2020-08-23

Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agam Inong Aceh Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Baksos Bambang Tri Banda Aceh Banjir Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bimtek Dana Desa Bireuen Bisnis Blue Beetle BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya BUMN Carona corona Covid-19 Cuaca Cut Meutia Daerah Dana Bos dayah Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI DPRK Lhokseumawe Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Feature Film Fito FORMATPAS Foto FPI Gampong Gaya Hidup Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan Hindia History Hotel Hukum Humor HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Iran Irwandi-Nova Irwndi Yusuf Israel IWO Jaksa JARI Jawa Timur Jejak JKMA Kemanusiaan Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Kisah Inspiratif Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa Lapas Lapas Klas I Medan Lapas Tanjungbalai lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malaysia Malware WannaCry Masjid Migas Milad GAM Mitra Berita Modal Sosial Motivasi Motogp MPU Aceh Mudik Mudik Lebaran MUI Musik Muslim Uighur Nanang Haryono Narapidana Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patani Patroli Pekalongan Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Penelitian Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh Pilkades Pj Gubernur PKI PLN PNL Polisi Politik Pomda Aceh PON Aceh-Sumut XXI Poso PPWI Presiden Projo PT PIM Pungli PUSPA Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebgram Selebriti Senator Sinovac SMMPTN sosial Sosok Sport Status-Papua Stunting Sumatera Sunda Empire Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TMMD TMMD reguler ke-106 TNI Tokoh Tol Aceh Tsunami Aceh Turki Ulama Universitas Malikussaleh USA Vaksin MR Vaksinasi Vaksinasi Covid-19 vid Video vidio Viral Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

Lhoksukon - Ketua Aliansi Indonesia Kabupaten Aceh Utara dibacok oknum Geuchik (Kepala Desa), kedua tangan korban nyaris putus, sehingga harus di larikan ke Rumah Sakit Umum Cut Mutia.

Zulkarnaini (33) Korban saat diwawancarai Buana.News Sabtu (29/8) menyebutkan, kejadian itu berawal saat dirinya hendak berangkat dari rumah menuju ke Simpang Rangkaya menggunakan sepeda motor. Saat itu korban tanpa menaruh kecurigaan atau firasat apapun.

Namun setelah dalam perjalanan tiba-tiba motor yang dia gunakan korban ditabrak dari samping hingga korban terjatuh, pada saat itu dia sempat melihat salah seorang oknum Geuchik dengan sebilah parang ditangan. Tanpa basa-basi parang tersebut langsung diayunkan tepat ke lehernya, namun dia sempat menangkis dengan tangan.

“Saya menangkis parang yang dihantamkan tepat ke leher saya dengan tangan, sehingga kedua tangan saya terluka akibat terkena sayatan parang,” kata dia sambil terbaring di Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah Cut Mutia.

Selanjutnya kata Zulkarnaini, “Saya terjatuh dan sempat berteriak minta tolong, dan selanjutnya tidak sadarkan diri lagi. Saya sadar setelah mendapatkan pertolongan medis di RSUD Cut Mutia.”

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto melalui Kapolsek Meurah Mulia, IPDA Sirya Ikbal membenarkan kejadian tersebut. “Iya benar, pelaku sudah menyerahkan diri saat ini ke Polsek Meurah Mulia dan saat saya sedang dalam perjalanan menuju ke Mapolsek,” ujarnya.

Disinggung soal pelaku tersebut adalah oknum Geuchik, Kapolsek membenarkannya. Namun dirinya belum mau menyebutkan siapa oknum Geuchik itu serta dari desa mana.

“Nanti setelah saya interogasi dan periksa, akan saya kabari lagi, informasi selanjutnya,” imbuh Kapolsek.

Sumber: buana.news

Jodoh memang merupakan salah satu rahasia Allah yang sering dipertanyakan oleh manusia. Seseorang tidak akan tahu siapa dan di mana keberadaan jodohnya sendiri sebelum Allah menakdirkan untuk bertemu dengan jodoh atau pasangan hidupnya.

Allah menciptakan makhluk-Nya berpasang-pasangan, semua manusia pasti memiliki jodoh tergantung ikhtiar dari manusia itu sendiri serta takdir Allah yang sudah menentukannya.

Jodoh bisa saja jauh bisa saja dekat, semua akan menjadi teka-teki yang hingga sampai saat ini masih membuat manusia penasaran. Dalam Islam, jodoh adalah cerminan diri. Pasti sudah tak asing lagi di telinga dengan pepatah "orang baik akan mendapatkan jodoh yang baik, dan orang yang buruk akan mendapatkan jodoh yang buruk pula".

ILUSTRASI. TKA asal China, yang sempat digrebek warga di Kabupaten Nagan Raya, beberapa waktu lalu, dipulangkan melalui Bandara Sultan Iskandar Muda Aceh Besar. (Foto/Ist)
Suka Makmue – Massa dalam jumlah besar yang berasal Desa Simpang Peut, Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, Jumat (28/8/2020), mengusir 38 warga negara asing (WNA) dari sebuah hotel di kawasan Desa Leupee, Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan Raya.

Dikutip dari Antara, dilaporkan, aksi massa pengusiran terhadap WNA yang diduga pekerja itu berhasil diredam aparat desa bersama petugas kepolisian dan TNI yang tiba di hotel tersebut.

“Kasus ini sedang kami tangani. Saat ini sedang dilakukan mediasi antara pihak pemerintah dengan pihak perusahaan di PLTU Nagan Raya, selaku perusahaan yang membawa 38 WNA ke Aceh,” kata Kapolres Nagan Raya, Aceh, AKBP Risno, diwakili Ipda Faisal Riza, Jumat malam.

Sementara itu, Kepala Desa Simpang Peuet, Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan Raya, Mas Jalil mengatakan, aksi massa mengusir kedatangan 38 WNA tersebut karena warga khawatir dan ketakutan dengan kondisi daerah setempat yang saat ini berstatus zona merah COVID-19.

Apalagi, kedatangan WNA ke kawasan mereka tidak pernah diketahui oleh aparat desa dan pihak kecamatan, sehingga kemudian hal ini menimbulkan kepanikan dan kemarahan masyarakat setempat.
(Waspada Aceh)

Banda Aceh - Sekitar 6000-an kendaraan roda empat keluaran terbaru di Aceh yang ingin mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan solar, rela diberi tanda stiker BBM bersubsidi.

Program stickering (pemasangan stiker) BBM bersubsidi ini merupakan program Pemprov Aceh yang bertujuan untuk mencegah konsumsi BBM berlebihan. Dalam program ini rata-rata mobil yang ditempel stiker yaitu merek Toyota Kijang Innova Reborn, Honda Jazz hingga Pajero Sport.

Unit Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I, Roby Hervindo menyebutkan, selama sepekan terakhir jumlah kendaraan pengguna BBM bersubsidi yang ditempel stiker di Aceh mencapai 74.049 unit.

