2021-10-24

Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Baksos Bambang Tri Banda Aceh Banjir Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Carona corona Covid-19 Cuaca Cut Meutia Daerah Dana Bos dayah Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Feature Film Fito FORMATPAS Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan Hindia History Hotel Hukum Humor HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Iran Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa JARI Jawa Timur Jejak JKMA Kemanusiaan Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Kisah Inspiratif Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malaysia Malware WannaCry Masjid Migas Milad GAM Mitra Berita Motivasi Motogp MPU Aceh Mudik Mudik Lebaran MUI Musik Muslim Uighur Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden PT PIM Pungli PUSPA Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebgram Selebriti Senator Sinovac SMMPTN sosial Sosok Sport Status-Papua Sumatera Sunda Empire Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TMMD reguler ke-106 TNI Tokoh Tol Aceh Tsunami Aceh Turki Ulama USA Vaksin MR Vaksinasi Vaksinasi Covid-19 vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA


StatusAceh - Pemilik akun Twitter @pendakimagelang Chandra Kusuma Farhan akhirnya meminta maaf atas status yang diunggahnya, lantaran mendoakan Aceh terkena tsunami kembali. Chandra mengaku, membuat status itu lantaran marah atas berita kematian anjing di Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh.

"Atas nama pribadi saya menyampaikan permintaan maaf sebesar-besarnya kepada Bapak Gubernur Aceh Nova Iriansyah beserta wakilnya, Kapolda Aceh Bapak (Irjen) Ahmad Haydar, Kepala Polri Bapak Listyo Sigit Prabowo, seluruh rakyat Aceh Nangroe Darussalam, dan seluruh rakyat Sumatra atas tulisan saya di Twitter pada 24 Oktober 2021, dengan mendoakan agar tsunami terjadi lagi di Aceh," kata Chandra sambil membaca kala meminta maaf dalam video yang diterima Republika di Jakarta, Kamis (28/10).

Dengan menyebut Tuhan Yang Mahaesa, Allah SWT, dan Nabi Muhammad SAW, Chandra mengaku, tidak bermaksud membuat ujaran kebencian atau merendahkan suatu provinsi. Dia menyatakan, status tersebut dibuat semata-mata karena kemarahan dan emosi setelah membaca berita anjing mati, usai ditangkap Satpol PP Aceh Singkil.

"Bagi saya itu bentuk kekejaman. Sekali lagi, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada rakyat Aceh Nangroe Darussalam, kepda warga Magelang, dan sebagai tanggung jawab saya, saya bersedia dihukum dengan hukum yang berlaku di Indonesia," kata Chandra.

Berita kematian anjing di Aceh Singkil menjadi sorotan tajam, setelah Satpol PP dianggap menyiksi binatang tersebut. Kasus itu menjadi semakin kencang setelah artis Sherina Munaf membuat status di akun Twitter, mengaitkan kematian anjing dengan wisata halal. Hal itu sontak memicu berbagai kecaman masyarakat terhadap wisata halal di Aceh, hingga ada yang mendoakan agar provinsi paling barat di Indonesia tersebut terkena tsunami. | Republika

 
Meulaboh - Pos Polisi Panton Reu di Gampong Manggi, Kabupaten Aceh Barat, ditembaki orang tak dikenal pada Kamis, 28 Oktober 2021 sekitar pukul 03.15 WIB..

Hal tersebut terkonfirmasi oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Aceh Komisaris Besar Winardy. "Memang benar telah terjadi penembakan," ujar dia saat dikonfirmasi pada Kamis, 28 Oktober 2021.

Winardy mengatakan, pihaknya menemukan beberapa selongsong senjata laras panjang di sekitar pos.

Saat ini, tim masih melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP), sehingga ia belum dapat menuturkan lebih detail mengenai kejadian tersebut atau identitas orang tak dikenal yang menyerang.

"Mengumpulkan barang bukti selongsong dan proyektil peluru yang menempel di dinding pos polisi dan pada satu unit mobil milik warga yang di parkir di sekitar pos," kata Winardy. | Tempo

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.