2017-01-08

Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Bambang Tri Banda Aceh Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Cuaca Cut Meutia Dana Bos Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Fito Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan History Hotel Hukum HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malware WannaCry Masjid Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik MUI Musik Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebriti Senator Sosok Sport Sumatera Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TNI Tokoh Tsunami Aceh Ulama Vaksin MR vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

Ilustrasi
StatusAceh.net-Polisi meringkus seorang pengedar sabu di rumah kontrakan, Gang Madu RT 02 RW 05, Pondok Aren, Tangerang Selatan. Saat dibekuk, pelaku yang diketahui bernama Fahrul Rozy (25) itu tengah tertidur di kamarnya.

Penangkapan terjadi usai petugas mendapat laporan dari masyarakat tentang tindak-tanduk Fahrul yang dicurigai sebagai pengedar sabu di wilayah Pondok Aren.

Menindaklanjuti pengaduan tersebut, Unit 1 Satresnarkoba Polres Tangsel pun segera bergerak ke lokasi dan melakukan pengamatan. Hingga akhirnya, pada Kamis 12 Januari 2017 sekitar pukul 23.00 WIB, polisi memutuskan untuk masuk ke dalam kontrakan Fahrul.

"Saat petugas masuk ke dalam, pelaku tengah tertidur. Kemudian dilakukan penggeledahan dan ditemukan enam paket sabu dalam plastik bening seberat 1,13 gram yang disimpan di atas lemari TV," terang AKP Mansuri, Kepala Bagian Humas Polres Tangsel, Sabtu (14/1/2017).

Fahrul yang juga bekerja sebagai karyawan swasta itu lalu digelandang ke Mapolres Tangsel. Enam Paket sabu yang disita dari kontrakannya juga turut diamankan petugas sebagai barang bukti.

"Pelaku dan barang bukti sudah dibawa ke Polres Tangsel," tutupnya. (Sindonews)

Aceh Utara – Calon Bupati Petahana Aceh Utara, H Muhammad Thaib atau Cek Mad bersama wakilnya Fauzi Yusuf alias Sidom Peng, ikut meramaikan acara zikir akbar dan pengajian bersama Tgk H Muhammad Baidhawi (Abiya Mudi Mesra) di Masjid Gampong Punti SB, Kecamatan Tanah Luas, Jumat malam (13/1/2017).

Abiya dalam paparannya menjelaskan terkait kesalahan-kesalahan orangtua dalam mendidik anaknya sehingga menjadi durhaka dan penjahat. Padahal, kata Abiya, anak-anak diciptakan dan dilahirkan dalam keadaan suci dan bersih namun orangtualah yang menjadikan mereka sedemikian rupa. Kewajiban seorang ayah dan ibu untuk mengajarkan anak-anaknya beribadah, bukan mencintai budaya-budaya kafir.

“Kadang-kadang orangtua hanya menanyakan kepada anaknya tentang jadwal makan namun lupa memperdulikan jadwal beribadah (shalat), mari memperbaiki iman anak-anak untuk menghadapi hari kiamat, acara malam ini adalah salah satu persiapan kita untuk mencapai syurga,” ungkap Abiya.

Dirinya menambahkan, semua umat Islam untuk sama-sama mengkhawatirkan orang-orang yang mengidolakan budaya dan orang-orang (pemain bola, artis, presiden) kafir. Masa-masa Rasulullah SAW, orang yahudi dan nasrani berbondong-bondong masuk Islam karena akhlak dan budaya Rasulullah, saat ini sudah terbalik yang terjadi dan ini harus dikhawatirkan bersama.

“Kemewahan dan nikmat yang kita nikmati saat ini semuanya adalah perjuangan Rasulullah SAW, karena kasih sayangNYA bukan hanya di dunia namun di akhirat juga. Tidak ada arti kehidupan kita ka;au tidak kita menanamkan rasa cinta kita kepada Rasulullah, mari kita hidupkan kembali sunnah-sunnah Rasulullah dan menjadikan amal bagi kita,” ujarnya.

Menurutnya, kesuksesan sesungguhnya adalah kesuksesan di hari akhirat maka pemimpin-pemimpin harus menjadikan jabatannya sebagai jalan menuju syurga. Dengan adanya kekuatan dan jabatan, katanya, untuk dapat mengubah generasi-generasi kearah yang lebih baik dan menghilangkan kemungkaran.

“Hidayah adalah hadiah yang tersembunyi, kewajiban kita adalah selalu melakukan hal-hal yang baik untuk mendapatkan hidayah dari Allah SWT. Harus meninggalkan keburukan-keburukan untuk menjaga generasi. Hati kita kotor karena maksiat, membersihkan hati dengan memperbanyak zikir menyebut nama Allah SWT,” tutup Abiya.

Sementara Cek Mad yang didampingi Wakilnya Fauzi Yusuf, berkomitmen untuk menjadikan jabatannya untuk melakukan yang terbaik untuk umat dengan menjalankan syariat Islam di Aceh Utara. Bahkan, selama ini sudah melakukan upaya-upaya dengan diadakannya pengajian-pengajian di meunasah dan banyak hal lainnya untuk menegakkan Syariat Islam serta meningkatkan SDM generasi mendatang.

“Komitmen saya untuk menjalankan Ahlussunnah Wal Jamaah di Aceh Utara, InsyaAllah umara dengan ulama sama-sama untuk memperbaiki aqidah dan akhlak generasi mendatang,” ungkap Cek Mad. [Rill]

 Ketua Front Pembela Islam (FPI) Aceh, Tgk Muslem At-Tahiri, Foto: Ist
Banda Aceh - Front Pembela Islam (FPI) Provinsi Aceh mengecam cara polisi memperkarakan Imam Besar FPI Pusat Habib Rizieq. Bahkan jika Polri menahan Rizieq, maka pihaknya akan menyerukan gerakan jihad.

Hal tersebut diungkapkan Ketua FPI Aceh Teungku Muslim At-Thahiri kepada StatusAceh.Net, Sabtu,  14 Januari 2017, "Kami sangat keberatan dengan cara polisi menyikapi laporan dugaan pelecehan terhadap dasar negara (Pancasila) yang dituduhkan ke Habib Rizieq" ujarnya.

Menurutnya, kasus dugaan penistaan agama yang melibatkan Ahok belum juga dituntaskan bahkan terkesan tebang pilih dalam menangani perkara hukum antara kasus Ahok dan Habib Rizieq.

"Kenapa kasus dugaan penistaan agama yang mellibatkan Ahok harus menunggu gerakan massa baru ditangani, sedangkan kasus yang dituduhkan ke Habib Rizieq, seorang Ulama yang belum jelas sangkaannya langsung diproses cepat bahkan dengan ancaman jemput paksa," ungkap Teungku Muslim.

Teungku Muslim menegaskan, jika Habib Rizieq ditahan dan di penjara maka FPI Aceh siap untuk melakukan apapun termasuk jihad ke Jakarta dan hukum di Indonesia sekarang tebang pilih dan lupa bahwa negara ini diperjuangkan oleh para Ulama dengan mayoritasnya Umat Islam terbesar.

"Jika si penista agama tidak ditahan, keadilan diprrmainkan, maka kami siap lakukan apapun. FPI Aceh siap menyerukan jihad jika sampai Habib di penjara. Dan jika mau lakukan itu, maka langkahi dulu mayat kami," tegasnya.(SA/TM)

staf kemahasiswaan ibu Lufita nur Alfiah,PJ DPM UPP Afdhol zikri,calon presiden mahasiswa upp yang juga senior mahasiswa fekon upp Nurzaman huri.foto bersama denagn seluruh pengurus keluaraga mahasiswa fekon upp
Lokasi: rokan hulu/ 15 januari 2017 sore
Rokan Hulu - Keluarga mahasiswa fakultas ekonomi ( KM ) universitas pasir pengaraian (UPP) / menggelar upgrading Dalam upaya meningkatkan kapasitas dan pengetahuan berorganisasi didepan kampus Universitas pasir pengaraian tepatnya sekitar lapangan bola voli samping fakultas teknik. kegiatan ini melibatkan seluruh pengurus organisasi kemahasiswaan di fakultas ekonomi baik DPM FEKON UPP,BEM FEKON UPP,HIMAKSI FEKON UPP,HIMA MANAJEMEN,SEGA FEKON UPP,dan UPPM FEKON UPP dan dibuka langsung oleh staf kemahasiswaan universitas pasir pengaraian.

Ketua panitia Idris Taher , mengucapkan terima kasih kepada panitia yang kiranya telah membantu dalam melaksanakan kegiatan ini dan kegiatan ini didukung oleh keluarga mahasiswa universitas pasir pengaraian termasuk dekan fekon .jumlah peserta upgrading ini lebih kurang 54 orang yang terdiri dari enam lembaga keorganisasian di fekon upp.