Untuk yang khusus premium terpasang di 29.359 unit, sedangkan untuk pengguna BBM jenis solar sebanyak 44.690 unit. Namun, dari jumlah itu, ada sekitar 2 ribuan pemilik kendaraan mewah keluaran terbaru yang turut mencicipi premium dan 4 ribu unit lainnya yang menggunakan solar bersubsidi.

"Sekitar 2 ribuan pemilik kendaraan mewah tetap rela memasang stiker yang bertuliskan 'Bukan Untuk Masyarakat Yang Pura-Pura Tidak Mampu' itu. Diantaranya mobil jenis Toyota Innova dan Honda Jazz. Sedangkan stiker solar, sekitar 4 ribuan terpasang di kendaraan modern masa kini seperti Mitsubishi Pajero dan Toyota Innova," kata Roby Hervindo kepada wartawan, Jumat (28/8).

Pun, kata dia, berkat program stiker ini adapula sebagian pengguna kendaraan mewah yang dulu menggunakan BBM bersubsidi, kini urung dipasangi stiker. Mereka beralih pakai Pertalite, Pertamax, Dex atau Dexlite.

Ia menilai program ini berdampak pada konsumsi BBM. Dalam sepekan masa sosialisasi dan pemasangan stiker, tercatat penyaluran premium dan solar subsidi mengalami penurunan.

Konsumsi rata-rata harian premium pada tanggal 19 hingga 25 Agustus mencapai 454 ribu liter, turun dibanding rata-rata harian normal bulan Juli sejumlah 456 ribu liter.

Sebaliknya, konsumsi BBM berkualitas menunjukkan peningkatan. Konsumsi rata-rata harian Pertalite mencapai 1.083.000 liter per hari. Meningkat dibanding rata-rata harian normal bulan Juli sejumlah 1.039.000 liter. Pertamax juga naik, sebanyak 264 ribu liter per hari dibanding harian normal bulan Juli yang mencapai 234 ribu liter.

Kenaikan konsumsi ikut terjadi pada Dexlite. Pada sepekan pelaksanaan sosialisasi, konsumsinya mencapai 30 ribu liter per hari. Naik dibanding rata-rata harian normal bulan Juli sejumlah 15 ribu liter. Untuk Dex, konsumsi sebanyak 4 ribu liter per hari, sedangkan harian normal bulan Juli sebanyak 3 ribu liter.

Program pemasangan stiker BBM subsidi di Aceh menargetkan bisa memasang stiker pada 156 ribu kendaraan roda empat di Provinsi Aceh. | CNN

,
Aceh Besar - Dalam rangka memper kuat ekonomi masyarakat, serta lapangan kerja yang sempit seperti saat ini terlebih lagi dimasa pandemi Covid-19, peternakan jalan terbaik untuk dikembangkan, hal itu dikarenakan adanya potensi wilayah yang cenderung pada kesuburan suatu tempat sehingga cocok untuk pengembangan serta pertumbuhan peternakan.

Pada umumnya Masyarakat di kecamatan Indrapuri kebanyakan adalah masyarakat petani dan peternak, namun sebagian besar dari mereka tidak memiliki pengetahuan tentang usaha penggemukan kambing, dimana usaha tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat yang sebagian besar adalah petani.

Serda Muzafuddin Babinsa Koramil 06/Indrapuri Kodim 0101/BS turut dalam hal melaksanakan pembinaan dan pendampingan dalam usaha penggemukan kambing di wilayah binaannya yang berada di Desa Lampanah, Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar, Sabtu (29/8/2020).

Apa yang dilakukan oleh Babinsa secara intensif turun langsung melaksanakan pembinaan usaha peternakan penggemukan kambing.

Peternakan penggemukan kambing yang relatif baru bagi masyarakat perlu adanya pendampingan baik dari dinas peternakan daerah, maupun para petugas yang mampu memberikan pengalaman kepada para peternak sehingga akan menjadi pelajaran sehingga dapat ditiru dan di contoh bagi masyarakat lainnya.

Babinsa desa lampanah akan terus memberikan motivasi yang bermanfaat guna berkembangnya wilayah setempat, juga dengan harapan semakin banyaknya masyarakat mengikuti penggemukan kambing akan tercipta lapangan kerja dan peningkatan perekonomian  bagi warga sekitar.

BANDA ACEH – Innalillahi Wainna Ilaihi Raji`un, kabar duka datang dari keluarga Kepala Dinas Sosial Aceh Drs Alhudri MM. Penasihat Khusus Gubernur Aceh Bidang Sosial, Fauzan Azima mengabarkan jika ibunda dari Kadinsos Aceh, Hj. Maryam Hasan binti Hasan telah meninggal dunia pada Sabtu 29 Agustus 2019 Pukul 03.00 WIB dini hari.

“Innalillahi wainna ilaihi raji`un, Ibunda dari Bapak Alhudri Kadis Sosial Aceh telah berpulang kerahmatullah di rumah duka di Gampong Ateuk Banda Aceh, mohon doa teman-teman, insyaAllah almarhumah diberikan kelapangan dan di tempatkan di tempat terbaik di sisi Allah,” kata Fauzan Azima, pukul 05.00 WIB.

Menurut Fauzan Azima, Hj. Maryam meninggal pada usia 75 tahun dan rencananya akan dimakamkan di Kampung Toweren, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah.

“Beliau sudah sembilan bulan menderita sakit kanker dan sempat dioperasi di Rumah Sakit Umum Zainal Abidin dua bulan lalu,” kata Fauzan Azima.[]

ACEH TENGAH- Pemerintah Aceh melalui Dinas Sosial Aceh menyerahkan bantuan masa panik sebanyak dua truck barang sandang dan pangan kepada pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, kemudian dari CSR Bank Aceh juga diserahkan sebanyak 400 lembar seng sertan bantuan lainnya dari BPBA.

Penyerahan tersebut diserahkan langsung oleh Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah yang diterima oleh bupati Shabela Abu Bakar yang berlangsung di lokasi pengungsian korban bencana alam angin kencang yang berlokasi di Kampung Jurusen, Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah, Jumat 28 Agustus 20202.

Begitu tiba di lokasi musibah, Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah meninjau sejumlah rumah warga serta bangunan kantor Reje dan Balai musyawarah desa yang hancur akibat angin kencang yang menerjang kawasan tersebut pada Selasa 25 Agustus 2020. Untuk diketahui dalam musibah angin kencang ini, sebanyak 33 KK dan 130 jiwa lebih mengalami kerugian dalam musibah tersebut.

Usai penijauan sejumlah bangunan rusak, Nova kemudian menyerah bantuan tersebut secara simbolis kepada Bupati Aceh Tengah Shabela Abu Bakar. Dalam sambutannya, Nova mengatakan musibah yang melanda warga kecamatan pegasing merupakan sebuah ujian ataupun teguran dari yang maha kuasa, sebutnya.

