2016-09-04

Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Bambang Tri Banda Aceh Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Cuaca Cut Meutia Dana Bos Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Fito Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan History Hotel Hukum HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malware WannaCry Masjid Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik MUI Musik Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebriti Senator Sosok Sport Sumatera Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TNI Tokoh Tsunami Aceh Ulama Vaksin MR vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

Ilustrasi
StatusAceh.Net - Sadar akan bahaya narkoba mulai dirasakan para mantan penggunanya yang ada di Kota Baubau.

Satu per satu Komunitas Pemusik Jalanan Kota Baubau, Sulawesi Tenggara menceritakan pengalaman betapa pahit dan sengsaranya ketika menggunakan narkoba.

"Narkoba nikmatnya hanya sesaat saja, namun susahnya akan terbawa sampai saat ini. Mendengar beberapa cerita pengguna narkoba sangat miris," kata Daud Gibranis seorang anggota Komunitas Pemusik Jalanan Kota Baubau, Sabtu (10/9/2016).

Pria yang selalu menggunakan kacamata hitam ini menuturkan, ia mulai menggunakan narkoba jenis sabu dan mariyuana di tahun 1995. Pada tahun 2011 ia mulai sadar dan berusaha meninggalkan dunia hitam narkoba.

"Saya hampir menyerah. Namun teman-teman di sini selalu memberikan dukungan dan semangat, makanya mereka ini adalah keluarga saya," tuturnya.

Sebelumnya, puluhan anggota komunitas Pemusik Jalanan dan komunitas lainnya mengikuti sosialisasi akan bahaya narkoba yang dilakukan Yayasan Lantera Anak Bangsa Cerdas di pantai Kamali Kota Baubau, Jumat (9/9/2016) malam. Satu per satu anggota Yayasan juga mengaku pernah menggunakan narkoba bahkan sampai overdosis.

"Saya pernah menggunakan narkoba sampai overdosis. Saya mulai cicipi narkoba sejak SD dan bahkan pernah meracik sendiri dan menjualnya. Sekarang sudah berhenti karena ingin bayar utang nyawa, kami tidak ingin ada korban lain dari narkoba," ucap Andre.

Sehingga ia mulai masuk dalam Yayasan Lantera Anak Bangsa Cerdas Yogyakarta untuk ikut melakukan sosialisasi bahaya narkoba hingga ke Kota Baubau. Menurutnya, Sulawesi Tenggara merupakan daerah paling tertinggi pengguna narkoba dari kalangan pemuda.

"Kota Baubau, merupakan kota transit, sehingga sangat rawan dengan masuknya narkoba disini. Anak komunitas sangat rawan dimasuki narkoba, sehingga kami memberikan sosialisasi akan bahaya narkoba dan berbagi cerita dengan teman-teman komunitas yang ada di Kota Baubau. Mari kita jaga Kota Baubau dari narkoba," tuturnya.(Kompas.com)

Aceh Timur - Komisi Independen Pemilihan (KIP) menyatakan, dari total 23,399 lembar berkas dukungan yang diserahkan pasangan Ridwan Abubakar (Nek Tu)-Tgk Abd Rani (Polem), sebanyak 20,881 lembar di antaranya lolos verifikasi faktual.

Hal ini tertuang dalam hasil rapat pleno verifikasi faktual berkas dukungan di KIP Aceh Timur.

Nek Tu dan Polem merupakan satu-satunya pasangan calon Bupati Aceh Timur 2017-2022 dari jalur perseorangan. Sementara syarat dukungan yang diwajibkan untuk mencalonkan diri hanya berjumlah sebanyak 12,575 Kartu Tanda Penduduk.

“Setelah dilakukan verifikasi oleh PPS dan PPK hasil rapat pleno pasangan Nek Tu- Polem sah dengan jumlah 20881 dukungan,” kata Anggota KIP Aceh Hendra, kepada MODUSACE.CO, Sabtu (10/9/2016).

Kata Hendra, hasil pleno tersebut telah ditandatangani para saksi yang hadir dari calon perseorangan.

Sementara itu, Tim Pemenangan Nek Tu-Polem, Masri Djafar mengatakan, batas minimal dukungan yang dibutuhkan sebanyak 12,575 lembar dukungan. “Alhamdulillah pasangan kita melebih dari yang dibutuhkan sesuai dengan persyaratan untuk maju sebagai calon Bupati Aceh Timur dari jalur independen,”jelas Masri.

Masri menambahkan, dari syarat dukungan pasangan Nek Tu-Polem sudah tidak diragukan lagi. "Pihaknya mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat Aceh Timur yang selama ini telah mengantarkan KTP dukungan kepada Nek Tu- Polem secara sukarela ke Posko Nek Tu,” papar Masri.

Pihaknya juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh PPK dan PPS dalam wilayah Aceh Timur yang telah bekerja keras melakukan verifikasi KTP dukungan Nek Tu- Polem di wilayah masing-masing,” demikian kata Masri. (
MODUSACE.CO)

Sesi latihan keempat jelang GP San Marino 2016 menjadi milik Valentino Rossi. Pembalap Movistar Yamaha itu mengukitr waktu terbaik 1m 33.043 detik / IST
Sport - Sesi latihan keempat jelang GP San Marino 2016 menjadi milik Valentino Rossi. Pembalap Movistar Yamaha itu mengukitr waktu terbaik 1m 33.043 detik.

Di tempat kedua, Dani Pedrosa membuktikan dirinya masih patut diperhitungkan. Juara GP San Marino 2007 itu mengukir waktu +0.418 detik di belakang Valentino Rossi, atau sekitar 0.001 detik lebih cepat dari Marc Marquez.

Komposisi pembalap tercepat di sesi latihan terakhir nampaknya menjadi milik elite four. Pasalnya, Jorge Lorenzo mengukir waktu tercepat keempat dengan catatan +0.472s di belakang Valentino Rossi.

Setelah sesi latihan keempat atau terakhir ini, Sabtu (10/9/2016) malam WIB, pembalap akan menentukan posisi start mereka lewat kualifikasi.

Berikut hasil latihan keempat
1. Valentino Rossi ITA Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 1m 33.043s [Lap 12/13] 288km/h (Top Speed)
2. Dani Pedrosa    ESP Repsol Honda Team (RC213V)    1m 33.461s +0.418s [15/16] 291km/h
3. Marc Marquez    ESP Repsol Honda Team (RC213V)    1m 33.462s +0.419s [15/16] 288km/h
4. Jorge Lorenzo ESP Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 1m 33.515s +0.472s [4/15] 292km/h
5. Cal Crutchlow GBR LCR Honda (RC213V)    1m 33.577s +0.534s [6/15] 287km/h
6. Pol Espargaro ESP Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 1m 33.653s +0.610s [6/15] 291km/h
7. Aleix Espargaro ESP Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) 1m 33.671s +0.628s [5/12] 284km/h
8. Maverick Viñales ESP Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) 1m 33.677s +0.634s [12/15] 290km/h
9. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (Desmosedici GP) 1m 33.719s +0.676s [12/13] 293km/h
10. Michele Pirro ITA Ducati Team (Desmosedici GP) 1m 33.963s +0.920s [11/11] 291km/h
11. Alex Lowes GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 1m 34.193s +1.150s [14/15] 287km/h
12. Danilo Petrucci ITA Octo Pramac Yakhnich (Desmosedici GP15) 1m 34.197s +1.154s [11/12] 287km/h
13. Hector Barbera ESP Avintia Racing (Desmosedici GP14.2) 1m 34.200s +1.157s [9/15] 290km/h
14. Tito Rabat    ESP Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V)* 1m 34.259s +1.216s [11/17] 284km/h
15. Alvaro Bautista ESP Factory Aprilia Gresini (RS-GP)    1m 34.346s +1.303s [5/16] 288km/h
16. Scott Redding GBR Octo Pramac Yakhnich (Desmosedici GP15) 1m 34.434s +1.391s [13/13] 287km/h
17. Stefan Bradl GER Factory Aprilia Gresini (RS-GP)    1m 34.478s +1.435s [10/14] 285km/h
18. Jack Miller   AUS Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V) 1m 34.799s +1.756s [9/13] 287km/h
19. Yonny Hernandez COL Aspar MotoGP Team (Desmosedici GP14.2) 1m 34.817s +1.774s [13/14] 286km/h
20. Eugene Laverty IRL Aspar MotoGP Team (Desmosedici GP14.2) 1m 34.865s +1.822s [6/13] 288km/h
21. Javier Fores ESP Avintia Racing (Desmosedici GP14.2) 1m 35.937s +2.894s[11/11]284km/h

SINDONEWS.COM

Abdullah Puteh dan Sayed Mustafa Usab calon Gubernur/Wakil Gubernur Aceh periode 2017-2022
Lhoksukon - Hasil ferivikasi faktual dukungan foto copy Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh jalur independen, pasangan calon Abdullah Puteh dan Sayed Mustafa Usap mendapat dukungan terbanyak di Kabupaten Aceh Utara.

Hal tersebut diketahui berdasarkan hasil pleno rekapitulasi paska ferivikasi faktual oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Panitia Pemeilihan Kecamatan (PPK) yang disampaikan oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Utara, Sabtu (10/09/2016).

Dalam hitungan dukungan sah milik pasangan calon Gubernur Aceh dan wakil Gubernur Aceh Abdullah Puteh dan Sayed Mustafa mendapat dukungan 18,755, disusul pasangan Zaini Abdullah dan Nasaruddin 15,321 dan pasangan Zakaria Saman dan H T Alaidinsyah 12,856 dukungan.

“Ini hasil ferivikasi faktual di lapangan oleh PPS di Aceh Utara, dan fereivikasi tersebut serentak di seluruh Aceh,” katan Ketua KIP Aceh Utara Jufri Sulaiman.

Untuk menentukan memenuhi syarat atau tidak, Bakal Calon (Balon) Gubernur dan Wakil Gubernur ketentuannya ada pada KIP Provinsi. “Tugas KIP Aceh Utara hanya memplone hasil rekapilutasi di PPS dan PPK,” ujarnya.  (Sumber: habadaily.com)

StatusAceh.Net - Direktur Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), Nur Hidayati, menilai kejahatan terhadap lingkungan sudah masuk kategori kejahatan luar biasa. Sebab kejahatan di sektor tersebut tidak hanya memberikan dampak negatif untuk saat ini, melainkan juga bisa berdampak buruk bagi generasi penerus.

