2016-11-20

Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Bambang Tri Banda Aceh Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Cuaca Cut Meutia Dana Bos Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Fito Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan History Hotel Hukum HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malware WannaCry Masjid Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik MUI Musik Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebriti Senator Sosok Sport Sumatera Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TNI Tokoh Tsunami Aceh Ulama Vaksin MR vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

Tterduga teroris majalengka (foto merdeka.com)
Banda Aceh - Terkait penangkapan seorang pemuda yang berinisial BAH (34) oleh Densus 88 yang diduga terlibat jaringan teroris di Desa  Blang Teurakan Kecamatan Sawang, Aceh Utara, Sabtu (26/11/2016), menurut Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) itu hasil pengembangan dari tersangka RPH yang terlebih dahulu di tangkap wilayah Blok Situsari, Majalengka, Jawa Barat, Rabu (23/11).
 
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar saat hubungi Redaksi Statusaceh.net,Sabtu (26/11/2016) membenarkan adanya penangkapan satu tersangka teroris di kawasan pedalaman Aceh utara.

Menurut Boy Amar penangkapan terhadap BAH dilakukan lansung oleh Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri yang di beck up oleh sejumlah personil polisi Polda Aceh.

BAH ditangkap oleh Tim Densus 88 Mabes Polri atas pengembangan dari tersangka RPH yang terlebih dahulu ditangkap oleh Mabes Polri dalam kasus kepemilikan bahan-bahan peledak serta adanya rencana peledakan bom di sejumlah objek vital.(SA/Red)

Ilustrasi
Medan - Seorang penimpang bus Anugerah jurusan Aceh-Medan, Karyadi Bachtiar (29) diamankan Polresta Langkat, Sumatera Utara, Sabtu (26/11/2016). Dari tangannya, polisi menyita 2 kilogram sabu-sabu dan 5.000 butir ekstasi.

Karyadi merupakan warga Dusun Seurekui Desa Panton Masjid, Kecamatan Makmur, Bireuen, Aceh.

Kasat Narkoba Polres Langkat AKP Supriyadi Yantoto mengatakan, digagalkannya pengiriman narkoba ini berawal dari informasi yang diterima bahwa akan ada pengiriman dari Langsa menuju Medan.

"Kami langsung melakukan penyelidikan dan melakukan operasi di depan pos Lantas Simpang Maut atau kantor Bupati Stabat, Langkat. Kami menghentikan bus Anugerah BL 7894 AA dan memeriksa para penumpangnya," kata Supriyadi.

Dijelaskannya, pelaku saat itu duduk di bangku nomor 38. Dia tidak bisa mengelak lagi setelah petugas memeriksa ransel hitam yang diletakkannya di bawah kaki.

"Di dalam tas itu kita menemukan dua kilogram sabu dan sebungkus plastik bening berisi 5.000 butir diduga pil ekstasi. Pelaku saat ini di Mapolres Langkat sedang menjalani pemeriksaan," katanya lagi.

Menurutnya, pelaku akan dikenakan Pasal 115 subs Pasal 114 subs Pasal 112 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.(kompas)

Menjaga kesehatan otak dengan konsumsi lima makanan ini (Foto: Tiporstis)
SEPERTI yang Anda ketahui, makanan merupakan sumber energi bagi tubuh. Menjalankan program diet yang seimbang, juga dapat membantu Anda merasa lebih sehat dan berenergi. Salah satu keuntungan menerapkan pola makan sehat adalah dapat mempengaruhi kesehatan otak Anda.

Berdasarkan pernyataan Jessica Crandall, seorang ahli gizi dari Academy of Nutrition and Dietetics, nutrisi yang berasal dari makanan sehat memang tidak secara langsung mempengaruhi kinerja otak. Tetapi, ada beberapa jenis makanan yang dapat membantu menjaga kesehatan otak Anda.

Dilansir dari Refinery 29, Kamis (24/11/2016), berikut 5 jenis makanan tersebut.

Alpukat

Menurut Crandall, alpukat merupakan sumber terbaik untuk mendapatkan asupan lemak tak jenuh yang sehat untuk fungsi otak Anda. Secara khusus, jenis lemak inilah yang nantinya akan terkandung dalam aliran darah di otak Anda.

Tips : konsumsilah alpukat bersama telur dan roti panggang.

Salmon

Tidak hanya rasanya yang lezat, salmon juga mengandung asam lemak omega-3 yang baik untuk kesehatan otak Anda.

Tips: konsumsilah salmon dengan nasi merah, dan terong goreng.

Oats

Untuk sumber karbohidrat yang baik, Crandall merekomendasikan untuk mengonsumsi oats. "Oats memiliki kadar magnesium yang baik, dan dapat membantu kinerja otak secara maksimal," katanya.

Tips: konsumsilah oats dengan buah dan yogurt.

Ikan kembung

Selain salmon, ikan kembung merupakan jenis ikan yang baik untuk mengembangkan syaraf otak. "Ikan ini mengandung omega-3 yang baik untuk mengurangi peradangan pada otak," ujar Crandall.

Tips : konsumsilah ikan kembung dengan beras merah dan sayuran kesukaan Anda.

Bayam

Crandall mengatakan, sayuran berdaun hijau seperti bayan, mengandung zat kalium yang sangat tinggi. Zat tersebut dapat membantu memperlancar aliran darah yang menuju ke otak.

Tips : cara terbaik untuk mengonsumi bayam adalah dengan mengolahnya menjadi smoothie.(Sumber: okezone.com)

Foto: Michael Agustinus-detikFinance
Bukittinggi - PT PLN (Persero) sedang menggenjot pembangunan infrastruktur kelistrikan di berbagai daerah. Salah satunya adalah jaringan transmisi 275 kV dari Lampung-Ulee Kareng (Aceh) sepanjang 2.394 kilometer-route (kmr).

Transmisi dari Lampung sampai Aceh ini terbagi menjadi 17 ruas. Beberapa di antaranya telah beroperasi dengan kapasitas 150 kV. Dalam waktu dekat ini, ruas Kiliranjao-Payakumbuh akan selesai di Desember 2016. Kemudian transmisi Payakumbuh-Sidempuan selesai di Februari 2017.

Sumatera memang sangat membutuhkan 'tol listrik' karena sumber-sumber energi, terutama batu bara, kebanyakan ada di Sumatera bagian selatan. Tapi konsumsi listrik lebih tinggi di Sumatera bagian utara.

PLTU-PLTU mulut tambang berskala besar yang akan dibangun di Sumatera bagian selatan di antaranya adalah PLTU Sumsel 8 berkapasitas 1.200 MW dan PLTU Banjarsari kapasitas 220 MW. Maka pembangkit-pembangkit listrik lebih banyak dibangun di selatan, lalu dialirkan ke Sumatera bagian tengah dan utara lewat 'tol listrik'.

Berikut rincian transmisi dari Lampung sampai Aceh dan target penyelesaiannya, sebagaimana dikutip detikFinance dari data PLN:

Lampung-Sribawono 250 kmr: 2019
Gumawang-Lahat 220 kmr: 2017
Lahat-Lubuk Linggau 115 kmr: sudah operasi 150 kV
Lubuk Linggau-Bangko 195 kmr: sudah operasi 150 kV
Bangko-Muara Bungo 79 kmr: sudah operasi 150 kV
Muara Bungo-Kiliranjao 117 kmr: sudah operasi 150 kV
Kiliranjao-Payakumbuh 112 kmr: Desember 2016
Payakumbuh-New Padang Sidempuan 281 kmr: Februari 2017
New Padang Sidempuan-Sarulla 70 kmr: sudah operasi 150 kV
Sarulla-Simangkuk 91 kmr: Februari 2017
Simangkuk-Galang 151 kmr: April 2017
Galang-Binjai 80 kmr: Juni 2017
Binjai-Pangkalan Susu: Sudah Operasi
Pangkalan Susu-Arun: 2018
Arun-Sigli: 2018
Sigli-Ulee Kareng: 2018
Sigli-Nagan Raya: sudah operasi 150 kV

Total ada 6.819 menara transmisi yang harus dibangun PLN untuk transmisi Lampung-Ulee Kareng sampai 2019. Pembebasan lahan untuk 4.273 menara transmisi sudah selesai, 3.538 di antaranya bahkan sudah memulai pembangunan pondasi.

Bila seluruh Sumatera sudah tersambung tol listrik, defisit listrik di Sumatera bagian utara dan tengah dapat ditutup oleh pasokan dari PLTU-PLTU mulut tambang berskala besar di Sumatera bagian selatan. (Sumber: detik.com)

Penangkapan Teroris/ Ilustrasi
Sawang - Terkait penangkapan seorang pemuda yang berinisial BA (34) oleh Densus 88 yang diduga terlibat jaringan teroris  terus berkembang dukalangan masyarakat di Kecamatan Sawang, Aceh Utara.


Menurut informasi yang diterima dari kalangan aparat kepolisian BA diduga merupakan anggota teroris jaringan Majalengka.

Penangkapan terhadap BA adalah hasil pengembangan dari tersangka teroris lainnya yang telah berhasil ditangkap beberapa hari lalu di Majalengka, Jawa Barat yang berencana akan melakukan aksi peledakan bom di sejumlah objek vital.

“ Polisi dari Polda Aceh dan Polres Lhokseumawe hanya membeck up,yang ditangkap tadi itu terkait kasus teroris di Majalengka “,ujar salah satu sumber yang namanya tidak ingin di sebutkan.