Kemudian, Mantan anggota DPR RI dapil Aceh ini meminta kepada bupati Aceh Tengah untuk mendata secara pasti jumlah rumah yang hancur akibat angin kencang.

"Kemudian Bupati harus menyerahkan proposal kepada pemerintah Aceh untuk ditindaklanjuti sesuai aturan yang ada, yang menjadi kewenangan daerah akan diselesaikan oleh pemerintah daerah, kemudian yang menjadi kewenangan provinsi akan diselesaikan menggunakan APBA," kata Plt Gubernur yang turut didampingi oleh Kadinsos Aceh Alhudri.

Disamping itu, Nova juga memastikan pemerintah provinsi Aceh dibawah kendalinya selalu hadir saat bencana seperti saat ini, dan ini merupakan kewajiban pemerintah dalam mengayomi masyarakat.

"Ini bukti kehadiran negara ditengah masyarakat, apalagi sedang terjadi musibah," sambungnya.

Bantu satu unit Dunlap Mini

Plt Gubernur Aceh juga menyerahkan satu unit Dapur Umum Lapangan (Dunlap) roda tiga untuk pemerintah Aceh Tengah, Dunlap mini itu bisa digunakan dan dijangkau untuk daerah bencana yang terjadi di pelosok.

"Dunlap ini simpel bisa digunakan dimana saja saat terjadi bencana. Ada titik lokasi bencana misalnya yang tidak bisa dijangkau dengan mobil, maka Dunlap ini bisa terjunkan untuk memasak gun tercukupinya kebutuhan korban bencana," katanya.

Turut Hadir, Kepala Dinas Sosial Aceh Alhudri, Kepala Dinas Keuangan Aceh Bustami, Kalak BPBA, wakil ketua DPR Aceh Hendra Budian, anggota DPR Aceh T.Alaidin Abu Abas turut didampingi oleh Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Aceh Sya"baniar, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Isnandar.

Jakarta - Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, S.Pd., M.Sc., M.A., sangat menyayangkan tindakan arogan yang dilakukan oleh oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Timur. Oknum Anggota DPRD dari partai Golkar tersebut melakukan percobaan penculikan terhadap Indra, Sekretaris DPC-PPWI Lampung Timur. Hal tersebut disampaikan Wilson melalui pesan WhatsApp-nya, pada Rabu (26/8/2020).

Tugas seorang wakil rakyat adalah melayani masyarakat dan bersedia menerima masukan, kritik dan saran demi kesejahteraan rakyat.

"Wakil rakyat bukanlah raja dan bukan pula manusia dengan level lebih tinggi dari rakyat. Justru wakil rakyat adalah pesuruhnya rakyat, hambanya rakyat, pelayannya rakyat, dan babunya rakyat," ujar Wilson Lalengke yang merupakan Alumni PPRA-48 Lemhanas tahun 2012.

Lebih lanjut, Ia mengatakan, haram hukumnya makan uang rakyat namun kerjanya bukan untuk melayani rakyat, malah menculik rakyat akibat tidak senang dikritik rakyat, tegas Wilson Lalengke.

Tingkah pola arogan wakil rakyat seperti itu, patut dilaporkan ke badan kehormatan dewan dan kepolisian. Agar yang bersangkutan tahu diri, mendapatkan pemahaman yang benar tentang menjadi wakil rakyat yang melayani rakyatnya, bukan malah ingin menculik karena dikritik.

Seharusnya seorang wakil rakyat tidak anti kritik atau menutup diri. Kritik membangun sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kinerja dewan. Karena DPR adalah lembaga yang terbuka terhadap rakyatnya untuk menyampaikan aspirasinya. (Red)

Sebuah pameo timur tengah berbunyi Khairunnaasi ahsanuhum khuluqan wa anfa’uhum lin naasi artinya, sebaik-baik manusia itu adalah yang paling baik budi pekertinya dan yang paling bermanfaat bagi orang lain. 

Legacy adalah warisan atau peninggalan  yang akan dikenang sekalipun sang pencetus legacy itu telah pergi.

Salah satu Legacy paling mulia yang ditinggalkan Rasulullah Muhammad S. A. W adalah agama Islam dengan kitab suci al quran dan hadist bagi seluruh umat. 

Masa Khalifah Abu Bakar, penyelamat ayat suci al quran yang disalin menjadi  mushaf dan  ditulis dengan pelepah kurma, kulit dan lainnya, karena masa itu belum ada kertas dan banyak hafizul atau penghafal al quran yang syahid dalam perang. 

Masa Khalifah Umar Bin Khatab menerapkan sistem kalender Islam atau almanak Hijriah. Sistem ini mengawali tahun di tanggal 1 Muharam, mulai dihitung saat peristiwa hijrah.

Masa khalifah Usman Bin Affan menjadi sejarah membukukan kitab Al-Quran dan mewaqafkan sumur Rummat milik pribadinya di Kota Madinah. Peneliti pada otoritas pembangunan Madinah, Abdullah Kaber, mengatakan kepada Saudi Press Agency, sumur ini adalah satu-satunya sumur yang masih mengalirkan air sejak zaman Rasulullah. Hingga sekarang masih bisa dinikmati dan dimanfaatkan oleh masyarakat setempat. 

Masa Khalifah Ali bin Abi Thalib, memerintahkan Abul Aswad Ad Duali untuk memberi tanda baca dan menulis kitab-kitab Nahwu (tata bahasa).

Hal ini dilakukan agar muslim dari luar Arab dapat mempelajari Al-Quran dan Al-Hadis dengan benar. Sehingga sampai sekarang umat Islam diseluruh dunia dapat dengan mudah belajar mengaji.

Ali juga membangun kota Kufah di Irak sebagai pusat pemerintahan dan pusat pengembangan ilmu pengetahuan.

Masih banyak contoh atau teladan legacy yang dapat menjadi inspirasi yang patut ditiru oleh para pemimpin yang berkuasa dizaman sekarang. 

Meski tidak sehebat para khalifahurrasyidin, namun  tiruan teladan legacy juga dapat ditemui di Propinsi Aceh pasca pergantian pucuk pimpinan PT. PIM di Krueng Geukuh Kec. Dewantara Kab. Aceh Utara. 

Sosok putera asli daerah Aceh Husni Achmad Zaki adalah Dirut PT. PIM.  Namun pada Selasa (25/8), Kementrian BUMN menggantinya dengan pejabat baru bernama Yanuar Budi Norman Mantan Direktur Rekind. 

Terhitung selama dua periode sejak tahun 2010 memimpin PT. PIM, Husni  Achmad Zaki telah melahirkan banyak kemajuan yang akan terus berjalan dan memberi manfaat bagi kesejahteraan rakyat Aceh. 

