2020-09-27

Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Baksos Bambang Tri Banda Aceh Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Carona corona Covid-19 Cuaca Cut Meutia Daerah Dana Bos dayah Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Feature Fito FORMATPAS Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan Hindia History Hotel Hukum Humor HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Iran Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa JARI Jawa Timur Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Kisah Inspiratif Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malaysia Malware WannaCry Masjid Migas Milad GAM Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik Mudik Lebaran MUI Musik Muslim Uighur Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli PUSPA Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebriti Senator sosial Sosok Sport Status-Papua Sumatera Sunda Empire Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TMMD reguler ke-106 TNI Tokoh Tsunami Aceh Turki Ulama USA Vaksin MR vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

Salah satu pelaku pencurian dengan pemberatan berhasil ditangkap Polsek Dewantara, bersama sejumlah barang bukti hasil curian dalam rumah warga di Keude Krueng Geukuh.


# TUJUH Pencuri Diamankan, Kapolsek Minta Warga Fungsikan Siskamling.


Krueng Geukuh  : Masyarakat Kecamatan Dewantara Kab. Aceh Utara diminta  kembali mengaktifkan sistem siskamling di setiap gampong, menyusul situasi dan kondisi kasus pencurian dalam rumah kian meningkat dilingkungan umum. 

Hal itu diungkapkan Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto melalui Kapolsek Dewantara AKP Nurmansyah S. A. P,  Jumat (2/10), kepada awak media terkait meningkatnya kasus pencurian dalam rumah di Kecamatan Dewantara. 

Dikatakannya, mengingat jumlah personil Polsek Dewantara yang terbatas harus menjangkau sebanyak 15 desa dengan wilayah tugas teritorial yang begitu luas.

 Maka untuk mengatasi keresahan maraknya pencurian dengan pemberatan dan kekerasan, diperlukan kerjasama dukungan dan peranan masyarakat. 

Sehingga seluruh desa di Kec. Dewantara diminta untuk mengaktifkan atau mengfungsikan Pos Siskamling dan ronda malam. 
Kapolsek Dewantara AKP Nurmansyah S.A P
 
“ Anggota polsek terbatas dan wilayahnya sangat luas. Maka mulai sekarang kami sudah meminta seluruh desa agar mengaktifkan kembali pos Siskamling dan ronda malam. Agar dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi setiap warga. Bahkan dapat mempersempit ruang gerak  pelaku kriminal dan laporkan polisi bila ada kasus pencurian,” pintanya.

Kapolsek menerangkan  selama ini pihaknya telah merespon banyak keluhan masyarakat yang resah dengan aksi pencurian yang semakin hari kian meningkat terjadi dilingkungan yang padat penduduknya. 
Bahkan kasus pencurian terjadi dengan berbagai modus dan tempat yang berbeda dan sasarannya adalah rumah warga yang sedang kelengahan. 

Aksi para pelaku pencurian juga semakin nekad pada waktu siang atau malam hari dengan sasaran rumah yang menyimpan barang berharga seperti Handphone, Laptop, uang dan benda lainnya. 

Untuk mengatasi keluhan tersebut, Polsek Dewantara tidak tinggal diam dan  selalu bekerja keras untuk melakukan pengintaian serta pengejaran terhadap para pelaku pencurian dalam rumah. 

Disebutkannya,  terhitung sejak Januari 2020 hingga sekarang,  pihak Polsek Dewantara berhasil meringkus sebanyak tujuh pelaku pencurian dengan pemberatan yang tertangkap secara terpisah disejumlah lingkungan desa Kec. Dewantara. 

Masing-masingnya, pelaku pencurian dengan pemberatan RF, 16, ditangkap ketika beraksi pada, Selasa (28/1) lalu di Komplek  Perumahan Eka PT. AAF Desa Paloh Lada Kec. Dewantara Kab. Aceh Utara. 

Pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) MAA, 34 beraksi  pada Kamis (1/10) sekira pukul 03.30 Wib di dalam rumah di Desa Uteun Geulinggang Kec. Dewantara Kab. Aceh Utara. 

Pelaku Pencurian dengan pemberatan A,45 beraksi  pada Senin (17/2) sekitar pukul 18.30 Wib di Desa Keude Krueng Geukueh Kec. Dewantara Kab. Aceh Utara.
Pelaku curat, Zr, 29 beraksi pada Kamis (28/5) lalu, pada pukul 16.30 Wib di Komplek Perumahan bekas PT. AAF  Desa Paloh Lada Kec. Dewantara Kab. Aceh Utara. 
Pelaku Curat F, 40 beraksi pada Kamis (4/6) lalu sekira pukul 16.30 Wib di Komplek Perumahan bekas PT. AAF Desa Paloh Lada Kec. Dewantara Kab. Aceh Utara. 
Pelaku curat, Mw  23 ditangkap ketika melakukan aksinya pada Kamis (18/6) lalu , sekira pukul 23.00 Wib di Desa Keude Krueng Geukuh Kec. Dewantara Kab. Aceh Utara. 

