Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Bambang Tri Banda Aceh Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Cuaca Cut Meutia Daerah Dana Bos Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Feature Fito FORMATPAS Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan History Hotel Hukum HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa JARI Jawa Timur Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Kisah Inspiratif Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malware WannaCry Masjid Milad GAM Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik MUI Musik Muslim Uighur Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebriti Senator Sosok Sport Status-Papua Sumatera Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TMMD reguler ke-106 TNI Tokoh Tsunami Aceh Ulama Vaksin MR vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

Ilustrasi
Banda Aceh - Angin kencang melanda sebagian wilayah pesisir Aceh dalam sepekan terakhir. Embusan angin membuat nelayan tak berani turun melaut. Apalagi ketinggian gelombang juga mencapai 4 meter.

Panglima Laot (lembaga adat nelayan) Lhok Ulee lhee, Banda Aceh, M. Syafaat, mengatakan sudah sepekan lebih nelayan di wilayahnya tak melaut. "Boat diparkir di dermaga, nelayan nganggur. Hanya nelayan pancing yang tetap beroperasi di pinggir laut," ujar Syafaat.

Menurut dia, angin kencang juga disertai gelombang setinggi 3-4 meter. Nelayan biasa menyebut sebagai angin barat. Kejadian ini juga berbarengan dengan gelombang pasang tahunan.

Kepala Seksi Data Informasi Stasiun Meteorologi Blang Bintang, Zakaria, mengatakan kondisi angin di wilayah Aceh adalah peralihan dari musim timur laut ke musim barat dan barat daya. Biasanya berlangsung dari bulan Mei hingga September.

Angin barat dapat memicu timbulnya daerah pertemuan angin (konvergen), daerah tekanan rendah, lembang tropis sampai siklon tropis di Teluk Benggala. "Imbasnya dapat dirasakan di daerah Aceh berupa banyak hujan yang diikuti angin kencang, serta gelombang laut yang tinggi seperti sekarang ini," kata Zakaria.

Daerah yang perlu waspadai, menurut dia, adalah wilayah Aceh Barat, Aceh Selatan, Banda Aceh, Aceh Besar, dan Sabang. Wilayah-wilayah tersebut menghadap langsung ke Samudra Hindia bagian barat dan utara, sehingga sistem cuaca di daerah tersebut banyak diwarnai sifat udara lautan. Wilayah tersebut juga bertetangga dengan sistem cuaca Teluk Benggala dan Bangladesh.

Saat ini dilaporkan tinggi gelombang mencapai 2-4 meter di wilayah Samudra Hindia bagian barat Aceh. Kecepatan angin diperkirakan mencapai 40 kilometer per jam.
(tempo.co)
loading...
Label: ,

Post a Comment

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.