Sementara itu Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Goenawan yang dihubungi melalui sambungan telepon selulernya membenarkan adanya penangkapan yang dilakukan oleh Densus 88 terhadap seorang warga berinitial BA di desa Blang Teurakan Kecamatan Sawang,Aceh utara.

Menurut Kombes Pol Gonawan penangkapan terhadap tersangka anggota teroris BA dilakukan oleh Densus 88, pihak Polda dan polres Lhokseumawe hanya hanya membeck up.

" Benar,tadi Densus 88 yang melakukan penangkapan kita dari Polda Aceh dan Polres Lhokseumawe hanya membeck up saja ",ungkap Goenawan

Ketika ditanyakan kebenaran tersangka BA ditangkap atas pengembangan terhadap tersangka lainnya yang ditangkap beberapa hari lalu di Majalengka, Kabid Humas Polda Aceh juga membenarkan hal tersebut.

Goenawan juga mengatakan jika saat ini Densus 88 sedang dalam perjalanan bersama tersangka menuju Mabes Polri.

" Benar sekali, pengembangan jaringan teroris di Majalengka,saat densus 88 dan tersangka dalam perjalanan menuju Mabes Polri ",terangnya.(SA/Red)

Ilustrasi Penangkapan Teroris (Pojoksatu.com)
Sawang - Sulaiman (26) tahun menceritakan saat belasan anggota Brimob dan Polisi bersebo melakukan penangkapan terhadap abang kandungnya BA (34), dirinya sedang bekerja membuat saluran irigasi tepat di samping rumahnya.

“ Saya tadi waktu datang polisi brimob bersenjata lengkap sedang kerja buat lueng (saluran aif irigasi),begitu turun lansung masuk kerumah dan tangkap bang BA “,ujar Sulaiman.

Takut terjadi sesuatu didalam rumahnya, Sulaiman menghentikan pekerjaannya dan mencoba melihat apa yang sedang terjadi didalam rumahnya,baru mau naik ke permukaan seorang polisi berpakaian brimob bersenjata lengkap menghardiknya, “ ini rumah kamu ya “,tanya anggota Polisi tersebut.

Iya,benar ini rumah saya “,jawab sulaiman, seiring jawaban itu sulaiman lansung dipasangkan borgol ditangannya oleh anggota polisi.

Dari jarak dekat sulaiman melihat abangnya BA lansung dinaikkan ke mobil ,demikian juga dirinya. Tidak berapa lama kemudian didalam mobil Sulaiman sempat menanyakan apa kesalahan dirinya dan abangnya sampai ditangkap begini.

Namun hanya dijawab oleh anggota polisi tersebut,masalah besar,kalau bukan dibawa ke Banda Aceh maka akan dibawa ke Jakarta.

Ternyata mobil yang membawa kedua abang beradik ini kembali menuju ke arah desa Gunci,dimana kediaman orangtua Sulaiman dan BA berdomisili.

“Sampai dirumah di Gunci polisi lakukan penggeledahan dirumah, tidak lama Cuma sebentar kemudian waktu sudah selesai geledah tidak dapat apa-apa,waktu polisi mau pergi saya dilepaskan borgol ditangan dan dibebaskan cuma abang saya yang dibawa,tidak tahu kemana dibawa “,cerita Sulaiman dengan wajah sedih kepada Reporter StatusAceh.Net saat ditemui dirumah geuchik Min, Sabtu (26/11/2016).

Kepada Reporter Sulaiman juga mengaku tidak mengetahui dalam kasus apa abangnya ditangkap,menurutnya BA datang dan menginap dirumahnya 3 hari lalu.

Ketika Reporter menanyakan pekerjaan dan alamat tempat tinggal BA, Sulaiman menggeleng tidak tahu.

“ Kalau bang BA (Red) sudah 3 hari disini,kalau pekerjaannya saya tidak tahu,kalau tinggalnya tetapnya dimana saya juga tidak tahu pasti karena dia dari dulu sudah sering merantau ke luar daerah Aceh “,jelas Sulaiman.

Ketika Reporter menanyakan polisi yang menangkap abangnya berasal dari jajaran mana dan kemana dibawa sulaiman juga mengaku tidak tahu.

“ Saya sudah tanya tadi abang saya mau dibawa kemana dan bapak polisi ini dari mana,Cuma dijawab abang mu ini kalau dibawa kebanda bearti ke Jakarta, tapi saya tidak diberikan surat apapun juga saat penangkapan abang dan penggeledahan rumah ”,beber Sulaiman dengan polosnya.

Sementara itu Geucik Gunci Jaswar yang dihubungi melalui handphone selulernya membenarkan adanya penggeledah dirumah orangtua BA dan Sulaiman didesa Gunci namun Jaswar membantah jika BA adalah warga desanya.

“ Tadi saya dilaporkan memang benar adanya penggeledahan dirumah orangtua BA sekitar pukul 11:00 WIB namun BA sudah lama tidak pernah berada didesa Gunci dan dia juga tidak lagi tercatat sebagai penduduk desa gunci “,ungkap Geucik Gunci yang mengaku sedang berada dibanda Aceh.(SA/ Red)

Kapolda Metro Jaya melantik sejumlah pejabat utama dan delapan kapolres di lingkungan Polda Metro Jaya.Foto/SINDOnews/Helmi Syarif
StatusAceh.Net - Sejumlah pejabat utama dan kapolres di lingkungan Polda Metro jaya melakukan serah terima jabatan. Salah satu pejabat utama yang harus menyerahterimakan jabatannya ialah Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Awi Setiyono.

Serah terima jabatan pejabat utama dan kapolres ini dipimpin Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochamad Iriawan. Sebanyak lima pejabat utama  dan delapan kapolres diambil sumpah dan janjinya.

Berikut pejabat utama dan kapolres baru yang dilantik Kapolda Metro Jaya. Pertama, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Awi Setiyono digantikan Kombes Pol Raden Argo Prabowo Yuwono. Kedua, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Pol Fadil Imran digantikan Kombes Pol Wahyu Hadiningrat.

Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Metro Jaya Kombes Pol Andean Bonar Sitinjak digantikan Kombes Polisi Usman Heri Purwono. Selanjutnya, Direktur Sabhara Polda Metro Jaya Kombes Pol Ahmad Subarkah digantikan kepada Kombes Polisi Slamet Hadi Supraptoyo.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol John Turman Panjaitan digantikan Kombes Pol Nico Afinta. Untuk jajaran kapolres yang diganti ialah, Kapolres Jakarta Utara Kombes Pol Daniel Bolly Tifaona digantikan Kombes Pol Asep Adi Saputra.

Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat diganti Kombes Pol Iwan Kurniawan. Kapolres Tangerang Kota Kombes Pol Irman Sugema digantikan Kombes Pol Harry Kurniawan.

Kapolres Bekasi Kabupaten Kombes Pol Awal Chairuddin digantikan Kombes Pol Asep Adi Saputra. Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Kombes Pol Heri Sumardji digantikan AKBP Ulung Sampurna Jaya.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Hanny Hidayat digantikan AKBP Robertus Yohanes. Kapolres Depok Komisaris Besar Polisi Harry Kurniawan digantikan AKBP Herry Heryawan. Terakhir, Kapolres Kepulauan Seribu AKBP John Weynart Hutagalung digantikan AKBP Boy Rando Simanjuntak. (Sindonews)

Ilustrasi Penangkapan Teroris
Sawang – Diduga terlibat jaringan teroris, Seorang Pemuda berinisial BA (34) merupakan warga Gunci, Kecamatan di tangkap oleh aparat kepolisian di desa Blang Teurakan Kecamatan Sawang, Aceh Utara, Sabtu (26/11/2016).

Hal tsersebut di ungkapkan oleh Geuchik Blang Teurakan M Amin,  sekitar pukul 10:30 WIB puluhan polisi dari satuan Brimob berpakaian preman dengan mengendarai 10 unit mobil yang terdiri dari mobil Penjinak Bom (Jibom) dan mobil Innova yang datang ke desa Blang Teurakan. 

Belasan personil brimob berpakaian lengkap turun dari mobil double kabin dan lansung melakukan pengepungan di salah satu rumah warganya Sulaiman (26). 

Dari dalam rumah beberapa personil mengamankan BA dan Sulaiman yang lansung dibawa masuk dalam mobil. 

Selanjutnya keduanya lansung dibawa ke rumah orangtua di Desa Gunci untuk dilakukan penggeledahan, ,namun setelah penggeledahan dirumah orang tuanya di desa Gunci Sulaiman dibebaskan dan BA di bawa oleh aparat keamanan.

“Saya tadi dipanggil untuk menyaksikan saat penangkapan BA dirumah Sulaiman, saya tanya terkait apa ini ditangkap tapi tidak jawab, Cuma mereka bilang ini kasus besar jaringan jakarta, saya pikir itu pasti kasus teroris kalau tidak buat apa mereka bawa penjinak bom”,jelas Geucik Min saat ditemui Reporter StatusAceh.Net di kediamannya tidak berapa lama setelah penangkapan. 

Geucik min juga mengatakan jika sulaiman dan BA adalah adik abang, BA bukanlah penduduk Desa Blang Teurakan namun BA kerap datang ke rumah adiknya Sulaiman yang merupakan warganya. 

“ Kalau BA bukan warga saya tapi kalau adiknya Sulaiman benar warga saya, setahu saya BA sering datang kerumah Sulaiman, namanya juga rumah adik “,terang Geuchik Min.