Adapaun yang hadir pada acara pembukaan upgrading tingkat universitas pasir pengaraian ini yaitu staf kemahasiswaan ibu Lufita nur Alfiah,PJ DPM UPP Afdhol zikri,calon presiden mahasiswa universitas pasir pengaraian yang juga senior mahasiswa fekon upp Nurzaman huri.

Gubernur BEM FEKON UPP Alfa syahputra, saya mengcapkan terima kasih kepada panitia pelaksana karna di sela kesibukkan saya mempersiapakan Pemilihan raya ( PEMIRA ) presiden dan wakil presiden BEM UPP serta Pemilihan Anggota DPM UPP telah bekerja dengan baik dan melaksanakan sesuai dengan konsep yang saya siapkan sebelumnya, upgrading fekon ini mengangkat tema “ tingkatkan solidaritas keluarga mahasiswa fakultas ekonomi upp untuk mewujidkan mahasiswa yang bergerak aktif,kreatif profesional dan raih prestasi. tentu untuk menuju organisasi yang aktif dan berprestasi sangat dibutuhkan pengetahuan yang luas mengenai keorganisasian yang bisa kita dapat melalui oragnisasi maupun dari pengalaman para senior yang lebih dulu berkecimpung di organisasi.
Alfa menambahkan,walaupun FEKON UPP kembali dipuji dan mendapatkan apresiasi oleh pihak rektorat yang dulu melalui wakil Rektor I bapak Revy antoni dan hari ini oleh staf kemahasiswaan universitas pasir pengaraian Ibu Lufita nur Alfiah karna keaktifan dibanding fakultas yang lain diuniversitas pasir pengaraian namun kita jangan cepat berpuas hati untuk itu saya mengajak seluruh pengurus lembaga mahasiswa FEKON UPP Untuk meningkatkan solidaritasnya dan membuat ide-ide kreatif untuk kegiatan yang bermanfaat untuk program selanjutnya demi upp lebih baik kedepannya.

Dalam kegiatan pembukaan ugrading tersebut organisasi kemahasiswaan fakultas ekonomi upp dari pihak rektorat upp atas bahkan diharapkan kedepan oranisasi kemahasiswaan di fekon upp dapat merangkul dan mengajak organisasi kemahasiswaan fakultas lainnya untuk lebih efektif demi upp yang lebih maju.

Lufita nur Alfiah dalam sambutannya, Rendahnya pengetahuan dan minat berorganisasi dikalangan mahasiswa universitas pasir pengaraian membuat keaktifan mahasiswa dalam hal keorganisasian kurang efektif ,Rencana pihak rektorat upp telah merencanakan upgrading untuk semua organisasi di universitas pasir pengaraian ternyata lebih dahulu direalisasikan oleh fakultas ekonomi universitas pasir pengaraian, saya juga mem apresiasi fakultas ekonomi yang dipimpin oleh Alfa syahputra Saat ini karna dari beberapa fakultas di universitas pasir pengaraian hanya fakulktas ekonomi yang memiliki keaktifan dalam organisasi,

Tambahnya pihak rektorat universitas pasir pengaraian merencanakan pelaksanaan upgrading dan latihan dasar kepemimpinan bagi pengurus organisasi kemahasiswaan seluruh fakultas guna meningkatkan kapasitas mahasiswa dalam beroganisasi tentunya praktek ilmu beroganisasi dengan baik/ tidak akan didapat mahasiswa dalam pelajaran atau mata kuliyah sekalipun. diharapkan kedepan organisasi kemahasiswaan di fekon upp dapat merangkul dan mengajak organisasi kemahasiswaan fakultas lainnya untuk lebih efektif demi upp yang lebih maju.(Rill)

Calon Gubernur Aceh Irwandi Yusuf Silahturahmi dengan santri di Dayah Darussalam, di Gampong Blang Poroh, Kecamatan Labuhanhaji Barat, Kabupaten Aceh Selatan. Foto: Ist
StatusAceh.Net - Massa Pasangan Calon Gubernur Aceh Irwandi-Nova dihadang oleh massa dari calon kandidat lain ditiga titik ketika menuju tempat kampanye dialogis di Lamno, Aceh Jaya, Sabtu, 14 Januari 2017. Hal tersebut diungkapkan langsung Oleh Irwandi Yusuf melalui akun Facebooknya.

Ditulis melalui akun Jejaring Sosilanya yang dikutip StatusAceh.Net, Irwandi Yusuf yang melihat langsung dari udara bahwa massa pendukungnya dihadang oleh tim pendukung lain di tiga titik dan ia yakin kalau penghadangan tersebut tidak disuruh oleh paslon, namun itu mutlak aksi anak buah yang sedang mencari muka. Beruntung, lanjut Irwandi, kepolisian sudah mampu menertibkannya. Massa sudah dapat melewati hadangan.

Berikut tulisan Irwandi Yusuf di facebook

Massa salah satu kandidat yang memang terkenal sedang panik, menghadang massa Irwandi-Nova yang sedang menuju tempat kampanye dialogis di Lamno. Penghadangan dilakukan di 3 titik. Saya sempat menyaksikan dari udara aksi konyol hana malee itu. Saya yakin aksi itu tidak disuruh oleh paslonnya tapi itu mutlak aksi anak buah yg sedang cari muka. Alhamdulillah, kepolisian sudah mampu menertibkannya. Massa sdh dpt melewati hadangan.(Red)

StatusAceh.Net - Ada yang berbeda dari Ahmad Dhani. Jika sebelumnya ia dikenal dengan lagu-lagu cinta, kini ia merilis lagu perjuangan berjudul “iman”. Tidak sedikit netizen muslim yang mengaku salut dengan perubahan Ahmad Dhani. Terlebih, lirik lagu itu dinilai "berani”.

Berikut ini lirik lagu “Iman” Ahmad Dhani:

Bila kebatilan merajalela
Bila kebenaran sulit ditegakkan
Kita hanya melihat
Dan terus membiarkan
Pasti sampai saatnya
Balasan akan tiba

Dan kitalah khalifah
Khalifah kebangkitan
Dan harus punya nyali
Menjunjung kebenaran
Hukum tumpul ke atas
Hanya tajam ke bawah
Bismillahi tawakkal
Sampai saatnya mati

Tak ada satu kekuatan selain kekuatan dari Allah
Dan tak ada daya upaya selain pertolongan Allah

Kita harus berani
Berani karena benar
Dan harus punya nyali
Nyali untuk mati
Matinya orang-orang yang selalu berjalan
Di atas jalan Allah
Kekal selamanya

Tak ada satu kekuatan selain kekuatan dari Allah
Dan tak ada daya upaya selain pertolongan Allah

Firaun dan Raja Namrud akhirnya pun mampus
Goliat sang raksasa akhirnya pun binasa
Tanamkan dalam jiwa
Allah bersama kita
Dan ucapkanlah takbir… Allahu akbar

Tak ada satu kekuatan selain kekuatan dari Allah
Dan tak ada daya upaya selain pertolongan Allah


Sumber: tarbiyah.net

Ilustrasi
Aceh Timur - Setelah menemukan anak gajah yang mengalami luka tembak di leher, petugas dikejutkan dengan ditemukannya kembali gajah dewasa tewas. Saat bangkai gajah tersebut ditemukan, gadingnya sudah hilang.

Pergi.com - Promo Rp 200.000 untuk lanjutin liburan seru-muTubuh gajah malang itu ditemukan di kawasan perkebunan sawit PT Dwi Kencana Semesta yang berada di afdeling 6. Lokasi itu masih berada di Gampong Jambo Reuhat, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur.

"Ketika tim menuju lokasi anak gajah luka, ditemukan satu ekor gajah mati jantan dewasa di PT Dwi Kencana Semesta afdeling 6," kata Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSA) Aceh, Sapto Aji Prabowo, Sabtu (14/1) via telepon genggamnya.

Dugaan sementara, tewasnya gajah itu karena ditembak oleh sindikat perdagangan gading gajah di Aceh.

"Penyebab pasti sedang diperiksa oleh tim," jelasnya.

Di kawasan perkebunan sawit itu sudah beberapa kali ditemukan gajah tewas dengan gading gajah hilang. Sapto mengaku, saat ini sedang mengumpulkan data untuk pengungkapan penyebab sering terjadi gajah tewas dengan gading hilang.

"Iya benar. Saya duga sudah merupakan sindikat ini. Saya berencana kumpulkan seluruh mitra untuk mengurai dan membantu masalah satu persatu perburuan gajah ini. Pastinya perlu dukungan polisi untuk mengungkapkannya. Saya baru 3 hari saja menjabat sudah ada kejadian seperti ini," tegasnya.(Merdeka.com)

Ilustrasi
Aceh Timur - Diduga korban perburuan liar, seekor anak gajah ditemukan tertembak di Gampong Jambo Reuhat, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur. Anak gajah yang kini masih dirawat oleh warga setempat itu mengalami luka di bagian leher akibat senjata api yang diduga senapan angin kaliber 0,5 mm. 