Menurut Nur, kejahatan lingkungan sudah sangat darurat sekarang. Karena berdasarkan catatan Walhi, kasus pembakaran ini sudah sangat masif terjadi. Namun, sampai saat ini belum juga ada perusahaan yang bisa dijerat secara pidana.

Karena itu, Walhi mendorong pemerintah mengetatkan peraturan untuk menyelamatkan lingkungan hidup di Indonesia. Sehingga ke depan, korporasi yang melakukan pembakaran dan lahan secara ilegal dapat dijerat secara hukum pidana.

"Selain peraturannya, kami juga mendorong pemerintah membentuk pengadilan khusus untuk menangani masalah lingkungan ini," kata Nur Hidayati dalam diskusi bertajuk “Penghadangan dan Pembakaran Lahan” di Gado-Gado Boplo, Jalan Gereja Theresia, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu, 10 September 2016.

Dia juga mencurigai alat peradilan yang ada sekarang menjadi salah satu faktor sulitnya menjerat korporasi dalam kasus Karhutla. Karena itu Nur meminta Presiden Joko Widodo mengevaluasi secara menyeluruh di tubuh Polri dan TNI.

Pasalnya, Walhi menduga, selama ini oknum dari kedua instansi tersebut terindikasi menjadi pembeking korporasi, terutama perusahaan perusak lingkungan dan melakukan pelanggaran hak asasi manusia. Apalagi belakangan ramai diperbincangkan publik soal ancaman oleh aparat kepolisian kepada wartawan yang mencoba mengungkap kedekatannya dengan para pengusaha yang  perusahaannya diduga telah melakukan Karhutla. 

"Seperti yang kita sama-sama tahu dari berbagai peristiwa yang ramai beberapa hari ini, kan harusnya dapat menjadi momentum bagi Presiden untuk menyatakan Indonesia darurat kejahatan terhadap lingkungan," ujarnya.

Berdasarkan investigasi Walhi, diungkapkan Nur, dalam kasus Karhutla, korporasi sering kali menggunakan cara-cara premanisme bahkan pengerahan aparat keamanan untuk membungkam siapa saja kelompok masyarakat yang ingin membongkar kejahatan tersebut. Tidak hanya di hilirnya, di hulunya juga banyak korporasi yang sering melakukan praktik penyuapan untuk mendapatkan izin eksplorasi.

"Jadi dari hulu sampai hilir, korporasi perusak lingkungan ini sudah banyak melakukan kejahatan. Sehingga kami memandang pemerintah harus ekstra menyelesaikannya dengan cara membentuk peradilan khusus mengenai lingkungan,” ucapnya.(Viva)

Ilustrasi Buaya
StatusAceh.Net - Noval Firmansyah (13), santri Pondok Pesantren (Ponpes) Terpadu Darusysyuhada, Gampong Pasie Lembang, Kecamatan Kluet Selatan, Kabupaten Aceh Selatan, Jumat (9/9) sekira pukul 08.45 WIB hilang saat mandi bersama dua rekannya di sungai yang berada di belakang pesantren itu. Ia hilang bukan karena hanyut, tapi ditenggelamkan buaya yang memangsanya.

Hingga tadi malam korban belum juga ditemukan, meski pawang buaya sudah dilibatkan. Pencarian korban oleh tim gabungan bersama warga setempat terpaksa dihentikan karena sudah malam.

Tim gabungan yang terlibat mencari korban terdiri atas Satuan Tugas Search and Rescue (Satgas SAR) Aceh Selatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Selatan, Satuan Tugas Komunikasi Radio Antarpenduduk Indonesia (Satgaskom RAPI) Aceh Selatan, Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP/WH) Aceh Selatan, serta personel TNI dan Polri.

Kapolres Aceh Selatan, AKBP Achmadi SIK beserta para kasatnya dan Wakil Bupati Aceh Selatan, Kamarsyah MM, turun langsung ke lokasi kejadian. Muspika Kluet Selatan juga terlihat berada di lokasi membantu upaya pencarian korban.

Kapolres Aceh Selatan, AKBP Achmadi SIK mengatakan, korban dimangsa buaya saat sedang mandi bersama rekannya Syamsul Azhar, (17) dan Ismail (15) di Sungai Pasie Lembang yang berada di belakang Pesantren Darusysyuhada.

“Kejadiannya sekira pukul 08.45 WIB. Saat itu korban bersama saksi sedang mandi di Sungai Pasie Lembang. Selang 15 menit, korban minta tolong kepada saksi karena merasa kakinya ditarik buaya,” ungkap Kapolres Aceh Selatan.

Menurut AKBP Achmadi, kedua saksi berupaya membantu dengan cara menarik tangan korban, namun tak berhasil. Korban malah ditarik buaya ke dasar sungai dan kemudian hilang. “Saksi langsung memberitahukan kepada warga Pasie Lembang untuk ikut mencari korban,” kata AKBP Achmadi.

Untuk mengintensifkan pencarian, tim gabungan siang kemarin mendirikan tenda di pinggir sungai tersebut. Namun, begitu malam tiba, proses pencarian dihentikan dan akan dilanjutkan pagi ini.

Dalam misi mencari korban kemarin, tim gabungan menggunakan boat karet dan robin (perahu menggunakan mesin kukur kelapa). Mereka juga sudah mendatangkan pawang buaya untuk memudahkan upaya pencarian. Hingga sore, ribuan warga tampak menyesaki lokasi kejadian.

 Anak angkat
Diperoleh informasi, korban yang dimangsa buaya tersebut merupakan anak angkat Syarwani, warga Gampong Pasie Lembang. Orang tua korban yang masih merantau menitipkan anaknya kepada Syarwani saat berusia empat bulan. “Korban kelahiran Batam. Pada umur empat bulan, ia dititip kakak kandung saya ke kami. Orang tuanya saat ini masih di Batam. Tapi saya sudah sampaikan kejadian ini ke orang tuanya,” kata M Dahlan, adik kandung Syarwani.

Menurut Dahlan, hingga di pengujung hayatnya Noval Firmansyah tercatat sebagai pelajar kelas I SMP di ponpes terpadu tersebut. “Dia sekolah sekalian mondok di pesantren,” ujar M Dahlan. (Serambinews.com)

STATUSACEH.NET - Cinta itu memang buta, terkadang karena cinta kita rela melakukan apa saja.

Namun karena cintalah, perbedaan bisa menjadi satu.

Ada yang mengatakan, cinta yang tulus memang tak memandang usia.

Meski begitu pernikahan yang terpaut usia yang sangat jauh bisa menimbulkan kontroversi di kalangan masyarakat.

Seperti salah satu contoh seorang kakek yang menikah dengan seorang gadis muda.

Mereka jelas terpaut usia yang sangat jauh.

Jika dilihat wanita yang dinikahinya itu pantas menjadi cucunya.

Foto tersebut diunggah melalui akun Facebook bernama Siti Wulan Dari.

Di foto tersebut, lucunya sang kakek duduk di pelaminan dengan mengenakan kacamata hitam dan minum dengan menggunakan dot bayi.

Disampingnya duduk seorang gadis cantik yang mengenakan pakaian pengantin lengkap dengan riasan di wajahnya.

Sejak diunggah pada 06/09/2016 sampai saat ini foto tersebut berhasil dibagikan sebanyak 5.228 kali, 6.200 like, dan 856 komentar.

Namun sampai saat ini masih belum ada kebenaran bahwa ini memang benar acara pernikahan atau hanya sekedar perayaan karnaval.

Bisa dilihat dari foto acara tersebut telihat berada di jalan.

Melihat foto itu, beberapa netizen mengatakan bahwa gadis itu hanya melihat harta yang dimiliki sang kakek.

Pamuji Setio : "Bukan cinta tapi uang yang bicara liat gds itu pegang hp. ...uang yang jadi cinta bukan fisik sekarang yang jadi cinta."

Rian Braling : "Mbahhhhhh..... Sisain gadis buat gnerasi kami mbah.... Jgn dimakan semua...."

Derista : "Ttp Jaya Klo aku ogah banget meski bnyk harta tapi tetep pasti selingkuh ..cari daun muda itu dosa khn mending nolak z."

Salah seorang netizen pun ada yang mengatakan bahwa foto tersebut diambil ketika acara karnaval.

Heruka Khairul Amirin : "Lah itu kn cmn acr karnaval 17an kmarennnn.. hadeh."

StatusAceh.Net - Calon pemimpin yang akan bertarung dalam pemilihan kepala daerah serentak 2017 wajib menyetorkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara kepada Komisi Pemberantasan Korupsi. Hal ini sudah diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum nomor 6 tahun 2016.

"Mensyaratkan agar calon pasangan kepala daerah menyerahkan surat tanda terima LHKPN," kata Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati Iskak, Jumat (9/9). KPK akan menjemput bola agar para calon kepala daerah melapor LHKPN.

Komisi antirasuah sudah mengirimkan surat mengenai mekanisme tata cara penyampaian LHKPN calon kepala daerah kepada KPU. Bahkan, Yuyuk menjelaskan, Direktorat Pendaftaran dan Pemeriksaan LHKPN KPK akan membuka loket khusus penerimaan pendaftaran LHKPN oleh  calon kepala daerah.

Loket khusus itu berada di auditorium gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. Loket akan dibuka mulai 21 September 2016 hingga 3 Oktober 2016.

Meski demikian, KPK mengimbau agar para calon kepala daerah sudah menyetor LHKPN sebelum loket khusus dibuka. "Tapi kami berharap mereka sudah memberikan LHKPN sebelumnya dibukanya loket tersebut," ujar Yuyuk.

Ia mengimbau agar calon kepala daerah bisa menyerahkan LHKPN dan mengisinya dengan sebenar-benarnya sesuai form. Ia menjelaskan, untuk yang baru pertama kali menyerahkan LHKPN harus mengisi di form A. Sedangkan yang sudah pernah, mengisi form B.

Dia pun meminta KPU provinsi, kabupaten/kota mengirimkan kontak dan menginformasikan keaslian LHKPN yang disampaikan pasangan calon. "Kami juga meminta daftar nama pasangan calon," tegasnya. Lebih lanjut dia mengatakan, pada 2015 KPK sudah mengirimkan petunjuk teknis pengisian LHKPN. Bahkan, KPK siap mendampingi calon kepala daerah jika kesulitan mengisi LHKPN.

