Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Bambang Tri Banda Aceh Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Cuaca Cut Meutia Daerah Dana Bos Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Feature Fito FORMATPAS Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan History Hotel Hukum HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa JARI Jawa Timur Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Kisah Inspiratif Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malware WannaCry Masjid Milad GAM Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik MUI Musik Muslim Uighur Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebriti Senator Sosok Sport Status-Papua Sumatera Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TNI Tokoh Tsunami Aceh Ulama Vaksin MR vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

Korban cabul guru mesum di Lamongan membuat pernyataan yang mengejutkan. (Foto: iNews/Abdul Wakhid).
Lamongan - Satu dari 30 orang korban dari oknum guru cabul di sekolah dasar (SD) Kabupaten Lamongan, Jawa Timur (Jatim), membuat pernyataan mengejutkan. Hampir setiap hari dia haru melayani nafsu bejat pelaku.

"Iya, setiap hari," kata korban yang juga siswi kelas 6 SD tersebut, Jumat (5/7/2019).

Aksi cabul pelaku, Slamet Priyanto, sudah dilakukan kepada dirinya sejak tiga bulan terakhir, terhitung Oktober - Januari 2019. Dia terpaksa mengikuti kemauan pelaku, karena diancam akan diberikan nilai jelek di rapor nantinya.

Menurut dia, guru tersebut melakukan perbuatan bejatnya di sekolah dan di rumah pelaku. Modusnya dengan menyuruh siswi tersebut mengambil laptop dan buku pelaku yang tertinggal.

"Di rumah juga pernah (dicabuli)," kata korban.

Pascaperistiwa tersebut, korban sempat merasakan sakit di bagian organ vitalnya. Orang tua korban yang curiga langsung mengecek kondisi anaknya itu, dan meminta korban berterus terang tentang kondisi yang dialaminya.

Di sanalah korban bercerita, dia telah menjadi korban cabul gurunya. Pihak orang tua korban kemudian melaporkan kasus ini ke polisi.

"Ada satu siswa yang mengadu ke orang tuanya. Dari situ, orang tua korban langsung melaporkan kejadian yang dialami anaknya ke Polres Lamongan," kata Kasatreskrim Polres Lamongan, AKP Wahyu Norman Hidayat.

Saat diperiksa polisi, pelaku hanya mengaku, telah mencabuli sembilan muridnya. Namun saat ini sudah ada 30 surat pernyataan dari korban pencabulan. Bahkan, satu di antaranya dibuat oleh siswa berjenis kelamin laki-laki.

Saat ini polisi masih mengembangkan kasus tersebut, termasuk akan mendatangkan psikiater untuk memeriksa kejiwaan pelaku. | Inews.id
loading...

Post a Comment

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.