Sementara itu Kapolsek SawangIiptu Ridwan yang dihubungi melalui telepon seluler membenarkan adanya penangkapan seorang warga di desaBlang Teurakan namun untuk lebih jelas dirinya meminta reporter untuk menghubungi Polres Lhokseumawe. 

" iya memang tadi yang ditangkap tapi untuk lebih jelas coba hubungi polres lhokseumawe ",jelas Ridwan dengan singkat.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Hendri Budiman yang dihubungi  via pesan singkat juga membenarkan jika ada penangkapan di Sawang, dan untuk sementara pihaknya belum bisa memberi keterangan  lebih lanjut, karena masih dalam penyelidikan.

“Ya benar ada penankapan di Sawang, Sekarang sudah kita amankan di Polres,” balasnya via SMS.(SA/Red)

Jenazah Almarhum Mantan Kepala desa yang masih utuh,meninggal 2 tahun silam 

StatusAceh.Net- Sebanyak 109 buah kuburan dan jenazah di Pemakaman Islam Kampung Serkat Barat ,Malaysia dipindahkan guna kepentingan pelebaran jalan dari Permas menuju Tanjung Piai.

Namun diantara 109 jenazah yang dipindahkan terdapat satu jenazah dibalik balutan kain kafan yang masih utuh.

Sosok Jenazah tersebut adalah almarhum Abdullah Ahmad mantan Kepala Desa Serkat Barat di Johor, Malaysia yang meninggal dua tahun lalu pada tahun 2014.

Foto sesosok jenazah yang masih utuh tersebut telah menyebar di dunia maya dan menjadi viral pembincangan hangat dikalangan netizen.

Pekerjaan penggalian kuburan telah dilakukan 3 hari lalu dan selesai kemari yang dipimpin lansung oleh Kantor Agama Daerah bersama lembaga terkait lainnya juga dibantu warga desa setempat.

“ Dari ratusan jenazah yang digali semua sudah membusuk,hanya jenazah almarhum Abdullah Ahmad yang masih utuh, beliau meninggal 2 tahun lalu “,ujar Roslan Bohari Kepala Desa Serkat saat ini.(Dream)

Pengungsi Rohingya dan Banglades mengumpulkan air hujan dengan piring dan botol di kamp pengungsi sementara di Maungdaw, Myanmar, 4 Juni 2015. Sekitar 400 orang pengungsi berkumpul di kamp ini tanpa makanan dan air bersih yang memadai. REUTERS/Soe Zeya Tun
StatusAceh.Net - Salah satu petinggi lembaga di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menegaskan bahwa Pemerintah Myanmar diyakini tengah meluncurkan kampanye penghapusan etnis Islam Rohingya di negara itu. Pihak militer terus menghancurkan daerah yang diduga sebagai lokasi militan Islam.

Wakil Komisi Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi (UNHCR) John McKissick mengatakan, militer Myanmar telah membunuh kaum pria dengan menembak mereka. Juga membunuh anak-anak dan memperkosa kaum wanita.

Selain itu, menurut McKissick, pihak keamanan juga membakar rumah etnis Rohingya dan memaksa mereka menyeberangi sungai untuk memasuki perbatasan Bangladesh.

"Situasi itu menyebabkan pemerintah Bangladesh tegas untuk membuka daerah perbatasan karena keputusan tersebut hanya mendorong lagi pemerintah Myanmar untuk melakukan penggusuran sehingga tujuan mereka menghapus etnis Rohingya tercapai," kata McKissick kepada BBC.

Menurut laporan Amnesty International, Pemerintah Bangladesh pun kini mulai mengusir kelompok pengungsi etnis Rohingya ke Myanmar meskipun tindakan itu melanggar hukum internasional.

UNHCR dan Amnesty International menuduh Pemerintah Myanmar bertindak membalas dendam dengan kejam terhadap etnis Rohingya ketika militer negara itu meluncurkan operasi antikeganasan di wilayah bergolak tersebut.

Daerah di utara negeri Arakan, atau dikenal sebagai Rakhine, ditutup untuk operasi militer sejak 9 Oktober lalu menyusul kematian sembilan penjaga perbatasan akibat serangan militan yang diduga didalangi etnis Rohingya.

Sumber: BBC | AL JAZEERA

StatusAceh.Net -  Otoritas Palestina mengirimkan empat tim pemadam kebakaran untuk membantu memadamkan kobaran api yang melalap wilayah tengah dan utara Israel. Peristiwa ini jarang terjadi di tengah gejolak konflik yang tak kunjung henti di antara kedua negara ini.

Pejabat senior Israel pada Kamis (25/11) memaparkan kepada media Israel, Hareetz, bahwa pemerintah Israel menerima tawaran bantuan dari Otoritas Filipina untuk memadamkan api yang berkobar di kota Haifa, menyebabkan sekitar 60 ribu warga mengungsi.

Pejabat yang tak dipublikasikan namanya itu menyatakan bahwa kerja sama antara petugas pemadam kebakaran Palestina dan Israel diawasi oleh Koordinator Kegiatan Pemerintah di Kawasan.

Kobaran api mulai terlihat sejak Selasa (22/11) di komunitas utara Zichron Ya'akov, sekitar 35 kilometer sebelah utara Haifa. Kebakaran kemudian meluas hingga hari berikutnya di Modi'in, Israel tengah.

Kebakaran menghanguskan sejumlah bangunan di beberapa lokasi selama tiga hari terakhir, namun intensitas api semakin meningkat pada Kamis (24/11), dipicu oleh cuaca yang kering dan angin timur yang kuat.

Sejumlah tayangan televisi menunjukkan dinding-dinding rumah warga diamuk api di kompleks perumahan di Haifa, kota terbesar ketiga di Israel. Pemadam kebakaran berupaya menghentikan api yang semakin dekat dengan stasiun pengisian bahan bakar.

Para siswa dari sekolah dan universitas serta pasien dari sejumlah rumah sakit. Sebanyak 600 narapidana dipindahkan dari dua penjara di Carmel dan Damon, didampingi oleh 150 penjaga penjara dan polisi.

Kebakaran juga menyebabkan setidaknya 130 orang terluka dalam kebakaran, sebagian besar karena menghirup asap. Meski demikian, tidak satupun warga yang berada dalam kondisi kritis.

Selain Palestina, pemerintahan Israel juga menerima bantuan dari sejumlah negara tetangga untuk mengatasi kebakaran tersebut. Pesawat dari Yunani, Siprus, Kroasia, Turki dan Rusia sudah bergabung dalam upaya untuk memadamkan kobaran api.

Pesawat pemadan kebarakan jenis Boeing 747 'Super Tanker' juga akan tiba di Israel dari Amerika Serikat dalam waktu 28 jam ke depan, untuk membantu memadamkan gelombang kebakaran. Pesawat 'Super Tanker' juga dibawa ke Israel pada 2010 untuk memadamkan kebakaran besar yang berkobar di wilayah Carmel.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menyebut insiden ini adalah ulah pelaku kebakaran dan menyebut mereka sebagai teroris. Ia bersumpah pelaku kebakaran akan diganjar hukuman yang berat.

Pasukan Pertahanan Komando Dalam Negeri Israel mengerahkan dua batalion untuk meluncurkan operasi pencarian dan penyelamatan dan membantu evakuasi warga sipil.[] 

Sumber: CNN Indonesia

Kasubdit 3 Jatanras Polda Jateng AKBP Nanang Haryono (memegang senpi) saat meringkus 2 pelaku curas di King cafe & diskotik 

SEMARANG- Berkat kegigihan dan usaha keras,akhirnya para pelaku specialis pencurian  dengan kekerasan di tiga mini market modern didua tempat yakni dua di Cilacap dan satu di Purbalingga berhasil di ringkus oleh Personil Subdit 3 Jatanras Polda Jawa Tengah (Jateng).

Kelima pelaku di tangkap di 3 tempat terpisah yakni di Sebuah Cafe dan Diskotik kawasan baturaden, Karawang dan Bandung.
Penangkapan para pelaku di pimpin lansung oleh Kasubdit 3  Jatanras Polda Jateng AKBP Nanang Haryono SH. SIK.MSi. 

Dimana Tiga dari lima pelaku diringkus saat sedang berpesta ria di King Cafe dan Diskotik Puri Indah Jalan Raya Baturaden,saat penggeledahan dari salahsatu pelaku didapatkan sepucuk pistol Air Softgun.

Ketiga pelaku yang diamannkan di King Cafe dan Diskotik yakni Waluyo (31) , Edi Riswanto (46) Keduanya Warga Purbalingga, Jawa Tengah, Muhamad Johari (34) warga Kuningan.

 Direktur Reserse Umum Polda Jateng Kombes Gagas Nugraha melalui Kasubdit 3 Jatanras AKBP Nanang Haryono SH.SIK.MSi menjelaskan para pelaku yang telah berhasil diringkus ini telah melakukan serangkaian kejahatan pencurian dengan kekerasan di beberapa Mini Market Modern di kawasan purwokerto jawa tengah.

“ Kami telah mengendus keberadaan para pelaku sudah beberapa hari yang lalu,mereka ini adalah pelaku pencurian dengan kekerasan di 3 Mini Market Modern, dua di Cilacap satu di Purbalingga, Terakhir pelaku melakukan pencurian dengan kekerasan pada Rabu (28/9) di dusun Demangsari, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen. “,Jelas Nanang Haryono Jum’at (25/11). 

