2021

Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Baksos Bambang Tri Banda Aceh Banjir Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Carona corona Covid-19 Cuaca Cut Meutia Daerah Dana Bos dayah Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Feature Film Fito FORMATPAS Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan Hindia History Hotel Hukum Humor HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Iran Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa JARI Jawa Timur Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Kisah Inspiratif Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malaysia Malware WannaCry Masjid Migas Milad GAM Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik Mudik Lebaran MUI Musik Muslim Uighur Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli PUSPA Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebriti Senator sosial Sosok Sport Status-Papua Sumatera Sunda Empire Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TMMD reguler ke-106 TNI Tokoh Tsunami Aceh Turki Ulama USA Vaksin MR Vaksinasi Covid-19 vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

 

Tersangka oknum polisi dari Polsek Kalideres, Polres Jakarta Barat, pelaku pembunuhan

Jakarta - Seorang oknum polisi dari Polsek Kalideres, Polres Jakarta Barat, diduga kuat telah melakukan pembunuhan terhadap 1 orang anggota TNI dan 2 warga sipil, pada Kamis subuh, 25 Februari 2021. Peristiwa mengenaskan itu terjadi sekitar pukul 05.10 di Cafe RM Jl. Outer Ring Road RT. 04/06 Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat. Ketiga korban meninggal di tempat akibat tembakan dari senjata api yang dilakukan oleh oknum polisi berinisial CS berpangkat Brigadir Polisi.

"Penembakan dilakukan oleh anggota Polsek Kalideres terhadap 3 orang, satu diantaranya anggota TNI," ungkap Kapten Inf Lukman Hakim, Dansat Intel kodim Jakarta Barat.

Ketiga korban meninggal adalah Martinus Rizky Kardo Sinurat, anggota TNI berpangkat Pratu; Feri Saut Simanjuntak, waiter Cafe RM; dan Manik, kasir Cafe RM. Selain korban meninggal, warga sipil lainnya yang jadi sasaran kebrutalan polisi Kalideres itu adalah Manajer Cafe RM bernama Hutapea yang mengalami luka serius.

Informasi yang berhasil dihimpun di TKP, kejadian bermula saat pelaku, oknum polisi Cardo Siahaan dari Polsek Kalideres, datang ke lokasi sekira jam 02.00 WIB bersama temannya bernama Pegi, dan langsung memesan minuman. Menjelang subuh, saat kafe hendak tutup dan pelanggan lain sudah membubarkan diri, staf Cafe RM, Feri dan Manik, melakukan penagihan bill pembayaran minuman kepada Cardo Siahaan sebesar Rp.3.335.000,- namun pelaku tidak mau membayar.

Sejurus kemudian, korban Martinus Rizky Kardo Sinurat selaku keamanan menegur pelaku dan terjadi cekcok mulut. Tiba-tiba pelaku mengeluarkan senjata api dan ditembakkan kepada ketiga korban secara bergantian.

Selanjutnya, pelaku bergegas keluar kafe sambil menenteng senjata api di tangan kanannya. Dia kemudian dijemput temannya dan pergi menggunakan mobil.

Kini pelaku sudah diamankan di Propam Polda Metro Jaya. Publik mengharapkan agar oknum polisi Cardo Siahaan yang bermental brutal dan cenderung psikopat itu dapat diproses sesuai hukum yang berlaku, dengan minimal sanksi hukuman mati.

"Oknum polisi ini sangat berbahaya, bunuh 3 orang sekaligus seperti bunuh ayam saja, terlihat tanpa ekspresi sama sekali. Itu indikasi dia mengidap kelainan jiwa alias psikopat. Rakyat selama ini menggaji oknum polisi psikopat? Gila benar. Harus dihukum seberat-beratnya, hukuman mati cocok untuk oknum brutal seperti ini yaa," kata Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke. (*)


BANDA ACEH- Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengurus Daerah Aceh, mengecam tindakan arogansi yang dilakukan oleh salah seorang oknum yang mengaku dari Mapolda Aceh.

Pasalnya kejadian ini bermula, pada Jumat (19/02) dalam acara launching buku Karyanya Winta Widodo, yakni istri dari Kapolda Aceh, di Museum Tsunami.

"Saya menegur dia karena mic kameranya masuk kedalam frame kamera saya, tapi pelaku yang arogan malah menepuk kamera saya," kata Fadli Batubara, korban dari tindakan arogansi.

Penasaran akan hal itu, Fadli, Kontributor TV One, Banda Aceh, memanggil pelaku usai wawancara untuk menanyai pekerjaannya, namun pelaku justru memaki dan mengatakan dari Polda Aceh.

"Dia pegang kerah baju saya dan bilang dari Polda Aceh, kemudian AKP Sandi melerai kami," terang Fadli.

Senada, saksi yang berada dilokasi, Taufan mengatakan, kejadian arogansi tersebut terjadi saat proses wawancara terjadi, terdengar cek cok antara keduanya, sehingga sempat menggangu proses wawancara.

"ketika wawancara terdengar mereka saling bisik, hingga kamera saya ikut goyang juga, dan pelaku itu dari awal memang suka masuk dalam frame kamera, kerap mendahului, dan selesai wawancara mereka malah sempat bersitegang juga, sehingga langsung dilerai kawan-kawan," Jelas Taufan, Kontributor Inews TV.

Karena kejadian tersebut, Ketua IJTI Pengda Aceh, Munir Noer, mengatakan kecamannya terhadap pelaku arogansi yang mengaku dari Kepolisian Daerah Aceh, dimana seharusnya Polisi dan wartawan dapat bermitra dengan baik, tapi malah bersikap sebaliknya.

"Saya mengecam kejadian ini, pelaku harus meminta maaf kepada korban secara institusi Kepolisian, kita tidak akan berhenti sampai disini," kata Munir Noer.

Selanjutnya Munir, wartawan memiliki hak untuk mendapatkan informasu yang layak diketahui oleh publik, tentunya dengan kode etik jurnalistik, jadi bila ada yang menghalangi, maka kami tidak akan tinggal diam.

"Kita tidak tutup mata dan tidak diam dengan kejadian ini, pelaku harus meminta maaf kepada korban, dan polisi juga harus memastikan kepada anggotanya agar kejadian serupa tidak berulang," jelas Munir Noer, Ketua IJTI Pengda Aceh.

Untuk diketahui, dalam UU Pers Nomor 40 tahun 1999 dijelaskan bahwa bagi siapa saja yang melakukan kekerasan dan menghalangi wartawan dalam melaksanakan tugas peliputannya, maka pelaku dapat dikenakan hukuman selama 2 tahun penjara dan dikenakan denda paling banyak sebesar Rp 500 juta rupiah.

Dalam pasal 4 undang-undang pers menjamin kemerdekaan pers, dan pers nasional memiliki hak mencari, memperoleh dan menyebar luaskan gagasan dan informasi.(RED/RLS)


Banda Aceh
- Sepuluh karangan bunga berisi sindiran Aceh jadi provinsi termiskin di Sumatera terpasang di jalan depan Kantor Gubernur Aceh. Koordinator Masyarakat Pengawal Otsus (MPO) Aceh Syakya Meirizal menyebut papan bunga itu sebagai bentuk kritik sosial.

"Ini inisiatif saya, tetapi saya meminta kawan-kawan yang punya kesepahaman untuk menyumbang papan bunga. Ada yang sumbang satu papan bunga, ada yang sumbang dua papan bunga," kata Syakya kepada wartawan, Rabu (17/2/2021).

Syakya menyebut, pihaknya sengaja mengirim karangan bunga karena tidak dapat menyampaikan aspirasi lewat demo. Menurutnya, penyumbang papan bunga tersebut sepakat ada masalah besar dalam tata kelola Pemerintah Aceh.

"Terutama penggunaan anggaran untuk penanggulangan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi," jelas Syakya.

"Hari ini, kita ingin kritik sosial kepada jajaran Pemerintah Aceh, terutama Gubernur Aceh sebagai pengambil kebijakan dalam wujud papan bunga ini," sambungnya.

Menurutnya, selama pandemi COVID-19 Pemerintah Aceh mengalihkan dana Rp 1,5 triliun yang diperuntukkan untuk bantuan sosial masyarakat terdampak Corona. Anggaran itu bersumber dari APBA 2020.

"Tetapi, anggaran yang sudah ditetapkan Gubernur Aceh, tidak dicairkan, dibuat menjadi silpa. Seandainya angggaran itu dicairkan, mungkin angka kemiskinan di Aceh tidak akan terdongkrak terlalu tinggi," sebutnya.

Sebelumnya, sepuluh papan bunga berisi sindiran Aceh jadi provinsi termiskin di Sumatera terpasang di depan kantor Gubernur Aceh. Keberadaan papan bunga itu menarik perhatian warga.

Pantauan detikcom, papan bunga berbagai tulisan itu terpasang berjejer di jalan di depan Gubernur Aceh, di Banda Aceh, Rabu (17/2/2021). Beberapa papan bunga bertulisan 'Selamat Sukses Kepada Pemerintah Aceh Atas Prestasi Provinsi Termiskin se-Sumatera'. Di bawahnya tertera pengirim 'rakyat Aceh'.

Selain itu, ada yang bertulisan 'Selamat Sukses Kepada Gubernur Aceh Yang Telah Berhasil Merebut Kembali Juara Termiskin se-Sumatera'. Di papan bunga lain tertulis 'Terima Kasih Pak Gubernur Telah Mempersembahkan Juara 1 Termiskin se-Sumatera' dan pengirimnya tertulis 'Mantan Penjilat'.

Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh mencatat penduduk miskin di Tanah Rencong meningkat 19 ribu orang pada September 2020. Secara persentase, angka kemiskinan di Serambi Mekah sebesar 15,43% atau tertinggi di Sumatera.

