Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Bambang Tri Banda Aceh Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Carona Cuaca Cut Meutia Daerah Dana Bos Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Feature Fito FORMATPAS Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan History Hotel Hukum HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Iran Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa JARI Jawa Timur Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Kisah Inspiratif Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malware WannaCry Masjid Milad GAM Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik MUI Musik Muslim Uighur Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebriti Senator Sosok Sport Status-Papua Sumatera Sunda Empire Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TMMD reguler ke-106 TNI Tokoh Tsunami Aceh Ulama USA Vaksin MR vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

Perempuan yang berupaya menyelundupkan sabu-sabu di dalam kerudung. FOTO: JAWA POS
Jakarta - Bandar narkoba semakin kreatif mengembangkan modus untuk penyelundupan. Buktinya, kemarin BNN meringkus empat perempuan yang menyelundupkan sabu-sabu (SS) dalam kerudung dan celana dalam. Mereka adalah A, 32; Q, 27; LM, 19; dan N, 27.

Empat perempuan asal Aceh itu ditangkap di Bandara Juanda, Surabaya, Selasa lalu (3/5) dengan total barang bukti 2 kg sabu-sabu. Barang haram kristal putih itu disembunyikan di dalam kerudung, di bagian kepala.

''SS tersebut dikirim dari Bandara Kualanamu, Medan, dengan tujuan Bandara Juanda. Nantinya, SS itu dikirim ke daerah Bangkalan, Madura,'' kata Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Irjen Arman Depari kemarin (24/5).

Pengungkapan berawal dari laporan informan BNN. Informasi itu berisi adanya pengiriman sabu-sabu di Bandara Kualanamu, Medan. Yang mana, sabu-sabu tersebut menuju Bandara Juanda, Surabaya.

Pengiriman dilakukan empat perempuan berjilbab asal Aceh. Yakni, sabu-sabu disembuyikan di dalam kerudung dan celana dalam pengedar. Berbekal informasi itu, pengejaran dilakukan.

Agar penangkapan berjalan lancar, koordinasi dengan Bandara Kualanamu, Medan, dilakukan. Pihaknya memberitahukan terkait pengiriman sabu-sabu tersebut.

Dalam koordinasi itu, pihak Bandara Kualanamu diminta mengawasi gerak-gerik empat pelaku tersebut sebelum ditangkap di Juanda. Setelah berhasil meringkus empat pelaku sindikat Aceh, pihaknya kembali meringkus tiga pelaku lain.

Secara terpisah, Polresta Bandara Soekarno-Hatta mengamankan 71 kilogram sabu-sabu dari Tiongkok.
(Sumber: JPNN)
loading...
Label: ,

Post a Comment

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.