Yuyuk juga berharap agar masyarakat menggunakan data LHKPN sebagai pertimbangan memilih kepala daerah di masing-masing tempat.

Dia menegaskan, LHKPN ini sangat perlu untuk dijadikan pertimbangan agar tidak salah pilih. Sebab, sejauh ini tidak sedikit kepala daerah yang menjadi pesakitan KPK.

Yuyuk menjelaskan, sejak 2004 KPK sudah mengusut 74 kasus yang melibatkan kepala daerah, baik itu gubernur, bupati maupun wali kota. Modus perkara kebanyakan suap. Ini ada 30 kasus. Korupsi pengadaan barang dan jasa 10 kasus. Kasus korupsi pengelolaan anggaran ada 20. "Selebihnya terkait pemerasan, perizinan, penyalahgunaan wewenang, pencucian uang dan gratifikasi," ujarnya.

Dia menjelaskan, sebanyak 63 kepala daerah sudah diproses KPK. Terdiri dari, 52 bupati dan wali kota, serta 11 gubernur.

Seperti diketahui, 111 daerah di Indonesia akan menggelar Pilkada Serentak 2017. Dari jumlah itu, di Kalbar hanya akan menggelar dua Pilkada. Yakni Kabupaten Landak dan Kota Singkawang. (jpnn)

Pelaku Pembuang bayi, Ash binti Ag (Tengah) diamankan di Polres Pidie , Jumat ( 9/9) setelah sebelumnya Kamis ( 8/9/20?16) dibekuk dikediamannya, Gampong Peunelut Baroh, Kecamatan Simpang Mamplam, Bireun. Foto: PROHABA
StatusAceh.Net - Sosok bayi yang ditelantarkan di sisi jalan nasional kawasan Gampong Meucat Pangwa, Trienggadeng, ternyata milik pasangan haram dari Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen. Bayi malang itu disebut-sebut dibuang oleh pria yang menjadi ‘ayah’ dari bayi malang itu.

Terungkapnya sosok pemilik bayi itu, setelah polisi melakukan penelusuran, sejenak mendapat informasi seputar kasus tersebut. Kamis (8/9) petang lalu, polisi membekuk terduga pelaku pembuang bayi di Gampong Meucat Pangwa, yaitu Ny Ash binti Ag (36) warga Gampong Peunelut Baroh, Kecamatan Simpang Mamplam, Biruen.

Dari pemeriksaan awal, Ny Ash mengakui jika bayi itu adalah hasil hubungan terlarang dirinya dengan pria Mhb, yang juga telah memiliki anak dan istri. Bahkan disebut-sebut Mhb lah yang membuang bayi terlarang itu, sejenak dilahirkan oleh Ny Ash.

Kapolres Pidie, AKBP M Ali Kadhafi SIK didampingi Kasat Reskrim AKP P Harahap SH serta Kapolsek Trienggadeng Ipda Mulyadi SH, Jumat (9/9) mengatakan, pembekukan pelaku pembuang bayi, Ash (36) setelah dilakukan pengembangan dari penyidikan tim di lokasi pembuangan bayi. “Dalam tempo 2x24 jam pasca olah tempat kejadian perkara (TKP) aparat Polisi dari Polsek Trienggadeng berhasil meringkus tersangka pelaku pembuang bayi, Ash asal Gampong Peunelut Baroh, Kecamatan Simpang Mamplam, Bireun,” sebut AKP Harahap.

Informasi terkuaknya pelaku, berawal dari adanya informasi oleh pihak Polsek Trienggadeng bahwa, pada Rabu (7/9) sekira pukul 23.00 WIB dari salah satu petugas kesehatan di Pijay, bahwa di Gampong Peneulut Baroh Kecamatan Simpang Mamplam, Bireuen, ada seorang perempuan yang melahirkan di Bireuen. Belakangan diketahui,  bayinya tdak ada lagi bersama yang bersangkutan sehingga diduga kuat telah dibuang.

Berikutnya, pada  Kamis (8/9) pihak aparat Polisi dari Polsek Trienggadeng terus mendalami informasi dengan melakukan koordinasi dengan perawat di RS Telaga Bunda di Bireun yang diminta mengirim data atau rekap medik perempuan yg melahirkan tersebut.

Ternyata dari data itu didapati kesamaan sehingga pada hari yang sama (Kamis) sekitar pukul 15.00 WIB, aparat dari Polsek Triengadeng meluncur ke Gampong Peuneulut Baroh Kecamatan  Simpang Mamplam, Bireun untuk menjumpai terduga pelaku pembuang bayi  Ash bin Ag. “Hasil intrograsi, pelaku mengakui bayi itu adalah anaknya dari hasil hubungan gelapnya selama ini dengan Mhb (36) warga Gampong Garut Kecamatan  Pandrah,” jelasnya.

Agar tak tercium aib ke kalangan masyarakat, pelaku menyerahkan bayi tak berdosa itu kepada Mhb untuk dibuang ke kabupaten lain (Pijay), yaitu pada Selasa (6/9) sekira pukul 19.30 WIB persis di depan Kios persimpangan Mesjid Imam Syafi’ie Kecamatan Jeunib.(*)

Sumber: prohaba.co

Rossi menegur Aleix di lintasan balap
Sport - Pebalap gaek Valentino Rossi bersitegang dengan Aleix Espargaro pebalap Suzuki Ecstar pada sesi latihan bebas kedua, di Sirkuit Misano, Jumat (9/9/2016). Kejadian ini berawal dari teguran Rossi di trek, yang dibalas dengan kata-kata tidak sopan oleh Aleix.

Rossi menganggap kalau Espargaro menghalangi jalurnya, dan kemudian coba mengingatkan. Namun, Aleix sendiri menganggap kalau dirinya sama sekali tidak mencoba mengganggu atau menghalangi jalur Rossi. Aleix pun enggan untuk meminta maaf.

“Saat itu Saya sedang memacu kendaraan dan berada di belakang dua pebalap Suzuki, Vinales dan Espargaro. Mereka berdua melihat saya, Vinales kemudian melebar, namun Espargaro tidak, dan saya sejujurnya tidak tahu itu mengapa,” kata Rossi mengutip Crash, Sabtu (10/9/2016).

“Kemudian saya mengatakan sesuatu kepadanya, saya katakan ‘Apa yang kamu lakukan?’, dan dia menjawab saya dengan ‘Sial Kamu! (F**k You!), di sini saya langsung marah. Padahal cukup mengatakan ‘maaf’ semua selesai, tapi Espoargaro tidak caranya mengatakan itu, malah mengatakan ‘Sial kamu!’,” ujar Rossi.

Akibat perbuatannya, Espargaro kemudian didatangi oleh Mike Webb, Direktur Balap, dan mendapat teguran akan perilakunya tersebut. Meski begitu, Espargaro bersikeras kalau dirinya tidak melakukan kesalahan. Bahkan Espargaro malah marah dengan kunjungan yang dilakukan Webb.

“Dia datang ke pit, dan itu tidak normal, pasalnya itu tidak pernah dilakukan Webb, karena jika ada sesuatu maka Webb akan memanggil ke ruangannya. Namun saya sadar, apa ini karena Valentino,” kata Espargaro.

“Webb berkata kepada saya untuk lebih berhati-hati, namun saya minta dirinya memeriksa video, dan dia berkata, ‘sudah, dan kamu tidak di tengah lintasan, kamu tidak mengganggu Rossi. Namun, kamu harus lebih memperhatikan’ ,” ucap Espargaro.

“Lalu, saya mengulang pertanyaan itu tiga kali kepada Webb, ‘Apa saya mengganggu Rossi?’ Apa kamu sudah mengecek videonya?’ Dia berkata saya tidak mengganggu Rossi. Lalu saya berkata, ‘Kalau begitu berbicaralah kepada Rossi, karena saya tidak akan perduli,” ujar Espargaro.

Sampai saat ini belum ada informasi terkait ketegangan antara keduanya. Apa ini akan berlanjut di lintasan? Kita tunggu kabar selanjutnya.(Kompas.com)

Posko Partai Aceh di Desa Uram Jalan, Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur dirusak.
Aceh Timur - Posko Partai Aceh di Desa Uram Jalan, Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur dikabarkan dirusak oleh orang yang belum diketahui identitasnya. Kejadian tersebut terjadi Jumat malam 9 September 2016 sekitar pukul 23,30 wib.

Informasi yang berhasil dihimpun Mediaaceh.co, kejadian berawal ketika beberapa pria datang ke rumah Zuhri, panglima sagoe KPA Banda Alam, untuk meminta uang meugang. Namun, karena sang Panglima Sagoe tidak memberikan uang yang diminta akhirnya para pria tersebut mengamuk dengan melakukan perusakan terhadap posko Partai Aceh yang berada tidak jauh dari rumah panglima sagoe.

Sementara Kapolsek Banda Alam Iptu Justis Tarigan membenarkan adanya pengrusakan posko PA di Desa Uram Jalan, namun hingga saat ini pihaknya sedang menyelidiki kronologis dan penyebab pasti kejadian tersebut.

"Kejadiannya memang ada tapi kita sedang menyelidiki lebih lanjut, personil sudah di lapangan, bagaimana kronologis dan penyebabnya kita sedang kaji," ungkap Iptu Tarigan saat dikonfirmasi Mediaaceh.co Sabtu 10 September 2016.

Hingga berita ini diterbitkan panglima sagoe Banda Alam Zuhri belum bersedia menjawab wartawan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini namun kursi dan meja serta perlengkapan kantor lainnya rusak. (*)

Sumber: mediaaceh.co

Sekjen PBB, Ban Ki-moon, mengecam uji coba nuklir yang dilakukan oleh Korut. | (Istimewa)
New York - Sekretaris PBB Ban Ki-moon tidak bisa menyembunyikan emosinya saat menanggapi uji coba nuklir yang dilakukan oleh Korea Utara (Korut). Ia mengecam uji coba itu dalam istilah yang paling kuat.

"Ini adalah satu lagi pelanggaran kurang ajar terhadap resolusi Dewan Keamanan," kata Ban Ki-moon seperti dikutip dari laman Xinhua, Sabtu (10/9/2016).