Diantaranya, Akuisi lahan ex PT AAF yg meliputi lahan industri, pelabuhan dan lahan perumahan pada Desember 2018. Lokasi ini dimasa mendatang akan menjadi lokasi kawasan industri terbesar yang baru. Tentunya akan membuka kesempatan dan peluang pekerjaan untuk  ribuan masyarakat Aceh. 

Selanjutnya,  pembangunan Pabrik NPK Chemical dengan kapasitas 500 rb T sejak Feb 2019 akan rampung pada tahun 2021. Ketika sudah berfungsi dan beroperasi maka akan membuka peluang kesempatan pekerjaan bagi masyarakat Aceh dalam jumlah besar. 
Sehingga legacy Husni bukan hanya meninggalkan  banyak manfaat bagi kesejahteraan rakyat Aceh seutuhnya agar mampu mendongkrak ekonomi dan membrantas kemiskinan.  

Selain itu, selaku pemimpin Husni Achmad Zaki tidak lupa menyisakan manfaat besar lainnya bagi segenap karyawan dan pejabat bawahannya agar tetap bisa melanjutkan pekerjaannya di PT. PIM. 

Hal itu dilakukan Husni melalui keberhasilannya mewujudkan Stabilitas operasional pabrik dan Kepastian kontrak gas selama 13 tahun sejak 1 Juni 2020.  

Setidaknya selama Husni Achmad Zaki memimpin PT. PIM, dia telah melakukan kewajibannya mensejahterakan daerah Aceh, mendongkrak perekonomian rakyat.  Dia meninggalkan hasil kerjanya untuk bisa dilanjutkan dan memberi manfaat besar yang berkesinambungan. 

Semoga jasa kebaikannya dapat dikenang oleh rakyat Aceh yang telah menerima dan merasakan manfaatnya. 

Setiap orang adalah pemimpin, siapa pun dia, apapun profesinya dan pada level manapun tingkatannya. Karena itu, mari kita tinggalkan legacy pada setiap level kepemimpinan kita. 

Rasulullah SAW bersabda ‘Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan dimintai pertanggung-jawabannya. Seorang imam adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggung-jawabannya. Seorang laki-laki adalah pemimpin atas keluarganya dan ia akan dimintai pertanggung-jawabannya. Seorang wanita adalah pemimpin atas rumah suaminya, dan dia pun akan dimintai pertanggung-jawabannya. Seorang budak juga pemimpin atas harta tuannya dan ia juga akan dimintai pertanggung-jawabannya. Sungguh setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan dimintai pertanggung-jawabannya’ (HR. Bukhori). [ZN]

PIDIE JAYA - Pekan Kebudayaan Daerah atau PKD Pidie Jaya kali ini di gelar di kawasan Pantai Islami Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya, dengan berbagai lomba dan tarian khas daerah tersebut, pada Kamis 27 Agustus 2020.

Tanah air indonesia memiliki berbagai ragam kebudayaan dan adat istiadat nya masing - masing, namun tak kalah menarik nya dengan budaya tanah rencong Aceh yang memiliki keunikan kebudayaan mereka yang masih di lestarikan dengan baik.

Di pekan kebudayaan daerah pidie jaya kali ini di pamerkan berbagai perlomba unik yang merupakan permainan pada tempo zaman dahulu yang biasa nya di mainkan oleh anak- anak Aceh, seperti lomba tarik pelepah pinang, lomba enggrang, lomba balap ban.

Sedangkan lomba lain nya yang ikut di pamerkan dalam kegiatan itu seperti top teupoeng mengunakan jengki, kukur kelapa, cara mengiling bumbu dapur mengunakan batu, serta cara menganyam tikar dari daun pandan hutan.

Kendati, semua kegiatan kali ini berjalan dengan meriah, tak kala semua para peserta yang ikut dan hadir harus wajib mengikuti protokol kesehatan, seperti mengunakan masker, menjaga jarak, serta juga di sediakan tempat mencuci tangan.

Dalam sempatan itu panitia juga ikut mensosialisasikan tentang menerapkan protokol kesehatan pada peserta bagaimana cara untuk memutuskan mata rantai virus corona atau covid-19 di Pidie Jaya, bahkan semua peserta terlihat patuh mengikuti arahan tersebut.

Sementara itu Nela Narsabila peserta PKD Pidie Jaya menyebutkan bahwa dia sangat senang bisa mengikuti acara pekan kebudayaan daerah atau PKD kali ini dengan bertambah nya ilmu pengetahuan akan tentang budaya khas tanah rencong aceh yang masih di lestarikan dengan baik oleh masyarakat nya. (Rilis)

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri, Kombes Pol Ahmad Ramadhan saat melakukan rilis terkait sindikat narkoba jaringan internasional. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Mantan anggota polisi dan tiga orang narapidana asal Kota Makassar, diciduk Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri dibantu Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulsel setelah diduga terlibat sindikat peredaran narkoba internasional.

Direktur Ditresnarkoba Polda Sulsel Kombes Pol Hermawan membenarkan pengungkapan sindikat narkoba jenis pil ekstasi asal Belanda tersebut yang dirilis Divisi Humas Mabes Polri, Kamis (27/8/2020) di Bareskrim Polri, Jakarta.

Hermawan menyebutkan pihaknya turut membantu penyelidikan hingga berhasil menangkap empat orang tersangka dimana satu di antaranya merupakan polisi pecatan berinisial HT dan sisanya merupakan narapidana berinisial SN, Hy dan Hr.

HT sendiri kata Hermawan pernah berdinas di Polda Sulsel, bahkan pernah jadi anggotanya di Ditresnarkoba. HT dipecat setelah melakukan pelanggaran berat sekitar empat tahun lalu. Namun Hermawan tak merinci kasus yang menyebabkan HT dikeluarkan dari Institusi Bhayangkara tersebut.

"Iya sama-sama kita (Polda Sulsel) ungkap jaringannya, sampai ke dalam lapas itu. Kalau dia (HT) memang dari Narkoba Polda Sulsel, sudah lama dipecat. Dia itu hanya kurir (dalam kasus ini) sementara dugaannya sebagai kurir, masih dikembangkan lagi nanti," jelasnya kepada Sindonews.com melalui sambungan telepon.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri, Kombes Pol Ahmad Ramadhan dalam keterangan resmi yang diterima menyebutkan Selain Polda Sulsel, pengungkapan ini dilakukan bekerjasama Ditjen Bea dan Cukai, dan Kemkumham. (Baca Juga: Terungkap, Oknum Pegawai Kemenhub Pembawa Sabu 3 Kg Positif Narkoba)

Berawal dari informasi yang terkait adanya pengiriman paket mencurigakan diduga berisi narkoba dari Belanda ke Indonesia pada 31 Juli 2020 di Kargo Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, melalui jasa pengiriman ternama.

Paket berupa koper tersebut, lanjut Ahmad kemudian diperiksa oleh petugas gabungan, alhasil ditemukan 4.945 butir pil ekstasi dengan nama pengirim John Christopher dari Belanda. Barang haram itu rencananya akan dikirim ke Kota Makassar, dan diterima oleh seseorang bernama Asriati.