"September 2019 tahun lalu sebelum terdampak COVID-19, kemiskinan Aceh sebesar 15,01%, kemudian turun pada Maret 2020 (menjadi) sebesar 14,99%, dan September 2020 dengan adanya pandemi COVID-19 tidak hanya di Aceh tapi juga nasional, kemiskinan Aceh meningkat menjadi 15,43%," kata Kepala BPS Aceh Ihsanurrijal dalam konferensi pers virtual, Senin (15/2).

Bila dilihat dari persentase penduduk miskin menurut provinsi di Pulau Sumatera, Aceh menduduki peringkat pertama. Angka kemiskinan Aceh 15,43%, diikuti Bengkulu 15,30% dan Sumatera Selatan 12,98%.| Detik.com


Jakarta – Beberapa hari ini beredar surat dari Dewan Pers yang ditujukan bagi organisasi pers underbow lembaga tersebut. Surat edaran yang dikeluarkan Dewan Pers sehari sebelum perayaan hari raya imlek itu menyatakan bahwa salah satu syarat peserta vaksinasi adalah wartawan yang medianya terverifikasi Dewan Pers [1].

Surat edaran itu mengundang berbagai respon dan tanggapan beragam dari berbagai pihak. “Saya tidak ikutan divaksin karena organisasi saya tidak ada dalam daftar.” Demikian kata Usman dalam percakapan WhatsApp Grup khusus wartawan, yang medianya mungkin belum terdaftar di dewan pers. “Sama, saya juga,” timpal rekan wartawan dari media online lainnya di group itu.

Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke, menanggapi santai tentang surat edaran Dewan Pers ini. Namun demikian, seperti biasa, tokoh pers nasional yang dikenal gigih memperjuangkan nasib para wartawan Indonesia itu tetap menyertakan sentilan pedas bagi Dewan Pers. “Anda semua sudah tahulah, lembaga Dewan Pers itu konyol bin tolol. Sejak kapan virus corona memilih-milih wartawan terverivikasi atau belum terverivikasi lembaga sontoloyo itu untuk diinveksi, haha” kata alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu terkekeh, Sabtu, 13 Februari 2021.

Sebagaimana diketahui, dalam edaran bertajuk ‘Vaksinasi Covid-19 untuk Wartawan’, Dewan Pers menetapkan syarat bagi 5.000 wartawan yang bisa mendaftar sebagai peserta vaksinasi Covid-19 tahap pertama, sebagai berikut:
1. Media/wartawan yang berkantor redaksi atau beroperasi di Jakarta Raya, termasuk wartawan media luar Jakarta/luar negeri yang liputannya di Jakarta Raya.
2. Perusahaan pers/medianya minimal terverifikasi administratif oleh Dewan Pers atau wartawan bersangkutan telah memiliki sertifikat kompetensi wartawan atau mendapatkan rekomendasi dari organisasi wartawan.
3. Diutamakan wartawan lapangan dalam arti luas, yakni wartawan yang sehari‐hari bertugas di lapangan peliputan atau berinteraksi dengan orang luar dalam durasi cukup lama (min 15 menit).
4. Calon penerima vaksin wajib mengisi google form yang telah tersedia.
5. Deadline pengisian dan pengumpulan form data oleh calon ialah Selasa, 16 Februari 2021 pukul 24.00 WIB. [2]

“Bagi saya, tidak divaksin juga tidak ada masalah. Selama ini saya patuhi protokol kesehatan, bermasker, cuci tangan, hidup bersih, teratur, makan bergizi, lebih banyak diam dan bekerja di rumah, dan lain-lain. Beberapa kali ikut test Covid-19, termasuk test antigen berbiaya Rp. 230 ribu akhir Januari lalu, alhamdulillah puji Tuhan, saya dinyatakan negatif dari terinveksi virus tersebut,” ungkap Wilson lebih lanjut.

Sebenarnya, sambung lulusan pasca sarjana bidang Global Ethics dari Birmingham University, Inggris itu, mungkin pihaknyalah dari kalangan pers yang pertama menyampaikan usulan agar wartawan menjadi kelompok warga yang diprioritaskan menerima vaksinasi setelah para tenaga kesehatan. “Usulan tersebut saya sampaikan kepada Danrem 052/Wijayakrama Tangerang, saat acara Silahturahmi Danrem dengan Insan Media, awal Desember 2020 lalu [3]. Kemudian disusul oleh pernyataan Ketua MPR Bambang Soesatyo pada paroh akhir Januari 2021 kemarin agar wartawan dimasukkan ke dalam kelompok yang perlu diprioritaskan mendapat vaksinasi [4]. Usulan itu selanjutnya direspon Presiden Jokowi memasukkan wartawan dalam kelompok warga yang diprioritaskan divaksin. Oleh karena itu, saya secara pribadi merasa senang karena kesehatan kawan-kawan wartawan mendapatkan perhatian dari Pemerintah,” beber Wilson.

Namun sangat disayangkan, ketika program vaksinasi Covid-19 bagi wartawan ini dipercayakan kepada lembaga ‘pro-diskriminasi’, seperti Dewan Pers itu, akhirnya tujuan pemerintah untuk mewujudkan Indonesia bebas Covid-19 akan terhambat. “Tujuan vaksinasi ini adalah untuk mencapai kondisi herd immunity masyarakat yang hanya dapat dicapai jika 70 persen warga memiliki kekebalan tubuh dan kesehatan yang prima dalam melawan virus berbahaya tersebut. Artinya, persyaratan untuk mendapatkan vaksinasi harus dikaitkan dengan tujuan vaksinasi, yang kesemuanya itu terkait dengan kesehatan dan imunitas masyarakat. Jadi, syarat peserta vaksinasi bagi wartawan harus terverifikasi Dewan Pers itu adalah sebuah kebodohan akut,” tegas Wilson yang juga menyelesaikan program pendidikan pasca sarjananya di bidang Applied Ethics di Utrecht University, Belanda, dan Linkoping University, Swedia, ini.

Terkait dengan kebijakan diskriminatif Dewan Pers dalam implementasi program vaksinasi yang dibiayai dengan uang rakyat itu, Wilson menghimbau rekan-rekan pekerja media yang tereliminasi dan teralienasi untuk tidak berkecil hati. Bagaimanapun pahitnya aturan yang diterapkan oleh Dewan Pers terhadap kalangan pers di negeri ini, yakinilah bahwa itulah yang terbaik dari segala pilihan kebijakan buruk yang dimiliki lembaga itu.

“Saya menghimbau agar teman-teman wartawan dan pewarta warga, janganlah bersedih dan berkecil hati. Mungkin hanya selevel itulah kualitas pikir dan nurani para pemangku jabatan di Dewan Pers, dan sangat mungkin itulah yang terbaik dari semua pilihan buruk yang dipunyai lembaga tersebut. Kita ucapkan selamat kepada kelompok wartawan yang masuk kriteria terverivikasi Dewan Pers, kalian memang sedang jadi incaran untuk dihinggapi Covid-19!” tutup pria yang mengaku mempertahankan kondisi kesehatannya dengan mengkonsumsi Madu Hutan Baduy setiap hari ini. (APL/Red)

Catatan:

[1] Wartawan Penerima Vaksin Harus Terverifikasi di Dewan Pers; https://m.mediaindonesia.com/infografis/detail_infografis/383832-wartawan-penerima-vaksin-harus-terverifikasi-di-dewan-pers

[2] Baca Surat Edaran Dewan Pers, Nomor: 140/DP/K/II/2021, tertanggal 11 Februari 2021, perihal Vaksinasi Covid-19 untuk Wartawan, yang ditujukan kepada 11 pimpinan organisasi pers kaki tangan dewan pers.

[3] Ketum PPWI Berikan Sambutan pada Silahturahmi Danrem 052/Wijayakrama dengan Insan Media; https://pewarta-indonesia.com/2020/12/ketum-ppwi-berikan-sambutan-pada-silahturahmi-danrem-052-wijayakrama-dengan-insan-media/

[4] Ketua MPR RI Dorong Prioritas Vaksinasi COVID-19 untuk Wartawan; https://news.detik.com/berita/d-5339655/ketua-mpr-ri-dorong-prioritas-vaksinasi-covid-19-untuk-wartawan

Lhoksukon - Rumah Sakit Prima Inti Medika PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) menggelar vaksinasi Covid-19 jenis Sinovac khusus tenaga kesehatan untuk tahap perdana di rumah sakit setempat, Rabu (10/2/2021).

Vice President Humas PT PIM, Nasrun mengatakan, Vaksinasi tersebut dilaksanakan sesuai dengan penetapan pemerintah melalui dinas kesehatan Provinsi Aceh. Jumlah tenaga kesehatan yang di vaksin tahap perdana sebanyak 90 orang. Kemudian tahap kedua akan dilaksanakan 14 hari kedepan.

"Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, untuk hari ini 45 orang tenaga kesehatan RS PIM dan Puskesmas Dewantara, besok juga 45, dan diharapkan datang semua untuk mensukseskan vaksinasi ini," katanya.

Menurutnya, yang divaksin hari ini khusus tenaga medis yang sudah terdaftar di dinas kesehatan Kabupaten Aceh Utara dan Provinsi Aceh. Kedepan RS Prima Inti Medika ini juga akan melayani masyarakat yang ingin melakukan vaksinasi.
Direktur Rumah Sakit Prima Inti Medika, dr Muhammad Ahsan sedang di suntik vaksin sinovac.

"Untuk karyawan PIM sendiri kita menunggu perintah dari Kementerian BUMN melalui Pupuk Indonesia selaku pemegang saham di pusat. Kita harapkan dengan vaksinasi ini kita semua terbebas dari covid-19," tutur Nasrun.

Direktur Rumah Sakit Prima Inti Medika, dr Muhammad Ahsan sedang di suntik vaksin sinovac.

Sementara Direktur Rumah Sakit Prima Inti Medika, dr Muhammad Ahsan menyebutkan semua tenaga kesehatan yang ada di RS setempat akan divaksinasi. Tahap pertama pihaknya mendapat 90 Vaksin dari Dinas Kesehatan Aceh, kegiatan tersebut dibagi selama dua hari.