“Laporan dari warga setempat, kemungkinan anak gajah itu terpisah dari rombongan dan terlantar di kawasan itu dua hari lalu,” ungkap Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Sapto Aji Prabowo, Sabtu (14/1/2017). 

Ia pun mengatakan kemungkinan anak gajah itu tersesat dan terpisah dari rombongan gajah lainnya. Lalu ditembak menggunakan senapan angin. “Semoga saja itu benar tertembak senapan angin, karena kalau senapan angin tidak berbahaya,” imbuhnya. 

BKSDA sudah menurunkan tim ke lokasi untuk penyelidikan lebih lanjut penyebab anak gajah malang itu tertembak. Setelah diperiksa, baru akan diketahui penyebabnya. 

Mengenai data detail anak gajahi itu, Sapto mengatakan masih belum diketahui. Nanti setelah tim tiba dan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh, baru akan diketahui.

Sumber: kini.co.id

Pesawat jet tempur Thailand jatuh dan meledak saat akrobat untuk acara Hari Anak di Bandara Internasional Hat Yai, Sabtu (14/1/2017). Foto/Khaosod English/YouTube
StatusAceh.Net - Sebuah pesawat jet tempur Saab Gripen yang sedang akrobat untuk acara Hari Anak di Thailand pada Sabtu (14/1/2017), jatuh. Pesawat jet tempur itu meledak dan pilot dilaporkan tewas.

Insiden itu terjadi di Bandara Internasional Hat Yai, Thailand selatan. Sebuah video rekaman tragedi itu menunjukkan asap tebal membumbung ke udara dengan kobaran api di titik jatuhnya jet tempur.

Acara untuk keceriaan anak-anak di Hat Yai yang diwarnai balon dan payung itu pun berubah menjadi mimpi buruk. Laporan sementara menyatakan, pilot pesawat kehilangan kendali dan pesawat jatuh ke tanah.

Pesawat jet tempur  Saab JAS 39 Gripen yang jatuh itu buatan Swedia. Menurut laporan Russia Today, jet tempur semula terlihat akan berakrobat,  tapi mendadak pesawat berbalik dan jatuh dengan hidung pesawat menggerus ke dalam tanah.

Pilot yang tidak terlihat mengeluarkan diri dilaporkan tewas. Orang-orang yang meramaikan acara Hari Anak itu melihat insiden itu dari kejauhan.

Otoritas bandara maupun militer Thailand belum berkomentar perihal dampak kecelakaan jet tempur tersebut. Penyebab kecelakaan juga belum diketahui. (Sindonews)

Helikopter AW139 milik Basarnas terparkir di Lanud Soewondo, Medan, Sumatra Utara
Aceh Singkil - Badan SAR Nasional (Basarnas) menghentikan operasi pencarian dua Warga Negara Asing (WNA) yang dilaporkan hilang di wilayah Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singki, Provinsi Aceh. Hingga kini, korban yang dilaporkan hilang oleh kedutaan Jerman itu belum ditemukan.

Koordinator Pos SAR Simeule, Rahmad Kenedy, dihubungi dari Meulaboh, Sabtu (14/1) mengatakan, operasi terhadap pencarian kedua WNA itu dihentikan setelah tujuh hari dilakukan dengan tiga matra yakni di darat, laut dan udara, kemudian pencarian dilanjutkan dengan motode Inteligensi SAR.

"Sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) Basarnas, pencarian dilakukan selama tujuh hari. Sesuai petunjuk atasan setelah tim laut mendarat dengan selamat maka operasi pencarian kedua WNA itu dihentikan dan dilanjutkan metode inteligensi SAR," katanya mengutip laporan Kepada Kepala Kantor SAR Banda Aceh.

Operasi pencarian ditutup pada Jum'at (13/1) malam, setelah tim SAR matra terakhir dari SAR Simeulue yang menggunakan PATKAMLA Pulau Teupah milik pangkalan TNI-AL Simeulue mendarat dengan selamat di Pelabuhan Kargo Simeulue, Aceh.

Kenedy, mengatakan, beberapa hari melakukan pencarian dengan penyisiran di wilayah perairan laut bersama TNI-AL dan tim Satgas SAR Simeulue, tidak ditemukan tanda-tanda sebagai petunjuk mendukung keberadaan kedua WNA itu.

Dia menduga kuat bahwa kedua WNA yang merupakan wisatawan mancanegara (wisman) itu sudah tidak berada di kawasan Pulau Banyak. Dari rekam jejak, keduanya merupakan wisman yang sudah terbiasa dengan berpetualang.

"Ada rekam jejak kedatangan mereka, setelah kami lihat wisman seperti mereka saya pikir sangat tidak memungkinkan seluas wilayah perairan Pulau Banyak-Simeulue, Singkil bisa tersesat atau terdampar. Tapi tugas kami adalah tetap melakukan pencarian seperti diperintahkan,"sebutnya.

Sebelumnya dilaporkan oleh Kedutaan Besar (Kedubes) Negara Jerman dan Belgia kepada Basarnas, bahwa ada dua WNA asal Jerman Yvan Ghislain Nico (36) dan Lina Kall (31) hilang setelah komunikasi terakhir dari kawasan pulau Sumatera. Setelah dilakukan pencarian sejak Jum'at (6/1) ditemukan tanda dan petunjuk kebaradaan kedua WNA itu di Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil sehingga operasi pencarian diperluas, akan tetapi tidak ditemukan petunjuk selanjutnya.

Kenedy mengatakan, operasi pencarian akan dilanjutkan apabila menemukan petunjuk dari hasil metode Inteligen SAR. "Dalam metode siaga SAR ini menindak lanjuti apabila ada perkembangan keberadaan WNA itu. Bila tim menemukan petunjuk maka operasi dibuka kembali sesuai perintah Kantor SAR Banda Aceh maupun langsung dari Basarnas pusat,"sebutnya.

Ilustrasi
Rokon Hulu – Kasus penyelewengan dana bantuan sosial (Bansos) dalam program  Teknologi  Informasi dan Komputer (TIK)  E-Learning   Sekolah Dasar Negeri 023 Dusun Kubu Pauh Desa Lubuk Bilang Kecamatan Rambah Samo Kabupaten  Rokan Hulu sudah mulai terungkap.‎ 

Anggaran  yang bersumber dari Anggaran pusat tahun 2015  telah menyimpang dari Petujuk Pelaksana (juklak), dana kucuran hingga mencapai 56 juta persekolah tersebut di sinyalir sebagai  ajang mark up oleh kepala sekolah anggaran Bansos yang di peruntukan untuk beli alat elektronik seperti 2 unit Laptop dan Peralatan Lainnya di nilai sudah Di gelembungkan. Baik dari harga satuannya Maupun Dana yang tidak pernah di gunakan pun Di masukan DalamRencana Anggaran. Hal ini Disampaikan Oleh koordinator LSM Bara Api Provinsi Riau Miswan Kepada Wartawan Sabtu (14/01/16)

Selain  dalam pembelian sejumlah barang  tidak sesuai dengan spesifikasi Namun Kasek  SDN 023 Diduga melakukan mark-up terhadap harga barang yang dibelinya   Kasek melakukan mark-up hingga  mencapai 50 persen pada masing-masing  satuan barang yang dibeli dalam  bantuan dana Bansos TIK E-learning.

Apa yang di lakukan oleh kepala sekolah Titin Alfianti Spd SD Di Dusun Kubu Pauh Desa Lubuk Bilang kecamatan Rambah Samo kabupaten Rokan Hulu  bisa di bilang sukses dalam menjalankan tugas fungsinya dalam menyalah gunakan anggaran,  program Menjalankan Manipulasi data Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sebab pihak kepala sekolah SDN 023. Rambah Samo bisa menikmati uang anggaran yang bisa di gelembungkan tanpa ada Kontrol sosial dari pihak manapun

Menurut Miswan Modus kejahatan yang di lakukan untuk mencari keutungan pribadi kepala sekolah Titin terbilang mempunyai modus akal bulus dari setiap harga barang yang di beli seperti pembelian Laptop kemudian Banyak kegiatan sekolah yang tidak di laksanakan Namun anggaran nya tertulis dalam Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja sekolah ( RAPBS) dari tahun 2015 hingga Tahun 2016 Ungkapnya

Dari hasil investigasi Lembaga Swadaya Masyarakakat ( LSM) Barisan Rakyat Anti Korupsi ( BARA API) dana bantuan sosial (Bansos)  di wilayah kabupaten Rokan Hulu ada Puluhan sekolahan yang menerima bantuan itu dengan anggaran sebesar milyaran rupiah.

Kepala sekolah Titin saat   di konfirmasi di ruang kerjanya membenarkan bahawa dirinya telah mendapatkan anggaran  dana bantuan sosial (Bansos) sebesar Rp 54 juta’tapi semua itu sudah kami belikan sesuai prosedur Sementara Kadisdikpora Rohul Zulkifli ketika Dihubungi Via Selulernya Aktif Namun Tidak Diangkat ’’pungkas nya   ( Risto Harahap)

Bagian mobil yang diterjang peluru OTK

PIDIE- Kembali Aceh terdengar letusan senjata api menjelang pilkada,kabar letusan senjata api kali ini berasal dari Pidie.