"Kemudian kita melakukan control delivery bekerjasama dengan beberapa pihak ekspedisi di Makassar terkait koper berisi ribuan pil ekstasi, asal Belanda yang diketahui setelah pengecekan alat X-Ray. Jumlahnya ada 4.945 butir berat kotor 2,29 Kg itu disisipkan dalam baju pengantin," kata Ahmad dalam keterangan resmi yang diterima.

Petugas kemudian melakukan penyelidikan lanjutan hingga akhirnya Hy menelpon ekspedisi pada 4 Agustus dan membayar pajak impor dengan menggunakan rekening bank atas nama Hasnawati.

Ahmad mengatakan rekening tersebut dibuat atas perintah Hr yang merupakan adik Hasnawati. Belakangan diketahui bahwa pembuatan rekening tersebut dilakukan atas perintah Hy. Jasa ekspedisi kemudian mengirimkan paket ke alamat tujuan namun gagal diantar, karena alamat fiktif.

Hy kemudian memberikan alamat lain. Dua alamat yabg diberikan berada di Wilayah Kecamatan Panakkukang, namun tetap gagal dikirim.

Hingga Pada 10 Agustus 2020 akhirnya HT, eks anggota polri mendatangi kantor ekspedisi di bilangan Kecamatan Ujung Pandang itu.

Namun saat diperjalanan, HT bertemu dengan pria berinisial R, lalu meminta tolong untuk mengambil paket berisi pil ekstasi original asal Belanda.

Petugas yang sudah mengintai pergerakan HT dan R, lanjut Ahmad kemudian meringkus mereka. R lebih dulu diamankan, lalu HT diamankan di atas mobil.

Pengembangan kemudian dilakukan petugas, hingga berhasil menangkap tersangka lain yakni SN, narapidana Rutan Kelas 1 Makassar serta dua narapidana Lapas Narkotika Sungguminasa Kabupaten Gowa Hy dan Hr.

"SN inilah yang menyuruh HT (Eks polisi) untuk mengambil paket, dan dijanjikan upah 1.000 butir ekstasi jika berhasil mengambil paket itu. Pengendalian peredaran dari dalam lapas dan rutan," jelasnya.

Saat ini petugas masih melakukan pengembangan terkait jaringan narkoba internasional ini bersama barang bukti diantaranya satu koper warna biru dongker, satu set gaun pengantin wanita warna putih dan jas warna hitam, satu kantong berisi 4.945 butir ekstasi, empat handphone dan kartu sim. | Sindo

,
Aceh Besar- Kekuatan negara tidak hanya bertumpu pada kekuatan militer, tetapi seluruh ruang dalam geografis Indonesia merupakan bagian utuh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) untuk mempertahankan diri, termasuk potensi perjuangan dari rakyat.

Untuk itu terjalinnya hubungan yang erat antara Babinsa dengan rakyat merupakan suatu bentuk kekuatan yg harus selalu dirawat serta dijaga dengan baik guna menangkis rong-rongan dan acaman dari negara lain.

Dalam setiap pelaksanaan tugas dilapangan sebagai seorang Babinsa selalu melaksanakan pendekatan-pendekatan kepada masyarakat binaanya, guna menjaga dan merawat kekompakan sehingga terwujud persatuan dikalangan masyarakat dan aparatur pemerintah.

Untuk itu Koramil 02/Suka Makmur Kodim 0101/BS Babinsa Serda Rasidin melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) di Desa Lambarih Jurong Raya Kecamatan Suka Makmur Kabupaten Aceh Besar, Kamis (27/8/2020).

Dengan adanya komunikasi sosial yang baik para Babinsa dapat mengetahui permasalahan (problematika) yang muncul sehingga dapat menggangu dalam kehidupan masyarakat binaanya.

Secara terus menerus dan berkesinambungan tentunya komsos yang dilakukan oleh  para Babinsa secara otomatis dapat memantapkan kemanunggalan TNI Rakyat guna memperkokoh ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai.

Janda Nurul (26) dan Mukkial (32) diinterogasi setelah ditangkap di kawasan SPBU Aneuk Galong, Aceh Besar, Senin (24/8/2020)
JANTHO - Personel opsnal berpakaian preman dari Satuan Narkoba Polresta Banda Aceh, meringkus janda muda bersama seorang pria, Senin (24/8/2020) siang

Nurul (26), seorang janda muda, warga Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar, bersama Mukkial (32), pria asal Kecamatan Kuta Baro, Aceh Besar.

Janda muda yang berstatus cerai hidup itu ternyata seorang bandar sabu.

Bersama janda Nurul ditangkap saat berada di SPBU Aneuk Galong, Kecamatan Sukamakmur, Aceh Besar.

Ternyata ia dalam mobil Toyota Avanza putih BL 1109 LF ada tersangka Mukkial.

Polisi menyita 7 paket sabu-sabu seberat 5,34 gram serta sebutir pil hijau bergambar Gorila diduga pil ekstasi.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto SH, melalui Kasat Narkoba AKP Raja Harahap SSos, kepada Serambinews.com, Rabu (26/8/2020) mengatakan, pada saat penangkapan dilakukan Senin (24/8/2020) sekitar pukul 13.15 WIB.

7 paket sabu-sabu seberat 5,34 gram tersebut berada di tas ransel biru yang dipegang tersangka Nurul.

Penangkapan tersangka Nurul dan Mukkial, kata mantan Kasat Narkoba Polres Aceh Timur dan Aceh Pidie ini, merupakan pengembangan dari penangkapan Muhammad, seorang pengguna sabu beberapa waktu lalu.

Tersangka Muhammad yang sudah ditahan saat ini di sel Polresta Banda Aceh, mengaku membeli sabu-sabu dari Mukkial.

Berbekal informasi nama bandar sabu-sabu tersebut, akhirnya personel opsnal Satuan Narkoba Polresta melakukan pengembangan dan pendalaman.

Sehingga berhasil menelusuri keberadaan tersangka Mukkial dan Nurul.

"Informasinya tersangka saat itu sedang berada di kawasan SPBU Aneuk Galong, Aceh Besar.

Saya bersama anggota langsung bergerak ke sana begitu mendapat laporan tersebut," ungkap mantan Kasat Narkoba Polres Aceh Besar ini.

Ternyata informasi tersebut benar dan petugas yang sudah mengidentifikasi ciri tersangka serta jenis kendaraan yang digunkan janda Nurul dan tersangka Mukkial langsung menyergap keduanya.

Kedua tersangka tidak dapat berbuat banyak, saat petugas ikut menemukan barang bukti 7 paket sabu-sabu.

Termasuk satu butir pil bergambar gorila diduga ekstasi yang akan dipergunakan oleh tersangka.