"Tenaga kesehatan, tenaga penunjang itu kita prioritaskan, nanti dilakukan screening terlebih dahulu sebelum divaksin, setelah itu nanti kita lihat apakah layak menerima atau ada kontraindikasi untuk di vaksin," ungkapnya.

Ahsan menjelaskan, sebelum di vaksin, pihaknya menyediakan empat lokasi pelayanan, dari pendaftaran, screening, hingga proses vaksinasi. Namun jika di screening ada kontraindikasi pemberian maka akan diberikan kepada orang lain, dan yang indikasi tersebut akan ditulis di catatan bahwa ada kontraindikasi pemberian.

"Kontraindikasi itu banyak macam, ada penyakit yang sudah lama, ada yang sedang hamil, menyusui, dan pernah kena Covid yang belum melewati tiga bulan,"jelasnya.

Tambahnya, untuk tahap perdana ini, dirinya orang yang pertama divaksin. Dia menyebutkan setelah di vaksin tidak terasa apa-apa, dan sejauh ini belum ada tenaga kesehatan yang menolak.

"Kalau yang menolak tidak ada, karena inikan upaya kita untuk mendukung program pemerintah, terus upaya kita membantu memulihkan atau memutus mata rantai Covid-19. Tentu saja kita membantu, sebagai rumah sakit bagian dari BUMN yang melakukan skrining Covid yang cukup ketat, tentunya kita mendukung seratus persen upaya untuk melakukan vaksinasi ini," tambah Ahsan.[Lap: Tami]


Banda Aceh - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Aceh bersama Stasiun Pertanian Kelas I Banda Aceh memusnahkan puluhan ekor ayam selundupan dari Thailand senilai Rp 2 miliar. Pemusnahan dilakukan dengan cara suntik mati lalu membakarnya.

Ayam-ayam dengan harga berkisar Rp 20-50 juta per ekor tersebut dimusnahkan karena positif terjangkit virus flu burung. Pemusnahan dilakukan di Instalasi Karantina Pertanian Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Banda Aceh di Blangbintang, Aceh Besar, Selasa 9 Februari 2021.
poster

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Aceh Safuadi mengatakan seluruhnya ada 89 ekor ayam yang disuntik mati. Ayam-ayam itu berasal dari penyitaan yang dilakukan dari sebuah kapal tanpa nama ataupun bendera di perairan ujung Kabupaten Aceh Tamiang.

"Dari penindakan tersebut turut diamankan tiga tersangka, seorang di antaranya adalah residivis. Ketiga tersangka ditahan penyidik bea cukai," kata Safuadi.

Safuadi mengatakan pemusnahan puluhan ekor ayam mahal tersebut untuk melindungi unggas lokal dan juga kesehatan masyarakat. Sebab, dia menambahkan, ayam-ayam selundupkan tersebut terjangkit virus flu burung yang bisa menular ke manusia.

"Jika menular, biaya penanganannya lebih mahal. Karena itu, menjadi tugas bea cukai sebagai protector," kata Safuadi.

Tindakan pemusnahan juga ditujukan sebagai edukasi kepada masyarakat untuk tidak memelihara binatang yang terjangkit penyakit. Jika berasal dari luar negeri, harus melalui pemeriksaan kantor karantina.

Selain puluhan ekor ayam, kata Safuadi, juga ada tiga ekor kura-kura kuning. Kura-kura tersebut tidak dimusnahkan karena hasil pemeriksaan tidak membawa virus.

Nantinya, kura-kura korban penyelundupan tersebut diserahkan ke lembaga khusus yang menangani satwa seperti BKSDA atau Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala.

"Sebab, kura-kura tersebut bukan hewan asli Aceh. Kura-kura ini sifatnya invasif yang bisa merusak ekosistem di Aceh," kata Safuadi.

Kepala Stasiun Karantina Kelas I Banda Aceh Ibrahim membenarkan temuan virus flu burung pada ayam-ayam itu. Dia menegaskan, pemusnahan sesegera mungkin. "Ada dua ayam di instalasi kami mati setelah tertular virus dari ayam tersebut," kata Ibrahim. | tempo


Jakarta -
Polda Aceh berkirim surat kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian untuk memeriksa 16 Anggota DPRA terkait penyelidikan dugaan korupsi beasiswa dengan anggaran Rp 22,3 miliar Tahun Anggaran 2017.

"Surat permintaan izin pemeriksaan sudah kami sampaikan kepada mendagri. Namun, sampai kini surat izinnya belum turun," kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy di Banda Aceh, Selasa (9/2).

Pemeriksaan terhadap 16 Anggota DPRA tersebut untuk melengkapi berkas perkara penyelidikan. Sebab, hingga kini penyidik Polda Aceh masih mendalami kasus dugaan korupsi beasiswa tersebut.

"Kasus dugaan korupsi beasiswa ini masih proses penyelidikan. Banyak saksi yang sudah diperiksa, termasuk mantan Anggota DPRA. Sedangkan anggota dewan yang masih aktif, pemeriksaannya menunggu izin mendagri," jelas Kombes Winardy.

Terkait indikasi kerugian negara dalam kasus tersebut, penyidik Polda Aceh sudah menyerahkan proses auditnya kepada tim dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Aceh. Menurut Winardy, penyidik Polda Aceh juga telah memaparkan kronologis kasus tersebut kepada pihak BPKP.

"BPKP juga sudah menunjuk tim mengaudit kerugian negara dalam kasus beasiswa tersebut. Penyidik masih menyuplai bukti-bukti kepada tim audit BPKP," beber Winardy. Kapolda Aceh Irjen Pol Wahyu Widada sebelumnya memastikan kasus dugaan korupsi beasiswa yang bersumber dari anggaran Pemerintah Aceh senilai Rp 22,3 miliar itu bakal diusut tuntas.

"Penanganan kasus dugaan korupsi beasiswa ini masih dalam penyelidikan. Pengusutan kasus ini terus berjalan hingga tuntas," tegas Irjen Wahyu.

Sebelumnya, lembaga swadaya masyarakat Gerakan Antikorupsi (GeRAK) Aceh melaporkan indikasi korupsi penyaluran beasiswa bantuan pendidikan Pemerintah Aceh Tahun Anggaran 2017. Hasil temuan Inspektorat Aceh menyebutkan beasiswa tersebut berasal dari usulan 24 Anggota DPR Aceh. Jumlah penerima mencapai 938 mahasiswa, terdiri 825 penerima usulan Anggota DPR Aceh dan 86 orang permohonan secara mandiri.(antara/jpnn)


Jambi - Tim gabungan Polda Jambi TNI/Polri dan jajaran sepertinya tidak main-main terus melakukan upaya persuasif dalam mencegah rusaknya lingkungan dampak dari Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Sarolangun.

Pasalnya, setelah 13 alat berat excavator di Lubuk Bedorong, Kecamatan Limun Sarolangun, kini (8/2/2021) menyusul lagi sebanyak 34 alat berat kembali digiring oleh Tim Gabungan Polda Jambi keluar dari lokasi PETI.

Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Mulia Prianto mengakui, keluarnya alat berat merupakan hasil dari kesepakatan antara pihak kepolisian dengan Pemilik dan penanggung jawab alat berat yang bekerja di lokasi PETI Hutan APL.

"Kemarin, di Loby Hotel Golden telah dilaksanakan penggalangan antara pemilik alat dengan Kasubdit Ekonomi Ditintelkam Polda Jambi Akbp Andi M. Ichsan dan Kasat Intelkam Polres Sarolangun Iptu Jabidi, beserta anggota," katanya, Minggu (6/2/2021).

Menurut Kombes Pol Mulia, kemarin minggu (7/2/2021) alat sudah keluar 23 dari Sungai Batang Limun dan sekarang sudah berada dirumah masing-masing warga. “Hari ini keluar 11 unit dengan rincian 6 melalui desa Panca karya dan 5 melalui Kecamatan Batang asai.

Rencana pengeluaran alat berat yang semula akan dikeluarkan serentak hari Minggu (7/2/2021), tapi dibagi 2 hari yakni minggu dan senin (8/2/2021). "Karena alat berat kurang lebih 11 Unit dilokasi PETI Hutan APL bisa sampai diluar Desa Lubuk Bedorong pada hari tersebut, dikarenakan butuh 2 hari untuk keluar dari lokasi," terangnya.(Red/Rls)


Jakarta – Duta Besar Kerajaan Maroko untuk Indonesia, Mr. Ouadia Benabdellah, berkenan menganugerahkan sertifikat penghargaan kepada 218 media massa se-Indonesia atas partisipasi dan kerjasama dalam pemberitaan yang dilakukan selama ini, khususnya memberitakan tentang pengakuan Amerika Serikat terhadap kedaulatan Kerajaan Maroko atas wilayah Sahara Barat. 

Acara penganugerahan penghargaan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 7 Februari 2021, bertempat di Kantor Kedutaan Besar Kerajaan Maroko, Jl. Denpasar Raya No. 1, Kuningan, Jakarta Selatan, DKI Jakarta.

Hadir pada acara pemberian penghargaan itu, Dubes Mr. Ouadia Benabdellah, Wakil Dubes Mr. Mounir Belayachi, bersama beberapa diplomat dan staf Kedubes Maroko. Selain itu, terlihat hadir Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, yang juga menjabat sebagai Presiden Persaudaraan Indonesia Sahara Maroko (Persisma).

Sementara itu, perwakilan media yang hadir dalam acara yang ditayangkan secara live di aplikasi zoom meeting itu adalah Mentreng.Com dari Tanah Datar, Sumatera Barat; Anekafakta.Com dari Jakarta; SuaraKPK.Com dari Salatiga, Jawa Tengah; Deteksionline.Com dari Pangkalpinang, Bangka Belitung; Infoindonesianews.Com dari Luwu Timur, Sulawesi Selatan; Persisma.Org dan Pewarta-Indonesia.Com dari Jakarta. Pimpinan media-media tersebut hadir di Kedubes Maroko untuk menerima secara langsung penghargaannya dari Dubes Ouadia Benabdellah.

