2022-03-06

Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Baksos Bambang Tri Banda Aceh Banjir Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Carona corona Covid-19 Cuaca Cut Meutia Daerah Dana Bos dayah Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Feature Film Fito FORMATPAS Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan Hindia History Hotel Hukum Humor HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Iran Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa JARI Jawa Timur Jejak JKMA Kemanusiaan Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Kisah Inspiratif Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malaysia Malware WannaCry Masjid Migas Milad GAM Mitra Berita Motivasi Motogp MPU Aceh Mudik Mudik Lebaran MUI Musik Muslim Uighur Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Projo PT PIM Pungli PUSPA Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebgram Selebriti Senator Sinovac SMMPTN sosial Sosok Sport Status-Papua Sumatera Sunda Empire Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TMMD TMMD reguler ke-106 TNI Tokoh Tol Aceh Tsunami Aceh Turki Ulama USA Vaksin MR Vaksinasi Vaksinasi Covid-19 vid Video vidio Viral Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA


Banda Aceh
- Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman dan Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana, Rahma Dudung mendapat anugerah gelar kehormatan adat Aceh.

Dudung diberi gelar Sri Lila Meukuta Abdurachman, sedangkan istrinya mendapat gelar Cut Nyak Rahma.

Penyerahan gelar ditandai dengan pemasangan selempang oleh Wali Nanggroe Aceh Tgk Malik Mahmud Al Haythar mewakili masyarakat Aceh, seusai keduanya mendarat di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Aceh Besar, Kamis (10/3). Dudung datang ke Aceh untuk melaksanakan kunjungan kerja di wilayah Kodam Iskandar Muda.

"Tentunya kami semua merasa senang kedatangan bapak ke Aceh. Saya berharap Kasad dengan ibu selama di Aceh merasa nyaman. Dan ini suatu kenangan manis untuk kita semua masyarakat Aceh," kata Tgk Malik Mahmud Al Haythar.

Gelar kehormatan adat "Sri Lila Meukuta Abdurachman" itu memiliki arti lelaki penuh kasih yang berkedudukan tinggi memiliki kuasa penuh dalam membina Angkatan Darat. Lalu gelar "Cut Nyak Rahma" memiliki arti banyak keberkahan dan seseorang yang setia.

Kenakan Pakaian Adat Aceh


Dalam prosesi penyerahan gelar adat, Jenderal TNI Dudung Abdurachman dan istri terlihat memakai pakaian adat Aceh. Sebelum diberikan gelar adat itu, mereka berdua terlebih dahulu di-peusijuek.

Dudung mengatakan, gelar kehormatan yang diterimanya bersama istri merupakan suatu penghargaan yang luar biasa dari rakyat Aceh."Tentunya ada konsekuensi dari gelar yang telah dinobatkan ini. Semoga dapat menjadi pemicu semangat saya untuk melaksanakan tugas sebagai Kasad," ujarnya.

Dalam kunjungan kerjanya ke tanah Serambi Mekkah selama dua hari, 10-11 Maret 2022, Dudung akan melakukan sejumlah kegiatan, di antaranya mengunjungi Batalyon Infanteri Raider 112/Dharma Jaya (Yonif R 112/DJ) di Aceh Besar, meninjau program vaksinasi Kodam Iskandar Muda, dan memberi kuliah umum di Universitas Syiah Kuala (USK). | Merdeka.com

,


LHOKSEUMAWE - Komandan Kipan B Batalyon Komando 469 Kopasgat, Kapten Pas Agil G Gumilar meresmikan Stand UMKM milik PIA Ardhya Garini Anak Ranting 001-03-4/G.lV Kipan B Yonko 469 Paskhas di area Bandara Malikussaleh Lhokseumawe, Aceh, Kamis (10/3/2022).


Ketua PIA Ardhya Garini, Ny. Nadya Agil mengatakan, stand ini menjual berbagai macam kreasi hasil karya anggota PIA antara lain Souvenir, Tas dan Dompet Bordir Aceh.


Selain itu berbagai macam buah tangan/oleh-oleh khas Aceh juga disediakan untuk para masyarakat yang tiba dan yang akan terbang dari Bandara Malikussaleh, seperti Kopi, Dendeng, Ikan Keumamah, Emping Aceh dan lain-lain.


Semoga dengan adanya Stand UMKM PIA ini mampu mewadahi dan memfasilitasi hasil karya kreatifitas dari Anggota PIA Ardhya Garini Anak Ranting 001-03-4/G.lV Kipan B Yonko 469 Paskhas semakin dikenal di daerah maupun luar Aceh, kata Ny.Nadya Agil.


