2021-01-31

Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Baksos Bambang Tri Banda Aceh Banjir Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Carona corona Covid-19 Cuaca Cut Meutia Daerah Dana Bos dayah Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Feature Film Fito FORMATPAS Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan Hindia History Hotel Hukum Humor HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Iran Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa JARI Jawa Timur Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Kisah Inspiratif Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malaysia Malware WannaCry Masjid Migas Milad GAM Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik Mudik Lebaran MUI Musik Muslim Uighur Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli PUSPA Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebgram Selebriti Senator SMMPTN sosial Sosok Sport Status-Papua Sumatera Sunda Empire Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TMMD reguler ke-106 TNI Tokoh Tol Aceh Tsunami Aceh Turki Ulama USA Vaksin MR Vaksinasi Vaksinasi Covid-19 vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA


LHOKSUKON - Polsek Tanah Luas menggalang dana membantu meringankan beban keluarga Dek Aqila Fitriana, bayi berusia 20 bulan yang mengalami gizi buruk, jumat (5/2/2021).

Aqila merupakan bayi dari pasangan Tgk. Amiruddin dan Ummi Deliana, warga kurang mampu yang tinggal di Gampong Ampeh Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara.

Penyakit gizi buruk yang dialami Dek Aqila sudah menahun, bahkan dalam keadaan sakit bayi itu harus minum susu lewat lobang hidung.

Kapolres Aceh Utara AKBP Tri Hadiyanto melalui Kapolsek Tanah Luas Ipda Hendra Jamiswar menyampikan hasil penggalangan dana yang pihaknya kumpulkan dari personel dan sejumlah dermawan lain serta dari klinik mandiri bersama telah diserahkan pada ayah bunda Aqila.

"Ada sejumlah uang tunai dan perlengkapan bayi yang kami serahkan, semoga bisa membantu meringankan beban dari keluarga Aqila," ujar Ipda Hendra.

Ipda Hendra berharap ada dermawan lain yang tergerak hatinya untuk membantu memfasilitasi pengobatan dan menyantuni Dek Aqila sampai sembuh.

"Menurut keterangan dari ibu bayi aqila bahwa bayi aqila didiagnosa memiliki cairan di kepala yang mengakibatkan saraf tenggorokan tidak mampu mengalirkan nutrisi makanan sehingga sampai dengan saat ini bayi aqila membutuhkan selang bantu untuk menyerap nutrisi makanan dan sampai dengan saat ini pula bayi aqila membutuhkan biaya yang cukup besar untuk berobat secara rutin." pungkasnya.


KUALASIMPANG - Tim Forkopimda Aceh Tamiang bersama Pertamina EP Field Rantau menutup lima titik sumur minyak ilegal di Aceh Tamiang, 20 Januari 2021.

Penutupan ditu dilakukan karena sumur minyak ilegal berisiko tinggi bila terus dilakukan eksplorasi secara tradisional.

Kelima titik sumur minyak ilegal ini berada di tengah perkebunan warga di Kampung Bandarkhalifah, Kecamatan Tamiang Hulu.

Field Manager PT Pertamina EP Totok Parafianto mengatakan dalam penertiban ini, petugas turut menyita sejumlah alat-alat perlengkapan tradisional pengeboran.

"Penutupan dilakukan permanen dengan menyemen seluruh lubang sumur, kita berharap masyarakat tidak kembali mengebor sumur-sumur itu," kata Totok, Kamis (4/2/2021).

Totok menjelaskan sebelum menutup seluruh sumur, pihaknya bersama Forkopimda Aceh Tamiang terlebih dahulu meninjau lokasi kegiatan illegal drilling itu.

Ketika itu lokasi pengeboran ilegal sudah kosong, tidak ditemukan para pekerja.

Menurutnya hasil temuan di lokasi telah melanggar Instruksi Bupati Aceh Tamiang dan SKK Migas sehingga seluruh kegiatan di sumur minyak itu harus dihentikan.

"Kami tetap mengawalinya dengan sosialisasi kepada masyarakat atau surat pemberitahuan dari Bupati Aceh Tamiang yang mengingatkan warga agar menghentikan aktivitas ilegal ini," lanjut Totok didampingi LR Pertamina EP Field Rantau, Fandi Prabudi.

Diakuinya sosialisasi ini tidak sepenuhnya dipatuhi warga, di sisi lain tim tidak bisa langsung menutup sumur karena terkendala Covid-19.

"Karena situasi dan kondisi, penutupan baru bisa dilakukan pada 20 Januari," ungkapnya.

Bupati Aceh Tamiang Mursil dalam surat perintahnya Nomor: 542/6182 tanggal 8 Desember 2020 menyampaikan penutupan itu untuk melindungi warga dari ancaman bahaya yang cukup serius.

Dia menegaskan eksplorasi minyak tidak bisa dilakukan sembarangan karena dibutuhkan skil dan keilmuan khusus.

"Bahwa kegiatan tersebut termasuk dalam katagori pekerjaan berisiko tinggi dan berbahaya serta tidak sesuai dengan kaidah-kaidah keselamatan pertambangan. Kita tidak ingin masyarakat kita celaka karena mengerjakannya tidak melalui prosedur yang benar," kata Mursil.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com


LHOKSUKON – Kapolres Aceh Utara AKBP Tri Hadiyanto memberikan reward untuk 23 personel Polres Aceh Utara atas prestasi dan keberhasilan pengungkapan kasus Narkoba dengan barang bukti 15 kg sabu.

Reward berupa plakat, piagam penghargaan dan sejumlah uang tunai itu diserahkan Wakapolres Kompol Edwin Aldro pada saat pelaksaan Apel pagi di halaman Mapolres Aceh Utara, Kamis (4/2/2021).

Dalam sambutannya, Kompol Edwin menyampaikan Prestasi itu merupakan suatu upaya dari kita untuk mencapai satu titik keberhasilan dalam pelaksanaan tugas yang khusunya tugas yang sifatnya beresiko tinggi dan yang berskala besar .

“Bapak kapolres dalam hal ini memberikan reward kepada personel yang telah berhasil melakukan tugas tersebut walaupun dalam hal ini karena Covid-19 penyerahan penghargaan hanay diwakili oleh beberpa orang saja.” Ujar Wakapolres Kompol Edwin Aldro.

Ia menambahkan, Keberhasilan ini merupakan upaya keras, kesungguh-sungguhan didalam pelaksanaan tugas.

“Jadi bukan hanya kebetulan tapi merupakan suatu rangkaian upaya yang dilakukan oleh personel untuk mencapai tugas sehingga menjadi suatu keberhasilan,” pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, pada Senin malam 28 Desember 2020, personel gabungan Polres Aceh Utara melakukan razia dan melakukan penangkapan terhadap dua orang pria yang membawa  15 bungkusan sabu menggunakan mobil Daihatsu Xenia di depan terminal Kota Lhoksukon.

Kemudian pada tahap pengembangan, personel gabungan yang terlibat  mengamankan 5 orang lainnya di Gampong Bluka Teubai, Dewantara, Aceh Utara.

Barang bukti lain yang turut diamankan dan disita adalah sebuah boat nelayan jenis Oskadon. (Nvl)

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.