Menurut nanang Sebelum penangkapan para pelaku di King Cafe dan Diskotik, Tim Fight Crime Jatanras Polda Jateng yang di pimpinnya berhasil meringkus dua tersangka lainya di kawasan Karawang dan Bandung yakni Deny Junjunan (44) warga Bandung Jawa Barat dan Subiyantoro (40) penduduk Kabupaten Sleman.


“ Modus para pelaku ini masuk ke toko mini market dengan memotong gembok,kemudian menyekap penjaga toko dan menutup mulut dengan menggunakan lakban,setelah itu baru mereka menguras isi toko,seperti mengambil ratusan bungkus rokok,Jam berbagai merk sampai dengan uang yang berada di laci kasir “, beber sang kasubdit yang telah meraih sejumlah penghargaan dari kapolda jateng atas keberhasilannya mengungkap sejumlah kasus curas beberapa waktu lalu.

Dari para pelaku Tim Fight Crime Jatanras Polda Jateng berhasil mengamankan barang bukti golok, gunting besar, linggis, satu buah pistol air softgun,mata bor,rantai,celurit,6 handphone berbagai merk dan ratusan bungkus rokok. 

Untuk pengembangan serta proses hukum lanjutan ke lima pelaku pencurian dengan kekerasan diamankan di Mapolda Jateng,atas kejahatannya para pelaku ini dijerat dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara.

Redaksi: T. Sayed Azhar

StatusAceh.Net - Berikut ini adalah profil koruptor kelas kakap yang tidak diungkap oleh media besar. Profil koruptor ini seakan ditutup-tutupi dan dikaburkan.

Dikutip dari nusantarakini.com yang menerima kiriman tulisan ini dari masyarakat melalui WA. Siapakah mereka? pembaca bisa menyimpulkan sendiri.

1.
Eddi Tansil alias Tan Tjoe Hong atau Tan Tju Fuan. Lahir di Makassar, Sulawesi Selatan, 2 Februari 1953. Awal 1990an membobol Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) sebesar Rp 1,5 trilyun ketika nilai tukar rupiah thd dolar Amerika sekitar Rp 1.500,- per dollar. Kini, ketika nilai tukar rupiah mengalami depresiasi sekitar 700 %, berarti duit yg digondol Eddi Tanzil setara dgn Rp 9 triliun, lebih besar dr nilai skandal Bank Century yg Rp 6,7 triliun

2.
Hartati Murdaya. Ketua umum WALUBI (Wali Umat Buddha Indonesia) ini ditangkap KPK krn menyogok Bupati Buol, Sulawesi Tengah, Arman Batalipu, yg merupakan kader Golkar. Uang suap diberikan agar usaha perkebunan Hartati mendapat konsesi perkebunan.

Di penghujung tumbangnya orde baru, sejumlah pengusaha dan bankir Cina panen BLBI (Bantuan Likuiditas Bank Indonesia). Banyak diantara mereka yg kemudian melarikan diri ke luar negeri dgn meninggalkan aset rongsokan sbg jaminan dana talangan.

3.
Menurut catatan Kompas 2 Januari 2003, jumlah utang dan dana BLBI yg diterima Sudono Salim alias Liem Sioe Liong sekitar Rp 79 triliun, Sjamsul Nursalim alias Liem Tek Siong Rp 65,4 trilyun, Sudwikatmono Rp 3,5 trilyun, Bob Hasan alias The Kian Seng Rp 17,5 trilyun, Usman Admadjaja Rp 35,6 trilyun, Modern Group Rp 4,8 trilyun dan Ongko Rp 20,2 trilyun. Dan masih banyak lagi:

4.
Andrian Kiki Ariawan, terlibat dalam korupsi BLBI Bank Surya. Perkiraan kerugian negara mencapai Rp 1,5 triliun. Proses hukum berjalan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Andrian kabur ke Singapura dan Australia. Pengadilan kemudian memutuskan melakukan vonis in absentia.

5.
Eko Adi Putranto, anak Hendra Rahardja ini terlibat dalam korupsi BLBI Bank BHS. Kasus korupsi Eko ini diduga merugikan negara mencapai Rp 2,659 triliun. Ia melarikan diri ke Singapura dan Australia. Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan vonis in abenstia 20 tahun penjara.

6.
Sherny Konjongiang, terlibat dalam korupsi BLBI Bank BHS bersama Eko Adi Putranto dan diduga merugikan negara sebesar Rp 2,659 triliun. Ia melarikan diri ke Singapura dan Amerika Serikat. Pengadilan menjatuhkan vonis 20 tahun penjara, in absentia.

7.
David Nusa Wijaya, terlibat dalam korupsi BLBI Bank Servitia. Ia diduga merugikan negara sebesar Rp 1,29 triliun. Sedang dalam proses kasasi. David melarikan diri ke Singapura dan Amerika Serikat. Namun, ia tertangkap oleh Tim Pemburu Koruptor di Amerika.

8.
Samadikun Hartono, terlibat dalam korupsi BLBI Bank Modern. Dalam kasus ini ia diperkirakan merugikan negara sebesar Rp169 miliar. Kasus Samadikun dalam proses kasasi. Ia melarikan diri ke Singapura.

Total jendral, duit rakyat yang dikemplang tujuh konglomerat hitam (meminjam istilah Kwik Kian Gie) yang enam diantaranya Cina dalam kasus ini sekitar Rp 225 trilyun.

9.
Pasca Orde Baru, muncul lagi pengusaha Cina yg membawa kabur uang dalam jumlah yg luar biasa besarnya. Misalnya Hendra Rahardja alias Tan Tjoe Hing, bekas pemilik Bank Harapan Santosa, yg kabur ke Australia setelah menggondol duit dari Bank Indonesia lebih dari Rp 1 trilyun. Hendra Rahardja tepatnya merugikan negara sebesar Rp 2,659 triliun. Ia divonis in absentia seumur hidup di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Hendra meninggal di Australia pada 2003, dengan demikian kasus pidananya gugur.

10.
Sanyoto Tanuwidjaja pemilik PT Great River, produsen bermerek papan atas. Sanyoto meninggalkan Indonesia setelah menerima penambahan kredit dari bank pemerintah.

11.
Djoko Chandra alias Tjan Kok Hui, yg terlibat dlm skandal cessie Bank Bali, meraup tidak kurang dari Rp 450 miliar. Ketika hendak ditahan Djoko kabur keluar negeri dan kini dikabarkan menjadi warga negara Papua Nugini.

12.
Maria Pauline, kasus pembobolan BNI. Diperkirakan kerugian negara mencapai Rp 1,7 triliun. Proses hukumnya masih dalam penyidikan dan ditangani Mabes Polri. Maria kabur ke Singapura dan Belanda.

13.
Anggoro Widjojo, kasus SKRT Dephut. Merugikan negara sebesar Rp 180 miliar. Dalam proses penyidikan ke KPK. Anggoro lari ke Singapura dan masuk dalam DPO.

14.
Robert Dale Mc Cutchen, kasus Karaha Bodas. Rugikan negara senilai Rp 50 miliar. Ia masuk dalam DPO, lari ke Amerika Serikat.

15.
Marimutu Sinivasan, kasus korupsi Bank Muamalat. Kasus ini merugikan negara Rp 20 miliar. Masuk dalam proses penyidikan Mabes Polri. Marimutu melarikan diri ke India.

16.
Lesmana Basuki, diduga terlibat dalam kasus korupsi Sejahtera Bank Umum (SBU). Dalam kasus ini diduga merugikan negara sebesar Rp 209 miliar dan 105 juta dollar Amerika. Lesmana divonis di Mahkamah Agung 14 tahun penjara. Ia melarikan diri ke Singapura dan menjadi DPO. ICW menyatakan tak jelas perkembangan terakhir kasus ini.

17.
Tony Suherman, diduga terlibat dalam kasus korupsi Sejahtera Bank Umum (SBU). Dalam kasus ini diduga merugikan negara sebesar Rp 209 miliar dan 105 juta dollar Amerika. Tony divonis 2 tahun penjara. Ia melarikan diri ke Singapura dan menjadi DPO. ICW menyatakan tak jelas perkembangan terakhir kasus ini.

18.
Dewi Tantular, terlibat kasus Bank Century. Kasus ini merugikan negara Rp 3,11 triliun. Kasus tersebut dalam penyidikan di Mabes Polri, Namun, menurut ICW perkembangan kasus tersebut tak jelas. Ia dikabarkan lari ke Singapura.

19.
Anton Tantular, terlibat kasus Bank Century. Kasus ini merugikan negara Rp 3,11 triliun. Kasus tersebut dalam penyidikan di Mabes Polri, Namun, menurut ICW perkembangan kasus tersebut tak jelas. Ia dikabarkan lari ke Singapura.

20.
Sukanto Tanoto, terlibat dalam dugaan korupsi wesel ekspor Unibank. Ia diduga merugikan negara sebesar 230 juta dollar Amerika. Ia lari ke Singapura. Menurut ICW, Sukanto masih terduga namun diberitakan menjadi tersangka. Proses hukum tidak jelas. (Nama Sukanto Tanoto dicabut dalam daftar ini. Kasusnya telah selesai.

Pada 2010, mantan kepala ekonom konsultan McKinsey, James Henry, menerbitkan hasil studinya soal penyelewengan pajak di luar negeri (tax havens). Menurut laporan tsb, terdapat USD 21 trilyun (Rp 198.113 trilyun) pajak pengusaha di seluruh dunia yg seharusnya masuk kantong pemerintah, namun diselewengkan.

21.
Sembilan diantara para pengusaha pengemplang pajak itu berasal dr Indonesia, seperti James Riady, Eka Tjipta Widjaja, Keluarga Salim, Sukanto Tanoto, dan Prajogo Pangestu.