Dikabarkan pada malam ini Pada Jum’at (13/1/2017) sekiranya pukul 23:30 WIB mobil Muhammad alias Mat manok di berondong oleh seorang orang tak dikenal (OTK) dikawasan gampong Tanah Merah Kec. Teupin Raya Kab. Pidie.

Mat manok merupakan adik kandung dari Iskandar Cage Kader PNA yang ketua pemenangan pasangan calon gubernur irwandi-nova di Pidie.

Akibatnya body mobil tersebut mengalami kerusakan,terkait korban serta kronlogis kejadian sampai berita ini di lansir belum diketahui.

Kapolres Pidie AKBP Ali Khadafi yang di coba dikonfirmasi Redaksi media ini sampai saat ini belum terhubung dan sebuah pesan telan redaksi kirimkan melalui pesan singkat ke telepon selulernya namun di ada jawaban.(redaksi)

El dikawal provost saat pemeriksaan di mapolresta banda aceh (tribratabandaaceh)
BANDA ACEH- Akhirnya penyidik Polresta Banda Aceh menetapkan pria pemaki setan dan gila pada salahsatu anggota personil Polisi Lalu Lintas (Polantas) Aiptu Adi Suryono pada malam tahun baru 2017 sebagai Tersangka dalam dugaan kejahatan terhadap penguasa dan petugas.
Ditetapkannya EI (40) warga  sebagai tersangka setelah penyidik polresta banda aceh melakukan gelar pekara dan menemukan alat bukti atas tindakan arogansinya terhadap polantas pada malam tahun baru.

“ Setelah kita lakukan gelar pekara terhadap kasus EI maka kita temukan sementara dua alat bukti bahkan bisa lebih dalam menetapkan dia sebagai tersangka “,Ungkap Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol T. Saladin SH kepada Reporter,Jum’at (12/1/2017).

Menurut T. Saladin pihaknya hari ini (jumat.red) akan mengirimkan SPDP (surat pemberitahuan dimulainya penyelidikan) kepada pihak kejaksaan sebagai tindaklanjut penetapan tersangka El.
Saladin juga menambahkan terkait EI tidak dilakukan penahanan disebabkan EI dinilai kooperatif setiap pemeriksaan.

“ Untuk sementara ini EI tidak kita tahan karena penyidik menilai tersangka El kooperatif setiap pemeriksaan,jadi dia datang sendiri tak perlu dijemput petugas “,jelas Saladin.(Redaksi)

StatusAceh.Net - Ustadz Umar, anggota Laskar Front Pembela Islam (FPI), ini mengalami luka cukup parah, lantaran dianiaya sekelompok orang.

Dari informasi yang dihimpun, Ustadz Umar merupakan laskar FPI yang ikut terjun untuk mengawal Imam Besar FPI, Habib Rizieq Syihab saat menjalani proses pemeriksaan di Polda Jawa Barat, pada Kamis (12/1/2017).

Pemeriksaan Habib Rizieq pun berjalan lancar, tanpa terkendala sesuatu apa pun. Hingga, akhirnya Ketua Pembina GNPF-MUI itu pun meninggalkan Polda Jabar.

Namun, nahas bagi Ustadz Umar. Saat tengah menjalankan tugasnya, Umar memang berada di belakang rombongan kaum Muslimin yang mengawal Habib Rizieq.

Ketika itu, Ustadz Umar tengah menunggu mobil yang terpakir dan beristirahat di sebuah rumah makan. Namun, ia kemudian diduga diserang oleh beberapa orang dari massa yang berseragam Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI). Hal itu terungkap dari bukti berupa foto ketika Ustadz Umar dihajar menggunakan balok.

“Rombongan pengiring Imam Besar paling belakang termasuk Panglima LPI di serang memang, tapi yang dikeroyok sampai luka berat supirnya panglima LPI, Umar, dia dikeroyok 7 orang, dihajar pake balok, kabarnya bahkan ditusuk,” kata Habib Ali Abu Bakar Alatas kepada Panjimas.com, Kamis (12/1/2017).

Ustadz Umar yang mengalami luka parah akibat pengeroyokan tersebut. Darah segar mengucur dari kepalanya lantaran dihantam menggunakan balok. Ia pun langsung dibawa ke Rumah Sakit Al Islam Bandung untuk mendapatkan perawatan.

Untuk diketahui, Ketua Dewan Pembina LSM GMBI sendiri saat ini adalah Irjen Pol Anton Charliyan, yang saat ini menjabat sebagai Kapolda Jawa Barat sejak bulan Desember 2016 lalu. (Sumber:
Panjimas.com)




Habib rizieq usai di periksa oleh polda jabar  
JAKARTA-Kapolda Jabar Irjen Pol Anton Charliyan membuka kemungkinan meningkatkan status penyelidikan ke penyidikan dalam kasus yang menjerat Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) M Rizieq Shihab. 

Seperti diketahui Rizieq dilaporkan oleh Sukmawati Soekarnoputri atas dugaan penodaan simbol negara, Pancasila.

"Kita sedang lebih melengkapi bukti-bukti lain, dan dalam waktu dekat bersangkutan akan dijadikan tersangka," kata Anton di Mapolda Jabar, Jumat (13/1). 

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, penyidik sendiri sudah melangsungkan gelar perkara usai pemeriksaan pertama pada terlapor, Rizieq. Pentolan FPI ini diperiksa kali pertama sebagai saksi dalam kasus yang menjeratnya.

"Gelar perkara sudah kami lakukan kemarin malam. Hasil dari gelar perkara, kita ternyata harus memeriksa beberapa saksi lagi dimintai keterangan untuk melengkapi," kata Yusri di tempat sama.

Penyidik pun akan memanggil saksi ahli dan pemberi izin acara saat kegiatan dakwah Rizieq digelar di Lapang Gasibu Kota Bandung pada 2013 lalu.

"Nanti akan ada gelar perkara kedua, baru nanti akan tahu hasilnya seperti apa. Kalau memenuhi tentu akan ditingkatkan ke penyidikan," tekannya.(merdeka)

Ilustrasi
Banda Aceh - Jajaran Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh, didesak untuk segera menuntaskan kasus dugaan korupsi pengelolaan dana program pemberdayaan ekonomi eks kombatan GAM. Desakan tersebut disampaikan Koordinator Badan Pekerja Forum Anti-Korupsi dan Transparansi Anggaran (FAKTA), Indra P Keumala kepada GoAceh, Jumat (13/1/2017).

"Jajaran kejaksaan harus segera mengusut kasus ini, untuk membuktikan komitmen menegakkan hukum tanpa pandang bulu, sekaligus menghilangkan kesan bahwa Kejati Aceh sengaja mendiamkan kasus ini lantaran tidak punya nyali," ujar Indra P Keumala, saat dimintai tanggapannya terkait pernyataan Zaini Abdullah soal dana eks kombatan GAM tersebut.

Seperti diketahui, pada sesi tanya jawab dalam debat kandidat tahap kedua calon gubernur Aceh yang dilaksanakan di Gedung Amel Convention, Banda Aceh, Rabu (11/1/2017) beberapa malam lalu, kandidat gubernur Aceh nomor urut 2, Zakaria Saman (Apa Karya) melontarkan pertanyaan tentang pengelolaan dana pemberdayaan bagi eks kombatan sebesar Rp650 miliar kepada Zaini Abdullah.

"Saya dulu GAM, Menteri Pertahanan GAM, saya dengar ekonomi-ekonomi, tapi saya dengar Bapak Gubernur ada membagi-bagikan uang Rp600 miliar untuk kombatan GAM. Di mana uang itu, kami tak dapat apapun?” tanya Apa Karya kepada Zaini dalam debat itu.

Atas pertanyaan tersebut, Zaini Abdullah yang akrab disapa Abu Doto ini mengaku, pemerintahannya pada tahun 2013 telah menganggarkan dana Rp650 miliar untuk pemberdayaan eks kombatan.

Kendati demikian, Zaini tidak merinci kemana saja pengalokasiannya dan menurutnya dana sebesar itu diluncurkan untuk membiayai program-program di antaranya peternakan dan perikanan. "Tapi karena dikelola oleh tangan-tangan yang tidak amanah, maka ini sudah lari ke kantong mereka mungkin, tapi nggak tahu saya," kata Zaini.

Zaini Abdullah juga menyebut persoalan tersebut telah dilaporkan pihaknya ke penegak hukum. "Ini kita serahkan kepada Kejati Aceh untuk dituntaskan segera, siapa yang makan cabe itu yang pedas," tambahnya.