"Tindakan tidak dapat diterima ini membahayakan perdamaian dan keamanan di kawasan serta mengingatkan kebutuhan mendesak untuk memperkuat rezim Larangan Uji Coba Nuklir global," imbuhnya.

Ki-moon lantas menyerukan kepada Korut untuk kembali ke haluan dan berkomitmen terhadap jalan denuklirisasi. "Daripada mengejar senjata nuklir dan teknologi rudal balistik, Korut harusnya mempromosikan kesejahteraan rakyat negara itu," katanya.

Korut diketahui melakukan uji coba nuklir kelima pada Jumat kemarin. Selain itu pada bulan Januari lalu, Korut melakukan uji coba bom hidrogen pertamannya. Sebelumnya, negara komunis itu telah melakukan uji coba nuklir bawah tanah masing-masing pada tahun 2006, 2009 dan 2013.

Dewan Keamanan PBB telah mengadopsi lima resolusi untuk mengekang program nuklir dan rudal Korut. Yang terbaru diadopsi pada Maret lalu yang memberlakukan sanksi paling berat kepada negara itu, termasuk larangan ekspor dan pembekuan aset.(Sindonews)

Banda Aceh - Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Banda Aceh menegaskan pasangan calon kepala daerah yang sudah mendaftar untuk ikut pilkada dilarang mundur dari pencalonan.

"Jika sudah mendaftar, pasangan calon tidak boleh lagi mengundurkan diri dari pencalonan. Ada sanksi tegas bila mengundurkan diri," kata Ketua KIP Kota Banda Aceh Munawar Syah di Banda Aceh, Jumat.

Munawar menyebutkan, aturan tidak boleh mengundurkan diri tersebut diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nomor 16 Tahun 2016 tentang pemilihan kepala daerah di daerah khusus.

Munawar menyebutkan, pendaftaran calon Wali Kota dan calon Wakil Wali Kota Banda Aceh 2017-2022 yang akan ikut pilkada 15 Februari 2017 mulai dibuka 21 hingga 23 September mendatang.

"Kami harus sampaikan ini karena pendaftaran calon segera dibuka. Dengan adanya pemberitahuan ini, maka calon yang mendaftar benar-benar akan mengikuti pilkada di Kota Banda Aceh," kata dia.

Munawar menyebutkan, apabila ada pasangan calon yang mengundurkan diri, maka partai pengusungnya akan kehilangan hak untuk mencalonkan pasangan lain.

Begitu juga bagi pasangan calon dari jalur perseorangan atau independen. Jika mundur setelah mendaftar, maka pasangan tersebut kehilangan hak untuk mencalonkan diri pada pilkada berikutnya selama seumur hidup.

"Sanksinya tegas. Karena itu, pasangan calon yang harus mendaftar harus benar-benar siap, sehingga tidak mengundurkan diri setelah pendaftaran," kata Munawar Syah.

Selain tidak boleh mengundurkan diri, kata dia, partai politik juga tidak boleh menarik dari setelah pasangan calon yang diusungnya mendaftarkan diri. Jika ada, maka haknya mengusung calon gugur dan tidak bisa ikut pilkada.

"Kepada pasangan calon yang diusung partai politik harus berdasarkan surat keputusan pengurus pusat. Surat keputusan ini harus dilampirkan saat mendaftar sebagai bakal calon kepala daerah," kata Munawar Syah.

Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banda Aceh 2017-2022 digelar 15 Februari 2017. Pemilihan tersebut digelar serentak dengan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh serta pemilihan 19 bupati/wali kota beserta wakil di Provinsi Aceh.(aceh.antaranews.com)

Komjen Pol Syafruddin saat dilantik sebagai Wakapolri mengganitikan Jenderal Budi Gunawan. (Puji Kurniasari)
Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian memimpin langsung upacara pelantikan Komisaris Jenderal Polisi Syafruddi sebagai Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) di ruang Rupatama, Mabes Polri, Sabtu (10/9/2016).

Syafruddin menggantikan Jenderal Budi Gunawan yang secara resmi dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengisi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) menggantikan Sutiyoso atau Bang Yos berdasarka TR Kapolri: ST//2219/IX/2016 tanggal 9 September 2016.

Syafruddin adalah lulusan Akademi Kepolisian tahun 1985, sebelum dengan jabatannya sekarang ia pernah menjadi ajudan Wakil Presiden Jusuf Kalla di tahun 2004.

Bukan hanya itu, kariernya juga kian cemerlang setelah diangkat sebagai Kapolda Sumatera Utara di tahun 2009, Kapolda Kalimantan Selatan tahun 2010, Kepala Divisi Propam Mabes Polri tahun 2012 dan posisi terakhir menjabat sebagai Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri (Lemdikpol).

SINDONEWS.COM

Toronto - Setelah merilis dalam bentuk poster yang artistik dan teaser berdurasi 1:17 menit, 'Headshot' akan tayang perdana di Toronto International Film Festival 2016. Film yang di bintangi oleh Iko Uwais, Julie Estelle dan Chelsea Islan itu akan mengambil sesi bergengsi yakni untuk 'Midnight Madness'.

Para pemain film 'Headshot' akan hadir dalam world premiere pukul 12.00 tengah malam waktu setempat di Ryesorn Theater 350 Victoria Street, Toronto, Kanada. Tim detikHOT berkesempatan untuk menghadiri serta menyaksikan tayangnya film hasil produksi Screenplay Productions dan Infinite Studios di Toronto International Film Festival 2016, Kanada, Jumat, (9/9/2016) waktu setempat.

Sesi 'Midnight Madness' sendiri memang dikhususkan bagi pecinta film dengan genre yang akan mengundang adrenaline penonton film itu sendiri. Adapun genre-genre seperti action,horror,shock and fantasy cinema akan hadir dalam sesi tersebut.

Terlihat wajah antusias serta gembira dari seluruh pemain, sutradara maupun produser yang juga akan menghadiri world premiere untuk sesi 'Midnight Madness' di Toronto International Film Festival 2016. Julie Estelle, Iko Uwais dan Chelsea Islan akan muncul di red carpet di festival film yang bergengsi ini. Tak hanya mereka, Timo Tjahjanto dan Kimo Stamboel sebagai sutradara juga akan menyaksikan film yang mereka garap dengan apik.

'Headshot' sendiri akan disaksikan lebih dari 1300 movie freak dari berbagai penjuru dunia yang akan hadir dalam world premiere dalam sesi 'Midnight Madness' di Toronto International Film Festival 2016. Tak hanya 'Headshot', film-film lainnya juga akan mengambil porsi yang sama, seperti 'Blair Bitch' karya sutradara asal Amerika, Adam Wingrad. Lalu ada 'Sadako VS Kayako' arahan sutradara Jepang, Koji Shiraishi, juga 'Rats' arahan sutradara Morgan Spurlock. (detik.com)

Irjen. Pol. Dr. H. Rycko Amelza Dahniel, M.Si
Banda Aceh - Kapolda Aceh, Irjen Pol. Husen Hamidi akan segera memasuki masa pensiun September ini. Sampai sekarang belum ada informasi resmi terkait dengan pengganti Husen. Siapakah yang bakal menggantikannya untuk memimpin Kepolisian Daerah Aceh?

Informasi diterima portalsatu.com, menyebutkan satu kandidat kuat yang diperkirakan bakal memimpin korps tribrata di wilayah Aceh. Sosok itu adalah Irjen. Pol. Dr. H. Rycko Amelza Dahniel, M.Si.

"Sampai sekarang belum ada informasi resmi terkait dengan Kapolda Aceh yang baru, namun kemungkinan besar adalah Irjen. Pol. Dr. Rycko Amelza," ucap salah seorang sumber portalsatu.com di internal kepolisian, Jumat, 9 September 2016.

Rycko lahir di Bogor, Jawa Barat, pada 14 Agustus 1966 lalu. "Informasi resminya (soal calon Kapolda Aceh) itu dalam minggu ini," kata sumber di Mapolda Aceh tersebut.

Data dihimpun portalsatu.com, diketahui Irjel Pol. Rycko memiliki rekam jejak bagus dalam karirnya. Sejak Oktober 2014, ia menjabat sebagai Ketua STIK (Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian) dengan pangkat inspektur jenderal, setelah sebelumnya menjadi Wakil Kepala Polda (Wakapolda) Jawa Barat yang aktif sejak 19 Februari 2013. Lulusan terbaik Akpol 1988 ini juga disebut memiliki pengalaman dalam bidang reserse.

Rycko termasuk polisi yang mendapat kenaikan pangkat luar biasa saat tergabung dalam tim Bareskrim, yang melumpuhkan teroris Dr Azhari dan kelompoknya di Kota Batu, Malang, Jawa Timur, 9 November 2005. Ia mendapat penghargaan dari Kapolri saat itu, Jenderal Pol Sutanto bersama dengan para kompatriotnya, Tito Karnavian, Petrus Reinhard Golose, serta Idham Aziz.[Sumber: portalsatu.com]

Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan meminta adegan dirinya mencium tangan Presiden RI ke-5 Megawati Soekarno Putri, tidak dipolitisasi. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta - Kepala Badan Intelijen Negara Jenderal Budi Gunawan meminta promosi jabatan dari Wakil Kapolri menjadi Badan Intelijen Negara (BIN), tidak dipolitisasi. Dia berpendapat, Presiden Joko Widodo menunjuknya sebagai pengganti Letjen (Purn) Sutiyoso dengan pertimbangan yang matang.

Penunjukan Budi Gunawan sempat memicu polemik. Sejumlah pihak menduga penunjukan itu atas permintaan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

"Semua dekat. Yang dekat dengan Bu Mega bukan hanya saya. Profesionalisme menjadi kunci," kata Budi Gunawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (9/9).

Megawati terlihat hadir dalam pelantikan Budi Gunawan, petang tadi.

Ketua Umum PDI Perjuangan itu mengenakan blouse merah muda dan berdiri di jajaran depan bersama sejumlah petinggi lembaga negara seperti Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, dan Ketua MPR Zulkifli Hasan.

Pemandangan menarik yang memancing perhatian, sempat terjadi. Di saat tamu undangan dipersilakan menyalami Budi, mantan Wakil Kapolri ini mencium tangan Megawati.