Terakhir, pelaku Curat MI 23, ditangkap karena melakukan aksi kriminalnya pada Selasa (29/9) lalu sekira pukul 23.00 Wib di salah satu rumah warga Desa Tambon Baroh Kec. Dewantara. 

Warga juga diimbau agar tidak meninggalkan rumahnya dalam keadan kosong atau jangan lupa mengunci dan menutup rapat pintu dan jendela rumahnya. Bila ada gerakan yang mencurigakan, warga diminta tidak sungkan melaporkannya kepada Polsek Dewantara untuk memberi pengamanan ditempat. (Zn)



,


Aceh Besar-
Pendidik atau di Indonesia lebih dikenal dengan Pengajar, adalah tenaga kependidikan yang berpartisipasi dalam menyelenggarakan pendidikan dengan tugas khusus sebagai profesi pendidik atau disebut juga dengan Guru.

Babinsa Koramil 22 /Simpang Tiga Kodim 0101/BS Serma Darimi melakasanakan Silaturrahmi dengan Dewan Guru SDN Desa Lamkrak Kecamatan Simpang Tiga Kabupaten Aceh Besar, Selasa (30/09/2020).

"Suasana masa pandemi covid 19 tidak membuat para dewan guru untuk tidak melaksanakan kewajiban sebagai tenaga pendidik, serta melaksanakan Protokol Kesehatan (Prokes), para dewan guru tetap hadir dan melaksanakan kewajiban dengan mengoreksi pekerjaan anak didiknya yang diantar wali murid" Pungkas Kepala Sekolah Dra.Yunidar,Spd.

Babinsa Koramil 22/Simpang Tiga Serma Darimi mengharapkan kepada para dewan guru untuk selalu menjalin silaturrahmi dan kerja sama yg baik  dalam hal apapun.

Babinsa Koramil 22/Simpang Tiga  yang bertugas sebagai pembina dan merupakan ujung tombak Koramil dalam pelaksanaan tugas sehari-hari harus dekat dengan masyarakat apalagi dengan para Guru pengajar yang ada di desa binaan.

"Melalui kegiatan Komsos ini Babinsa menyampaikan bahwa untuk para dewan guru jangan lupa memperhatkan Prokes selama masa covid ini dan selalu gunakan masker bila beraktivitas diluar atau ditempat umum," Pungkasnya.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto pimpin apel deklarasi relawan pengawasan dan sosialisasi penanganan Covid-19, Rabu (30/9)dihalaman mapolres setempat.


Lhokseumawe : Faktor situasi dan kondisi penyebaran Covid-19 semakin hari kian meningkat dan mengkhawatirkan, kini Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto, mendeklarasikan pembentukan ratusan relawan Pengawasan dan Sosialisasi  Penanganan Covid-19 di halaman Mapolres Lhokseumawe, Rabu (30/9).

Kegiatan tersebut berlangsung dalam apel deklarasi relawan pengawasan dan sosialisasi  penanganan Covid-19, dan Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto bertindak inspektur upacara. 

Deklarasi relawan pengawasan dan sosialisasi penanganan Covid-19 itu ditandai dengan simbolis pemakaian rompi relawan untuk tiga pemuda dari unsur organisasi yang ada ditengah masyarakat. 
Dalam pengarahannya, kapolres mengatakan situasi dan kondisi perkembangan keadaan pandemik Covid-19 kian hari semakin meningkat jumlah orang yang terpapar, khususnya diwilayah terotorial Polres Lhokseumawe yang mencakup sebagian wilayah Kab. Aceh Utara. 

Sehingga mengingat kondisinya kian mengkhawatirkan, maka pihaknya bersama Pemkab Aceh Utara dan Pemko Lhokseumawe mendeklarasikan relawan pengawasan dan penanganan Covid-19. 
Kapolres menyebutkan terdapat 200 orang lebih yang ikut dideklarasikan sebagai relawan dan berasal dari berbagai unsur yang ada ditengah masyarakat. 

“Mengingat semakin meningkatnya penyebaran Covid-19 yang telah mengganggu kepentingan umum, sosial dan ekonomi masyatakat.  Maka hari ini kita mendeklarasikan pembentukan relawan penanganan Covid-19,” ujarnya. 

Kapolres menerangkan pembentukan relawan tersebut sesuai dengan Inpres no.6 tahun 2020 tentang pendisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan dan pencegahan Covid-19 serta peraturan gubernur Aceh no. 51 tahun 2020 juga peraturan walikota Lhokseumawe no. 24 tahun 2020. 

