Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Bambang Tri Banda Aceh Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Carona Cuaca Cut Meutia Daerah Dana Bos Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Feature Fito FORMATPAS Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan History Hotel Hukum HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Iran Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa JARI Jawa Timur Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Kisah Inspiratif Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malware WannaCry Masjid Milad GAM Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik MUI Musik Muslim Uighur Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebriti Senator Sosok Sport Status-Papua Sumatera Sunda Empire Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TMMD reguler ke-106 TNI Tokoh Tsunami Aceh Ulama USA Vaksin MR vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

Polisi syariat menggerebek toko sembako yang diketahui menjual nasi bungkus dengan modus rokok, Jumat 24 Juni 2016 (Foto: Agus Setyadi/detikcom)
Banda Aceh - Polisi Syariat Kota Banda Aceh menggerebek sebuah toko sembako di Jalan Panglima Polem karena ketahuan menjual nasi bungkus pada siang hari. Modusnya, pelanggan harus membeli rokok terlebih dulu satu bungkus sebagai kode untuk mendapatkan nasi.

Pantauan detikcom, sejumlah petugas polisi syariat datang ke toko yang menjual segala jenis barang sekitar pukul 11.30 WIB, Jumat (24/6/2016). Setelah digerebek, petugas menemukan lima bungkus nasi yang ditaruh di bawah meja rokok. Satu bungkus nasi terlihat sudah diikat dengan satu bungkus rokok.

Petugas juga sempat memeriksa hingga ke belakang toko. Tapi tidak ditemukan barang-barang lain yang dilarang dijual selama Ramadan. Barang bukti yang disita dari toko tersebut yaitu lima bungkus nasi, satu bungkus rokok, dan lima tape.

Kepala Seksi Penegakan Peraturan Undang-undang dan Syariat Islam, Polisi Syariat Kota Banda Aceh, Evendi A Latif, mengatakan, petugas polisi syariat sudah seminggu mendapat laporan terkait toko tersebut menjual nasi secara sembunyi-sembunyi. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas yang menyamar, baru hari ini turun tim untuk menggerebek.

"Mereka menjual nasi dengan modus beli rokok dulu baru dikasih nasi," kata Evendi kepada wartawan di lokasi.

Berdasarkan pengakuan penjaga toko ke petugas, nasi yang mereka jual merupakan titipan dari orang lain. Menurut Evendi, pihaknya akan membina pemilik toko agar tidak berjualan nasi dan kue basah lagi selama bulan puasa. KTP salah satu pekerja dan barang bukti selanjutnya dibawa ke kantor polisi syariat.

"Mereka kita minta datang ke kantor nanti jam empat sore untuk mengambil KTP dan kita bina. Tape yang kita amankan nanti akan kita kembalikan sedangkan nasi tidak kita kembalikan lagi," jelasnya.(Detik.com)
loading...
Label: ,

Post a Comment

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.