Barang haram berupa 7 paket sabu-sabu yang ditemuka di dalam tas ransel hijau yang dipegang oleh janda Nurul.

"Sedangkan satu butir pil ekstasi didapatkan dari dua bandar narkoba yag saat ini sedang diburu personel opsnal Satuan Narkoba Polresta Banda Aceh," pungkas AKP Raja Harahap SSos.(*)

Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul Polisi Sergap Janda Muda Bersama Pria Dalam Mobil di SPBU Aneuk Galong,

Lhokseumawe - Yanuar Budinorman diangkat sebagai Direktur Utama PT Pupuk Iskandar Muda menggantikan Husni Achmad Zaki. Pengakatan Dirut  tersebut dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) Pupuk Indonesia Grup pada Selasa 25 agustus 2020, bertempat di Gedung PT Pupuk Indonesia (Persero) Jakarta.

Dalam Keputusan RUPS LB Pupuk Indonesia Group selain menetapkan jajaran Direksi PT Pupuk Iskandar Muda yang baru yaitu Yanuar Budinorman sebagai Direktur Utama PT Pupuk Iskandar Muda menggantikan Husni Achmad Zaki.

“Jaka Kirwanto yang sebelumnya menjabat sebagai General Manager Produksi PT Pupuk Iskandar Muda, kini diangkat menjadi Direktur Operasi dan Produksi menggantikan Pranowo Tri Nusantoro yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Produksi, Teknik & Pengembangan,” sebut Manager Humas PT PIM, Nasrun. Rabu (26/08/2020).

Dijelaskan, sedangkan Direktur Keuangan & Umum dijabat oleh Rochan Syamsul Hadi yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Komersil PT Pupuk Iskandar Muda. Dan sesuai dengan hasil keputusan RUPS LB jabatan Direktur SDM & Umum yang sebelumnya dijabat oleh Usni Syafrizal ditiadakan.

“Hal ini sejalan dengan sasaran Kementerian BUMN untuk merampingkan struktur manajemen BUMN dan Anak Perusahaan BUMN. Pada struktur Komisaris PIM juga dilakukan perombakan. Komisaris Utama yang sebelumnya dijabat oleh Musthofa digantikan oleh Bambang Rantam Sariwanto. Husain Abdullah masih menjabat sebagai Komisaris,”jelasnya.

Sementara untuk Komisaris Independen tetap dijabat oleh Marzuki Daud. Imam Prayanto yang sebelumnya menjabat sebagai Komisaris PT PIM, dalam RUPS LB ini ditunjuk sebagai Komisaris Pupuk Kujang Cikampek.

Diharapkan, pergantian Board Of Director(BOD)di PT Pupuk Iskandar Muda ini dapat meningkatkan kinerja perusahaan sesuai dengan sasaran transformasi bisnis PT PIM dan terciptanya hubungan yang harmonis dengan stakeholder, sehingga pengembangan perusahaan kedepanberjalan sesuai dengan rencana khususnya pengembangan Iskandar Muda Industri Area.(Rill)

Banda Aceh - Seorang pekerja jalan tol Sibanceh yang baru kemarin diresmikan Presiden Jokowi, tewas mengenaskan setelah digilas mobil trailer.

Peristiwa yang merenggut nyawa seorang pekerja terjadi Rabu 26 Agustus 2020, sore. Korban meninggal diperkirakan tergilas ban belakang mobil trailer.

Informasi yang berhasil dikumpulkan beritamerdeka.net bahwa kronologis peristiwa itu bermula satu mobil traler bermuatan alat berat memasuki pintu gerbang Tol Blang Bintang.

Trailer tersebut dikabarkan masuk lewat pintu keluar, karena pintu masuk terhalang dengan kabin loket. Setelah itu, trailer mengambil ke arah kiri, saat itu korban ikut memindahkan blokade jalan.

Setelah itu, masih nenurut warga setempat, korban langsung meloncat ke atas mobil trailer. Saat itulah korban terpeleset dan jatuh hingga tergilas ban belakang trailer. "Korban diprediksi meninggal ditempat," sebut warga setempat.

Dilaporkan juga yang menggilas korban merupakan mobil trailer B 9970 SEH. Kabarnya pengemudi merupakan masih punya hubungan keluarga dengan korban.

Foto korban beredar luas dan cepat di Whatsapp dengan kondisi sangat mengenaskan dan meninggal ditempat kejadian.

"Sepertinya korban tergilas dengan alat berat pembuatan jalan tol itu dan kejadiannya kalau tidak salah tadi sore, di depan gerbang tol Blang Bintang," sebut sumber beritamerdeka.net Rabu (26/8/2020) malam.

Namun, sejauh ini belum dapat terkonfirmasi dengan pihak terkait. Kabarnya juga korban sudah dibawa pulang ke kediamannya. | beritamerdeka.net

,
Aceh Besar – Komandan Kodim 0101/BS Letkol Inf Abdul Razak Rangkuti, S.Sos, M.Si melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembersihan Krueng Daroy yang terletak di kawasan Gampong Seutui, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Rabu (26/8/2020).

Kegiatan yang merupakan kerjasama dengan Forum Komunikasi Badan Usaha Milik Negara (FK BUMN) Provinsi Aceh itu tujuannya untuk membantu masyarakat membersihkan saluran sungai dari sampah dan limbah masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

“Ini adalah langkah awal antisipasi terjadinya pendangkalan sungai yang diakibatkan sampah dan material bawaan aliran sungai serta mengurangi tanaman liar,” terang Dandim di sela-sela kegiatan tersebut.

Dandim juga berpesan kepada masyarakat yang tinggal di sepanjang aliran sungai tersebut, agar turut peduli dan menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah ke sungai.

“Pembersihan aliran sungai itu penting, supaya aliran sungai tidak tersumbat sehingga apabila masuk musim penghujan air tidak meluapkan dan membanjiri perumahan masyarakat,” pungkasnya.

Dalam peninjauan tersebut turut didampingi Danramil 14/Baiturrahman, Kapten Chb Ridwan, Wakapolsek Baiturrahman, Iptu Ghozali, Camat Muhammad Rizal, S.STP dan Geuchik Gampong Seutui, Ir. T.

Dua terdakwa perkara korupsi hasil penjualan telur ayam saat mendengarkan tuntutan jaksa di Pengadilan Negeri Banda Aceh, di Banda Aceh, Rabu (12/8/2020). Antara Aceh/M Haris SA
Banda Aceh - Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Banda Aceh menunda sidang korupsi telur ayam pada Dinas Peternakan (Disnak) Aceh dengan kerugian negara mencapai Rp2,6 miliar karena nota pembelaan terdakwa belum siap.

Penundaan tersebut disampaikan majelis hakim dalam sidang di Pengadilan Negeri Banda Aceh, Rabu.

Sidang dihadiri dua terdakwa Ramli Hasan dan Muhammad Nasir didampingi penasihat hukum Zulfan dan jaksa penuntut umum Taqdirullah dari Kejaksaan Negeri Aceh Besar.