Turut hadir peresmian Stand PIA Ardhya Garini, Ka Bandara Malikussaleh, Sofyan Rasyad dan prajurit Pasgat. []

,


Lhokseumawe -
Tim Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad) melakukan silaturrahmi dan tatap muka dengan Forkopimda, Tokoh Agama, Pelaku Usaha, Civitas Akademika serta Tokoh Masyarakat Kota Lhokseumawe, di Aula Kantor Walikota Lhokseumawe, Rabu (09/03/2022).

Kehadiran Tim Pusterad yang diketuai oleh Direktur Sistem dan Metode Pusat Teritorial TNI-AD (Dirsismet) Brigjen TNI Achmad Said, S.Sos beserta rombongan disambut Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf Bayu Permana, Walikota Lhokseumawe Suhaidi Yahya, serta Forkopimda yang hadir.

Pada acara tersebut, Walikota Lhokseumawe Suhaidi Yahya mengatakan, suatu kehormatan dan selamat datang atas kunjungan Direktur Sistem dan Metode Pusat Teritorial TNI-AD (Dirsismet) Brigjen TNI Achmad Said, S.Sos beserta rombongan di Kota Lhokseumawe.

Selain itu, Suhaidi menyebutkan, terima kasih dan mengapresiasi kepada TNI AD, khususnya satuan Korem 011/Lilawangsa dan jajaran atas kerjasamanya dengan pemerintah Kota Lhokseumawe yang selama ini berjalan dan terbina dengan baik dalam mewujudkan keamanan, sehingga Wilayah Kota Lhokseumawe terbebas dari segala bentuk ancaman dan tetap kondusif, meski saat ini kita masih berada dalam situasi vandemi covid-19.

“Momentum ini menjadi wadah silaturrahmi antara pemerintah Kota Lhokseumawe dengan jajaran TNI-AD untuk terus ditingkatkan, sehingga dapat memberikan spirit baru untuk dimasa mendang, sebab, selama ini permasalahan yang muncul dapat diselesaikan dengan baik, karena selalu melibatkan unsur muspida plus termasuk TNI AD di Wilayah Kota Lhokseumawe, ungkap Walikota Lhokseumawe.

Sementara itu, Dirsismet Brigjen TNI Achmad Said mengatakan, kehadirannya di Kota Lhokseumawe, Aceh, bertujuan untuk melihat sejauh mana sinergitas TNI bersama pemerintah daerah dengan masyarakat.

Selain itu, Brigjen TNI Achmad Said menyebutkan, bahwa TNI AD terus memberikan bimbingan tehnis yang lebih mendalam terhadap prajurit TNI khususnya di jajaran Korem 011/Lilawangsa untuk melaksanakan Binter lebih tajam, yang selama ini sangat bagus agar semangkin bagus, tuturnya.

“Dari indeks pembangunan manusia saja sudah mencapai angka 77 % di Kota Lhokseumawe, secara keseluruhan sudah memenuhi indikator-indikator itu secara nasional sudah mencapai angka sangat tinggi, kedepan diharapkan pembinaan territorial yang lebih baik dan lebih bermanfaat untuk mensejahtera masyarakat lagi, begitupun kesejahteraan untuk prajurit itu sendiri,”

Sebenarnya kehadiran kami disini hanya membawa satu pertanyaan, mengapa TNI AD dan TNI memerlukan yang namanya pembinaan teritorial, dan pembinaan teritorial salah satu tugasnya adalah membantu pemerintah memberdayakan wilayah pertahanan daerah sesuai apa yang dimaksud tercantum dalam undang-undang 34 maupun tentang pemberdayaan wilayah pertahanan termaksud peraturan menteri pertahanan, pungkas Dirsismet Brigjen TNI Achmad Said.



Lhokseumawe -
Perwakilan Dharma Wanita Universitas Malikussaleh (Unimal) menyalurkan sejumlah bantuan untuk masjid, balai pengajian, sekolah, dan panti asuhan yang ada di Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara, Rabu (9/3/2022).