Budi sempat menjadi ajudan Presiden kelima Indonesia ini selama lima tahun (1999-2004). Usai dilantik, dia menyampaikan, tidak ada amanat khusus yang diberikan Megawati kepadanya dalam menjalankan tugas sebagai bos intelijen negara.

Budi mengatakan hanya Presiden Jokowi yang memerintahkan dirinya untuk memperkuat kemampuan BIN.

"Program penguatan agar semakin profesional, objektif, dan berintegritas," ucap dia.

Mantan Kalemdikpol ini berkata, BIN nantinya diisi personel super, spesialis, dan kompeten di bidang intelijen. Jaringan dan akses juga akan terus diperkuat sejalan dengan penambahan personel.

Budi Gunawan juga mengomentari soal permintaan kewenangan menangkap seperti yang pernah disampaikan Kepala BIN sebelumnya, Sutiyoso.

"Keakuratan informasi akan jadi kata kunci di sini. Lalu penindakan dan penumpasan. Sekarang, supporting data yang cepat dan akurat menjadi paling penting," ujarnya.(CNN)

Jakarta -- Presiden Filipina Rodrigo Duterte menyatakan, selain memerangi narkoba, ia juga akan memerangi kelompok militan Abu Sayyaf.

Seperti diketahui masih ada sembilan WNI disandera dan dua orang lainnya berhasil meloloskan diri dari sergapan penyandera. Presiden Joko Widodo dan Presiden Duterte beberapa kali melakukan komunikasi mengenai nasib WNI yang disandera tersebut.

"Saya akan berbicara kepada Presiden Joko Widodo tentang perompakan yang baru-baru ini terjadi di perairan Filipina," tegas Duterte pada pidatonya di Hotel Shangrila, Jakarta Pusat, Jumat (9/9/2016).

"Saya harus membicarakan ini dengan Presiden Jokowi, apalagi setelah mereka menyandera sejumlah anak buah kapal dari Indonesia," lanjutnya lagi.

Ia menegaskan lagi bahwa ia tetap pada kampanyenya melawan kriminalitas dan terorisme.

"Harus bisa kita tangkap mereka, kalau perlu kita bunuh mereka!" tegas Duterte lagi.

Ia menegaskan lagi bahwa dirinya tetap berpegang teguh pada janji kampanyenya melawan kriminalitas dan terorisme. "Saya akan melanjutkan kampanye saya untuk perangi terorisme dan kriminalitas!" teriak Duterte dengan disambut tepuk tangan oleh warga Filipina.

Hingga saat ini, masih ada sembilan ABK WNI yang disandera Abu Sayyaf di Filipina Selatan. Mereka dikabarkan berpindah-pindah tempat, namun masih berada di Filipina Selatan.

Indonesia sendiri tetap menomorsatukan langkah diplomasi dalam membebaskan para sandera. Pemerintah menolak cara-cara kekerasan dilakukan karena ingin menjamin keselamatan sandera asal WNI.(lampost.co)

Jakarta - Budi Gunawan resmi menjadi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN). Budi menggantikan Sutiyoso.

Pelantikan dilakukan pada Jumat (9/9/2016) sore pukul 17.45 WIB, di Istana Negara. Budi Gunawan memakai peci dan jas hitam. Sejumlah pejabat tinggi negara serta petinggi TNI dan Polri hadir.

"Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia kepada negara kesatuan republik Indonesia yang berdasarkan pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945," demikian ucap Budi Gunawan menirukan Presiden Jokowi.

Dalam sumpah itu, Budi Gunawan juga berjanji akan menjunjung tinggi HAM, demokrasi, supremasi hukum, oboyektif, dan profesional.

Selesai pembacaan sumpah, Budi Gunawan menandatangani berita acara pelantikan. Jokowi juga ikut tanda tangan.

Acara kemudian ditutup dengan lagu Indonesia Raya. Setelah itu Presiden Jokowi menyalami Budi Gunawan.

Kemudian disusul tamu undangan antara lain Ketum PDIP Megawati, Wakil Ketua DPR Fadli Zon, eks Kepala BIN Sutiyoso, serta semua menteri kabinet kerja dan pimpinan lembaga tinggi negara. (detik.com)

Banda Aceh - Tanah longsor dari Pegunungan Kulu, Kecamatan Lhong, Aceh Besar, yang terjadi Jumat siang, 9 September 2016, sekitar pukul 10.00, mengakibatkan terputusnya akses jalan nasional di Kilometer 42.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Besar Ridwan Jamil menjelaskan, tanah longsor terjadi akibat hujan yang turun selama dua pekan terakhir. Batu bercampur tanah runtuh dari tebing Pegunungan Kulu dan menimpa badan jalan. “Akses jalan tak bisa dilewati,” katanya saat dihubungi Tempo, Jumat, 9 September 2016.

Menurut Ridwan, pengguna sepeda motor masih bisa melintas melalui jalur tikus di sisi jalan. Sedangkan mobil tertahan, baik dari arah Aceh Jaya dan Aceh Barat ke Banda Aceh dan Aceh Besar. Begitu pula arah sebaliknya. "Siang ini sudah dibersihkan sebagian, dan terus dikerjakan," ujarnya.

Ridwan mengatakan BPBD Aceh Besar terus berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) dan pihak terkait lainnya untuk mengerahkan alat berat ke lokasi longsor.

Tujuannya agar cepat tertangani. “Warga diimbau agar berhati-hati melewati jalur itu saat musim penghujan, karena rawan longsor.”(Tempo)

Pelaku mesum di Banda Aceh saat menjalani hukuman cambuk di halaman Masjid Al Abrar Lamdingin Banda Aceh, Jumat (9 /9/2016) (VIVA.co.id/Zulkarnaini Muchtar)
Banda Aceh - TY (47 tahun), mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Pidie Aceh itu hanya tertunduk malu saat tali cambuk melecut tubuhnya di halaman Masjid Al Abrar Lamdingin Banda Aceh, Jumat, 9 September 2016.

Pertengahan Juli lalu, TY tertangkap warga karena berbuat mesum dengan perempuan bernama MA (28 tahun). Pria beristri itu meniduri MA yang sudah beranak satu dan masih berstatus istri orang lain.

Proses eksekusi cambuk ini pun disaksikan ratusan warga. Termasuk turut hadir Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal. "Keduanya dicambuk sebanyak delapan kali setelah dipotong masa tahanan menjadi enam kali cambuk,” ujar Kasi Penegakan Peraturan Undang-Undang dan Syariat Islam kota Banda Aceh, Evendi A Latif.

Keduanya diputus bersalah oleh majelis hakim Mahkamah Syariah melanggar Pasal 23 Ayat (1) Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang hukum jinayat yang mengatur khalwat.

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal mengatakan hukuman cambuk bukanlah sebuah prosesi tontonan bagi kalangan umum. Menurutnya, prosesi hukuman cambuk salah satu syiar dan sekaligus pintu gerbang pertaubatan bagi pelaku yang melanggar hukum islam.

"Jadi pelaksanaan uqubat merupakan komitmen kita dalam menegakkan syariat Islam di Aceh dan kota Banda Aceh pada khususnya. Ini bukanlah untuk mempertontonkan aib pelaku, tapi menjadi i'tibar bagi kita semua untuk kembali mendekatkan diri kepada Allah," ujar Illiza.(Viva)

Banda Aceh -- Gubernur Aceh, dr. H. Zaini Abdullah menjadi inspektur upacara pada pelaksanaan Hari Olahraga Nasional ke 33 tahun 2016 di Stadion Harapan Bangsa Lhong Raya Banda Aceh, Jumat (09/09) pagi. Dalam acara tersebut gubernur ikut menyerahkan penghargaan untuk insan olahraga tahun 2016.

Peringatan Haornas, kata gubernur adalah salah momentum sakral bagi dunia olahraga Indonesia. "Ini momentum tepat untuk mengisi pembangunan olahraga melalui pembudayaan olahraga dan peningkatan prestasi. Melalui olahraga rekreasi dan olahraga pendidikan kita kuatkan pondasi bangunan keolahragaan nasional yang berdaya saing," ujar gubernur dalam sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi.

Olahraga, kata gubernur dapat mengangkat harkat martabat dan kehormatan bangsa. Karena itu, gubernur mengajak para atlet untuk terus berprestasi dengan lebih giat dalam berlatih. Gubernur mengajak agar seluruh elemen secara bersama membangun budaya olahraga dengan slogan"ayo olahraga menuju Indonesia produktif".

"Prestasi olahraga yang mendunia akan membuat bangsa ini diakui, dihormati dan dihargai
karena prestasi yang pernah diraih di berbagai kompetisi olahraga internasional," ujar gubernur.

Slogan olahraga untuk Indonesia produktif, kata gubernur, untuk menumbuhkan gerakan budaya olahraga yang pada akhirnya akan membuat masyarakat menjadi sehat, produktif dan kompetitif.Olahraga, kata gubernur harus dijadikan budaya dan gaya hidup bangsa Indonesia.

"Dengan demikian, secara tidak langsung ruang munculnya bibit-bibit potensial olahragawan
akan terbuka. Merekalah yang kemudian akan kita bina dan kita kembangkan sehingga menjadi atlet yang elit dan berprestasi untuk mengharumkan nama bangsa," kata gubernur.

Gubernur juga mengajak seluruh kabupaten dan kota di seluruh Aceh untuk menggelorakan
gerakan ayo olahraga hingga ke lingkungan terkecil sehingga seluruh masyarakat sehat dan
produktif. (Rill)

UPRI
Makasar - Rapat Kordinasi Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Pihak Keamanan Kampus dan Seluruh Lembaga Kemahasiswaan Universitas Pejuang RI Makassar tentang Pemberlakuan pelarangan beraktifitas dimalam hari yang di laksanakan pada hari Kamis tanggal 8 September 2016. 

“Menindak lanjuti keputusan Rektor Universitas Pejuang R.I Makassar aktifitas mahasiwa Universitas Pejuang R.I Makassar hanya sampai jam 20.00”. Ungkap Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Pejuang R.I Makassar Andi Alim, SE, SKM, M. Kes
Berdasarkan Hasil  Keputusan Rapat Pimpinan Universitas Pejuang RI Makassar tentang pemberlakuan batasan waktu beraktifitas dan larangan menginap di kampus bagi mahasiswa dimalam hari sampai batasan waktu berkegiatan sampai jam 20.00 WITA. 