Indra P Keumala mengatakan, langkah pengusutan tuntas terhadap dugaan korupsi ini diperlukan untuk memberi rasa keadilan masyarakat, terutama para mantan kombatan GAM yang dirugikan.

"Publik juga harus memperoleh penjelasan resmi pihak kejaksaan terkait status kasus ini. Sejauh mana sudah prosesnya? Sekiranya belum juga ditindaklanjuti, maka Kejati Aceh patut dipertanyakan integritasnya," tambah Koordinator FAKTA, Indra P Keumala.(*)

Sumber: goaceh.co

Gempa di barat daya Riau, 13 Januari 2016 (Dok. BMKG)
Riau - Gempa berkekuatan 5,3 Skala Richter (SR) mengguncang Riau pada Jumat (13/1) sore. Gempa berlokasi 31 km di sebelah barat daya Kabupaten Rokanhulu, Provinsi Riau.

Berdasarkan informasi dari website BMKG, Jumat (13/1/2017), gempa terjadi sekitar pukul 16.23 WIB.

Kedalaman gempa 228 km. Lokasi tepat gempa berada di darat yakni di 0.76 LU dan 100.43 BT.

Gempa tidak berpotensi tsunami. Hingga saat ini belum ada informasi apakah ada kerusakan yang ditumbulkan oleh gempa atau tidak. (Detik.com)

Taufik alias Castello
Lhokseumawe – Taufik alias Castello kembali melebar sayapnya untuk merangkul tim pemenangan Pasangan Calon Gubernur Aceh Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah di Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe. Castello bekerja dengan inisiatif semangat bersama rekan timnya untuk pemenangan Irwandi-Nova.

Setelah memperkuat tim di Desa Paloh Gadeng, Tambon Tunong, Tambon Baroh dan Krueng Geukueh Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, kini Castello bekerja ekstra untuk wilayah kecamatan Muara satu, Kota Lhokseumawe bersama Ibrahim selaku ketua Relawan Irwandi Center Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe.

Ibrahin sendiri telah mendirikan dua posko pemenangan, diantanya di Desa Bau Phat, dan desa Blang Naleung Mameh, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe dengan semangat kerja keras yang di bantu oleh Castello.

“Kami bekerja dengan iklas untuk Irwandi-Nova, dan semua biaya dari kami untuk semua tim di lapangan tanpa ada donator lain,” tutur Taufik alias Castello yang merupakkan warga Tambon Tunong, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara.

Menurutnya, masyarakat pada umumnya menginginkan Irwandi Yusuf terpilih menjadi Gubernur Aceh periode 2017-2022 untuk menjalankan program yang pernah dilaksanakan di masa lalu, niat iklasnya membantu Paslon Irwandi-Nova tak lain karena harapan rakyat, bukan untuk pribadi, bahkan Castello sendiri tidak kenal dengan Irwandi secara fisik dan juga belum pernah bertemu dengan sosok Irwandi Yusuf yang diagungkan masyarakat.

“Saya belum pernah ketemu dengan bapak Irwandi, atas dasar masyarakat disetiap desa membicarakan Irwandi untuk kembali memimpin Aceh, disitulah saya mencari tau, dan akhirnya dengan modal sedikit saya bentuk tim untuk bekerja dan mensepport masyarakat agar tidak takut dengan inteversi dan ancaman di desa-desa,” jelas Castello kepada Reporter StatusAceh.Net, Jumat, 13 Januari 2017.

Sebelumnya Castello juga mengkaji program-program Irwandi-Nova yang merupakan Paslon Gubernur Aceh dengan nomor urut 6, dari hasil kajian program-program tersebut yang jauh berbeda dengan kandidat lain, Castello berani mengambil sikap untuk mendukung dan siap bekerja sebagai relawan membantu Irwandi-Nova.(Baca: Warga Desa Tambon Tunong Siap Dukung Irwandi-Nova)

"Ada ribuan tim dari kami yang terbagi di beberapa kecamatan di Aceh Utara-Lhokseumawe dan siap memenangkan Irwandi-Nova," tambahnya.







Ledakan dan kebakaran mengguncang pangkalan udara militer Suriah di Mazzeh setelah dihujani rudal oleh jet tempur Israel, Jumat (13/1/2017) pagi. Foto/YouTube/Beyazit Postasi
Damaskus - Militer Suriah mengeluarkan perinagatan kepada Israel bahwa mereka akan membalas serangan rudal terhadap pangkalan militer Mazzeh, dekat Damaskus, Jumat dini hari. Pangakalan Mazzeh atau Almazza yang diserang Israel hanya berjarak 5km dari Istana Kepresidenan, kediaman resmi Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Militer Israel tidak mengungkap alasan pesawat-pesawat jet tempurnya meluncurkan serangan rudal terhadapa pangkalan militer Suriah. Militer Israel juga menolak mengomentari laporan perihal operasi militernya itu.

“Tentara Arab Suriah telah memperingatkan bahwa akan ada dampak bagi Israel atas serangan yang menghantam pangkalan militer,” bunyi siaran televisi pemerintah Suriah mengutip seorang juru bicara komando tentara Suriah, Jumat (13/1/2017).(Sindonews)

Ilustrasi
Banda Aceh - Gempa berkekuatan 5,4 pada skala Richter melanda Banda Aceh, Jumat dinihari, 13 Januari 2017.

BMKG Aceh melaporkan, gempa terjadi pukul 02.19 WIB pada lokasi 76 kilometer sebelah barat daya Aceh. Berpusat di laut, kedalamannya 89 kilometer, dan tidak berpotensi tsunami.

Saat terjadi gempa, masyarakat di Banda Aceh dan sekitarnya panik dan berhamburan ke luar rumah. “Gempa terasa kuat guncangannya, kami terpaksa ke luar rumah,” kata Jamal, warga pinggiran Banda Aceh.

Hal yang sama dikatakan Rusydi, warga yang tinggal di seputaran Simpang Mesra, Banda Aceh. “Warga di sekitar tempat tinggal saya semua ke luar rumah.”

Menurut dia, setelah gempa, sebagian warga tidak melanjutkan tidur. Mereka menunggu informasi dari BMKG untuk memastikan apakah gempa berpotensi tsunami atau tidak. “Setelah mendapat informasi, baru mereka melanjutkan tidur,” katanya.(Sumber: tempo.co)

Takengon - Dalam kunjungan pertamanya ke dataran Tinggi Gayo, Aceh Tengah, Plt. Gubernur Aceh, Seodarmo bersama Istri, Ida Yuliati disambut dengan tarian Munalo yang merupakan tarian khas daerah Gayo untuk menyambut tamu kehormatan yang berkunjung ke daerah tersebut.

Soedarmo bersama istri dan rombongan tiba di Takengon sekitar pukul 5.30 sore, (12/1) dan disambut lansung oleh Plt. Bupati Aceh Tengah, Al-Hudri beserta Istri dan Forkopimda serta SKPD Aceh Tengah  di Pendopo Bupati Aceh Tengah.

Soedarmo kemudian disematkan opoh ulen-ulen (kain khas bermotif kerawang Gayo) dan  Tarian Munalo pun dipersembahkan untuk menyambut Plt. Gubernur Aceh beserta rombongan.

Seusai penyambutan, Seodarmo dipersilahkan masuk ke pendopo untuk duduk di pelaminan khas Gayo yang sudah dipersiapkan sebelumnya untuk ditepung tawari.

Plt. Gubernur Aceh, Soedarmo berkunjung ke Gayo untuk menghadiri acara Apel Dansat Kodam Iskandar Muda yang akan digelar besok, Jumat (13/1) di Batalyon Infanteri 114/SM, Rembele.

Malam ini (12/1) , Plt Gubernur juga dijadwalkan akan bersilaturrahmi dengan  Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Aceh tengah serta Forkopimda Aceh Tengah.(Rill)

Plt. Gubernur Aceh, Soedarmo beserta Istri disambut dengan tarian munalo saat kunjungan kerja ke Takengon di halaman Pendopo Bupati Aceh Tengah. Kamis(12/1). Humas Aceh/Zulkarnain
Takengon – Plt Gubernur Aceh menyampaikan beberapa pesan kepada masyarakat Aceh tengah terkait pelaksanaan pilkada Aceh dalam acara silaturrahmi dengan Forkopimda, SKPK dan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati  Aceh, KIP dan Panwaslih serta Masyarakat dan Tokoh Masyarakat Aceh Tengah di Pendopo Bupati Aceh Tengah, Kamis (12/1) malam.  

Dalam silaturrahmi tersebut, Soedarmo mengajak seluruh masyarakat Aceh Tengah yang memilki hak untuk memilih agar memberikan suara dan hadir secara menyeluruh untuk memberikan suaranya dan memilih pasangan calon yang terbaik menurut hati nurani masing-masing.  

“Ini ada dua, yang pertama memilih karena hati nurani, yang kedua memilih karena kepentingan-kepentingan, ini yang tidak kita harapkan karena ini menyangkut  pemilihan pemimpin 5 tahun kedepan, kalau perlu kita shalat istikharah agar mendapat petunjuk siapa yang terbaik,” kata Soedarmo. 

