Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Bambang Tri Banda Aceh Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Cuaca Cut Meutia Daerah Dana Bos Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Feature Fito FORMATPAS Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan History Hotel Hukum HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa JARI Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Kisah Inspiratif Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malware WannaCry Masjid Milad GAM Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik MUI Musik Muslim Uighur Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebriti Senator Sosok Sport Status-Papua Sumatera Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TNI Tokoh Tsunami Aceh Ulama Vaksin MR vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

Ilustrasi
Nagan Raya - Seorang anak di Nagan Raya, Aceh, berinisial DNS alias Botong (31) tega membunuh ayah kandungnya karena tidak diizinkan mengelola kebun sawit. Pelaku menghabisi nyawa MY dengan menusuk dari belakang menggunakan pisau.

"Motifnya, pelaku mengaku sakit hati karena sudah tidak diberi atau dipercaya mengelola kebun sawit oleh korban, yang merupakan orang tua kandungnya sendiri," kata Kasat Reskrim Polres Nagan Raya AKP Bobby Putra Ramadhan Sebayang kepada detikcom, Jumat (5/7/2019).

Pelaku diamankan setelah mengakui perbuatannya pada Kamis (4/7) sore. Pembunuhan itu terjadi pada 23 Juni lalu di perkebunan sawit milik korban di kawasan Nagan Raya.

Menurut Bobby, setelah kejadian, pelaku membuat laporan ke polisi bahwa orang tuanya menjadi korban pembunuhan. Laporan itu diterima polisi dengan nomor LP/11/VI/RES.1.7./Aceh/Res Nara/Sek Damar.

Sejumlah saksi diperiksa, termasuk Botong. Dari pengakuan saksi itulah identitas pelaku pembunuhan mulai diketahui.

Bobby menjelaskan, identitas pelaku terungkap setelah polisi memeriksa seorang saksi yang pertama kali tiba di lokasi korban dibunuh. Saksi yang berusia 22 tahun itu mengaku sempat melihat seorang pria melarikan diri dari tempat kejadian.

Saksi tersebut juga mencari pertolongan dengan mendatangi rumah Botong, namun orang yang dituju tidak berada di tempat. Dia kemudian kembali ke lokasi kejadian, tapi dalam perjalanan bertemu beberapa orang.

Merekalah yang akhirnya menolong korban. Namun, tak lama berselang, saksi kembali mencari Botong.

"Ketika saksi tiba di rumah Botong, dia terkejut karena melihat Botong menggunakan pakaian merah seperti pria yang melarikan diri dari lokasi kejadian," jelas Bobby.

Berdasarkan pengakuan saksi itulah, polisi kembali memeriksa Botong. Setelah diinterogasi, Botong akhirnya mengakui telah membunuh ayah kandungnya dengan cara membekap dan menusuknya dari belakang.

Tim gabungan Polda Aceh dan Polres Nagan Raya kemudian bergerak ke rumah pelaku untuk mengamankan sejumlah barang bukti. Pelaku kini diamankan di Mapolsek Darul Makmur untuk penyidikan lebih lanjut.

"Jadi pelaku ini diamankan tim gabungan di Polsek Darul Makmur saat dia dilakukan interogasi," ungkap Bobby. | Detik.com
loading...
Label: ,

Post a Comment

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.