“Saya sudah dua kali melakukan proses persuratan kepada seluruh pimpinan fakultas, Ketua UKM, presiden BEM, Ketua Deperma dan Ketua Himpunan tentang pelarangan beraktifitas di malam hari. Sehingga persuratan kedua ini perlu di lakukan tindakan pemberian pemahaman kepada mahasiswa, supaya mahasiswa paham serta mengikuti aturan ini”. tegas Andi Alim yang merupakan salah satu Dosen di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pejuang R.I Makassar

Terkait hal tersebut Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan mengundang seluruh Lembaga kemahasiswaan dan Seluruh jajaran Pihak keamanan kampus diruang Wakil Rektor III  untuk melakukan rapat koordinasi agar aturan tersebut diketahui, di sosialisasikan, dan diikuti bersama.

“tapi,  kalau ada kegiatan kemahasiswaan yang dilaksanakan di malam hari, tentu kami pihak pimpinan tetap memberikan kebijakan, selama kegiatan itu berhubungan dengan Tri Darma perguruan tinggi yaitu Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat. Kegiatan itu, perlu pemberitahuan kepada pimpinan secara tertulis supaya kami bisa memberitahukan kepada pihak security kampus untuk mengawal kegiatan yang di maksud” Tegas Andi Alim yang juga merupakan Mahasiswa S3 Sosiologi Kesehatan di Pasca Sarjana Universitas Negeri Makassar.

Universitas Pejuang R.I Makassar tetap memberikan mimbar kebebasan kepada mahasiswa untuk melakukan aktivitas dimalam hari selama kegiatan tersebut berhubungan dengan Tri Darma Perguruan Tinggi yaitu Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat dengan tata cara melakukan proses persuratan dengan perihal pemberitahuan kepada pimpinan Univeritas Pejuang R.I Makassar yang ditembuskan kepada pihak Security kampus agar supaya kegiatan ini bisa di kawal serta di pantau oleh pihak security. (Rill)

StatusAceh.Net - Kiper Timnas Italia, Gianluiggi Buffon berteriak "Palestina Merdeka" saat bertanding melawan Israel dalam kualifikasi Piala Dunia 2018. Teriakan Buffon itu terlontar ketika salah satu pemain Italia berhasil mencetak gol ke gawang Israel.

Kabar mengenai Buffon yang berteriak "Palestina Merdeka" itu menyeruak ke sejumlah negara di Arab meskipun keaslian kabar tersebut masih dipertanyakan. Sejumlah situs sosial media di Arab dan juga beberapa situs olahraga di Arab sudah memberitakan kabar tersebut.

Seperti diberitakan situs berbahasa Inggris milik Israel, www.ynetnews.com, Jumat (9/09/2016) atas teriakannya itu, menyebabkan percobaan serangan terhadap Buffon. Seperti diketahui, Buffon bersama Christiano Ronaldo juga pernah menyatakan solidaritasnya bagi Palestina pada 2014 silam.

Sikap Buffon itu mendapat sambutan hangat dari perwakilan politik Hamas di Qatar, Izzet al-Rishq. Pejabat Hamas itu menulis ekspresi senangnya dalam akun twitter.

"Semoga kebaikan menyertai Kiper Italia, Buffon, yang sudah meneriakkan kata "Palestina Merdeka" saat pertandingan melawan Israel. Terimakasih Buffon dari bangsa Palestina," demikian kicau Izzet al-Rishq.

Komentar Izzet al-Rishq itu kemudian disebarkan oleh sejumlah pengikutnya di twitter terutama kepada warga yang tinggal di Jalur Gaza. Mereka rata-rata merespons positif sikap Buffon tersebut. Namun sejumlah media di Israel banyak yang membantah kabar tersebut.

Aksi dukungan terhadap Palestina itu juga dilakukan sejumlah pendukung Italia yang hadir di stadion. Mereka membuat gerakan anti Semit dan Israel termasuk mencemooh saat lagu kebangsaan Israel dengan cara salut Nazi dalam pertandingan yang dimenangkan Italia, 3-1 itu.(Rimanews)

Panglima Aman Dimot (paling kanan) bersama rekan seperjuangannya.
StatusAceh.Net - Di Aceh, ada sejumlah nama yang telah tercatat di lembar negara sebagai pahlawan nasional. Sebutlah, Cut Nyak Dien, Malahayati, dan Panglima Polim, serta sejumlah nama lain.

Namun, masih ada tokoh dari dataran tinggi Gayo yang dianggap layak mendapatkan gelar pahlawan nasional.

Keberanian dan kemampuannya dalam perang gerilya melawan penjajah Belanda pada tahun 1940-an, sangatlah berbeda dengan kemampuan pahlawan lain yang telah gugur di medan perang.

Mengapa demikian? Aman Dimot di bawah pimpinan Ilyas Leube berperang dengan cara yang unik, yaitu menghadang tank dan truk pasukan Belanda.

Bukan hanya itu, dia dianggap kebal dan memiliki ilmu kanuragan, karena tidak tergores apabila disabet pedang, ataupun tidak mempan ditembus peluru.

Begini cerita perjuangan heroik para pahlawan Tanah Rencong itu.

Pada tanggal 30 Juli 1949, di sekitar Tanah Karo, Sumatera Utara, pasukan Bagura dan Mujahidin asal Aceh Tengah, mengintai dan menunggu iring-iringan tank dan 25 truk Belanda.

Pasukan berjumlah 45 orang itu menggunakan persenjataan senapan dan kelewang.

Berdasarkan sejumlah sumber, pasukan Barisan Gurilla Rakyat (Bagura) yang dipimpin Ilyas Leube bersama gerilyawan setempat menyerbu tank dan truk tersebut dengan membabi buta, sehingga membuat pasukan marsose kalang kabut.

Satu dari puluhan serdadu tersebut bernama Abu Bakar yang dijuluki dengan Pang atau (Sang pemberani) Aman Dimot.

Sesuai dengan julukannya, Pang Aman Dimot dikenal pemberani dan tidak kenal takut jika menghadapi Belanda. Bahkan, pemuda itu tidak gentar walaupun dalam keadaan perang terbuka atau perang jarak dekat.

Terbukti, setelah pasukan ini mulai lelah karena keterbatasan orang dan persenjataan serta logistik. Ditambah lagi bala bantuan pasukan Belanda, semakin melemahkan perlawanan pejuang saat itu.

Komandan Ilyas Leube pun memberikan isyarat kepada pasukannya untuk mundur meninggalkan medan perang.

Namun tidak demikian dengan Aman Dimot, pemuda kelahiran Tenamak, Kecamatan Linge, Aceh Tengah ini menolak perintah Ilyas Leube dan lebih memilih melanjutkan perang terbuka bersama sejumlah rekannya yaitu Pang Ali Rema dan Pang Edem.

Setelah Ilyas Leube bersama sisa-sisa pasukannya pergi, Pang Aman Dimot bersama rekannya berpura-pura mati di sekitar mayat-mayat korban perang yang bergelimpangan.

Saat pasukan belanda sedang memastikan korban yang masih hidup dan yang sudah mati, Pang Aman Dimot bersama tiga temannya tiba-tiba bangkit dan menyerang pasukan belanda itu dengan beringas.

Banyak di antara pasukan Belanda yang mati kala itu, tak terkecuali, dua temannya Pang Ali Rema dan Pang Edem, tewas saat itu juga.

Pang Aman Dimot terus mengejar pasukan Belanda dengan pedang, Belanda semakin merasa bingung, karena serangan dari persenjataan mereka tidak juga mampu melukai bahkan membunuh Pang Aman Dimot.

Akibat kelelahan Panglima atau Pang Aman Dimot akhirnya ditangkap Belanda. Pasukan marsose yang frustrasi karena tidak mampu membunuh orang ini, akhirnya memasukkan granat ke dalam mulutnya.

Tak cukup sampai di situ, Belanda menggilas tubuh Pang Aman Dimot dengan tank.

Maka tanggal 30 Juli 1949, gugurlah Pang Aman Dimot di Rajamerahe, Sukaramai, Karo, Sumatera Utara, dan dimakamkan di tempat itu juga.

Makam Pahlawan Kabanjahe, Sumatera Utara.

Menanti Gelar Pahlawan

Bagi masyarakat Gayo di Kabupaten Aceh Tengah, Bener Meriah dan Gayo Lues hingga masyarakat Alas di Kutacane, nama Aman Dimot harum karena kisah heroik perjuangannya.

Bagaimana tidak, bukan hanya sebagai pejuang di daerahnya, Aman Dimot bahkan berjuang agar Belanda tidak masuk ke Aceh dari jalur Tanah Karo, Sumatera Utara.

Pemerintah Aceh Tengah bahkan telah mengusulkan nama Aman Dimot sebagai pahlawan nasional, bersanding dengan nama besar pahlawan Aceh lainnya seperti Cut Nyak Dien, Panglima Polim dan yang lainnya.

Nama Aman Dimot telah disodorkan ke Kementerian Sosial, namun hingga saat ini belum berhasil.

"Kepada kita belum diberi tahu apa kekurangannya. Apakah kekurangan administrasi atau kekurangan bukti? Ini yang sedang kita minta untuk disampaikan, supaya kalau kurang bukti bisa kita lengkapi, bila kurang administrasi kita bisa penuhi," kata Nasaruddin.

Aceh Tengah, Selasa (10/11/2015) lalu.

"Cuma kita belum pernah diberikan kesempatan untuk presentasi, kita baru menyampaikan usulan yang dilengkapi dengan penelitian dan kajian ilmiahnya, mana kala kita diminta untuk menjelaskan, mungkin suasana tim itu akan berbeda," kata dia.

Senada dengan itu, M Y Sidang Temas, veteran asal Aceh Tengah menyampaikan harapan yang sama agar Aman Dimot diberi gelar pahlawan nasional.

"Berbicara tentang Aman Dimot, saya sudah dua kali berjumpa Menteri Sosial Bachtiar Hamzah, saya bertanggung jawab untuk menyampaikan makalah tentang Aman Dimot," kata dia.

Kepada pemerintah pusat, pria yang pernah bergabung bersama kelompok Pemuda Sosialis Indonesia (Pesindo) tersebut mengharapkan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, agar merealisasikan gelar pahlawan nasional kepada Aman Dimot.(aceh.tribunnews.com)

Jakarta - Indonesia menyimpan kekayaan alam luar biasa yang menjadi incaran bangsa penjajah sedari dulu. Salah satu yang tersimpan dalam perut bumi Indonesia adalah minyak bumi.