Meski saat ini Kota Lhokseumawe masih dikatagorikan Zona Orange, namun tanpa menunggu keadaan menjadi darurat maka sejak dini pihaknya perlu mengambil langkah pendisplinan masyarakat agar patuhi protokol kesehatan. 

Karena betapa pentingnya penegakan disiplin masyarakat terhadap protokol kesehatan guna memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19. 

Agar dapat mewujudkan  keinginan tersebut, maka Kapolres berharap keberadaan relawan pengawasan dan penanganan Covid-19 dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk disiplin sesuai protokol kesehatan. 
Disisi lain kapolres juga meminta aparat TNI/Polri dapat menjadi teladan dan contoh bagi masyarakat tentang disiplin sesuai protokol kesehatan. 

“ Tolong juga bagi diri kita sendiri, keluarga kita, lingkungan kita dan masyarakat kita agar disiplin patuhi protokol kesehatan.kita harus jadi ģarda terdepan dengan memakai masker, jaga jarak, dan hindari kerumunan,” pintanya  

Akan tetapi untuk memutuskan mata rantai Covid-19 sangat dibutuhkan kerjasama dengan semua pihak untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat agar disiplin dan patuhi protokol kesehatan. 

Kegiatan itu diakhiri dengan penandatangan bersama diatas papan bertuliskan pendeklarasi relawan pengawasan dan penanganan Covid-19, Rabu (30/9) dihalaman mapolres setempat. (Zn)

,


Aceh besar-
Guna mempererat hubungan kekeluargaan antara Babinsa dan masyarakat binaan, Bertempat di Desa Pulot Kecamatan Leupung Aceh Besar, Serda Musliadi melaksanakan silaturahmi dengan Tim Olahraga desa, Selasa (29/09/2020).

Tidak hanya melakukan pendekatan terhadap perangkat desa atau tokoh-tokoh masyarakat dan tokoh penting lainya saja, tetapi para pemuda juga menjadi sasaran penting binter, dalam rangka menjalin keakraban dengan para pemuda diwilayah binaan.

Tujuan dari kegiatan tersebut untuk mempererat tali silatuhrahmi antara TNI (Babinsa) yang bertugas di kecamatan Leupung dengan pemuda setempat agar dapat terciptanya sinergitas antara TNI-RAKYAT, karena salah satu keberhasilan TNI  adalah ketika TNI Bisa Manunggal dengan Rakyat.

Babinsa juga memberikan motifasi kepada warga bahwa Didalam Tubuh yang Sehat terdapat Jiwa yang Kuat, inilah sebagai pedoman hidup dalam lingkungan keluarga dan bermasyarakat.

Lhoksukon - Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos-P3A) Kabupaten Aceh Utara, menyerahkan bantuan berupa makanan sehat kepada forum anak Gampong Paloh Lada Kecamatan Dewanatara, Aceh Utara, Selasa (29/9/2020).

Pembagian paket makanan sehat tersebut turut hadir Geuchik dan aparatur gampong yang ada di Desa Blang Karieng kecamatan Nisam dan Paloh Lada Kecamatan Dewantara.

Kepala Dinsos-P3A  Kabupaten Aceh Utara Zulkarnaini MPd melalui Kasi Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak, Suryani MSM mengatakan, penyerahan makanan sehat itu dilaksanakan di Meunasah Gampong Palda yang diberikan kepada sejumlah anak yang tergabung dalam forum anak gampong dan juga Forum Aneuk Pase Aceh Utara.

"Mengingat anak-anak masih belajar di rumah, jadi kita dari Dinsos Aceh Utara berinisiatif memberikan paket makanan sehat kepada anak yang ada di Kecamatan Dewantara dan Nisam," katanya.

Suryani berharap, semoga bantuan sosial tersebut bisa bermanfaat bagi anak-anak dan membantu meringankan beban mereka yang saat ini menjalankan aktivitas pendidikan dirumah.

"Anak-anak merupakan generasi bangsa yang harus kita jaga dan lindungi dan jangan ada diskriminasi. Walaupun dalam situasi pandemi kita tetap selalu berinovasi demi Aceh Utara yang lebih baik,"tuturnya.[]


Banda Aceh - Putra mantan pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Aceh Nurdin Ismail alias Din Minimi lulus seleksi menjadi prajurit TNI Angkatan Darat (AD).

"Saya sangat bersyukur, sangat bahagia anak saya yang pertama ini bisa lulus seleksi TNI AD, ini harapan baru bagi saya," kata Din Minimi di Banda Aceh, Sabtu 26 September 2020.

Atas kelulusan putranya itu, Din Minimi menggelar acara syukuran di kediamannya kawasan Lamdom, Banda Aceh. Panglima Kodam (Pangdam) Iskandar Muda Mayor Jenderal TNI Hassanudin turut hadir memenuhi undangannya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan COVID-19.