22.
Ini belum bicara kasus yg melibatkan Miranda Goeltom, Theo Toemion, Freddy Harry Sualang, Panda Nababan, Max Moein, Ni Luh Mariani Tirta Sari, Olly Dondokambey, Rusman Lumbatoruan, Willem Tutuarima, Poltak Sitorus, Aberson M Sihaloho, Jeffey Tongas Lumban Batu, Matheos Pormes, Engelina A Pattiasina, Sengman Tjahja, Basuki, Elizabeth Liman, Yudi Setiawan, Artalyta Suryani alias Ayin dsb. Dalam skandal suap impor komoditas pertanian dsb. Panjang sekali daftarnya.

Kalau media-media sekuler dan anti-Islam, kasus-kasus korupsi yang melibatkan mayoritas non-muslim memang selalu ditutup-tutupi, dikecil-kecilkan, andaipun “terpaksa” diberitakan ya cuma sekilas saja.

Beda terhadap kasus korupsi yang menimpa tokoh-tokoh Islam. Walaupun terkadang nilainya kecil, alias tidak ada apa-apanya dibandingkan “rekor” skandal BLBI dll diatas, pasti akan selalu diblow-up habis-habisan, diberitakan berulang-ulang oleh kompas cs.

Dan simbol-simbol keIslaman pelaku korupsi tersebut, apakah gelar Hajinya, Habib, Kyai, Ustadz, Ustadzah, bendahara Majelis Ulama Indonesia, identitas partainya Islam, jilbabnya dsb, sengaja akan selalu ditonjolkan dalam pemberitaan.

Sumber: nusantarakini.com

StatusAceh.Net - Wilayah Israel terbakar hebat, api membesar dan melalap wilayah tengah dan utara memasuki hari kedua, Rabu (24/11/2016), ratusan warga Nataf 19 KM dari barat Yerusalem dievakuasi dari rumah mereka.

Demikian Kantor Perdana Menteri mengumumkan, Rabu malam (23/11/2016), untuk membantu memadamkan api ini, Israel meminta bantuan ke Yunani, Kroasia dan Rusia untuk mengirimkan tim pemadamnya.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyebut pemimpin Yunani dan Kroasia akan membantu mereka. Kebakaran terjadi sejak Selasa di Zichron Ya’acov, menghadap pantai Mediterania dan Neveh Shalom – barat dari Nataf. Angin kencang ditambah hutan yang membuat api gampang menjalar ke mana-mana termasuk rumah dan sekolah.

“Saya meminta peningkatan jumlah pesawat untuk memadamkan api,” kata Netanyahu saat mengunjungi Zichron Ya’acov.

Enam tahun lalu juga terjadi kebakaran hutan Gunung Carmel di saat itu 44 orang tewas, puluhan pesawat pemadam diminta Israel ke Amerika dan berbagai negara di Eropa termasuk Yunani, Rusia dan Kroasia.

Sejak saat itu, Israel membangun skuadron sendiri khusus untuk pesawat pemadam kebakaran.

Juru bicara polisi Micky Rosenfeld mengatakan, api dengan cepat menyebar menuju bangunan yang sedang dilakukan. “Polisi dan petugas pemadam kebakaran segera merespon,” kata Rosenfeld.

“Lebih dari 200 orang diungsikan dan sekitar enam rumah habis terbakar. Untungnya, tidak ada cedera.”

Dikutip dari The Jerusalem Post, 30 petugas pemadam kebakaran, dibantu oleh sedikitnya enam pesawat dan helikopter diturunkan Rabu malam. Polisi sedang menyelidiki terjadinya kebakaran tersebut.

Lihat Videonya

Aceh Utara - Himpunan Mahasiswa Pendidikan Matematika (HIMAPKA) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Malikussaleh (Unimal) memperingati Hari Guru Nasional 2016 di Kampus Utama Cot Tengku Nie Reuleut Muara Batu, Aceh Utara. Jumat, 25 November 2016.

Acara yang bertema "Disiplin pendidikan Moral ke arah guru Cemerlang" tersebut dilaksanakan pada pukul 09:00 WIB hingga selesai pada pukul 11:30 WIB yang di hadiri oleh seluruh mahasiswa pendidikan matematika dan para tamu undangan dari berbagai prodi di FKIP dan perwakilan BEM di Unimal.

Muhammad Ichsan Abda selaku ketua HIMAPKA menyampaikan beribuan terima kasih atas dukungan dan motivasi dari semua pihak untuk menyukseskan acara pada hari ini yaitu memperingati hari Guru Nasional tahun 2016.

 "Terima kasih kepada kawan-kawan HIMAPKA, Dekan Fkip, Ketua Prodi FKIP Metematika serta stafnya, dan juga acara hari ini tidak lepas dari sponsor CV.Sefa Bumi Persada dan tim Photographer Aceh Utara (POCUT) hingga acara ini terlaksana dengan semputrna,” ungkap Ichsan.

 Untuk memperingati Hari Guru Nasional 2016, Ichsan mengharapkan Semoga mahasiswa FKIP Metematika menjadi mahasiswa yang disiplin dan bermoral untuk menjadi guru yang akan datang. 

Ketua Prodi Pendidikan Matematika Iryana muhammad S.Pd.,M.Pd mengatakan dengan adanya acara peringatan hari Guru Nasional, semoga menjadikan FKIP Unimal berjaya dan bisa menciptakan kader penerus Bangsa dengan mengedepankan amanah, kedisiplinan, dan yang lebih utama menjadi guru yang bermoral dengan akhlak yang baik agar menjadi contoh untuk generasi didikan mendatang.

“Kita mengharapkan FKIP Metematika menjadi jurusan yang bisa menjadi percontohan jurusan yang lain, yaitu dengan cara disiplin dan mengapilkasikan moral yang baik untuk didikan kita nantinya,” harapnya.

Sementara ketua panitia pelaksana, Hengki Solin juga mengharapkan hal yang sama, dengan acara ini semoga kita semangkin kompak dan bersatu terutama dalam HIMAPKA dan juga menjadikan guru yang diimpikan oleh Bangsa dan Negara.

 "kita menjadikan acara ini untuk menjadi seorang guru yang diimpikam bukan didoakan cepat mati,” tegasnya.

Selanjutnya, acara tersebut dimeriahkan oleh  paduan suara dari HIMAPKA dan pelepasan balon ke udara yang di lepas oleh Iryana muhammad,S.Pd.,M.Pd selaku ketua Prodi Pendidikan Matematika dan Muhammad S.T.,M.T selaku pembantu dekan dan kabag Akademik.(SA/TM)

Foto Acara Peringati Hari Guru Nasional oleh HIMAPKA Unimal:








StatusAceh.Net - Kebakaran besar yang melanda Israel turut memanaskan jagat dunia maya. Tanda pagar (tagar) #Israelisburning menjadi trending topic di kawasan Arab, Kamis pagi, 24 November 2016. Umumnya, pengguna hashtag ini merayakan bencana yang menimpa Israel. "Sangat bahagia melihat negara teroris Israel terbakar," cuit @feras_shaat.

"Lihatlah murka Tuhan. Berharap melihat api menyebar ke Tel Aviv. Senang melihat Israel terbakar," tulis @maurish24. Serangan hashtag ini mendapatkan balasan dari para penduduk dan masyarakat yang pro-Israel. Salah satu balasan cuit datang dari Ofir Gendelman.

Juru bicara Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk media-media Arab ini menyebut orang-orang yang senang melihat Israel terbakar sebagai kebencian fanatik yang hina. "Arab & Palestina di media sosial bersukacita atas kebakaran hutan yang telah meletus di seluruh Israel. kebencian fanatik tercela. #Israelisburning," katanya.

Tidak hanya itu, beberapa akun mengaitkan kebakaran di Israel akibat ulah pemerintah yang melarang masjid menggunakan pengeras suara untuk azan. Mereka menyebut kebakaran ini sebagai bentuk balasan bagi musuh-musuh Islam.

Salah status tweet yang paling banyak di-retweet dan disukai datang dari seorang imam terkemuka di Kuwait yang memiliki sebelas juta pengikut. Ia mengunggah foto-foto kebakaran di Israel disertai keterangan. "Semua yang terbaik untuk kebakaran," cuitnya ditambah dengan emoticon senyum.

Para pendukung Israel pun membela diri dan menyindir mereka yang bersukaria di atas kejadian ini. "Untuk semua orang Arab yang merayakan #Israelisburning: kebakaran ini akan segera berakhir, namun #Israel akan mengingat kebencian yang membakar di dalam diri kamu!" tulis @zlando.

Kebakaran hutan melanda sejumlah wilayah di Israel sejak Selasa hingga Kamis. Pemerintah menduga kebakaran ini disengaja. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan, upaya pembakaran hutan dan segala hasutan untuk membakar adalah aksi teror. "Siapa pun yang mencoba membakar bagian dari Negara Israel akan dihukum berat," katanya.(Tempo)


Zulkarnain saat menjalani perobatan di RS PMI

LHOKSEUMAWE -Upaya pencarian yang tidak sia-sia diukir Kalapas Kelas II A Lhokseumawe Elly Yuzar yang kembali berhasil menangkap tangan satu napi kabur Zulkarnen, Rabu (23/11) kemarin, berkat bantuan masyarakat Desa Mon Geudong Kecamatan Banda Sakti yang sempat mengepung dan menghakimi pelaku hingga babak belur.

