh. (Rillis)

Jakarta – Fakta-fakta pembunuhan Farah Nikmah Ridallah, pegawai bank yang nyambi PSK kelas atas mulai terkuak. Farah dibunuh teman kencannya, Calvin usai melakukan hubungan badan dengan tarif Rp 4 juta. Farah kencan dengan Calvin di Apartemen Aston Marina Tower B lantai 27 unit BJ, Pademangan, Jakarta Utara, pada Jumat malam (8/7/2016). Usai kencan, keduanya tidur sampai pagi.

Keesokan harinya, Calvin kembali mengajak Farah berhubung4n badan, tapi Farah menolaknya sambil berkata ‘Kamu keluarnya cepet, ngapain diterusin lagi, lagian saya juga sudah dicari orangtua saya’.

Ucapan dan penolakan Farah Nikmah Ridallah membuat Calvin sakit hati. Calvin lantas membunuh Farah secara spontan.
Berikut 10 fakta pembunuhan Farah Nikmah Ridallah, karyawati bank yang nyambi sebagai PSK.

1. Farah Nyambi PSK High Class
Calvin mengetahui Farah Nikmah Ridallah sebagai pegawai bank nyambi PSK high class (kelas atas) dari temannya. Lewat temannya tersebut, Calvin berkomunikasi dan bertemu dengan Farah pada hari Jumat, 8 Juli 2016 lalu.

2. Farah dan Calvin Kencan di Apartemen
Setelah kenalan, Calvin mengajak Farah ke apartemennya di Apartemen Aston Marina Tower B lantai 27 unit BJ, Pademangan, Jakarta Utara, Jumat malam (8/7/2016). Di apartemen itulah, Farah dan Calvin berkencan.

3. Calvin Bayar Farah Rp 4 Juta Sekali Kencan
Calvin dan Farah berhubung4n badan di Apartemen Aston Marina Tower B lantai 27 unit BJ, Pademangan, Jakarta Utara, Jumat malam (8/7/2016) sekitar pukul 21.00. Usai berhubung4n badan, Calvin membayar Farah Rp 4 juta.

4. Tidur Sampai Pagi Usai Berhubung4n Badan
Setelah berhubung4n badan, Calvin dan Farah tidur sampai pagi. Keesokan harinya, Sabtu (9/7), Calvin kembali mengajak Farah berhubung4n badan. Namun, ajakan Calvin ditolak Farah.

5. Farah Tolak ajakan Calvin karena Cepat Crot
Farah menolak ajakan Calvin berhubung4n badan untuk kedua kalinya karena Cavin tidak kuat berhubung4n intim (cepat crot, red). Saat diajak Calvin, Farah mengatakan, ‘kamu keluarnya cepet, ngapain diterusin lagi, lagian saya juga sudah dicari orangtua saya’.

6. Calvin Bunuh Farah karena Sakit Hati
Ucapan dan penolakan Farah Nikmah Ridallah membuat Calvin sakit hati. Calvin lantas membunuh Farah secara spontan.

“Atas perkataan korban tersebut, pelaku kecewa dan marah sehingga pelaku memukul korbannya di bagian kepala belakang dan korban terjatuh, lalu dicekik sampai korban meninggal dunia,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Awi Setiyono, Rabu (13/7/2016).

7. Mayat Farah Dimasukkan ke dalam Boks Plastik Tupper Ware
Setelah dipastikan tewas, mayat Farah dimasukkan ke dalam boks plastik tupper ware dilapisi sprei bermotif kotak-kotak berwarna pink. Calvin menaburi kapur barus serta dilakban rapi dan diikat oleh tali plastik berwarna biru.


8. Mayat Farah Dibuang di Kolong Tol Pantai Indah Kapuk
Calvin membawa boks berisi mayat Farah memakai troli dari apartemen pada Minggu (10/7/2016) sekitar pukul 20.00 WIB. Boks tersebut dimasukan ke mobil rental macam Suzuki Ertiga dan kemudian Calvin membuangnya di kolong tol Pantai Indah Kapuk.

9. Mayat Farah Ditemukan Membusuk
Mayat Farah ditemukan mengambang di kolong Tol Jor, Kelurahan Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (12/7/2016) dalam kondisi sudah membusuk.

10. Calvin Ditangkap di Apartemen, Rabu (13/7)
Calvin ditangkap pada Rabu (13/7/2016) dini hari di sebuah apartemen di kawasan Ancol, Jakarta Utara. Penangkapan Calvin dipimpin langsung oleh Kapolres Jakarta Utara, Kombes Daniel Bolly Tifaona.(one/pojoksatu)
loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.