"Menunda persidangan hingga Jumat, 28 Agustus mendatang. Kepada terdakwa maupun penasihat hukum, kami minta bisa menyiapkan nota pembelaan untuk dibacakan pada persidangan mendatang," kata majelis hakim.

Pada persidangan sebelumnya, jaksa penuntut umum menuntut terdakwa Ramli Hasan dan terdakwa Muhammad Nasir masing-masing delapan tahun penjara karena terbukti melakukan tindak pidana korupsi hasil penjualan telur ayam mencapai Rp2,6 miliar.

Jaksa penuntut umum menyebutkan kedua terdakwa bersalah melanggar Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 (1) huruf a, b, ayat (2) dan ayat (3) UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi

Menurut jaksa, telur ayam tersebut merupakan produksi UPTD Balai Ternak Non Ruminansia (BTNR) Dinas Peternakan Aceh di Saree, Aceh Besar. Tindak pidana tersebut dilakukan rentang waktu 2016 hingga 2018.

Terdakwa Ramli Hasan merupakan Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) BTNR Saree. Sedangkan terdakwa Muhammad Nasir merupakan bawahan terdakwa Ramli Hasan.

Selain pidana penjara, jaksa penuntut umum juga menuntut kedua terdakwa membayar denda masing-masing Rp300 juta dengan subsider tiga bulan penjara.

Khusus untuk terdakwa Ramli Hasan, jaksa penuntut umum menuntut membayar uang pengganti Rp2,6 miliar. Jika tidak membayar setelah perkara memiliki kekuatan hukum, tetap jaksa jaksa menuntut harga benda terdakwa disita. | ANTARA

Takengon - 32 rumah warga di empat desa di Aceh Tengah, Aceh rusak akibat diterjang angin puting beliung. Data sementara, 30 warga terpaksa mengungsi di lapangan desa.

"Jumlah korban terdampak masih dalam pendataan. 30 orang sudah mengungsi di lapangan bola voli desa Jurusan," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Sunawardi, Selasa (28/8/2020) malam.

Peristiwa angin puting beliung tersebut terjadi sore tadi sekitar pukul 17.30 WIB. Ada empat desa terdampak di Kecamatan Pegasing yaitu Desa Belang Bebangka, Kayukul, Jurusan dan Kute Lintang.

Berdasarkan data BPBA, rumah rusak tersebar di Desa Belang Bebangka sebanyak tujuh unit, Desa Jurusan 12 unit, Desa Kayukul 12 unit serta Desa Kutelintang satu unit. Selain itu, dua fasilitas umum di Desa Jurusan juga dilaporkan rusak.

"Tim BPBD Aceh Tengah dibantu TNI, Polri dan masyarakat sudah melakukan pembersihan rumah terdampak," jelas Sunawardi.

Menurut Sunawardi, BPBD Aceh Tengah juga sudah mendirikan tenda pengungsian untuk warga terdampak. Selain itu, petugas masih mendata ada tidaknya korban luka akibat peristiwa tersebut.

"Kita juga sudah melakukan koordinasi dengan dinas sosial terkait dapur umum untuk pengungsi," ujarnya.

Kasi Data dan Informasi BMKG Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blangbintang, Aceh Besar, Zakaria Ahmad, mengatakan, ada sejumlah daerah di Aceh yang berpotensi terjadi hujan lebat disertai angin kencang hingga tiga hari ke depan.

Daerah tersebut yaitu Nagan Raya, Simeulue, Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Subulussalam, Aceh Tengah, Aceh Singkil, Aceh Tenggara, Pidie bagian tengah, Pidie Jaya.

"Untuk wilayah yang berpotensi hujan sedang hingga lebat waspada banjir terutama daerah pinggiran sungai, angin kencang/puting beliung, petir, dan jalan licin serta tanah longsor untuk daerah perbukitan," kata Zakaria saat dikonfirmasi terpisah. | Detik.com

Ilustrasi
Pelaksanaan prostitusi memang tidak pernah ada hentinya. Banyak saja cara pelaku agar bisa melancarkan praktik prostitusi tanpa diketahui pihak berwajib.

Belum lama ini, seorang mahasiswi dikabarkan menjajakan diri sebagai perempuan booking-an melalui aplikasi online.

Tak tanggung-tanggung, perempuan itu bahkan selalu di-booking oleh kepala desa (Kades). Menurut kabar, Kades tersebut memesan perempuan itu setiap menerima pencairan dana desa dari pemerintah pusat.

Melalui aplikasi MiChat, mahasiswa berinisial RH itu menjajakan diri sebagai pekerja sek komersial (PSK). Wanita berusia 20 tahun itu merupakan mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Kota Makassar.

Selama menjalani profesi sebagai perempuan booking-an, RH mengaku memiliki pelanggan tetap dari oknum pejabat daerah. Ia selalu memanggil pria tersebut dengan sebutan ‘Pakde’.

“Pakde (kepala desa) kadang sekali datang dalam enam bulan. Kalau datang kadang kita di-booking tiga hari, sehabis pencairan gaji (dana desa),” ujar RH, seperti dilansir dari antvklik.com.

Tak hanya satu orang kepala desa, menurut pengakuan mahasiswa semester lima itu pelanggannya berasal dari beberapa kabupaten. Namun, mahasiswa itu enggan untuk menyebut nama pelaku dan daerahnya.

“Ada beberapa, kebanyakan dari kabupaten dan desa. Nggak usah saya sebutkan alamatnya,” ujarnya.

Lantaran masih masa pandemi, RH mengaku kini sepi pelanggan. Ditambah lagi karena adanya larangan melakukan perjalanan lintas daerah, menyebabkan ia kesulitan untuk menemui pelanggannya yang berada di luar daerah.

“Ada juga yang nekat datang, tapi hanya satu atau dua orang,” jelasnya.

Seperti yang diketahui, selama masa pandemi pemerintah menerapkan beberapa kebijakan untuk mengurangi penyebaran Covid-19. Meski begitu, praktik prostitusi tampaknya tetap terus berjalan dibeberapa tempat.

Belum lama ini saja, petugas gabungan dari TNI, Polri, dan Satpol PP berhasil mengamankan pekerja seks komersial (PSK) di Kampung Ciareuy, RT 14 RW 05, Desa Sidangresmi, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Dalam aksi tersebut, petugas berhasil mengamankan delapan PSK dan dua lekaki hidung belang. Mereka digerebek petugas di sebuah warung remang-remang pada Selasa (11/8/2020), seperti dilansir dari Pos Kupang, Kamis (13/8/2020). | Kupangpos/padangkita

Banda Aceh - Implementasi qanun di Aceh telah membawa kinerja positif bagi BRI Syariah pada semester I 2020. Direktur Operasional BRIsyariah Fahmi Subandi menyampaikan penyelesaian konversi dari induk konvensional ke syariah diharapkan selesai akhir tahun ini.