Indonesia merupakan salah satu negara kaya minyak bumi dan telah kembali aktif menjadi anggota Organization of the Petroleun Exporting Countries (OPEC) pada 2015 lalu. Indonesia sempat aktif menjadi anggota OPEC kemudian tidak aktif di 2008.

Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK) menyebut, masa keemasan produksi minyak di Indonesia terjadi pada tahun 1985. Di mana produksi minyak Tanah Air mencapai 1,5 juta barel per hari (bph).

Masa keemasan sekarang telah berakhir. Untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri saja, pemerintah harus mendatangkan dari luar negeri alias impor.

"Tapi sekarang kita tinggal setengah nya sekitar 800 ribu bph. Sehingga kita terpaksa mengimpor untuk memenuhi kebutuhan konsumsi minyak yang mencapai 1,5 juta barel per hari," kata JK di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Kamis (7/9).

Selain produksi yang berkurang, cadangan minyak bumi di Indonesia semakin menipis. Berapa sebenarnya cadangan minyak Indonesia?

Pada Juni 2013 lalu, juru bicara Pertamina Ali Mundakir menyebut Indonesia saat ini bukan lagi negara kaya minyak. Cadangan minyak dalam perut bumi hanya hanya akan bertahan satu dekade lebih.

"Cadangan kita 3,7 miliar barel, habis 11 tahun lagi, kalau enggak ada penemuan (sumur) baru yang berarti," ungkap Ali.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Kementerian Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM), I Gusti Ngurah Wiratmaja menyebut, cadangan minyak yang dimiliki Indonesia saat ini hanya 3,6 miliar barel.

Jumlah ini sangat kecil jika dibandingkan dengan negara dengan luas wilayah lebih kecil dari Indonesia, Venezuela, yang cadangan minyaknya mencapai 600 miliar barel.

"Yang jadi perhatian adalah mahalnya biaya eksplorasi sehingga membuat cadangan minyak menjadi sedikit," ujar Wirat di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (16/2).

Menipisnya cadangan minyak ini diperparah dengan minimnya eksplorasi atau penemuan sumber baru. Wirat menjelaskan, untuk pengembangan tiap blok atau satu sumur saja, membutuhkan biaya mencapai USD 6-8 juta. Jumlah ini sangat mahal jika dibandingkan Qatar, Kuwait dan sebagainya yang berada di bawah USD 6 juta.

"Cadangan lebih banyak di Barat. Sebab, di Timur, lautnya terlalu dalam. Selain itu, sistemnya kompleks sehingga sulit untuk melakukan eksplorasi," tandasnya.

Indonesia akan mengalami krisis minyak bukan cerita baru. Namun, mantan menteri ESDM, Arcandra Tahar kembali mengingatkan bahwa krisis sudah di depan mata jika pemerintah tidak berbuat apa-apa. Apa kata Arcandra?

Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar bercerita mengenai kondisi sumber daya alam Indonesia, terutama soal minyak. Menurut Arcandra, Indonesia dalam 12 tahun ke depan akan mengalami krisis atau defisit minyak.

Salah satu penyebabnya adalah permintaan akan minyak yang terus bertambah. Sedangkan cadangan atau penemuan sumber minyak baru tidak pernah ada.

"Cadangan kita sudah tidak ada lagi, sementara minyak terus diproduksi, ke depan Indonesia akan mengalami kesulitan mencari minyak," ujar Arcandra di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Kamis (8/9).

Arcandra mengatakan, bila kondisi ini tidak segera dicarikan solusi bukan mustahil Indonesia akan mengalami krisis minyak.

"Cadangan dibagi produksi cuma sampai 12 tahun, kalau dilihat 12 tahun lagi kita kesulitan produksi minyak," katanya.

Faktor lain yang membuat Indonesia akan mengalami krisis minyak adalah kegiatan eksplorasi terus mengalami penurunan. Hal ini diperparah dengan aktivitas pengeboran yang juga menyusut, dari 70 menjadi 16 aktivitas.

"Ini karena tidak didorong aktivitas eksplorasi," ujar Arcandra.

Arcandra menduga, penyebab turunnya kegiatan kandungan cadangan minyak disebabkan Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2010 tentang Biaya Operasi Yang Dapat Dikembalikan Dan Perlakuan Pajak Penghasilan Di Bidang Usaha Hulu Minyak Dan Gas Bumi.

"Ini bukti apakah kita punya masalah dalam cari cadangan, jawabannya iya. Kalau eksplorasi tidak berkembang sangat diyakini produksi kita turun," jelas dia.

Meski demikian, Wakil Presiden Jusuf Kalla punya strategi lain agar Indonesia tidak mengalami krisis minyak 12 tahun lagi.

Menurut Jusuf Kalla, ada beberapa hal yang harus dilakukan oleh semua pemangku kepentingan dalam mendukung peningkatan atau mempertahankan produksi minyak Tanah Air. Pertama, meningkatkan kemampuan di bidang energi, terutama masalah modal.

"Maka itulah diperlukan investasi di bidang minyak, walaupun harga batubara turun, tapi harus ada kelanjutan. hampir separuh produksi nanti harus dalam negeri," tuturnya.

JK mengatakan, sejumlah negara saat ini terus melakukan kajian untuk mencari temuan-temuan baru, termasuk energi pengganti minyak.

"Jepang tidak punya minyak dan gas, tapi ada juga negara seperti Skandinavia, Austria yang 80 persen energi listriknya dari renewable," imbuhnya.

JK kembali menekankan, langkah-langkah ini perlu dilakukan agar bisa terus memenuhi kebutuhan energi masyarakat. Tidak melulu berfokus pada minyak, melainkan juga energi terbarukan.

"Negara seperti Venezuela punya sumber minyak terbesar di dunia. Tapi saat ini mencari makan saja susah. Sangat miskin karena dia memperlakukan energi yang sangat murah bukan sebagai komersial. Negeri itu akhirnya kolaps ketika harga minyak anjlok dan tidak memiliki temuan baru," tutupnya.(MDK)

Letjen TNI (Purn) Sutiyoso
Jakarta - Letjen TNI (Purn) Sutiyoso dalam waktu dekat akan melepas jabatannya sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) dan dilanjutkan oleh Komjen Pol Budi Gunawan.

Menurut pria yang akrab disapa Bang Yos ini, sebagai prajurit dirinya siap‎ menerima atau melepaskan jabatan yang diamanatkan pemerintah. Apalagi amanah tersebut diberikan presiden sebagai panglima tertinggi.

"Saya nyaris tidak ada masalah, karena bagi saya jabatan itu amanah yang sifatnya temporer, artinya bisa dicabut kapan saja oleh pemerintah," kata Sutiyoso saat akan sidang kabinet di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (9/9/2016).

Menurut mantan Gubernur DKI Jakarta ini, pergantian Kepala BIN diakuinya sudah melalui pertimbangan yang matang dari presiden. "Sehingga itu menjadi keputusan terbaik‎," ujar mantan Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) ini.

Sebelumnya, surat Presiden Jokowi tentang pengajuan nama Komjen Pol Budi Gunawan sebagai calon Kepala BIN diantarkan Menteri Sekretaris Negara Pratikno pada Jumat 2 September 2016.

Kemudian Komisi I DPR menggelar uji kelayakan dan kepatutan terhadap Budi Gunawan pada Rabu 7 September 2016. Hasilnya, 10 fraksi di Komisi I menyetujui Budi Gunawan menjadi Kepala BIN menggantikan Sutiyoso.

Lalu hasil fit and proper test Budi Gunawan itu disampaikan dalam rapat paripurna DPR hari ini. Seluruh anggota DPR yang hadir sebagai peserta rapat sepakat menyetujui hasil fit and proper test Budi Gunawan itu.(Sindonews.com)

Surya Paloh sedang pidato
Jakarta - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi hari ini dijadwalkan akan meminta keterangan Surya Paloh dan Panda Nababan terkait kasus dugaan penerimaan suap dari eks Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho kepada anggota DPRD Sumut. Paloh dan Panda diperiksa sebagai saksi terkait kasus itu.

"Keduanya diperiksa sebagai saksi untuk tersangka BPN (Budiman Nadapdap)," kata Plh Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati hari ini Jumat (9/9/2016) saat berbincang dengan detikcom.

Budiman Nadapdap merupakan 1 dari 7 anggota DPRD Sumut yang menjadi tersangka. Mereka merupakan sepaket tersangka baru terkait kasus tersebut. Para tersangka lainnya yaitu Muhammad Affan, Guntur Manurung, Zulkifli Effendi Siregar, Bustami, Zulkifli Husein, dan Parluhutan Siregar.

Mereka menjadi tersangka penerimaan suap dari Gatot Pujo berkaitan dengan persetujuan laporan pertanggung jawaban Pemprov Sumatera Utara untuk tahun anggaran 2012, kemudian perubahan APBD 2013, dam pengesahan APBD 2014.

Para tersangka disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang nomor 20 tahun 2001 juncto Pasal 64 ayat 1 juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. (detik.com)

Aceh Singkil - Wakil Gubernur Aceh melanjutkan rangkaian kunjungan kerjanya di Kabupaten Singkil dan Subulussalam. Pria yang akrab disapa Mualem itu berkunjung dan bersilaturrahmi ke sejumlah dayah, diantaranya Dayah Babussalam Batu Korong. Selain bersilaturrahmi dengan Pimpinan Dayah dan santri Batu Korong Wagub juga berziarah ke makam Almarhum Abuya Batu Korong, yang berada di Gampong Lipat Kajang Bawah, Kecamatan Simpang Kanan Aceh Singkil.

Tiba di lokasi, Wagub dan rombongan disambut oleh para santri dan sejumlah Ustadz serta Tgk H Abi Hasan, pimpinan Dayah Babussalam Batu Korong. Dalam sambutan singkatnya, Abi Hasan berharap Pemerintah dapat lebih sering melakukan kunjungan ke Dayah-dayah yang ada di Aceh sebagai bentuk dukungan kepada dayah, terutama dayah yang ada di daerah terpencil dan daerah perbatasan.