Dalam sambutannya, Ouadia Benabdellah menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaannya yang tinggi kepada PPWI dan seluruh jajaran pengelola media di Indonesia yang telah membantu menyebarluaskan informasi dari Pemerintah dan rakyat Maroko ke segala lapisan masyarakat Indonesia. “On behalf of all my staffs and the Government of the Kingdom of Morocco, I thank you so much to your kind participation to publish information from my office. I am really proud of PPWI and all media that cooperate with the Embassy of the Kingdom of Morocco here in Jakarta,” sebut Dubes Ouadia Benabdellah.

Pada sambutannya itu, Dubes juga berharap semoga kerjasama Kedubes dengan media-media di Indonesia akan semakin kuat di masa depan, terutama dalam rangka membangun hubungan yang semakin baik antara masyarakat kedua bangsa, Maroko dan Indonesia. Dubes juga menyampaikan bahwa pihaknya merencakan untuk mengadakan event-event bersama media minmal satu kali setahun di masa mendatang. “I hope we can arrange such event once a year,” katanya yang disambut tepuk tangan meriah dari peserta yang hadir.

Ketum PPWI Wilson Lalengke, dalam pengantarnya di awal acara ini menyampaikan ucapan terima kasih atas perkenan Dubes Maroko memberikan apresiasi dan penghargaan kepada media-media di Indonesia. Wilson juga menjelaskan bahwa event pemberian penghargaan kali ini adalah yang kedua, setelah pada 10 tahun lalu, tepatnya pada tahun 2011, PPWI dan Kedubes Maroko mengadakan event penganugerahan hadiah dan penghargaan kepada para pemenang lomba menulis bertema ‘Hubungan Indonesia-Maroko: Dulu, Sekarang dan di Masa Mendatang’.

“Your Excellency and all respective audiences, this is the second time we had such event of PPWI and Morocco. In 2011 we did event of writing competition about the relationship between Indonesia and Morocco, and we invited the winners to receive the trophies and certificates from the Ambassador of Morocco and Indonesia. Today, after ten years, we are making event again to receive certificates from Your Excellency. We are so excited and proud of you and the Government of the Kingdom of Morocco. Thank you very much,” ujar Wilson Lalengke.

Usai penyampaian sambutan dari Dubes Maroko, acara dilanjutkan dengan penyerahan Letter of Appreciation atau sertifikat penghargaan kepada masing-masing pimpinan media. Setelah itu, para perwakilan media juga bergiliran memberikan kenang-kenangan kepada Dubes Ouadia Benabdellah.

Pada kesempatan itu, organisasi PPWI mendapatkan Letter of Acknowledgment atau sertifikat pengakuan dari Duta Besar Maroko. Letter of Acknowledgement tersebut diterima langsung oleh Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke, sementara sertifikat penghargaan kepada media Persisma.Org diterima oleh Edi Suryadi, dan untuk media Pewarta-Indonesia.Com diterima oleh editor Neneng Jauhara Khairiah.

Kegiatan yang diawali dengan memperdengarkan lagu kebangsaan kedua negara itu selanjutnya diakhiri dengan foto bersama dan acara minum teh khas Maroko.

Berikut ini adalah nama-nama 218 media massa, online dan cetak, yang tersebar dari Sabang hingga Merauke yang menerima sertifikat penghargaan dari Duta Besar Kerajaan Maroko.