"Meski qanun bisa sampai 2021, tapi target kita 2020 sudah selesai," katanya saat paparan kinerja kuartal II 2020, Senin (24/8).

Sepanjang kuartal II 2020, BRIsyariah telah membuka 26 unit kerja baru di Provinsi Aceh dengan sistem co-location dengan BRI. Pembukaan jaringan BRIsyariah di seluruh unit kerja BRI di Aceh mengakselerasi proses konversi Bisnis BRI di Aceh yang ditargetkan selesai di semester dua tahun 2020.

Total kredit BRI yang telah dikonversi BRIsyariah hingga Juni 2020 mencapai 82,98 persen dari total kredit yang direncanakan akan dialihkan tahun ini dari BRI. Sementara Dana Pihak Ketiga yang telah dikonversi dalam rangka implementasi Qanun LKS mencapai 53,18 persen dari total yang ditargetkan.

Direktur Bisnis Ritel BRI Syariah, Fidri Arnaldy menambahkan, selain konversi bisnis, BRI Syariah juga gencar melakukan edukasi dan sosialisasi pada masyarakat. Ia berharap penyelesaian perpindahan portofolio bisa selesai lebih cepat.

"Qanun ini tentu membawa penambahan profitabilitas sehingga kinerja semester I 2020 bisa naik signifikan," katanya.

Seiring dengan penyelesaian di semester II 2020, kinerja hingga akhir tahun diproyeksi tidak semasif semester pertama. Hingga akhir tahun, target pembiayaan bisa tumbuh di kisaran 30 persen, dengan pertumbuhan laba sekitar 170 persen.

Per kuartal II 2020, BRI Syariah mencatatkan pertumbuhan laba bersih yang impresif pada kuartal II 2020 yakni sebesar 229,6 persen secara tahunan menjadi Rp 117,2 miliar. Aset tercatat sebesar Rp 49,6 triliun, meningkat 34,75 persen dibandingkan kuartal II 2019.

Sementara itu, pembiayaan tercatat sebesar Rp 37,4 triliun, tumbuh 55,92 persen secara year-on-year (yoy). Dana Pihak Ketiga tercatat tumbuh menjadi Rp 41,07 triliun dari Rp 28,09 triliun. | Republika

JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan memberi subsidi upah kepada pekerja swasta dan pegawai pemerintah non Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan pendapatan di bawah Rp5 juta.

Penyerahan direncanakan dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 25 Agustus 2020. Karena itu, Kemnaker melalui BPJS Ketenagakerjaan telah merumuskan skema bantuan upah sesuai dengan peraturan Menaker Nomor 14 Tahun 2020.

Terkait hal tersebut Okezone merangkum fakta-fakta mengenai persiapan bansos pegawai yang akan cair pada 25 Agustus, Jakarta, Minggu (23/8/2020).

1. Peserta Harus Tercatat Sebagai Peserta Aktif BPJSTK

Bantuan subsidi upah ini diberikan salah satunya sebagai bentuk penghargaan kepada pekerja dan pemberi kerja (perusahaan) yang selama ini menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan,

"Jadi upah yang dilaporkan ke BPJS Ketenagakerjaan di bawah Rp 5 juta. Yang dilaporkan perusahaan kepada BPJS. Kita minta teman-teman BPJS untuk memvalidasi datanya dan kami di Kementerian Ketenagakerjaan menerima datanya dari BPJS Ketenagakerjaan. Jadi yang melakukan validasi adalah teman-teman dari BPJS Ketenagakerjaan," ujar Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah.

2. Beberapa Syarat Harus Dipenuhi

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto mengatakan, dalam skema penyaluran subsidi upah tersebut ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi penerima.

Adapun syarat yang ditetapkan dalam skema pemberian subsidi upah tersebut diantaranya, pertama, pekerja merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan dengan Nomor Induk Kependudukan (NIP). Kedua, terdaftar sebagai peserta jaminan sosial tenaga kerja yang masih aktif di BPJS Ketenagakerjaan yang dibuktikan dengan nomor kartu kepesertaan.

Ketiga, peserta yang membayar iuran dengan besaran iuran yang dihitung berdasarkan upah di bawah Rp5 juta sesuai upah yang dilaporkan kepada BPJS Ketenagakerjaan. Keempat, Pekerja atau buruh penerima upah memiliki rekening bank yang aktif. Dan tidak termasuk dalam peserta penerima manfaat program kartu Prakerja.

Kelima, peserta yang terdaftar sebagai peserta aktif di BPJS Ketenagakerjaan sampai dengan bulan Juni 2020.

3. Pembayaran Akan Ditransfer Langsung

Sementara, mekanisme pembayarannya akan ditransfer langsung kepada para calon penerima subsidi, bantuan ini diberikan secara tunai sebesar Rp600.000 per bulan selama 4 bulan dan akan dibayarkan secara dua tahap, tahap pertama diberikan masing-masing sebesar Rp 1,2 juta dan tahap kedua sebesar Rp1,2 juta, jadi total yang diterima 2,4 juta.

"Pembayaran ini akan dilakukan oleh Kemenaker dan Menteri Keuangan dan melalui bank Himbara dan ditransfer langsung ke masing-masing rekening peserta. Total anggaran sebesar Rp37,7 triliun," ujar Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto.

4. Sebanyak 12 Juta Rekening Calon Penerima Dikantongi

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan pemerintah telah mengantongi sekitar 12 juta rekening calon penerima bantuan subsidi gaji atau upah dari BPJS Ketenagakerjaan.

5. Ditransfer Secara Bertahap

"Jadi untuk subsidi bulan September-Oktober akan kita berikan pada akhir Agustus ini. Dan 2 bulan berikutnya akan diberikan. Jadi diberikan dalam bentuk transfer langsung ke rekening penerima 2 bulan sekali, Rp1,2 juta," jelas Ida Fauziyah.

6. Non Peserta BPJSTK Sebanyak 800 Ribu Pekerja PHK Jadi Prioritas

Bagi pekerja yang tidak terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan, dan pekerja yang ter-PHK karena pandemi Covid-19, dia menyatakan bahwa mereka masih bisa mendapatkan bantuan sosial atau bantuan pemerintah lainnya.

Sebagai contoh adalah pekerja yang ter-PHK atau dirumahkan, Ida menyatakan bahwa mereka diprioritaskan untuk masuk dalam program padat karya dan program Kartu Prakerja. Sebagai informasi, program Kartu Prakerja saat ini telah masuk gelombang V.

"Dan alhamdulillah batch 4 sudah memenuhi untuk 800 ribu peserta. Dan sebagaimana arahan Presiden dan pak Menko (Bidang Perekonomian), temen-temen yang di-PHK, dirumahkan, mendapatkan prioritas untuk batch berikutnya," ujar Ida Fauziyah. | Okezone
loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.