Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Bambang Tri Banda Aceh Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Cuaca Cut Meutia Daerah Dana Bos Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Feature Fito FORMATPAS Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan History Hotel Hukum HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa JARI Jawa Timur Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Kisah Inspiratif Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malware WannaCry Masjid Milad GAM Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik MUI Musik Muslim Uighur Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebriti Senator Sosok Sport Status-Papua Sumatera Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TMMD reguler ke-106 TNI Tokoh Tsunami Aceh Ulama Vaksin MR vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

Banda Aceh - Seorang karyawan swasta berinisial ES (39) ditangkap di kediamannya terkait kasus penipuan. ES diduga menipu seorang PNS di Aceh dengan modus pengurusan proyek.

"Pelaku menjanjikan akan mengurus proyek untuk korban di Kementerian Desa (Kemendes). Korban diminta mengirim uang ke rekening pelaku hingga Rp 1,1 miliar," kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Aceh Kombes Agus Sarjito kepada wartawan, Jumat (1/11/2019).

Kasus ini bermula pada akhir 2015 saat tersangka ES bertemu dengan korban Mah (51), PNS asal Banda Aceh. Dalam pertemuan tersebut, ES menawarkan pekerjaan berupa proyek dari Kemendes yang berlokasi di Sabang, Aceh.

ES kemudian meminta korban mengirim sejumlah uang dengan alasan untuk biaya pengurusan pekerjaan. Korban mentransfer uang ke rekening korban dengan total Rp 1,1 miliar melalui empat bank.

Dua tahun berselang atau tepatnya awal 2018, proyek yang dijanjikan tidak kunjung ada. Korban akhirnya meminta uangnya dikembalikan. Tapi ES kembali memberi janji palsu.

"Tersangka hanya memberikan janji-janji saja untuk pengembalian uang tersebut, akan tetapi sampai dengan sekarang uang tersebut belum dikembalikan," jelas Agus.

Korban, yang merasa ditipu, membuat laporan ke Polres Sabang dengan nomor laporan LP.B/17/V/Res.1.11./2019/Aceh/Spkt/Res Sbg, tanggal 16 Mei 2019. Polisi turun tangan menyelidiki keberadaan pelaku.

ES akhirnya dibekuk personel Satreskrim Polres Sabang dibantu Unit Resmob Satreskrim Polres Jakarta Selatan saat berada di apartemennya. Dia ditangkap dini hari tadi, sekitar pukul 01.20 WIB.

Pelaku ES kemudian dibawa ke Mapolres Jakarta Selatan untuk menjalani pemeriksaan. ES dijerat dengan pasal penipuan dan penggelapan.

"Kami akan membawa tersangka ke Sabang untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kami masih mendalami kasus ini," ungkap Agus. | Detik.com
loading...
Label: ,

Post a Comment

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.