1. 60menit.Co.Id - Serang, Banten

2. Acehekspres.Com - Abdya, Aceh

3. Aenews9.Com - Madiun, Jawa Timur

4. Agoeshendriyanto.Com - Pacitan, Jawa Timur

5. Aktualbanten.Com - Rangkasbitung, Banten

6. Aktualnews.Co.Id - Bogor, Jawa Barat

7. Alakomai.Com - Watampone, Sulawesi Selatan

8. Analisnews.Co.Id - Tangerang, Banten

9. Anekafakta.Com - Bekasi, Jawa Barat

10. Argonews.Net - Surabaya, Jawa Timur

11. Arusnews.Com - Bekasi, Jawa Barat

12. Berandankrinews.Com - Watampone, Sulawesi Selatan

13. Berimbang.Com - Depok, Jawa Barat

14. Beritahukum.Com - Jakarta Selatan

15. Beritaistana.Id - Sragen, Jawa Tengah

16. Beritakorupsi.Com - OKI, Sumatera Selatan

17. Berita-Rakyat.Co.Id - Surabaya, Jawa Timur

18. Beritatime.Com - Pekanbaru, Riau

19. Beritatransisi.Com - Padang, Sumatera Barat

20. Bhayangkarapers.Com - Jakarta Barat

21. Bidikfakta.Com - Jakarta Barat

22. Bidiknasional.Co.Id - Jakarta Utara

23. Bidiknias.Com - Nias, Sumatera Utara

24. Bintangtimur.Net - Bogor Jawa Barat

25. Bratapos.Com - Gresik, Jawa Timur

26. Buana.News - Lhokseumawe, Aceh

27. Bukamata.Co - Pekanbaru, Riau

28. Celotehbekasi.Com - Bekasi, Jawa Barat

29. Channel-Indonesia.Com - Jakarta Selatan

30. Cmczone.Com - Pekanbaru, Riau

31. Cnndaerah.Com - Bekasi, Jawa Barat

32. Detak.News - Depok, Jawa Barat

33. Deteksionline.Com - Jakarta Pusat

34. Detektif.Co.Id - Serang, Banten

35. Djavapos.Com - Bogor, Jawa Barat

36. Dnewsradio.Com - Tangerang Banten

37. Dutametro.Com - Padang, Sumatera Barat

38. Etabloidfbi.Com - Tangerang, Banten

39. Figurnews.Com - Padang, Sumatera Barat

40. Fokusaceh.Id - Langsa, Aceh

41. Fokuslensa.Com - Tangerang, Banten

42. Gatradewata.Com - Denpasar, Bali

43. Gatradewata.News - Denpasar, Bali

44. Globalhukumindonesia.Com - Jambi

45. Globalinvestigasinews.Com - Bandung, Jawa Barat

46. Goparlement.Com - Padang, Sumatera Barat

47. Hallo.Id - Bogor, Jawa Barat

48. Harianberantas.Co.Id - Pekanbaru, Riau

49. Havianworld.Com - Denpasar, Bali

50. Headlinebogor.Com - Bogor, Jawa Barat

51. Indeks.Co.Id - Soppeng, Sulawesi Selatan

52. Indikasinews.Com - Jakarta Barat

53. Indocorners.Com - Purwakarta, Jawa Barat

54. Indofakta.Com - Bandung, Jawa Barat

55. Indonesiaexpres.Co.Id - Palangkaraya, Kalimantan Barat

56. Indonesiamediacenter.Com - Bekasi, Jawa Barat

57. Infobanua.Co.Id - Banjarmasin, Kalimantan Selatan

58. Infoberitakorupsi.Com - OKI, Sumatera Selatan

59. Infoindonesia.Co - Sanggau, Kalimantan Barat

60. Infoindonesianews.Com - Lutim, Sulawesi Selatan

61. Info-Kalimantan Barat.Com - Sanggau, Kalimantan Barat

62. Infokemiri.Com - Serang, Banten

63. Infopengawaskorupsi.Com - Lampung

64. Infoterbit.Com - Tangerang, Banten

65. Infoxpos.Com - Tangerang, Banten

66. Inilahonline.Com - Bogor, Jawa Barat

67. Investigasibhayangkara.Com - Jakarta Utara

68. Javacrime.Online - Jakarta Pusat

69. Jawapers.Co.Id - Bekasi, Jawa Barat

70. Jayantaranews.Com - Bandung, Jawa Barat

71. Journalpolice.Id - Sragen, Jawa Tengah

72. Jurnalissultra.Com - Sulawesi Tenggara

73. Kabar7news.Com - Jakarta Pusat

74. Kabarsimalungun.Com - Simalungun, Sumatera Utara

75. Kabarxxi.Com - Banten

76. Karawang11.Com - Karawang, Jawa Barat

77. Keizalinnews.Com - Bekasi, Jawa Barat

78. Kejarfakta.Co - Lampung

79. Ketikberita.Com - Medan, Sumatera Utara

80. Kimcipedes.Com - Bandung, Jawa Barat

81. Kompasindo.Net - Jakarta Pusat

82. Kompastimur.Com - Buru Selatan, Maluku

83. Korancirebon.Com - Cirebon, Jawa Barat

84. Koranindonews.Com - Cibinong, Jawa Barat

85. Koranprogresif.Co.Id - Jakarta Utara

86. Kutimpost.Com - Sangatta, Kalimantan Timur

87. Lapan6online.Com - Jakarta Timur

88. Liputaninvestigasi.Com - Banda Aceh, Aceh

89. Livefaktanews.Co.Id - Kendari, Sulawesi Tenggara

90. Loginnews.Id - Bogor, Jawa Barat

91. Lombokhijaunews.Com - Loteng, Nusa Tenggara Barat

92. Lutim-news.Com - Lutim, Sulawesi Selatan

93. Matalensanews.Com - Salatiga, Jawa Tengah

94. Mataperistiwa.Id - Sumedang, Jawa Barat

95. Matapers-Indonesia.Com - Bekasi, Jawa Barat

96. Mediaandalas.Com – Tulang Bawang, Lampung

97. Mediabbc.Com - Palembang Sumatera Selatan

98. Mediabidik86.Com - Karawang, Jawa Barat

99. Media-DPR.Com - Tangerang, Banten

100. Mediakonawe.Com - Konawe, Sulawesi Tenggara

101. Mediaseputarkita.Com - Magetan, Jawa Timur

102. Mediawawasan.Com - Sumatera Barat

103. Menaramercusuar.Com - Lampteng, Lampung

104. Mentarikhatulistiwa.Co.Id - Sanggau, Kalimantan Barat

105. Mentreng.Com - Tanah Datar, Sumatera Barat

106. Metromedianews.Co - Tangerang, Banten

107. Metrosulbar.Com - Mamuju, Sulbar

108. Metrotalenta.Com - Padang, Sumatera Barat

109. Mphnews.Id - Batang, Jawa Tengah

110. Musionline.Co.Id - Palembang, Sumatera Selatan

111. Nasionalnews.Co - Banda Aceh, Aceh

112. Nasionalpost.Id - Bekasi, Jawa Barat

113. Natamagazine.Co - Denpasar, Bali

114. Newslintasulawesicom.Wordpress.Com - Makassar, Sulawesi Selatan

115. Newsmetropol.Com - Jakarta Utara

116. Newspelangi.Com - Sidoarjo, Jawa Timur

117. Nkripost.Co - Jakarta Barat

118. Nkriterkini.Com - Singkil, Aceh

119. Nuansarealitanews.Com - Bekasi, Jawa Barat

120. Nusantarabicara.Id - Jayapura, Papua

121. Nusantaraexpress.Top - Bengkalis, Riau

122. Nusantara-News.Co - Jakarta Selatan

123. Onewarta.Id - Aceh Utara, Aceh

124. Opininews.Id - Jakarta Pusat

125. Oposisinews.Co.Id - Kediri, Jawa Timur

126. Orasirakyat.Com Buru - Selatan, Maluku

127. Otonominews.Co.Id - Jakarta Selatan

128. Otoritas.Co.Id - Jakarta Utara

129. Padangexpo.Com - Padang, Sumatera Barat

130. Pakuanpos.Com - Bogor, Jawa Barat

131. Papualives.Com - Nabire, Papua

132. Patriotpalapa.Com - Bekasi, Jawa Barat

133. Patrolihukum.Com - Jakarta Barat

134. Peloporwiratama.Co.Id - Jakarta Timur

135. Penajournalis.Com - Cimahi, Jawa Barat

136. Perantara-Nasional.Com - Boyolali, Jawa Tengah

137. Perkasanews.Online - Serang, Banten

138. Perkasanusantara.Com - Serang, Banten

139. Perpek.Com - Jakarta Barat

140. Persisma.Org - DKI Jakarta

141. Persnews.Id - Jakarta Utara

142. Pewarta-Indonesia.Com - DKI Jakarta

143. Pewarta-Se.Com - OKI, Sumatera Selatan

144. Pewarta-Tambora.Com - Jakarta Barat

145. Pewartatv.Com - Magetan, Jawa Timur

146. Pilaraktual.Com - Pontianak, Kalimantan Barat

147. Pilarbangsanews.Com - Pesser, Sumatera Barat

148. Portalindo.Co.Id - Jakarta Barat

149. Portal-Indonesia.Com - Situbondo, Jawa Timur

150. Posbumi.Com - Tangerang, Banten

151. Postnewsnetwork.Org - Tangerang, Banten

152. Postnewstime.Com - Tangerang, Banten

153. Ppwinews.Com - DKI Jakarta

154. PPWITobanews.Com - Toba, Sumatera Utara

155. Prabangkaranews.Com - Pacitan, Jawa Timur

156. Purjianto.Web.Id - Sangata, Kalimantan Timur

157. Purnamanews.Com - Bekasi, Jawa Barat

158. Radarindonesianews.Com - DKI Jakarta

159. Radarmetro.Net - Depok, Jawa Barat

160. Radartenggara.Co.Id - Sulawesi Tenggara

161. Rakyatjelata.Com - Surabaya, Jawa Timur

162. Reportaseinvestigasi.Com - Pariaman, Sumatera Barat

163. Respondennews.Com - Sukabumi, Jawa Barat

164. Riauexpress.Com - Bengkalis, Riau

165. Riaumerdeka.Com - Rohul, Riau

166. Sangrajawalinews.Com - Bekasi, Jawa Barat

167. Sekilasbanten.Com - Tangerang, Banten

168. Selidikkasus.Com - Pekanbaru, Riau

169. Serangtimur.Co.Id - Serang, Banten

170. Siber.News - Serang, Banten

171. Sidikkasus.Co.Id - Banyuwangi, Jawa Timur

172. Simpulrakyat.Co.Id - Bekasi, Jawa Barat

173. Sinartimur.Com - Denpasar, Bali

174. Singkilterkini.Net - Singkil, Aceh

175. Sinyaltajam.Com - Sorowako, Sulawesi Selatan

176. Skalainfo.Net - Tangerang Selatan

177. SKU Berita Korupsi - Lampteng, Lampung

178. SKU Duta Metro - Sumatera Barat

179. SKU Koran Pengawas Korupsi - Lampteng, Lampung

180. SKU Media Tipikor

181. SKU Menara Mercusuar - Lampteng, Lampung

182. SKU Minang News - Padang Sumatera Barat

183. SKU Pewarta - Magetan, Jawa Timur

184. SKU Pewarta se-Nusantara - OKI, Sumatera Selatan

185. SKU Wawasan - Padang, Sumatera Barat

186. Star7tv.Online - Bekasi, Jawa Barat

187. Starindonews.Com - Bekasi, Jawa Barat

188. Strateginews.Co - Jakarta Selatan

189. Suaraburuselatan.Com - Buru Selatan, Maluku

190. Suaraindonesia1.Com - Bitung, Sulawesi Utara

191. Suarajavaindo.Com - Grobogan, Jawa Tengah

192. Suarakpk.Com - Salatiga, Jawa Tengah

193. Suarakpkcyber.Com - Pasuruan, Jawa Timur

194. Suaramedia.Id - Tangerang, Banten

195. Sumaterapost.Co - Tanah Datar, Sumatera Barat

196. Suronews.Com - Depok, Jawa Barat

197. Tabloidputrapos.Com - Bekasi, Jawa Barat

198. Targethukum.Com - Bekasi, Jawa Barat

199. Telusurnews.Com - Bekasi, Jawa Barat

200. Teropongnusa.Com - Magetan, Jawa Timur

201. Theatjeh.Net - Lhokseumawe, Aceh

202. Tifacenderawasih.Com - Nabire, Papua

203. Timorline.Com - Kupang, Nusa Tenggara Timur

204. Topmedianews.Id - Lampung

205. Transnews.Co.Id - Depok, Jawa Barat

206. Viosarinews.Com - Semarang, Jawa Tengah

207. Vonisinvestigasi.Co.Id - Tangerang, Banten

208. Wartacika.Id - Jambi

209. Wartaindustri.Id - Karawang, Jawa Barat

210. Wartamerdeka.Info - Bekasi, Jawa Barat

211. Wartapasundan.Id - Karawang, Jawa Barat

212. Wartasidik.Co.Id - Bekasi, Jawa Barat

213. Wartatipikor.Com - Bangka Belitung

214. Yudhapos.Com - Surabaya Jawa Timur

215. Zonaexpose.Com - Jakarta Barat

216. Zonahukumnews.Com - Tangerang, Banten

217. Zonamusik.Id - Bogor, Jawa Barat

218. Zonapos.Co.Id - Bangka Belitung


Selamat untuk semua media massa yang telah diberikan Sertifikat Penghargaan dari Duta Besar Maroko untuk Indonesia, YM Ouadia Benabdellah. Terus berkarya bagi bangsa Indonesia dan masyarakat dunia. Bravo Media Massa Indonesia…!! (APL/Red)


LHOKSUKON - Polsek Tanah Luas menggalang dana membantu meringankan beban keluarga Dek Aqila Fitriana, bayi berusia 20 bulan yang mengalami gizi buruk, jumat (5/2/2021).

Aqila merupakan bayi dari pasangan Tgk. Amiruddin dan Ummi Deliana, warga kurang mampu yang tinggal di Gampong Ampeh Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara.

Penyakit gizi buruk yang dialami Dek Aqila sudah menahun, bahkan dalam keadaan sakit bayi itu harus minum susu lewat lobang hidung.

Kapolres Aceh Utara AKBP Tri Hadiyanto melalui Kapolsek Tanah Luas Ipda Hendra Jamiswar menyampikan hasil penggalangan dana yang pihaknya kumpulkan dari personel dan sejumlah dermawan lain serta dari klinik mandiri bersama telah diserahkan pada ayah bunda Aqila.

"Ada sejumlah uang tunai dan perlengkapan bayi yang kami serahkan, semoga bisa membantu meringankan beban dari keluarga Aqila," ujar Ipda Hendra.

Ipda Hendra berharap ada dermawan lain yang tergerak hatinya untuk membantu memfasilitasi pengobatan dan menyantuni Dek Aqila sampai sembuh.

"Menurut keterangan dari ibu bayi aqila bahwa bayi aqila didiagnosa memiliki cairan di kepala yang mengakibatkan saraf tenggorokan tidak mampu mengalirkan nutrisi makanan sehingga sampai dengan saat ini bayi aqila membutuhkan selang bantu untuk menyerap nutrisi makanan dan sampai dengan saat ini pula bayi aqila membutuhkan biaya yang cukup besar untuk berobat secara rutin." pungkasnya.


KUALASIMPANG - Tim Forkopimda Aceh Tamiang bersama Pertamina EP Field Rantau menutup lima titik sumur minyak ilegal di Aceh Tamiang, 20 Januari 2021.

Penutupan ditu dilakukan karena sumur minyak ilegal berisiko tinggi bila terus dilakukan eksplorasi secara tradisional.

Kelima titik sumur minyak ilegal ini berada di tengah perkebunan warga di Kampung Bandarkhalifah, Kecamatan Tamiang Hulu.

Field Manager PT Pertamina EP Totok Parafianto mengatakan dalam penertiban ini, petugas turut menyita sejumlah alat-alat perlengkapan tradisional pengeboran.

"Penutupan dilakukan permanen dengan menyemen seluruh lubang sumur, kita berharap masyarakat tidak kembali mengebor sumur-sumur itu," kata Totok, Kamis (4/2/2021).