Pada kesempatan tersebut, Plt. Gubernur Aceh meminta Komite Independen Pemilihan dan Panwaslih agar menjaga amanah yang sudah ditetapkan sesuai dengan tugas dan fungsi masing – masing untuk menciptakan pilkada damai, demokratis dan berintegritas. 

“KIP dan Panwaslih memiliki peran penting karena sukses dan tidak suksesnya pelaksanaan pilkada merupakan tugas dari KIP dan Panwaslih,” kata Soedarmo. 

Soedarmo juga sangat mengapresiasi seluruh jajaran Pemerintah Aceh Tengah terutama aparat sipil negara, karena sampai saat ini kata Soedarmo belum ada laporan terkait ketidaknetralan aparatur sipil negara di Aceh Tengah. 

Soedarmo menyampaikan, Pilkada akan sukses apabila penyelengaraannya dilaksanakan sesuai dengan aturan yang berlaku.. Selain itu, pasangan calon dan tim pendukungnya harus mampu menjaga keamanan dan ketertiban dalam melaksanakan proses pilkada. 

“Aparat keamanan juga harus mampu memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat pada saat pelaksanaan pilkada nanti, ini yang saya harapkan,” tegas Soedarmo.  

Soedarmo juga berpesan kepada Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tengah untuk terus menjaga kondisi yang sudah berjalan  saat ini.  

“Saya sangat mengapresiasi Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tengah karena sampai saat ini tidak ada gejolak-gejolak yang mengarah ke tindakan-tindakan anarkis atau yang merugikan masyarakat,” ujar Soedarmo.  

Sementara itu, Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Tatang Sulaiman, menyampaikan, Pilkada bukan perang senjata tapi perang program. Siapa yang bisa memberikan program yang dapat mensejahterakan masyarakat, itu pasti akan dipilih.   

“Jangan ada intimidasi, bakar-bakar, ribut-ribut, berkelahi, tembak-menembak, itu semua sudah lewat masanya, kita semua komit agar pilkada di aceh nanti berlansung aman dan damai,” ujar Pangdam. (Rill)

Foto: tribratanews
StatusAceh.Net-  Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Kota Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman SH. SIK. MH.meninjau lansung Persiapan dan kesiapan fasilitas yang akan di pergunakan oleh nantinya oleh para personil BKO dari satuan Brimob.

Personil tambahan dari Brimob ini di rencanakan akan ikut membantu pengamanan menjelang dan saat Pilkada 2017 di Jajaran Hukum Pllres Lhokseumawe,salahsatunya adalah Polsek Nisam,Selasa (10/1/2017).

Orang nomor satu di Polres Lhokseumawe ini tidak sendirian namun didampingi lansung oleh Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Kompol Ahzan SIK. MSM.

Penyambutan terhadap dua pimpinan polres lhokseumawe lansung di pimpin oleh AKP Bukhari Gamcut dan segenap personil polsek nisam. 

Dalam kunjungan kedua petinggi Polres Lhokseumawe ini yang memastikan kesiapan polsek nisam dalam memfasilitasi tambahan personil dari satuan brimob yang akan tiba dalam beberapa waktu dekat.

Dalam kegiatan internal tersebut meminta agar pihak polsek senantiasa tetap berkoordinasi terhadap muspika terkait penambahan personil polisi untuk pengamanan pilkada 2017 mendatang.
Kabag ops polres lhokseumawe Kompol Ahzan SIK. MSM 
“Kita hanya meninjau sejauh mana kesiapan jajaran kita dan sarana dan prasarana untuk personil BKO yang nantinya akan ikut membantu pengamanan disini “,ujar Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman.

Kunjungan kerja ini tidak terlepas dari silahturrahmi antara pimpinan dan bawahan maupun jajaran dalam rangka memupuk tali silahturrahim “,papar Kompol Ahzan yang didampingi Kasubbag Sarpras AKP A. Yani.(tribratanews)

Oleh: Redaksi

Ilustrasi
Medan - Abang beradik, Sutrisno (41) dan Sumarno (25) dipastikan tidak bisa pulang ke kampung halamannya di Desa Kampungjawa, Blangkejeren, Gayo Lues dalam waktu dekat.

Pasalnya saudara sekandung ini kini sudah berstatus tersangka dan harus mendekam di sel Polsek Kutalimbaru, Deliserdang, Sumut.

Jeratan hukum ini merupakan buah kenekatan keduanya membawa ganja 10 kilogram dari Blangkejeren ke Medan. Aksi ini rupanya terendus polisi, sehingga ketika mereka tiba di kawasan Medan Johor, Kamis (12/1/2017), petugas langsung menyergap.

Kapolsek Kutalimbaru AKP B Sinaga menjelaskan saudara sekandung itu ditangkap saat masih di dalam minibus yang membawa mereka dari Blangkejeren.

“Dari keduanya disita ganja kering sepuluh kilogram. Ganja ini mereka simpan di dalam sebuah tas,” kata Sinaga.

Berdasarkan pemeriksaan terungkap kalau penyelundupan daun candu ini bukan sekali ini mereka lakukan. Tahun lalu, keduanya juga pernah melakukan misi serupa dan berakhir dengan ‘sukses’.

Namun kata Sinaga ada perbedaan mencolok dari kedua aksi yang sudah dilakukan tersangka. Pada aksi pertama, ganja yang mereka selundupkan merupakan titipan orang lain.

Sementara pada aksi kedua, ganja sebanyak 10 kilogram merupakan milik mereka sendiri.

“Yang pertama itu mereka sebatas kurir, karena barang milik orang lain. Kali ini hasil panen mereka sendiri,” beber Sinaga.

Polisi sedang mengembangkan kasus ini untuk memburu pihak yang akan menampung ganja tersebut.

Sejauh ini polisi belum menemukan indikasi abang beradik ini bagian dari sindikat besar peredaran ganja antarprovinsi.

Melihat aksi yang dinilai amatiran, keduanya dianggap masih ‘belajar’ sebagai spesialis penyelundup ganja. (aceh.tribunnews.com)

Banda Aceh - Di depak Tarmizi Karim, 10 ribu Relawan Tuah di 20 kabupaten / kota Beralih dukung Pasangan  Irwandi – Nova, hal tersebut disampaikan Teuku Izin dalam Konferensi Pers ( Rabu, 12 Januari 2017) di kediaman Irwandi Yusuf.

Dengan resmi mendukung Pasangan Irwandi –  Nova untuk gubernur dan wakil gubernur, maka Relawan Tuah berubah nama menjadi ” LAPAN 6″ (Laskar pendukung nomor 6).

Menurut Teuku  Izin, Relawan Tuah telah di khianati oleh Tarmizi karim, dan relawan Tuah tidak keluar dari Tim, Akan tetapi Relawan Tuah dikeluarkan dan di depak oleh tarmizi Karim.

“Setelah musyawarah dengan relawan Tuah di 20 kabupaten / kota, maka 10 ribu lebih relawan Tuan yang ada di 20 kabupaten/ kota sudah siap 100 % untuk pasang badan demi kemenangan Irwandi – Nova”, ucap Teuku Izin

Dia menambahkan bahwa jika selama ini ada opini tentang Tuah lari dari atau pasang badan dua, itu tidak benar, kami dikeluarkan oleh Tarmizi Karim dan bukan kami berkhianat.

Apa lagi setelah hasil serve kami yang menunjukkan pasangan Irwandi – Nova yang paling teratas Atau yang terbaik di antara kandidat lain.Pungkas Teuku Izin.

Ilustrasi pasukan BKO amankan Pilkada Aceh
StatusAceh.Net - Kodam Iskandar Muda akan menyiapkan 1 pasukan Bawah Kendali Operasi (BKO) untuk mengamankan Pilkada Aceh tanggal 15 Februari 2017 mendatang. Pangdam IM, Mayjen TNI Tatang Sulaiman mengatakan, Kodam IM menyiapkan tiga lapis pasukan jalannya pesta demokrasi di Aceh.

Hal itu di sampaikan Panglima Kodam Iskandar Muda Mayjen TNI Tatang Sulaiman pada apel Komandan Satuan (Dansat) di Batalyon Infanteri 114/Satria Musara, Rembele , Bener Meriah, Kamis  (12/01/2017).

Pangdam menjelaskan, ada beberapa personel TNI/Polri lapis pertama yang dikerahkan dalam pengamanan Pilkada nanti, yakni ada 1 pasukan Bawah Kendali Oprasi (BKO) sebanyak 1.845 personel, yaitu 18 SSK plus, yang langsung di bawah kendali Kapolres di tiap-tiap wilayah.

“Apabila situasi tidak memungkinkan, Kodam IM akan mengeluarkan pasukan lapis keduanya sebanyak 1.645 di wilayah Korem 011 LW dan di wilayah Korem 012/TU yang langsung di bawah pimpinan Pangdam IM,” kata Tatang Sulaiman.