Hingga berita ini diturunkan, Zulkarnen yang merupakan napi kabur itu masih dirawat inap di Ruang T. Umar Rumah Sakit Kesrem di Jalan Samudera setempat dengan diperketat penjagaan petugas.

Kalapas Kelas II A KOta Lhokseumawe  Elly Yuzar mengatakan pihaknya sudah lama mengendus keberadaan Zulkarnen di kawasan Desa Mon Geudong dan sang napi itu juga dikenal bejat dan kerap melakukan tindakan kriminal seperti curanmor.

Kronologis penangkapannya, sekira pukul. 05.12 Wib dini hari, Rabu (23/11) kemarin, Elly yang sudah mengetahui keberadaan tempat persembunyian Zulkarnen langsung turun tangan langsung untuk melakukan penangkapan.

Akan tetapi, karena kawasan setempat penuh rawa-rawa, Zulkarnen masih sempat mencoba meloloskan diri. Masyarakat yang dikejutkan dengan aktifitas yang mengusik tidur itu tanpa diminta keluar dari rumah untuk membantu petugas lapas melakukan penangkapan.

Setelah dikepung petugas dan masyarakat, Zulkarnen masih juga berani melakukan perlawanan hingga saat terjebak dalam rawa-rawa berbau busuk, langsung saja Elly menerkam napi kabur dengan sigap.

Sehingga keduanya bergumul dalam rawa- rawa yang air setinggi dada orang dewasa.
Tidak hanya itu, masyarakat yang sudah lama menaruh rasa dendam dan kesal dengan tindakan kejahatannya langsung melampiaskan amarahnya dengan menghakimi Zulkarnen hingga babak belur.

“ Saya melompat ke dalam rawa-rawa untuk menangkap Zulkarnen. Begitu dapat, saya tidak lepaskan dia. Sekarang saya butuh istirahat, kondisi kesehatan saya kurang fit, karena tenggelam dalam rawa-rawa hingga sempat menelan air berbau busuk itu, “ terangnya.

Menurut catatan Waspada, Kalapas Elly Yuzar merupakan kalapas terbaik se-Indonesia yang pernah bertugas di Padang, Pekan Baru hingga ke Lapas Kelas IIA Kota Lhokseumawe. Dibalik itu pula, Elly sudah dua kali berhasil menangkap tangan napi kabur, dan kasus pertama itu ketika menangkap dua napi yang mencoba kabur dengan melompat tembok penjara pada malam hari raya Idul Fitri lalu.

Elly  menjelaskan pihaknya akan terus melakukan upaya pencarian sejumlah napi kabur dengan berbagai modus agar tidak meresahkan dan mengganggu keamanan dan kenyamanan ditengah masyarakat.

Hal ini dapat ditandai dari kasus napi Kabur Zulkarnen yang sempat dihakimi massa yang selama ini sudah lama menahan amarah dan kesal atas tindakan kejahatannya yang merugikan masyarakat dan tidak pernah insaf dari perbuatan dosa dan melanggar hukum. (b16)
Kalapas Tangkap Tangan Napi Kabur Hingga Babak Belur Dihakimi Massa di Mon Geudong.


LHOKSEUMAWE ( Waspada ) : Upaya pencarian yang tidak sia-sia diukir Kalapas Kelas II A Lhokseumawe Elly Yuzar yang kembali berhasil menangkap tangan satu napi kabur Zulkarnen, Rabu (23/11) kemarin, berkat bantuan masyarakat Desa Mon Geudong Kecamatan Banda Sakti yang sempat mengepung dan menghakimi pelaku hingga babak belur.

Hingga berita ini diturunkan, Zulkarnen yang merupakan napi kabur itu masih dirawat inap di Ruang T. Umar Rumah Sakit Kesrem di Jalan Samudera setempat dengan diperketat penjagaan petugas.

Kalapas Kelas II A KOta Lhokseumawe  Elly Yuzar mengatakan pihaknya sudah lama mengendus keberadaan Zulkarnen di kawasan Desa Mon Geudong dan sang napi itu juga dikenal bejat dan kerap melakukan tindakan kriminal seperti curanmor.

Kronologis penangkapannya, sekira pukul. 05.12 Wib dini hari, Rabu (23/11) kemarin, Elly yang sudah mengetahui keberadaan tempat persembunyian Zulkarnen langsung turun tangan langsung untuk melakukan penangkapan.

Akan tetapi, karena kawasan setempat penuh rawa-rawa, Zulkarnen masih sempat mencoba meloloskan diri. Masyarakat yang dikejutkan dengan aktifitas yang mengusik tidur itu tanpa diminta keluar dari rumah untuk membantu petugas lapas melakukan penangkapan.

Setelah dikepung petugas dan masyarakat, Zulkarnen masih juga berani melakukan perlawanan hingga saat terjebak dalam rawa-rawa berbau busuk, langsung saja Elly menerkam napi kabur dengan sigap.

Sehingga keduanya bergumul dalam rawa- rawa yang air setinggi dada orang dewasa.
Tidak hanya itu, masyarakat yang sudah lama menaruh rasa dendam dan kesal dengan tindakan kejahatannya langsung melampiaskan amarahnya dengan menghakimi Zulkarnen hingga babak belur.

“ Saya melompat ke dalam rawa-rawa untuk menangkap Zulkarnen. Begitu dapat, saya tidak lepaskan dia. Sekarang saya butuh istirahat, kondisi kesehatan saya kurang fit, karena tenggelam dalam rawa-rawa hingga sempat menelan air berbau busuk itu, “ terangnya.

Menurut catatan Waspada, Kalapas Elly Yuzar merupakan kalapas terbaik se-Indonesia yang pernah bertugas di Padang, Pekan Baru hingga ke Lapas Kelas IIA Kota Lhokseumawe. Dibalik itu pula, Elly sudah dua kali berhasil menangkap tangan napi kabur, dan kasus pertama itu ketika menangkap dua napi yang mencoba kabur dengan melompat tembok penjara pada malam hari raya Idul Fitri lalu.

Elly  menjelaskan pihaknya akan terus melakukan upaya pencarian sejumlah napi kabur dengan berbagai modus agar tidak meresahkan dan mengganggu keamanan dan kenyamanan ditengah masyarakat.

Hal ini dapat ditandai dari kasus napi Kabur Zulkarnen yang sempat dihakimi massa yang selama ini sudah lama menahan amarah dan kesal atas tindakan kejahatannya yang merugikan masyarakat dan tidak pernah insaf dari perbuatan dosa dan melanggar hukum. (Waspada) 

Warga Rohingya membeli sayuran di kompleks penampungan sementara Blang Adoe, Aceh Utara, Senin (27/6/2016).
StatusAceh.Net -  Kantor Imigrasi Kota Lhokseumawe menuturkan bahwa seluruh warga Rohingnya di penampungan sementara, Blang Adoe, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara, bisa mendapatkan rekomendasi untuk wawancara dari Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Indonesia.

Amerika Serikat telah bersedia menjadi negara ketiga untuk ratusan warga Rohingnya yang terdampar di Aceh.

“Sampai saat ini, 23 orang dari 25 orang sudah mendapat rekomendasi wawancara. Hanya dua orang yang belum dapat rekomendasi itu. Kami perkirakan rekomendasi itu dikeluarkan dalam pekan ini,” ujar Kepala Pengawasan dan Penindakan (Wasdakin) Imigrasi Lhokseumawe, Albert Djalius, Kamis (24/11/2016).

Dia menyebutkan, diperkirakan ke-25 warga Rohingnya itu telah diberangkatkan ke Medan, Sumatera Utara, pada Desember mendatang.

“Secara bertahap, 25 orang itu akan diberangkatkan untuk wawancara dengan Konsultan Amerika di Medan,” ujar Albert.

Sebelumnya diberitakan, ratusan warga Rohingnya asal Myanmar terdampar di Aceh Utara tahun 2015 lalu. Mereka lalu ditampung di Blang Adoe, Aceh Utara.

Sebagian besar dari mereka telah meninggalkan lokasi penampungan untuk menyeberang ke Malaysia sebelum mendapatkan negara ketiga.(Kompas)

Polda riau menyita ganja kering 21 kg, Rabu 23 November 2016. (M Syukur/Liputan6.com)
StatusAceh.Net - Operasi Zebra Siak 2016 yang dilaksanakan jajaran Polres Kampar bukannya menjaring pengendara kendaraan yang nakal. Petugas malah menyita 21 kilogram daun ganja kering yang dibawa dua pemuda dari Aceh untuk diantarkan ke Kabupaten Rokan Hulu, Riau.

Menurut Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo, keduanya ditangkap sewaktu personel Polsek Tapung Hilir, Kampar, menggelar Operasi Zebra. Satu persatu kendaraan dihentikan, termasuk bus Po Pinem dari Aceh tujuan Rokan Hulu.

"Ketika petugas memeriksa ke dalam bus, dilihat dua penumpang DK dan HD gelapan atau gugup. Hal ini membuat petugas curiga dan langsung memeriksa bawaannya, tapi tak ditemukan apa-apa," kata Guntur, Rabu malam, 23 November 2016.

Petugas kemudian memeriksa bagasi atau penyimpanan barang penumpang. Di bagian bawah, terlihat dua ransel berukuran besar dan langsung diperiksa petugas yang hasilnya ditemukan puluhan paket ganja yang dilakban kuning.

Dari satu tas, petugas menemukan 11 paket dengan berat beragam, mulai dari 1 kilogram hingga setengah kilogram ganja. Sementara dari tas satunya ditemukan beberapa paket ganja‎ seberat 10 kilogram.