Totok menjelaskan sebelum menutup seluruh sumur, pihaknya bersama Forkopimda Aceh Tamiang terlebih dahulu meninjau lokasi kegiatan illegal drilling itu.

Ketika itu lokasi pengeboran ilegal sudah kosong, tidak ditemukan para pekerja.

Menurutnya hasil temuan di lokasi telah melanggar Instruksi Bupati Aceh Tamiang dan SKK Migas sehingga seluruh kegiatan di sumur minyak itu harus dihentikan.

"Kami tetap mengawalinya dengan sosialisasi kepada masyarakat atau surat pemberitahuan dari Bupati Aceh Tamiang yang mengingatkan warga agar menghentikan aktivitas ilegal ini," lanjut Totok didampingi LR Pertamina EP Field Rantau, Fandi Prabudi.

Diakuinya sosialisasi ini tidak sepenuhnya dipatuhi warga, di sisi lain tim tidak bisa langsung menutup sumur karena terkendala Covid-19.

"Karena situasi dan kondisi, penutupan baru bisa dilakukan pada 20 Januari," ungkapnya.

Bupati Aceh Tamiang Mursil dalam surat perintahnya Nomor: 542/6182 tanggal 8 Desember 2020 menyampaikan penutupan itu untuk melindungi warga dari ancaman bahaya yang cukup serius.

Dia menegaskan eksplorasi minyak tidak bisa dilakukan sembarangan karena dibutuhkan skil dan keilmuan khusus.

"Bahwa kegiatan tersebut termasuk dalam katagori pekerjaan berisiko tinggi dan berbahaya serta tidak sesuai dengan kaidah-kaidah keselamatan pertambangan. Kita tidak ingin masyarakat kita celaka karena mengerjakannya tidak melalui prosedur yang benar," kata Mursil.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com


LHOKSUKON – Kapolres Aceh Utara AKBP Tri Hadiyanto memberikan reward untuk 23 personel Polres Aceh Utara atas prestasi dan keberhasilan pengungkapan kasus Narkoba dengan barang bukti 15 kg sabu.

Reward berupa plakat, piagam penghargaan dan sejumlah uang tunai itu diserahkan Wakapolres Kompol Edwin Aldro pada saat pelaksaan Apel pagi di halaman Mapolres Aceh Utara, Kamis (4/2/2021).

Dalam sambutannya, Kompol Edwin menyampaikan Prestasi itu merupakan suatu upaya dari kita untuk mencapai satu titik keberhasilan dalam pelaksanaan tugas yang khusunya tugas yang sifatnya beresiko tinggi dan yang berskala besar .

“Bapak kapolres dalam hal ini memberikan reward kepada personel yang telah berhasil melakukan tugas tersebut walaupun dalam hal ini karena Covid-19 penyerahan penghargaan hanay diwakili oleh beberpa orang saja.” Ujar Wakapolres Kompol Edwin Aldro.

Ia menambahkan, Keberhasilan ini merupakan upaya keras, kesungguh-sungguhan didalam pelaksanaan tugas.

“Jadi bukan hanya kebetulan tapi merupakan suatu rangkaian upaya yang dilakukan oleh personel untuk mencapai tugas sehingga menjadi suatu keberhasilan,” pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, pada Senin malam 28 Desember 2020, personel gabungan Polres Aceh Utara melakukan razia dan melakukan penangkapan terhadap dua orang pria yang membawa  15 bungkusan sabu menggunakan mobil Daihatsu Xenia di depan terminal Kota Lhoksukon.

Kemudian pada tahap pengembangan, personel gabungan yang terlibat  mengamankan 5 orang lainnya di Gampong Bluka Teubai, Dewantara, Aceh Utara.

Barang bukti lain yang turut diamankan dan disita adalah sebuah boat nelayan jenis Oskadon. (Nvl)


LHOKSEUMAWE - Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto, S.I.K, M.H menerima piagam penghargaan dari lembaga Pusat Riset Ilmu Kepolisian Universitas Syiah Kuala di Mapolres Lhokseumawe, Jum'at (29/01/2021).

Tampak penyerahan piagam penghargaan tersebut diterima langsung oleh Kapolres Lhokseumawe dari Dewan pakar Pusat Riset Ilmu Kepolisian Universitas Syiah Kuala Dr. M. Gaussyah, S.H, M.H didampingi Kepala Pusat Ilmu kepolisian Syiah Kuala M. Iqbal, S.H, M.H dan sejumlah staf.

Dalam sambutannya, Dr. M. Gaussyah, S.H, M.H selaku Dewan pakar Pusat Riset Ilmu Kepolisian Universitas Syiah Kuala

mengucapkan selamat atas raihan prestasi Polres Lhokseumawe sebagai unit kerja pelayanan berpredikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) tahun 2020.

Lanjutnya, raihan prestasi Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) ini adalah amanah dan harus kita jaga, kedepan menuju raihan prestasi Zona Integritas berpredikat Wilayah Berikrasi Bersih Melayani (WBBM)

"Polres Lhokseumawe Layak mendapatkan predikat WBK, ini penghargaan dari kami sebagai lembaga pusat penelitian Ilmu Kepolisian, ini adalah wujud aprisiasi atas apa yang sudah di perlihatkan oleh Kapolres Lhokseumawe dan jajarannya yang sudah mendapatkan predikat WBK" ungkap Dr. M. Gaussyah, S.H, M.H.

kita bersyukur kepada Allah salama 5 tahun berupaya agar salah satu satker di Polda Aceh mendapatkan predikat ZI WBK atau ZI WBBM, berkat kerja keras Kapolres Lhokseumawe dan jajaran raihan predikat WBK dapat diraih"pungkasnya.(Rls)


Pidie - Sejumlah warga pemilik kebun durian di Desa Cubo, Kecamatan Bandar Baru Lueng Putu, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, mengeluhkan kondisi buah durian hasil kebunnya tak lagi berasa manis.

Bahkan, durian milik mereka yang berbuah lebat tahun ini tak laku di jual seperti harga pada tahun sebelumnya. Kini durian hasil panen mereka di jual hanya Rp5.000/buah dengan kondisi rasa buah yang tak manis.

Biasanya buah durian memiliki aroma wangi yang khas di saat sudah matang, serta rasanya pun manis ketika dinikmati. Namun berbeda dengan masa panen durian kali ini, di kawasan Desa Cubo, rasa daging buah duriannya terasa hambar.

Warga merasakan keanehan dengan banyaknya buah durian yang sudah memasuki masa panen, tetapi rasa duriannya masih tawar, bahkan sebagian durian tak memiliki rasa sama sekali. Meskipun begitu, buah hijau berduri ini masih memiliki aroma yang khas seperti biasa.

Bahkan sebagian warga pemilik kebun durian mengeluh dengan kondisi buah durian mereka yang tak memiliki rasa manis. Kejadian aneh ini, belum diketahui apa penyebabnya. Para pemilik kebun sangat kawatir panen tahun ini tidak akan bisa meraup keuntungan.

Durian yang tak lagi memiliki rasa manis tersebut, tentunya tidak laku dijual di pasaran. Sejumlah petani pemilik kebun durian , bahkan sudah ada yang nekat menebang pohon duriannya , karena dinilai tidak lagi bermanfaat.

Mereka sangat membutuhkan bantuan pemerintah, untuk mengetahui penyebab buah durian yang dipanen kali ini tidak memiliki rasa manis lagi. Diharapkan, bantuan pemerintah bisa mencarikan solusi untuk mengembalikan rasa buah durian di desa ini, agar bisa dijual.

Kepala Desa Blang Sukon, Zulfikar menyebutkan, bahwa kondisi buah durian tak lagi manis sudah lama dirasakan warga, yaitu sejak usai terjadinya tsunami di Aceh, beberapa belas tahun silam. | sindonews

,


Lhokseumawe
- Dalam rangka menghadapi terjun penyegaran TA. 2021 yang akan dilaksanakan di Banda Aceh, prajurit Kipan B Yonko 469 Paskhas melaksanakan Penjapara di Appron Run Way Bandara Malikussaleh, Kamis (28/1).

Penjapara ini merupakan kegiatan yang harus  dilakukan sebelum pelaksanaan penerjunan, penjapara ini bertujuan untuk mempersiapkan fisik dan mental prajurit untuk meminimalisir resiko terjadinya cidera saat penerjunan.

Persiapan jungar yang meliputi penjapara ini dilaksanakan oleh semua prajurit Kipan B, mulai pembinaan fisik seperti lari, lompat, berjalan mengunakan tumit, teknik-teknik exit dari pesawat, mengemudi sampai dengan pendaratan dan pelipatan.

Dankipan B Yonko 469 Paskhas Kapten Pas Agil G. Gumilar, S.S.T.Han menyampaikan kepada seluruh prajurit yang akan melaksanakan penerjunan di Banda Aceh agar melaksanakan penjapara dengan baik dan sungguh-sungguh, sehingga diharapkan zero accident dapat tercapai dalam kegiatan penerjunan tersebut.

,


Lhokseumawe -
Komandan Kompi Senapan B Yonko 469   Paskhas Kapten Pas Agil G. Gumilar, S.S.T.Han jalin silaturahmi dengan Walikota Lhokseumawe Suaidi Yahya di Kantor Walikota Lhokseumawe. Rabu (27/01).

Silaturahmi kali ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara jajaran Kompi Senapan B Yonko 469 Paskhas dengan Pemerintahan Kota Lhokseumawe. Disamping itu juga kegiatan kunjungan tersebut menjadi salah satu wujud membangun komunikasi antar lembaga, dengan harapan dapat saling mendukung dalam bertugas serta agar sinergitas dan soliditas dapat terus ditingkatkan dalam upaya mewujudkan stabilitas keamanan di kota Lhokseumawe.