“Kalau seandainya satuan yang tadi kurang atau perlu penebalan, maka saya sudah siapkan 1.645 personel untuk siap di operasionalkan di Korem, baik disepanjang pantai Barat, Selatan dan pantai Utara, Timur termasuk yang di Banda Aceh dan Aceh Besar,” sebutnya.

“Saya juga masih punya satuan, masih punya pasukan kurang lebih sekitar sebanyak 15 SSK yakni 1.500 personel, kalau seandainya juga masih memerlukan lapis ketiga. Jadi total sekitar 5.000 lebih pasukan yang Kodam IM siapkan dalam pengamanan Pilkada nanti,” pungkas Mayjen TNI Tatang Sulaiman. [Rill]

Rex Tillerson. REUTERS/Kevin Lamarque
StatusAceh.Net - Washington DC—Pekan ini parlemen Amerika Serikat, Kongres dan Senat, tengah mewawancai sejumlah calon menteri yang akan duduk dalam kabinet pemerintahan presiden terpilih Donald Trump. Salah satu sosok yang menarik perhatian banyak pihak adalah Rex Wayne Tillersonl, calon menteri luar negeri,  karena diduga terlibat pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di Aceh.

Tak pernah berurusan dengan masalah diplomatik sebelumnya, pria berusia 64 tahun ini menghabiskan hampir seluruh karirnya di perusahaan minyak raksasa, Exxon Mobil. Selama 10 tahun terakhir, ia didapuk sebagai orang nomor satu di perusahaan minyak tersebut.

Sosok Tillerson menjadi kontroversial bagi jabatan menteri luar negeri Amerika Serikat karena sejumlah alasan. Selain kedekatannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan minim pengalaman diplomatik, Tillerson kini  dikaitkan dengan pelanggaran HAM yang dilakukan perusahaannya di Aceh, Indonesia.

Hingga 2015 lalu, ladang gas di Provinsi Aceh, merupakan “permata” bagi perusahaan Exxon Mobil. Pada 1970-an, Mobil Corp.—yang bergabung dengan Exxon Corp. pada 1999—memperoleh hak eksklusif dari pemerintahan Suharto untuk menambang gas dengan perusahaan pemerintah Indonesia.

Sejak beroperasi, perusahaan ini telah menyewa militer untuk menjaga fasilitas di Aceh. Seiring pertempuran antara kelompok pemberontak Aceh dengan militer Indonesia pada 1990-an hingga awal 2000, sejumlah tentara yang bekerja untuk Exxon dituduh melakukan penyiksaan, menangkap, memperkosa hingga membunuh warga sekitar.

Tuduhan ini kemudian diajukan ke pengadilan Amerika Serikat oleh sejumlah korban pada 2001. Gugatan lain juga diajukan pada 2007. Pengadilan  belum menentukan masa persidangan karena pengacara korban kesulitan meminta visa agar mereka dapat bersaksi.

Banyak pihak khawatir penunjukkan Tillerson sebagai menteri luar negeri dapat mengancam proses persidangan. Sebab dengan dalih untuk menyelamatkan hubungan AS-Indonesia, Tillerson dapat meminta pengadilan untuk menghentikan persidangan.

Preseden ini pernah terjadi ketika Kementerian Luar Negeri AS pada 2002 mendesak pengadilan untuk melarang warga Indonesia menggugat Exxon Mobil. “Hal ini dapat menyebabkan masalah serius dalam hubungan kedua negara.”

Dalam pemeriksaan di Kongres pada Rabu lalu, Tillerson mengatakan, “Saya akan menghindari seluruh masalah terkait Exxon Mobil selama menjadi menlu.”

Salah satu saksi korban menyebut dirinya ditembak di lutut oleh petugas keamanan Exxon Mobil saat sedang mengendarai motor dari kebun tempatnya bekerja. Korban lain mengaku disterum di alat vitalnya. Sebelum dibebaskan, sang petugas memperlihatkan deretan kepala manusia dan mengancam akan menjadikannya, “Salah satu dari koleksi itu.”

Terry Collingsworth, pengacara para korban dari International Rights Advocates, menyatakan telah menemui  warga Aceh dengan keluhan serupa. “Menjawab pertanyaan saya, juru bicara Exxon Mobil membantah perusahaan terlibat dalam pelanggaran hak asasi manusia oleh tentara Indonesia selama konflik Aceh.”

Para penggugat asal Indonesia menyebut para petinggi Exxon Mobil di Texas tahu atau seharusnya mengetahui pelanggaran ini, namun tetap menyewa tentara untuk pengamanan perusahaan di Aceh.

Selama masa awal kasus penyiksaan di Aceh, Rex Tillerson, merupakan wakil presiden Exxon Mobil Development Company, anak perusahaan yang mengembangkan eksplorasi Exxon Mobil di seluruh dunia. Ia menjadi Wakil Presiden Senior Exxon Mobil Corp. pada 2001 dan menjadi orang nomor satu sejak 2006. Â

Exxon Mobil menegaskan Tillerson tidak bertanggung jawab atas tindak kekerasan di Aceh. Memang, Collingsworth, mengakui bahwa tidak ada bukti yang menunjukkan ia memberi perintah terkait pelanggaran tentara di Aceh.

Namun sulit dimengerti jika Tillerson tidak mengetahui mengenai masalah ini. Kasus penyiksaan itu menjadi topik utama di sejumlah media besar Amerika Serikat, seperti Associated Press and the Wall Street Journal—sejak awal 1990-an. “Tidak ada satu pun orang di Aceh yang tidak mengetahui masalah ini,” ujar seorang bekas pejabat provinsi Aceh kepada BusinessWeek pada 1998.

Pada 2001, majalah Time menulis laporan, “Warga Aceh membentuk barisan untuk menceritakan kepada kami tentang penyiksaan dan pembunuhan yang dilakukan tentara Indonesia untuk Exxon.”

“Entah dia tahu atau tidak memiliki kendali yang cukup untuk menghentikan pelanggaran kemanusiaan itu,” tutur Marco Simons, Direktur Legal kelompok advokasi EarthRights International. Lembaga ini memberikan dukungan kepada para korban pada 2010 silam.

Setelah gugatan pertama diajukan pada 2001, pelanggaran HAM terus berlanjut hingga tsunami dasyat menghentikan perang pada 2004.

Exxon tetap menyewa tentara Indonesia setelah tsunami. Pada 2005, pemilik saham Exxon Mobil meminta keterangan soal penggunaan tentara sebagai pengamanan di Aceh, tetapi ditolak oleh dewan direktur.

Pada 2006, Tillerson mengambil alih jabatan tertinggi di Exxon Mobil. Perusahaan tetap menyewa militer hingga 2007. “Tergugat menolak tuntutan untuk menyelidiki, memperbaiki atau menghentikan aksi penyiksaan aparat pengamanannya,” demikian pernyataan gugatan terbaru.

Pada 2015, ExxonMobil menjual seluruh sahamnya kepada Pertamina.

Beberapa tahun sebelumnya, Tillerson dan sejumlah eksekutif Exxon Mobil sempat bertemu dengan pejabat perusahaan di Indonesia, seperti bekas direktur Lucio Noto dan wakil presdir Harry Longwell. Mereka disebut membahas masalah ini tetapi tidak diketahui apa yang diucapkan Tillerson dalam pertemuan itu.

Collingsworth menegaskan kliennya masih menginginkan keadilan. “Rex Tillerson adalah bekas pemimpin tertinggi. Dia bisa mengatakan bahwa orang-orang ini terluka. Mengapa kita tidak membantunya.”. (*)

Sumber: Tempo.co

Ilustrasi
StatusAceh.Net - Para mahasiswa semakin resah dengan rezim Joko Widodo (Jokowi). Keresahan ini ditunjukan dengan melakukan aksi demonstrasi memprotes segala kebijakan Jokowi yang dianggap semakinmembebani rakyat.

Mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) turun ke jalan di sejumlah titik yang ada seluruh Indonesia. Aksi ini mereka namakan Aksi Bela Rakyat.

"Ada sekitar 500-an mahasiswa akan ikut aksi hari ini," ujar Koordinator BEM se-Jabodetabek dan Banten, Fitri Azmi kepada SINDOnews melalui telepon, Kamis (12/1/2017).

Dia menyebutkan lima tuntutan yang disampaikan dalam aksi Bela Rakyat adalah, menolak PP Nomor 60 tahun 2016 dan menuntut Presiden Jokowi untuk mencabut PP tersebut. Tentutuan kedua, menuntut Presiden Jokowi membuat kebijakan yang pro rakyat.

Dia menambahkan, tuntutan ketiga mengecam keras pemerintah dan jajarannya yang saling cuci tangan dengan kebijakan yang dibuatnya. Tuntutan keempat, kata dia menuntut pemerintah agar transparan dalam setiap menentukan suatu kebijakan.