"Terima kasih atas kunjungan dari Bapak Wakil Gubernur, kami berharap kunjungan seperti ini bisa intens dilakukan ke dayah-dayah agar terjalin hubungan yang harmonis antara ulama dan umara serta pemerintah dapat melihat secara langsung apa yang menjadi kebutuhan dan kendala sejumlah dayah, karena disinilah dididik calon-calon ulama dan pemimpin masa depan Aceh," kata Abi Hasan.

Sementara itu, Tu Bulqaini yang turut hadir dalam kesempatan tersebut berpesan kepada para santri untuk menimba ilmu dengan baik agar dapat menjaga agama Allah dengan pemahaman yang baik.

"Singkil adalah pintu masuk sekaligus benteng Aceh bagi masuknya paham-paham dan aliran sesat dari luar Aceh yang akan mengikis aqidah umat Islam di Aceh. Oleh karena itu, saya berpesan agar adik-adik belajar ilmu agama dengan baik, sehingga dapat menjadi benteng kokoh bagi masuknya aliran sesat dan paham-paham menyimpang di Bumi Serambi Mekah ini," pesan Tu Bulqaini.

Sementara itu, Wagub, dalam sambutannya berpesan kepada para santri agar tidak mudah terkecoh dengan tipuan dunia, seperti penyalahgunaan narkoba, pendangkalan aqidah dan hal menyimpang lainnya.

"Tuntutlah ilmu setinggi mungkin karena kalianlah calon pemimpin bangsa di masa mendatang. Perdalam ilmu agama karena hal itu akan menjaga kalian semua dari perbuatan sesat dan menyimpang."

Dalam kesempatan tersebut, Mualem juga berjanji akan menambahkan, bahwa di masa mendatang dirinya akan berusaha mencari sumber-sumber dana untuk menambah insentif atau honor para guru-guru Dayah di Aceh.

Silaturrahmi ke Dayah Darul Hasanah
Sebelumnya ke Dayah Batu Korong, Mualem dan rombongan juga bersilaturrahmi ke Dayah Darul Hasanah Syiekh Abdurrauf As-Singkili. Dalam pertemuan yang turut dihadiri oleh para santri Dayah, Mualem berpesan bahwa Ilmu agama adalah ilmu yang akan menjaga setiap individu dari hal-hal negatif seperti pendangkalan aqidah, perusakan moral, masuknya aliran sesat serta dan penyalahgunaan narkoba.

"Saya berharap agar para santri dapat menuntut ilmu agama dengan sebaik-baiknya. Pesantren dan Dayah yang ada di Singkil merupakan benteng pertama bagi masuknya pihak-pihak tidak bertanggungjawab yang membawa misi pendangkalan aqidah dan aliran sesat karena Singkil adalah pintu gerbang Aceh," kata Mualem.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh Singkil, diantaranya Bupati Singkil sewrta Ustadz Abdussamad. Untuk diketahui bersama, Pesantren Darul Hasanah merupakan salah satu pesantren tertua di Aceh yang dibangun pada tahun 1972 itu.

Sebelum melanjutkan perjalanan, Mualem dan rombongan menyempatkan diri untuk berziarah ke makam pendiri Dayah Darul Hasanah. Wagub juga berziarah ke makam Ulama Besar Aceh, Syiekh Abdurrauf As-Singkili, yang berada di Gampong Kilangan, kecamatan Singkil.

Wagub Beri Sumbangan Pembangunan Mushalla Al-Ikhlas Subulussalam
Sebelumnya, pada pagi hari, Wagub sempat ke Mushalla Al-Ikhlas Gampong Dasan Raja, Kecamatan Penanggalan Subulussalam untuk melihat proses renovasi Mushala tersebut. Melihat kondisi yang sangat memprihatinkan wagub langsung memberikan sejumlah dana untuk membantu proses perbaikan Mushalla yang berada di jalan lintas Subulussalam-Singkil itu. (Rill)

Air Sungai Daldykan di Rusia berubah jadi merah (CNN)
Moskow - Sungai di kota Norilsk, Rusia memiliki aliran air berwarna merah mirip darah. Warna air sungai yang tidak biasa ini membuat warga setempat khawatir dan membagi fotonya ke internet.

Seperti dilansir CNN, Kamis (8/9/2016), aliran Sungai Daldykan yang dekat dengan wilayah Arktik Rusia itu, mengalami perubahan warna pada Selasa (6/9) waktu setempat. Otoritas setempat dilaporkan masih menganalisis mengapa hal ini terjadi. Mereka juga mengevaluasi kemungkinan terjadinya kerusakan lingkungan, dengan berubahnya warna air sungai di Norilsk ini.

Warga setempat mengunggah foto sungai yang berubah warna itu ke media sosial. Seperti dilansir news.com.au, mereka menyebutnya dengan berbagai julukan, mulai dari 'sungai darah' hingga 'perang akan segera terjadi'.

Dalam pernyataannya pada Rabu (7/9), Kementerian Lingkungan dan Sumber Daya Alam Rusia menyebut air Sungai Daldykan berubah menjadi merah karena tercemar 'zat kimia tak teridentifikasi' dari sebuah pabrik di dekatnya, Nadezhda Metallurgical Plant.

Jika ada saluran pipa yang rusak atau retak, bisa saja mengkontaminasi air sungai itu. Pabrik tersebut dimiliki oleh Norilsk Nickel, yang dikenal sebagai produsen nikel terbesar dunia. Sejauh ini, perusahaan tersebut telah membantah bahwa polusi air itu dipicu oleh pencemaran dari pabriknya.

Namun menanggapi insiden ini, Norilsk Nickel menyatakan seperti dilaporkan kantor berita RIA Novosti, pihaknya akan terus memonitor situasi lingkungan sekitar pabriknya dan mengurangi produksi, sementara pengujian tengah dilakukan.

Dituturkan warga setempat kepada surat kabar lokal, Krasnews, insiden ini bukan yang pertama kali terjadi pada Sungai Daldykan. Namun tidak dijelaskan lebih lanjut kapan insiden sebelumnya terjadi.

Otoritas kota Norilisk menyatakan kepada media Rusia lainnya, Sputnik, Sungai Daldykan tidak terhubung secara langsung dengan suplai air bersih untuk publik, dan insiden ini tidak memberikan ancaman langsung bagi kehidupan warga sekitar.

Sebagai kota paling utara di wilayah Siberia, Norilsk dikenal kaya akan sumber daya alam, namun suhu udaranya cenderung rendah. Bahkan sewaktu-waktu bisa turun hingga minus 7 derajat Celcius. Area ini menyimpan kandungan nikel, tembaga dan paladium terbesar di dunia. Dampaknya, banyak proyek tambang dan perusahaan metalurgi (pengerjaan logam secara kimiawi) di sekitarnya.

Norilsk sendiri dikenal akan polusinya yang sangat parah, bahkan disebut sebagai yang paling parah di seluruh wilayah Rusia.(Detik.com)

Aceh Jaya - Swardi Arani (65). warga Desa Kuta Tuha, Kecamatan Panga, Aceh Jaya, dilarikan ke Rumah Sakit Umum Zainal Abidin Banda Aceh. Dia adalah korban salah tembak anggota Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Aceh Jaya yang hendak menciduk bandar narkoba.

“Swardi Arani terkena peluru nyasar saat di kebun sawit,” kata Kepala Polres Aceh Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi Riza Yulianto, Kamis (8/9). “Kejadian itu dilaporkan oleh Kapolsek Panga setelah mendapat laporan dari warga.”

Kejadian nahas itu bermula saat seorang anggota kepolisian mencoba menjebak bandar ganja dengan berpura-pura sebagai penampung. Transaksi itu dilakukan di pinggir jalan lintas, dekat kebun sawit yang berada di belakang kantor Camat Panga.

Belum tuntas transaksi itu dilakukan, kedok mereka terbongkar. Si bandar kabur ke dalam pepohonan sawit. Karena tersangka melarikan diri, kata Riza, anggotanya pun melepaskan tembakan. Alih-alih mengenai si bandar, timah panas itu malah menembus punggung Swardi.

“Saat itu, korban berada dalam becaknya yang terparkir tak jauh dari lokasi tersebut. Dia tengah menunggu keponakannya,” kata Riza.

Dokter di rumah sakit, kata Riza, berhasil mengeluarkan proyektil yang bersarang di tubuh korban. Karena harus menjalani operasi besar, korban dibawa ke RSUZA. Kepolisian, kata dia, bertanggung jawab penuh untuk mengobati Swardi hingga sembuh.

“Kami juga mengirimkan tenaga kesehatan untuk terus mendampingi korban,” kata Riza. Atas insiden ini, Riza meminta maaf kepada keluarga korban. Namun dia tak menjelaskan sanksi yang akan diterima atas keteledoran tersebut.[Sumber: AJNN.Net]

Medan - Dua orang meninggal dunia dalam insiden Bus PMH bernomor polisi BK 7639 LT menabrak masjid di Jalan Lintas Sumatera, Desa Asam Jawa, Kabupaten Labuhan Batu Selatan, Sumatera Utara, Kamis (8/9/2016).

Kapolres Labuhan Batu, AKBP Teguh mengatakan, kecelakaan maut tersebut terjadi pada pukul 04.20 WIB. Saat itu, Bus PMH dari arah Pekanbaru melaku menuju Medan dengan kecepatan tinggi.

Setibanya di lokasi kejadian, bus bersenggolan dengan truk pengangkut sayur dari arah berlawanan. Selanjutnya pengemudi bus PMH lepas Kendali dan bus menghantam mesjid Nurul Yaqin yang berada di pinggir jalan.

"Dua orang meninggal dunia. Jasadnya sekarang berada di RSUD Kota Pinang. Korban bernama Pintu (67) dan Kalpino Afandi (4)," jelas AKBP Teguh.

Tak lama setelah kecelakaan maut terjadi, personel Polres Labuhanbatu langsung memberi pertolongan pada korban yang selamat. "Korban luka dibawa ke rumah sakit. Kami juga koordinasi dengan nazir masjid untuk perbaikan kerusakan masjid. Barang bukti sudah diamankan," pungkas AKBP Teguh.

Sampai saat ini situasi di lokasi dalam keadaan aman dan kondusif. Unit Lantas Polsek Kota Pinang Dan unit Laka Lantas Polres Labuhanbatu juga telah di TKP melaksanakan olah TKP. (OKZ)
loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.