Pada kesempatan ini Walikota Lhokseumawe menyampaikan ucapan terimakasih atas dukungan pengamanan yang telah diberikan selama ini kepada Kota Lhokseumawe, sehingga  terciptanya suasana Kota yang aman.

Sementara itu, Dankipan B Yonko 469 Paskhas berharap “Dari pertemuan ini, kedepannya dapat semakin mempererat tali silaturahmi dan selalu terjaga dalam hal koordinasi antara dua institusi yang saling berhubungan terutama dalam bidang keamanan dan kemanusiaan, sehingga apa yang menjadi kendala dilapangan bisa segera di koordinasikan“.

Diakhir pertemuan Dankipan B Yonko 469 Paskhas dan Walikota Lhokseumawe saling  memberikan cinderamata.


 Jakarta - Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo menyebut akan memproses pegawai negeri sipil (PNS) di Langsa, Aceh, yang ditangkap Densus 88. Namun sampai saat ini Tjahjo belum mengetahui detail posisi ASN itu.

"Belum tahu detail posisi siapa ASN-nya," ujar Tjahjo saat dihubungi, Sabtu (23/1/2021).

Setelah data diterima, akan diproses melalui Badan Pertimbangan Kepegawaian (Bapek). Akan ditentukan sanksi seperti pemecatan dan sebagainya.

"Dari data yang masuk, nanti kita akan lihat dan baru proses dalam Bapek bersama BKN (Badan Kepegawaian Nasional)," ucapnya.

Densus 88 Antiteror Polri menangkap dua terduga teroris di Langsa, Aceh. Satu orang di antaranya disebut berprofesi sebagai pegawai negeri sipil (PNS).

"Satu orang atas nama SB alias AF merupakan pegawai negeri sipil," kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy, Jumat (22/1).

SB diciduk di Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, Kamis (21/1) malam. Selain SB, Densus 88 menangkap MY, yang bekerja sebagai nelayan di Kecamatan Langsa Kota.

"Penangkapan tersebut berlangsung di dua lokasi terpisah," jelas Winardy.

Winardy mengatakan tim Densus 88 punya waktu hingga 14 hari ke depan untuk mendalami dugaan keterlibatan keduanya dalam jaringan teroris. Batas waktu tersebut dapat diperpanjang 7 hari.

"Kita masih menunggu update hasil pemeriksaannya dari pihak Densus 88 Antiteror," ujarnya.


MEULABOH- Kebakaran yang melanda Pesantren Serambi Mekkah di Desa Blang Beurandang, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat yang menghanguskan sekitar 20 unit bilik asrama putra pada Kamis (21/1/2021) tersebut mengundang keprihatinan Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT.

Atas musibah kebakaran tersebut, Gubernur Nova Iriansyah langsung memerintahkan Dinas Sosial Aceh untuk mengantarkan bantuan masa panik.

Bantuan berupa sandang pangan tersebut diterima langsung oleh Pimpinan Pesantren Serambi Mekkah Tgk. Mutawali yang disaksikan Bupati Aceh Barat, Ramli MS di pekarangan Pesantren Serambi Mekkah, Jumat (22/1/2021).

Plt Kepala Dinas Sosial Aceh Devi Riansyah mengatakan, bantuan Pemerintah Aceh yang disalurkan melalui Dinas Sosial Aceh ini merupakan amanah Gubernur Aceh untuk para santri dan pimpinan dayah yang terdampak bencana.

Menurut Devi Riansyah, Gubernur Aceh turut prihatin atas kebakaran yang menimpa Pesantren Serambi Mekkah, oleh karena itu dengan adanya bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya sesuai kebutuhan.

“Pak Gubernur Aceh juga menyampaikan salam dan keprihatinan kepada para santri dan pimpinan dayah. Semoga bantuan ini dapat berguna dan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya,” kata Plt. Kepala Dinas Sosial Aceh Devi Riansyah.

Sementara itu, Tgk Mutawali selaku pimpinan pesantren mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Aceh atas bantuan tersebut.

“Saya atas nama pimpinan dayah mengucapkan terimakasih Kepada Pemerintah Aceh, dan Pak Gubernur atas kepeduliannya pada pesantren kami,” ujarnya.

Bupati Ramli MS juga menyampaikan ucapan terimakasih. Menurut Bupati Ramli, bantuan yang diberikan ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Aceh atas musibah kebakaran yang menimpa Pesantren Serambi Mekkah.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Aceh atas perhatian dan kepeduliannya atas musibah kebakaran ini,” ujar Ramli MS.  



Teks dan foto : 
Atas jasa pengabdiannya kepada masyarakat, Jumat(22/1), Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto mengundang dan mengapresiasikan kinerja para Bilal dan Petugas Fardhu Kifayah di halaman Mapolres setempat.



Lhokseumawe :  Dalam rangka memberikan apresiasi terhadap kinerja baktinya kepada masyarakat yang mayoritasnya beragama Islam, Jumat (22/1), Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto mengundang para petugas Fadhu Kifayah dan bilal yang ada diseluruh gampong diwilayah Kota Lhokseumawe dan Kab. Aceh Utara. 

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto melalui Kasubag Humas Salman al Farasi mengatakan dalam pertemuan itu, para bilal dan petugas fadhu kifayah mendapat keistimewaan dari kepolisian sebagai bentuk kepedulian dan penghormatan tertinggi atas jasa pengabdiannya kepada masyarakat. 

Terhitung sebanyak 80 orang Bilal dan 80 Petugas Fardhu Kifayah yang berasal dari 12 Mapolsek dan empat Subsektor Kota Lhokseumawe dan Kab. Aceh Utara hadir memenuhi undangan istimewa ke Mapolres Lhokseumawe, Jumat (22/1). 

Kegiatan tersebut berlangsung lancar dengan menerapkan protokol kesehatan, mencuci tangan, memakai nasker, dan jaga jarak. Sehingga tampak ratusan Bilal dan Petugas Fardhu Kifayah duduk dibangku yang berjarak antara satu sama lain. 

Dijelaskannya, kegiatan yang bernuansa penuh silahturahmi itu telah mempererat hubungan mereka dengan Polres Lhokseumawe karena sama -sama menjadi pengabdi dan pelayan masyarakat. 

Bila polisi mengayomi, melindungi, memberi kenyamanan dan pelindungan hukum yang sama kepada masyarakat.

 Demikian pula dengan Bilal yang setiap harinya mengurus rumah ibadah Masjid atau meunasah yang setiap saat dikunjungi masyarakat. 

Termasuk juga petugas Fardhu Kifayah yang senantiasa mengurus prosesi penyelenggaraan Fardhu Kifayah terhadap yang meninggal dari mengurus, memandikan, meng kafankan hingga mensalatkan jenazah. 

Sehingga jasa pengabdian mereka sangatlah penting dan besar terhadap masyarakat yang mayoritasnya beragama Islam. Sehingga tanpa profesi mereka tentu masyarakat akan kesulitan melaksanakan Fardhu Kifayah yang wajib hukumnya. 

“Atas jasa pengabdiannya dalam menjalankan tugas demi membantu pelaksanaan ibadah dan Fardhu Kifayah bagi Umat Islam. Kapolres memberi apresiasi terhadap kinerja mereka kepada masyarakat,” ujarnya. 

Pada kesempatan itu, kapolres juga membagi paket bantuan kepada 80 orang Bilal dan 80 orang Petugas Fardhu Kifayah sebagai bentuk perhatian dari kepolisian. 

Kapolres meminta kepada para Bilal dan Petugas Fardhu Kifayah untuk tetap bersemangat daalam menjalankan tugasnya ditengah masyarakat demi memenuhi kewajiban dalam Agama Islam.  

Sejumlah Bilal dan Petugas Fardhu Kifayah mengaku untuk pertama kalinya dalam sejarah, mereka mendapat penghormatan dan apresiasi terbesar dari Polres Lhokseumawe. Sehingga kegiatan tersebut dapat memacu semangat Bilal dan petugas Fardhu Kifayah untuk tetap menjalankan tugasnya dengan ikhlas. 

Mereka juga berharap, kegiatan tersebut bukanlah penghormatan terakhir tapi dapat berkelanjutan dimasa mendatang. (ZN)






Teks dan foto : 
Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto mengantarkan bantuan Kue Syurga kepada warga miskin yang menderita sakit lumpuh dan cacat fisik di pedalaman Kota Lhokseumawe dan Kab. Aceh Utara, Selasa (19/1).

Lhokseumawe : Mengingat situasi dan kondisi pandemi belum berakhir, Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto, Selasa (19/1),  mengantarkan dan menyalurkan bantuan berjulukan "Kue Syurga" kepada sejumlah warga miskin yang menderita sakit lumpuh dan cacat fisik di Kota Lhokseumawe dan Kab. Aceh Utara.

Masing-masingnya, T. M. Yusuf warga Meunasah Lhok Merbo Kec. Sawang Kab. Aceh Utara menderita sakit lumpuh badan, Muhammad Ramadhan, 11 menderita sakit lumpuh sejak lahir warga Meunasah Blang Kec. Muara Dua.
PM Binti, 65, Safiah, 60 dan M. Diah Mahmud, 58 warga Gampong Tanjung Awe Kec. Samudera Kab. Aceh Utara yang menderita sakit lumpuh badan. 

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto melalui Kasubag Humas Salman Al Farasi mengatakan seluruh bantuan  tersebut merupakan program Kue Syurga dari Kapolda Aceh Irjen. Pol. Wahyu Widada sebagai bentuk kepedulian polisi kepada masyarakat yang membutuhkan perhatian bantuan. 

Bahkan bantuan tersebut diantarkan dan diserahkan langsung  sendiri oleh Kapolres dengan menyambangi setiap rumah warga yang membutuhkan bantuan untuk dapat menyambung hidup yang serba kekurangan.
 
Seiring menyalurkan bantuan berupa paket uang dan sembako, kapolres juga menghibur dan memberi semangat kepada warga sakit lumpuh dan cacat fisik. 