Terakhir, lanjutnya menolak kenaikan tarif listrik golongan 900VA dan mendesak dikembalikannya subsidi untuk tarif listrik golongan 900VA. Menurutnya aksi ini digelar sebagai bentuk akumulasi kekecewaan mahasiswa atas kesulitan yang dihadapi masyarakat sebagai dampak dari kenaikan berbagai macam bahan kebutuhan pokok.

"Ini yang dirasa sangat membebani kehidupan masyarakat luas," katanya.(Sindonews)

Muslim Rohingya mengungsi di Bangladesh. ©REUTERS/Mohammad Ponir Hossain
StatusAceh.Net - Konflik yang terjadi di Rakhine, Myanmar tak hanya menimbulkan banyak korban jiwa, tapi juga menyebabkan gelombang pengungsi ke sejumlah negara, salah satunya Indonesia. Setelah terombang ambil selama di lautan, para pengungsi dari Rakhine, atau dikenal dengan Rohingya sempat terdampar di pantai Aceh.

Lebih dari seribu imigran Rohingya sempat diselamatkan dan ditampung di Negeri Serambi Makkah tersebut. Namun, seiring berjalannya waktu, angka pengungsi terus berkurang dan kini hanya berjumlah 200 orang saja. Mereka diharapkan segera meninggalkan Indonesia pada Mei 2017 mendatang.

"Saat ini jumlah imigran sudah berkurang. Dari seribu sekian kini tidak lebih dari dua ratus orang yang ada di Aceh," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri, Arrmanatha Nasir saat jumpa pers di Kementerian Luar Negeri, Jl Pejambon, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (12/1).

Pemerintah terus mendorong agar Komisi Tertinggi PBB untuk pengungsi, atau UNHCR, mencari solusi agar muslim Rohingya yang masih berada di Aceh bisa mendapatkan tempat baru. Namun, dia mengakui pencarian lokasi itu tidak bisa dicapai dalam waktu dekat.

"Solusi yang kita tekankan tidak hanya pertimbangan di tempat tujuan pengungsi, tetapi juga negara tempat transit dan negara asal para pengungsi," papar Tata.

Kendati demikian, bantuan Indonesia terhadap warga muslim di Negara Bagian Rakhine terus berlanjut. Bantuan tersebut berupa pembangunan inklusif dan bahan pangan.

"Bulan Desember lalu, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi juga telah bertemu dengan kelompok humatarian Indonesia yang bersedia memberikan bantuan jangka pendek, menengah, maupun panjang. Selain itu, pemerintah juga memberikan bantuan berupa pengiriman 10 kontainer bahan pangan serta pembangunan dua sekolah di sana," tutup Tata.(merdeka.com)

Banda Aceh – Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Soedarmo, mengajak semua pasangan calon gubernur –wakil gubernur untuk mengimbau seluruh pendukungnya menjaga situasi Aceh, jelang gelaran Pilkada Februari mendatang.

Pemerintah, kata Soedarmo siap memberikan jaminan rasa aman kepada seluruh masyarakat yang punya hak pilih. Untuk itu, dukungan dari pasangan calon sagat dibutuhkan sehingga Pikada bisa menjadi gelaran pesta yang berlangsung damai, aman dan berintegritas.

“Mari sama-sama kita bekerjasama. Jangan sampai masyarakat pemilik hak suara merasa terintimidasi sehingga (masyarakat) dapat menyalurkan suara di TPS sesuai dengan hati nuraninya,” ujar Soedarmo dalam sambutannya saat silaturrahmi KIP dengan seluruh pasangan calon gubernur – wakil gubernur di Restoran Pendapa Gubernur Aceh, Selasa 10/01/2016).

Banda Aceh – Plt Gubernur Aceh, Soedarmo akan menyampaikan ceramah tentang kesiapan pengamanan pilkada Serentak Aceh tahun 2017 pada acara Apel Dansat Kodam Iskandar Muda yang dilaksanakan di Takengon, besok, jumat (13/1).

Kepala Biro Humas Setda Aceh, Frans Dellian mengatakan, Plt. Gubernur Aceh, Soedarmo bersama rombongan dijadwalkan berangkat ke takengon hari ini, Kamis (12/1). Selain Plt Gubernur, materi juga akan disampaikan oleh Kapolda Aceh, Brigjen Pol Rio Septianda Djambak. 

“Pada apel tersebut, Plt. Gubernur akan menyampaikan materi terkait kesiapan Pemerintah Aceh dalam rangka Pilkada serentak Aceh yang akan berlansung tidak lama lagi,” kata Frans Dellian. 

Apel dengan tema “Melalui Apel Komandan Satuan Kita Wujudkan Pilkada Serentak Wilayah Aceh Tahun 2017 yang Aman, Nyaman dan Damai,” itu akan dilaksanakan di Batalyon Infanteri 114/SM, Rembele. 

Sebelumnya, dalam acara silaturrahmi pelaksanaan Pilkada Aceh Damai tahun 2017 yang dihadiri oleh  Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh di Pendopo Gubernur, Selasa (10/1). Panglima Kodam Iskandar, Muda Mayjen TNI Tatang Sulaiman menyampaikan akan membahas persiapan akhir pengamanan menjelang pilkada pada apel komandan satuan (Dansat) yang akan dilaksanakan selama dua hari di Takengon pada tanggal 12-13 Januari 2017.

“Nanti di takengon, akan berkumpul Komandan Koramil, Dandim, dan termasuk semua komandan Kompi, yang memimpin semua pasukan pengamanan, mereka akan berdiskusi untuk membahas rencana kontijensi agar semua satu pola pikir, satu pola tindak dan satu pola sikap. Jadi pengamanan pilkada akan lebih efektif dan efien,” kata pangdam.(Rill)

Banda Aceh - Zakaria Saman menanyakan uang sejumlah Rp650 miliar yang diperoleh Aceh pasca tsunami kepada Zaini Abdullah dalam Debat Kandidat Calon Gubernur-Wakil Gubernur Aceh yang berlangsung di Amel Conventions Hall, Banda Aceh, Rabu, 11 Januari 2017 malam. Mantan Menteri Pertahanan GAM tersebut juga mempertanyakan hak para mantan kombatan yang tidak dirasakan secara merata kepada Gubernur Aceh nonaktif tersebut.

Pertanyaan ini seakan menjadi "jurus pamungkas" Apa Karya saat mengakhiri pertanyaan dalam debat kandidat tahap kedua.

Menanggapi hal tersebut, Doto Zaini--sapaan akrab Zaini Abdullah--menyebutkan uang tersebut sudah dikucurkan untuk bidang peternakan dan sektor kelautan perikanan. "Tetapi karena dikelola oleh orang-orang yang tidak amanah, maka ini, sudah lari ke kantong mereka. Ini nggak tahu saya, hal ini sudah saya serahkan kepada kejakasaan supaya menuntaskan ini sesegera mungkin. Kita harus tahu siapa yang telah memutarbalikkan ini, menaruh ini ke jurang," kata Zaini Abdullah.

Apa Karya menilai jawaban Gubernur Aceh periode 2012-2017 ini sebagai bentuk ketidakberhasilannya mengontrol anggaran di Pemerintah Aceh. "Kami ini ada kurang lebih 20 ribu anggota ya. Jadi bapak kasih uang kepada siapa, berarti bapak lost control. Mohon bapak cek, apakah bapak teken uang-uang itu ada... Jadi bapak harus kontrol bagaimana sampai gak dapat 20 ribu orang," kata Zakaria Saman.

Zaini yang kemudian diberi kesempatan untuk menanggapi pernyataan Apa Karya tersebut menyebutkan, pengelola uang Rp650 miliar tersebut adalah orang-orang yang sama.

"Pengelola ini adalah orang-orang yang sama, tentang peternakan ayam dan lembu, dan membuat apalah, jadi orang-orang yang sama. Tujuan saya adalah supaya penerima manfaat ini eks kombatan. Termasuk Zakaria. Saya serahkan ini kepada Kejati, supaya dituntaskan segera, siapa yang bertanggungjawab dalam hal ini. Siapa yang makan cabai itu yang pahit nanti, eh yang pedas," kata Zaini.(Sumber: portalsatu.com)

Banda Aceh - Debat kandidat tahap dua yang digelar Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh, di Amel Convention Center, Banda Aceh diakhiri dengan Lagu wajib Nasional "Bagimu Negeri". Acara debat publik tahap II Pilkada Aceh 2017 berakhir sekitar pukul 22:55 WIB, Rabu, 11 Januari 2017 malam.
 
Debat kandidat yang berlangsung dua jam lebih tersebut diawali dengan penyampaian visi-misi hingga pembawa acara memberikan waktu selama empat menit, untuk penyampaian visi misi di segmen pertama dan selanjutnya segmen tanya jawab dan berakhir dengan penyampaian harapan ke enam calon kandidat.(Red)
loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.