"Pengakuan kedua tersangka, ganja itu dibawa dari Aceh untuk diantarkan ke pemesan yang berada di Rokan Hulu," kata Guntur.

‎Guntur menerangkan, tersangka DL (27) merupakan warga Sukarami, Kota Palembang, Sumatera Selatan, sementara HD (36) merupakan warga Muara Dua Aceh Utara.

"Sementara pemesan barang tengah diselidiki petugas untuk kemudian ditangkap dan diproses sesuai aturan berlaku," tegas Guntur.

Guntur menyebut kedua tersangka sudah ditahan di Mapolsek setempat untuk pemeriksaan lebih lanjut. Atas perbuatannya, penyidik menjerat tersangka dengan Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.(Liputan6)

Peserta City Sanitation Summit Ke 16, foto bersama dengan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, Puan Maharani, dan Menteri PU Pera, Ir. Basuki Hadi Muljono, Asisten I Setda Aceh, Dr. Muzakar A. Gani dan Plt Wali Kota Banda Aceh, pada pembukaan City Sanitation Summit ke 16, yang dilaksanakan oleh Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) di Dayan Dawood Banda Aceh, (24/11/2016). Humas Aceh/Mardha Kurnia
BANDA ACEH: Konferensi City Sanitation Summit (CSS) ke XVI yang diikuti oleh 55 Walikota dan Bupati se-Indonesia di Gedung AAC Dayan Dawood, Banda Aceh pada Kamis 24 November melahirkan Deklarasi Banda Aceh tentang peningkatan sanitasi dan penyediaan air bersih.

Deklarasi yang dibacakan oleh Walikota Non-aktif Banda Aceh, Hj. Illiza Sa'aduddin Djamal itu menyatakan komitmen bersama para Bupati dan Walikota yang tergabung dalam Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) dalam mewujudkan kondisi sanitasi yang ideal dalam rangka mencapai target universal access sanitasi pada akhir tahun 2019.

Konferensi CSS XVI diikuti oleh perwakilan pemerintahan kabupaten dan kota anggota AKKOPSI dari seluruh Indonesia dibuka oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Puan Maharani. Turut hadir dalam acara tersebut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Aceh, Dr. Muzakkar A. Gani serta Kepala Satuan Kerja Pemerintah Aceh (SKPA) terkait.

Antara beberapa butir yang menjadikan komitmen bersama dalam Deklarasi Banda Aceh itu termasuk koordinasi dan monitoring rutin terhadap progress pembangunan sanitasi, membentuk Gerakan Sanitasi Terpadu lintas organisasi, meningkatkan peran operator dan regulator dalam penanganan air limbah serta mendorong keberlansungan siklus bisnis persampahan di daerah.

Deklarasi yang ditandatangani oleh seluruh walikota dan bupati anggota AKKOPSI itu turut mengajak peran pemerintah daerah dalam memfasilitasi pelaksanaan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam pemanfaatan dana zakat, infaq, sadaqah dan wakaf untuk penyediaan akses sanitasi bagi masyarakat kurang mampu.

10 Kabupaten/Kota raih Sanipura Award

Dalam kesempatan yang sama, Konferensi CSS XVI turut mengumumkan 10 Kabupaten dan Kota yang meraih penghargaan Sanipura Award di bidang inovasi dan penigkatan pelayanan sanitasi di daerah.

Kesepuluh penerima Sanipura Award pada tahun ini terdiri dari Kabupaten Gunung Kidul, Kabupaten Magetan, Kabupaten Sleman, Kota Bogor, Kota Makassar, Kota Balikpapan, Kota Banda Aceh, Kabupaten Muara Enim, Kabupaten Ngawi dan Kota Surabaya. Penghargaan diserahkan lansung oleh Menko PMK, Puan Maharani serta disaksikan oleh Menteri PUPR Basuki.

Dalam sambutannya Puan Maharani menyebutkan bahawa masih banyak masyarakat Indonesia yang masih belum dapat menikamati akses terhadap sanitasi. “Masih ada sekitar 120 juta orang Indonesia yang belum memiliki sanitasi yang layak, ini merupakan tangungjawab kita bersama untuk mewujudkan target pencapaian akses sanitasi universal pada 2019,” katanya.

Menurutnya, dalam memenuhi target akses sanitasi ini, kerjasama serta dorongan dari masyarakat sangat penting sehingga dapat mewujudkan kondisi masyarakat Indonesia yang sehat dan sejahtera.

Pemerintah menargetkan di akhir tahun 2019, Indonesia dapat mencapai universal access air minum dan sanitasi. Hal ini dimaknai dengan penyediaan akses 100% kepada masyarakat untuk mendapatkan layanan air minum dan sanitasi yang layak, seperti yang tertuang dalam Undang-Undang 17 tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJPN) 2005-2025.(Rill)

Ketua Penggerak PKK Aceh, Ida Yuliati Soedarmo bersama Ketua Darma Wanita Persatuan Aceh, Hj Syamsiarni Dermawan, berfoto bersama Istri Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Republik Indonesia, Rugaiya Usman Wiranto  dan Istri Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Katika Basuki Hadimulyono  saat kegiatan Gerakan Nasional Deteksi Dini IVA test/Sadanis bagi Ibu Guru Indonesia di Puskemas Ulee Kareng, Banda Aceh, Kamis 24 November 2016. Humas Aceh/Saidul Azmi
Banda Aceh – Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional  yang ke 71, Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE-KK) bekerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan Sosial (BPJS) Kesehatan melaksanakan kegiatan pemeriksaan IVA /Papsmear untuk deteksi dini kanker serviks  diseluruh kantor BPJS Kesehatan yang dilaksanakan secara serentak di 10 titik lokasi yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.

Pembina OASE Iriani Jokowi dalam sambutannya yang dibacakan  Rugaiyah Usman atau yang akrap disapa uga Wiranto menghimbau kepada seluruh guru agar ikut berperan serta dalam menyebarluaskan informasi kepada masyarakat tentang pentingnya deteksi dini kanker leher rahim dan payudara dan mengajak masyarakat agar malakukan pemeriksaan di puskesmas atau fasilitas kesehatan lainnya.

“Dalam upaya kita bersama mencegah dan mengendalikan kanker, kita juga perlu melakukan pembudayaan gaya hidup sehat,” ujar Iriana dalam sambutannya pada acara Gerakan Nasional Deteksi Dini Kanker Servik dan Pemeriksaan Payudara secara klinis (SADANIS) bagi Guru di Puskesmas Ulee Kareng, Kamis (24/11).

Iriana juga mengajak para guru untuk menerapkan perilaku CERDIK, yaitu cek dapat kesehatan secara berkala, seperti deteksi dini IVA dan SADANIS, menghindari asap rokok, rajin aktifitas fisik, diet dengan gizi sehat dan seimbang, istirahat yang cukup dan kelola stress.

Sementara itu, Istri Plt Gubernur Aceh, Yuliati Soedarmo mengatakan, penyakit kanker serviks dapat diobati jika ditangani sejak dini. Selama ini banyak kaum perempuan yang belum memahami masalah tersebut, dan baru memeriksakan diri ke dokter setelah serangannya mulai parah sehingga sulit ditangani.

“Hari ini kita kedatangan tamu dari tim OASE kabinet keja yang akan mendorong para perempuan Aceh memahami makna dan substansi dari deteksi dini kanker tersebut,” ujar Ida Yuliati.

Untuk tahap pertama kata Ida Yuliati, sosialisasi  akan dilakukan kepada para guru, dan untuk tahap berikutnya akan dilakukan secara menyeluruh kepada semua perempuan di Aceh.

Pada kesempatan tersebut, Kepala BPJS Kesehatan Kantor Wilayah Aceh, Rita Masyita Ridwan menjelaskan, Pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan wujud apresiasi bagi para guru di Indonesia yang telah berjasa meningkatkan kualitas pendidikan bangsa. 

“Melalui kerjasama dengan OASE kabinet kerja, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta Kementerian Kesehatan, BPJS kesehatan pun siap memberikan layanan deteksi dini kanker serviks kepada seluruh guru perempuan dan istri guru dari sekolah negeri maupun swasta yang telah menjadi peserta JKN-KIS,” kata Rita.

Deteksi dini melalui IVA/Papsmear kata Rita merupakan satu bentuk program promotif preventif bagi peserta JKN-KIS untuk menekan jumlah penderita kanker serviks.

“Layanan pemeriksaan IVA/Papsmear ini dijamin oleh BPJS Kesehatan, sehingga peserta JKN-KIS tidak perlu khawatir dengan biaya. Jika setelah diperiksa dan peserta memerlukan penanganan lebih lanjut, maka akan dirujuk sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku,” kata Rita.

Selain  di Banda Aceh, pelayanan pemeriksaan IVA/Papsmear bagi guru dihari yang sama juga dilakukan di seluruh kantor Cabang BOJS Kesehatan dan pencanangannya dilakukan di 10 titik lokasi yaitu Klaten yang dihadiri oleh Ibu Negara Iriana Jokowi serta Bandung, Surabaya, Palangkaraya, Balikpapan, Bandar Lampung, Palembang, Makasar, dan Ambon.