“Hampir setiap harinya, kapolres rutin mengantarkan sendiri bantuan kue syurga kepada warga yang berhak menerimanya. Beliau sering pergi sendirian tanpa pengawalan. Karena besarnya rasa kasih sayang beliau kepada warga terabaikan dari perhatian,” tuturnya. 

Selain itu, Kapolres Lhokseumawe menyerahkan penghargaan kepada santri penghafal 30 Juz Al Quran di Dayah Madinatud Diniyyah Nafisatul Huda (Madinah) Gampong Tutong Kec. Lhoksukon. 

Pada kesempatan itu, kapolres mengaku kagum terhadap para santri yang masih berusia muda telah mampu mengahafal 30 Juz Al Quran. 

Kapolres menerangkan sebagai seorang muslim tentunya semuanya ingin  anaknya menjadi generasi yang sholeh dan sholehah, hafiz dan hafizah, cerdas dalam ilmu agama dan pengetahuan umum lainnya. 

Kapolres berharap prestasi tersebut dapat ditingkatkan dan dipertahankan hingga kelal dewasa bisa menjadi orang berguna bagi bangsa dan negara. 

“Kelak mereka Insya Allah di hari akhir menjadi pembela dan penolong orang tua di hadapan Allah SWT yang amalannya tak terputus- putus di jannah nanti. aamiin ya robb," harapnya. (ZN)



Lhokseumawe – Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Kota Lhokseumawe menggelar acara pelatihan jurnalistik di Aula SMK Negeri 3 Lhokseumawe, Selasa (12/01/2021) mulai pukul 10.00 WIB. Acara yang dikemas dalam format Sekolah Jurnalisme Warga itu diikuti oleh 17 pewarta dari berbagai media yang bergabung dalam organisasi PPWI Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh.

Melalui aplikasi zoom meeting, acara tersebut dibuka oleh Ketua Umum PPWI Nasional, Wilson Lalengke, bersama Ketua Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Fachrur Razi, yang langsung hadir di lokasi acara. Dalam sambutannya, Wilson mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan sekolah jurnalisme warga yang dilaksanakan oleh PPWI Kota Lhokseumawe.

Wilson juga menekankan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting untuk meningkatkan profesionalisme anggota yang bergabung dalam organisasi PPWI dan masyarakat umum. “Untuk itu, saya berharap agar ke depan kegiatan seperti ini dapat diadopsi dan dilaksanakan oleh kepengurusan PPWI yang ada di seluruh kabupaten dan kota lainnya di Indonesia,” harap Alumni PPRA-48 Lemhannas RI Tahun 2012 itu.

Pada kesempatan itu, Fachrur Razi juga menyampaikan bahwa kegiatan sekolah jurnalisme warga adalah upaya kita untuk menegakkan demokrasi dengan melibatkan partisipasi publik yang lebih luas. “Memberikan kreativitas bagi para penulis dan jurnalis untuk menulis lebih bebas, sehingga dengan adanya pelatihan seperti ini teman-teman dapat terinspirasi dan menambah wawasan,” kata Fachrur.

Selain itu, Ketua PPWI Kota Lhokseumawe Desriadi Hidayat menjelaskan bahwa, “Kegiatan ini akan kita laksanakan selama 12 kali pertemuan. Pertemuan selanjutnya akan kita gelar pada bulan berikutnya.”

Dia menambahkan bahwa untuk pelatihan ini pihaknya sudah menyusun silabus dan kurikulumnya. “Ini merupakan komitmen kita untuk meningkatkan kualitas menulis anggota yang sudah bergabung dalam organisasi PPWI Lhokseumawe, sehingga setelah mengikuti pelatihan ini para peserta bisa menjadi jurnalis yang paham aturan, bekerja profesional, dan memiliki wawasan yang luas tentang kaidah ilmu jurnalistik,” pungkas Hidayat. (Rls)


Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto
Kisah kedermawanan Rasulullah Nabi Muhammad S. A. W, bukan saja menjadi inspirasi bagi para sahabat dan umat Islam, tapi juga bagi seluruh umat  manusia di muka bumi. 

Sehingga telah melahirkan banyak kisah inspiratif yang diukir dalam sejarah oleh orang-orang yang paling dermawan dimasa terdahulu. 

Maka tulisan ini bukanlah sebuah pariwara tapi catatan fakta tentang sejarah yang tidak terbantahkan karena kebaikannya masih membekas dan masih menjadi buah bibir paling hangat ditengah masyarakat Aceh.

Sebuah pameo bijak, Ali bin Abi Thalib R.A pernah berkata, “ Aku tak sebaik yang kau ucap tapi aku juga tak seburuk yang terlintas di hatimu"( ali bin abi thalib). Terkadang orang menilai kita dari apa yang mereka lihat tanpa tahu yang sebenarnya,”.

Bila seorang pengusaha menjadi dermawan itu adalah kejadian biasa. Namun lain ceritanya  bila seorang pejabat perwira polisi menjadi orang paling dermawan yang menuai pujian dan simpati rakyat Aceh.

Sosok itu pria berkulit hitam manis bernama AKBP Eko Hartanto, mengawali tugasnya sebagai Kapolres Lhokseumawe dengan sering berkunjung dan bersilahturahmi ke rumah para ulama kharismatik Aceh. Hampir seluruh ulama diberbagai daerah Aceh telah disambanginya dan selalu mendapat sambutan hangat.

Hal itu masih terus dilakukannya hanya demi meminta doa, saran dan masukan untuk dapat memperlancar tugasnya sesuai harapan masyarakat Aceh yang mayoritasnya beragama Islam. 

Sehingga dapat dipastikan, seluruh ulama kharismatik yang ada di Aceh telah memiliki hubungan dengan dekat dengannya. 
Bersama Ulama Kharismatik Aceh Abu Tumin Kab. Bireuen.



Bersama Waled Muhammad

Pria yang bertubuh tegap dan tinggi ini juga memiliki rasa sosial yang sangat meroket terhadap kehidupan masyarakat terutama bagi masyarakat menengah ke bawah. 

Disela menjalankan tugasnya memberi keamanan dan kenyaman masyarakat, tidak disangka juga dia masih sempat mengambil berat tugas sebagai penolong rakyat yang terabaikan pemerintah. 

Menurut catatan penulis, hampir setiap hari dia rajin pergi tanpa pengawalan hanya untuk mengantar bantuan langsung ke rumah-rumah warga yang membutuhkan pertolongan.  

Bahkan dia berusaha mengumpulkan dan menyerap informasi data tentang keberadaan warga yang membutuhkan pertolongan dan terabaikan.

Antara lain seperti orang miskin dan dhuafa, janda miskin dan anak yatim,  orang cacat atau disabilitas, orang tertimpa musibah, orang yang sakit menahun yang tidak bisa mencari nafkah serta orang-orang terlantar lainnya. 

Dalam sehari dia sanggup menyambangi empat atau lima warga yang membutuhkan pertolongan, walau pun tempat tinggalnya berada di daerah pedalaman yang jauh, tetap saja dia datang mengantarkan bantuan. 

Untuk hari ini saja, Kamis (14/1), dia telah mengantarkan bantuan yang kini dikenal dengan sebutan “Kue Syurga” kepada Syahputera bin Sulaiman di Dusun Cot Kuthang Gampong Bluka Tebai kec. Dewantara Kab. Aceh Utara. Dia terbaring sakit dan tidak bisa bekerja karena patah tulang sejak kecelakaan jatuh dari pohon kelapa.
Selanjutnya membantu Nek Hafasah, 83 warga Dusun Timur Gampong Baru Kec. Samudera Kab. Aceh Utara, seorang pejuang yang pernah melawan penjajahan Belanda. Kini sudah dua tahun terbaring karena patah tulang. 
Berlanjut lagi, membantu Zumar Zamawi, bocah lima tahun yang menderita sakit lumpuh di Gampong Dayah Blang Seurutuy Kec. Syamtalira Bayu Kab. Aceh Utara.
 Berlanjut lagi membantu Kak Mah, 30 yang menderita sakit menahun di Gampong Paya Beunyot Kec. Bandar Baru Kab. Aceh Utara.

Tindakan sosialnya menjadi buah bibir ditengah masyarakat Aceh dan terlalu banyak melahirkan  kisah mengharukan yang dirasakan orang – orang yang telah menerima bantuan kapolres. 
Seandainya saja, AKBP Eko Hartanto mencalonkan diri sebagai walikota atau bupati, maka penulis yakin jumlah suaranya akan terlalu melebihi target. 

Karena rasa cintanya pada ulama dan kebaikannya pada rakyat yang terabaikan telah mengharumkan citra kepolisian RI serta menuai banyak simpati juga pujian. 

Ketika penulis bertanya berapa jumlah total warga susah yang pernah menerima bantuan, Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto menjawab tidak tahu dan tidak pernah menghitung atau mencatatnya. 

“Ini bantuan Kue Surga program pak Kapolda Aceh. Irjen. Pol. Wahyu Widada. Saya tidak ingat berapa banyak karena tidak punya target. Namun setiap ada waktu, saya gunakan untuk mengantar bantuan kepada orang yang membutuhkannya. Maaf juga kalau saya tidak sempat mengajak wartawan, karena capek dor to dor dilapangan,” ujarnya.
 
Sampai hari ini, masyarakat mulai ramai mendatangi Mapolsek terdekat untuk menyampaikan informasi keberadaan orang yang terabaikan dan butuh pertolongan. 
Karena dia adalah orang yang paling dinantikan masyarakat.  Dia juga adalah satu-satunya kapolres yang paling banyak memeluk dan mencium tangan para ulama Kharismatik Aceh. 

Bahkan dia juga adalah satu-satunya pejabat di Aceh yang sanggup mendekap, menghibur dan  menyeka airmata kesedihan rakyat yang terabaikan. 

Alangkah indahnya, bila pejabat lain mampu meniru cara menebar kebaikan ala AKBP Eko Hartanto. 

loading...

Contact form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.