Penyaluran bantuan itu dimulai dari pukul 11.00 WIB di SMP Negeri 3 Lhokseumawe, Kemudian di lanjutkan ke Balai Pengajian Nurul Rahmayani Gampong Ujong Blang, Balai Pengajian Al Insani Tumpok Teungoh, Balai Pengajian Al Mutaalimin Hagu Teungoh, Balai Pengajian Mikaila Kecamatan Banda Sakti, Balai Pengajian Darussa'dah, Balai Pengajian Nurul Taqwa Gampong Meuria Paloh, Rumah Tahfidz Bustanul Mustafa Lhokseumawe, dan Yayasan Pendidikan Islam Miftahul Jannah Gampong Tambon Baroh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara.

Selanjutnya Masjid Darussalam, Masjid Hagu Teungoh,  Masjid jamiek, Rumah Quran Al-Qalam, Masjid Blang Panyang, Masjid babul huda Panggoi, Masjid Gampong Meunasah Drang Muara Batu, Aceh Utara, dan Masjid Blang Poroh Lhokseumawe.

Ketua Dharma Wanita Universitas Malikussaleh, Sahnora SE mengatakan, bantuan tersebut merupakan hasil sumbangan dari Dharma Wanita di Universitas Malikussaleh sebagai bentuk kepedulian kepada pembangunan masjid, dan pendidikan di Lhokseumawe dan Aceh Utara.

"Alhamdulillah, kami dari Dharma Wanita Unimal bisa mengumpulkan sedikit dana, kemudian kami sumbangkan dalam bentuk barang dan alat yang disalurkan kepada masjid, sekolah, balai pengajian dan pesantren," katanya.

Nora menyebutkan, jenis bantuan yang disalurkan adalah Beras 15 Kg, Kipas Angin, Kitab, Al Quran, Tikar, Papan Tulis, Semen khusus untuk pembangunan masjid, Mukena, Sound System Portable, dan tempat baca Alquran.

"Terima kasih semua kawan-kawan Dharma Wanita, semoga sumbangan yang diberikan ini bisa menjadi amal jariyah buat kita semua. Kegiatan ini akan terus dilakukan dan mudah-mudahan kami diberi kesehatan dan kemudahan untuk melakukan sumbangan ke depan," ungkap Sahnora.


Banda Aceh -
Diresnarkoba Polda Aceh, bekerja sama dengan Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Ditpolair Polda Aceh, Polres Aceh Utara, dan Dirjen Bea Cukai Aceh kembali mengungkap peredaran gelap narkotika. Barang haram tersebut terdiri dari jenis sabu seberat 189 kg dan ekstasi 38.850 butir.

Barang bukti berhasil diamankan petugas pada Kamis (24/3) di Gampong Tanjung Dalam Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara.
Kapolda Aceh Irjen Ahmad Haydar mengatakan, pengungkapan ini terjadi berkat informasi dari masyarakat tentang adanya peredaran narkotika di Kabupaten Aceh Utara.
Mendapat informasi tersebut, petugas langsung melakukan penyelidikan. Awalnya petugas menemukan satu unit mobil mencurigakan.
“Setelah dilakukan pengejaran, didapati beberapa bungkusan narkoba. Kemudian petugas terus melakukan pengembangan, sehingga pelaku dan barang bukti narkotika berhasil diamankan,” kata Kapolda Aceh Irjen Pol Ahmad Haydar dalam konferensi pers di Mapolda Aceh, Selasa (8/3).
Setelah dilakukan pengembangan, polisi lalu mengamankan dua tersangka yaitu MY alias S dan MR. selain mengamankan kedua tersangka, turut disita barang bukti berupa sabu 189 kg, pil ekstasi 38.850 butir, satu unit mobil pickup, dan dua unit handphone.
Pengungkapan ini, kata Ahmad Haydar, Polda Aceh telah menyelamatkan 983.850 jiwa generaai emas Indonesia. Jenderal bintang dua ini berharap, seluruh elemen masyarakat termasuk awak media berperan aktif memberikan informasi kepada aparat kepolisian tentang adanya peredaran narkoba, agar tindakan yang dilarang undang-undang tersebut bisa segera dihentikan.
Irjen Pol Ahmad Haydar juga berterimakasih kepada aeluruh personel di lapangan yang terlibat pengungkapan narkotika ini. Dia meyakini bahwa mengungkap kasus narkotika bukanlah hal mudah, tapi butuh strategi dan kesiapan yang matang.
“Terimakasih kepada seluruh personel di lapangan. Ekspose yang kita lakukan ini memang mudah, tapi mengungkapnya sangt susah, palagi berhadapan dengan para mafia narkoba,” tutupnya. |
loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.