Putra Din Minimi yang lulus seleksi sekolah calon bintara (Secaba) PK TNI AD tahun 2020 tersebut bernama Rizki Maulana, yakni kelahiran 12 Oktober 2002, anak pertama dari tiga bersaudara, pasangan Din Minimi dan Herlinawati. Rizki telah berada di Rindam Iskandar Muda di Mata Ie Aceh Besar untuk persiapan pendidikan.

Din Minimi merupakan warga Desa Ladang Baro, Kecamatan Julok, Aceh Timur. Dia tercatat sebagai mantan pimpinan KKB di Aceh Timur, yang 28 Desember 2015 lalu menyerahkan diri setelah berdialog dengan Kepala Badan Intelijen Negara Letjen TNI (Purn) Sutiyoso, pada masa itu.

Ia menjelaskan, perjuangan putranya lulus seleksi TNI AD tidak lepas dari peran Sutiyoso dan Danrem 011/Lilawangsa masa itu Mayjen TNI A Daniel Chardin, yang membuka wawasannya tentang menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pada 2013, kata Din, dirinya masih bergeriliya di hutan Aceh Timur dan Aceh Utara. Ia mendapat kesempatan berbicara melalui sambungan selular dengan Danrem 011 Lilawangsa Daniel Chardin, yang kini menjabat sebagai Wadanpussenif Kodiklatad.

Dalam pembicaraan itu, lanjut Din, Danrem 011 Lilawangsa tersebut meminta agar putra pertamanya tersebut menjadi abdi negara, baik sebagai personel Polri atau prajurit TNI.

"Itu disampaikan Pak Daniel saat saya masih di gunung melalui telefon. Bahkan sampai beliau (Daniel, red) juga datang ke rumah saya," kata Din.

Waktu itu, Rizki Maulana masih duduk di bangku kelas dua MTsN Julok Aceh Timur. Kemudian, kata Din, pasca dia dan 120 anggota menyerah, dirinya langsung mempersiapkan putranya itu untuk menjadi seorang abdi negara.

"Dia sendiri (Rizki, red) yang memilih ingin masuk TNI, saya hanya memberi pilihan kepada dia," kata Din.

"Sejak turun gunung itu saya langsung membina dia, mulai dari latihan fisik, kesehatan, mental, ideologinya, saya ajari dia supaya dalam NKRI. Dibantu juga sama teman-teman Koramil," kata Din, lagi.

Selain itu, kata Din, Pangdam IM Mayor Jenderal TNI Hassanudin juga pernah mengarahkan kepada dirinya agar anaknya benar-benar dipersiapkan sebaik mungkin, dengan harapan dapat lulus dalam seleksi Secaba PK TNI AD tahun 2020.

"Kata Panglima waktu itu, apabila anak saya dipersiapkan dengan baik, semua persyaratannya baik, bagus, pasti akan lulus," katanya.

"Kelulusan anak saya ini harapan baru bagi saya, apalagi Panglima mengarahkan anak saya ke arah jalan yang tepat. Anak saya sudah saya serahkan untuk mengabdi kepada negara," tutur Din.

Pangdam IM Mayor Jenderal TNI Hassanudin mengatakan bahwa Din Minimi telah mempersiapkan putranya itu dengan baik, sehingga berhasil lulus dalam seleksi Secaba PK TNI AD tahun 2020. | Tempo

,

Aceh Besar-
Dimasa pandemi covid-19 seperti saat ini selaku babinsa tetap selalu melakukan kegiatan komunikasi sosial (komsos) guna untuk menjaga tali silahturahmi agar tetap selau terjaga.

Seperti yang dillakukan oleh Babinsa Koramil 18/Ingin Jaya Kodim 0101/BS Serda Hendro Sutikno melaksanakan Komsos bersama warga binaan di Desa Cot Gud Mukim Lampreh Lamjampok Kecamtan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar.

Kegiatan Komsos selain untuk menjaga silahtuhrahmi agar tetap terjalin keharmonisan dengan masyarakat, juga sebagai tempat bertukar informasi tentang situasi dan kondisi yang ada di wilayah binaan.

Dalam kesempatan tersebut Serda Hendro Sutikno juga menyampaikan himbauan dan mengingatkan kepada warga binaan agar selalu mengikuti  Protokol Kesehatan (Prkokes) yang sudah ditetapkan oleh pemerintah dengan cara selalu mengunakan masker pada saat berada diluar rumah serta menghindari kerumunan ataupun keramaian dengan cara menjaga jarak serta melakukan cuci tangan dengan sabun pada air yang mengalir setelah melakukan aktifitas apapun bentuknya.

“Himbauan tersebut bertujuan untuk menginggatkan warga agar selalu patuh dan taat pada aturan yang berlaku guna terhindar dari penularan covid-19 tersebut”, Imbuhnya.
loading...

Contact form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.