Acara Gerakan Nasional Deteksi Dini Kanker Servik dan Pemeriksaan Payudara secara klinis (Sadanis) yang dilaksanakan di Puskesmas Ulee Kareng tersebut juga dihadiri, Istri Menteri PUPR, Kartika Basuki, Kepala Dinas Kesehatan Aceh, dr. Hanif, Ketua Dharma Wanita Aceh, Syamsiarni, dr. Sarah Ika N,  dan sejumlah tamu undangan lainnya.(Rill)

Makassar - Catur adalah salah satu cabang olahraga yang popular di dunia tak terkecuali di Indonesia, dewasa ini minat masyarakat khususnya mahasiswa terhadap olahraga ini mulai berkurang terkhusus mahasiswa Sulawesi Selatan. 

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kesatuan Mahasiswa Pencinta Olahraga (KMPO) Universitas Pejuang R.I Makassar pada bidang olahraga catur untuk meningkatkan kembali minat bermain catur di kalangan mahasiswa serta mempererat dan menjaga tali silaturahmi antar mahasiswa Se-Sulawesi Selatan. Ungkap Hasbi Ashshiddiqy yang juga merupakan ketua UKM KMPO Universitas Pejuang R.I Makassar.

Lanjut Hasbi “Kegiatan eksebisi catur ini dipersipkan untuk menghadapi kejuaraan catur walikota cup II yang dilaksanakan oleh Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PERCASI) Kota Makassar yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 27-30 November 2016 mendatang yang bertempat di aula SMKN 6 Makassar”

Di lain sisi Ahmad Lupianto menyatakan “kegiatan ini diberi nama Eksebisi Catur Antar Kampus Se Sul-Sel yang dikemas kedalam tema dengan jiwa sportifitas kita tumbuh kembangkan rasa persaudaraan dalam bingkai kekeluargaan, kegiatan ini dilaksanakan pada hari kamis tanggal 24 November 2016 yang bertempat di Aula Fakultas Teknik Universitas Pejuang R.I Makassar” Ungkap ketua panitia pelaksana kegiatan.

Lanjut Ahmad Lupinato “kegiatan ini dihadiri oleh perguruan tinggi negeri maupun swasta yang ada di Sulawesi Selatan diantaranya Universitas Hasanuddin, Universitas Bosowa, Universitas Islam Negeri, Universitas Muslim Indonesia, Universitas Islam Makassar dan beberapa perguruan tinggi lainnya” Ungkap Mahasiswa Fakultas Teknik ini yang diwawancarai saat berlangsungnya kegiatan eksebisi ini (Endy)

StatusAceh.Net - Sikapnya tenang dan raut wajahnya penuh senyum ketika Islampos.com menyapa pemuda berusia 24 tahun asal Myanmar ini. Salam kami dijawabnya dengan penuh kehangatan, seolah-olah kami adalah saudaranya yang sudah lama tidak bersua.

Kepada Islampos.com, pemuda muslim Rohingya santun ini mengenalkan diri sebagai Nur Hasan bin Jakfar. Dia merupakan bagian dari ratusan manusia perahu asal Myanmar yang diselamatkan oleh nelayan Aceh ketika kapal mereka terombang ambing di laut lepas tanpa perbekalan memadai.

Meski berstatus sebagai pengungsi, Nur Hasan termasuk orang yang cukup dikenal di kalangan relawan kemanusiaan karena sikapnya yang santun serta statusnya sebagai seorang hafizh quran dan menjadi imam shalat lima waktu di kamp pengungsi kKuala Langsa, Aceh.

Namun di balik senyum ramahnya, Nur Hasan masih menyimpan duka apabila harus mengenang kampung halaman serta kedua orang tuanya. Dia beserta rekan-rekan sesama muslim Rohingya lainnya harus terusir dari tanah kelahiran mereka sendiri. Yang lebih tragis, ayah Nur Hasan syahid dipenggal oleh kaum buddha ekstrim saat sedang menunaikan shalat. Sedangkan ibunya masih ada di Rohingya namun nasibnya tidak diketahui.

Wawancara dengan Nur Hasan berlangsung dengan bahasa Arab. Pertanyaan kami ke Nur Hasan langsung ke inti persoalan, apakah benar telah terjadi pembantaian di wilayah Rakhine Myanmar terhadap umat Islam yang dilakukan oleh kaum Buddha ekstrim?

Dengan mata berkaca-kaca menahan tangis, Nur Hasan menjawab, “Wallahi, Buddha qotala muslim kulli yaum. Muslim qolil, muslim laa quwwah.” (Demi Allah, kaum Buddha membunuh umat Islam setiap harinya. Umat Islam sedikit dan tidak punya kekuatan)

“Umm maujud fi Rohingya, abun qotala sholah bissaif ma’a Buddha (ibu saya masih ada di Rohingya sedangkan ayah mati dibunuh buddha dengan pedang ketika sedang shalat),” ujar Nur Hasan sambil memperagakan gerakan mengayunkan pedang, ketika kami bertanya di mana kedua orang tuanya sekarang.

Kami tidak ingin membuat kenangan duka Nur Hasan semakin terbuka mengingat derita muslim Rohingya. Obrolan kami hentikan menyaksikan air mata penghafal quran ini semakin di ujung mata.

Sumber: islampos.com

Murtala, pengedar narkotik ke LP Tanjung Gusta, Medan, ditangkap saat hendak pergi ke Malaysia. Tak hanya pasal narkotik, ia juga dijerat pidana pencucian uang. (ANTARA FOTO/Rosa Panggabean)
Jakarta - Badan Narkotika Nasional menangkap pengedar narkotik yang biasa memasok obat-obat terlarang ke Lembaga Pemasyarakatan Tanjung Gusta, Medan, Sumatera Utara. Pengedar bernama Murtala (33) itu mempunyai aset senilai Rp154 miliar.

Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari mengatakan, Murtala kerap memasok narkotik ke LP Tanjung Gusta melalui tiga terpidana mati bernama Abdullah, Muzakir, dan M. Nasir. Ketiganya merupakan pesakitan kasus narkotik.

“Jadi setelah memasok narkotik, Murtala menerima uang dari LP. Uangnya ia gunakan untuk membeli aset,” ujar Arman di Jakarta, Rabu (23/11).

Menurut Arman, Murtala yang ditangkap 19 November lalu ketika hendak pergi ke Malaysia itu memiliki harta melimpah. Ia mempunyai satu rumah di Aceh, satu SPBU di Medan, dua mobil mewah, perhiasan, dan uang ratusan miliar rupiah dalam rekening.

Arman menduga, Murtala menerima uang hasil penjualan narkotik melalui jasa pengiriman antarbank. Para pembeli narkotik yang dijajakan Murtala merupakan terpidana yang menjalani masa penjara di Tanjung Gusta.

Dalam penelurusan sementara, Murtala menggunakan layanan sistem transfer dana elektronik (real time gross settlement) untuk menghindari transaksi keuangan mencurigakan.

Transaksi keuangan melalui sistem itu, kata Arman, dapat selesai dalam waktu singkat. BNN menduga, Murtala mengirim uang hasil penjualan narkotik ke LP Tanjung sebesar Rp1,2 miliar ke rekening atas nama istrinya, Atika.

Arman menuturkan, BNN masih menyelidiki keterlibatan Atika dalam kasus Murtala. “Bisa saja antara mereka tidak saling kenal satu sama lain, Itu ciri kejahatan narkotik dengan sistem sel,” ucap Arman.

Seluruh aset Murtala yang telah disita BNN dan akan dikembalikan ke negara. Murtala pun terancam pidana penjara selama 20 tahun dan denda Rp10 miliar. Ia dijerat pasal 137 huruf b UU 35/2009 tentang narkotik dan pasal 3, 4, 5, UU 8/2010 tentang pencegahan dan pemberantasan TPPU.(CNN)

ACEH UTARA - Calon Bupati/Wakil Bupati Aceh Utara H Muhammad Thaib - Fauzi Yusuf bersama sejumlah ulama menghadiri acara zikir bersama dan peresmian Masjid Cut Nyak Asiah, kemukiman jrat manyang, Kecamatan Tanah Pasir, Kamis (24/11/2016).

Acara yang turut dihadiri seribuan masyarakat tersebut diawali dengan zikir bersama kemudian dilanjutkan peresmian dengan menepung tawar (peusijuek) oleh Tu Min Blang Blahdeh, lalu dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan oleh Abu Paloh Gadeng.

Abu Imum Syiek setempat, Tgk Muhammad Hanafi, dalam sambutannya menyebutkan nama masjid tersebut diambil dari nama raja perempuan yang tinggal di daerah tersebut. Raja perempuan itu, katanya, sangat adil sehingga disepakati dibubuhkan nama tersebut.

"Cut Nyak Asiah adalah raja perempuan yang ada disini saat itu sehingga setelah bermusyawarah dengan para ulama disepakatilah untuk menamakan masjid ini dengan nama tersebut," ungkapnya.

Kemudian, lanjut Tgk Muhammad Hanafi, pembangunan masjid tersebut sudah berlangsung selama 16 tahun lamanya sehingga dilakukan proses peresmian pada hari ini. Pembangunannya, tambahnya, dengan bahu membahu masyarakat sekitar dan pihak lainnya membantu baik tenaga, uang ataupun pikiran.

"Terimakasih yang tak terhingga kami ucapkan kepada semua pihak yang sudah turut membantu proses pembangunan tempat ibadah ini," tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut turut dihadiri juga oleh Ketua KPA/PA Wilayah Samudra Pasee, Tgk Zulkarnaini Ben Hamzah dan sejumlah anggota KPA. Setelah penutupan, dilanjutkan dengan pertemuan para pendukung dan simpatisan calon Bupati/Wakil Bupati Aceh Utara tersebut. [Rill]
loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.