Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Bambang Tri Banda Aceh Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Cuaca Cut Meutia Daerah Dana Bos Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Feature Fito FORMATPAS Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan History Hotel Hukum HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa JARI Jawa Timur Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Kisah Inspiratif Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malware WannaCry Masjid Milad GAM Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik MUI Musik Muslim Uighur Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebriti Senator Sosok Sport Status-Papua Sumatera Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TNI Tokoh Tsunami Aceh Ulama Vaksin MR vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

Aceh Barat - 10 ekor kerbau yang berada di Aceh Barat mati mendadak. Warga setempat menduga kerbau ini terjangkit penyakit ngorok atau disebut terjangkit penyakit septicaemia epizootica (SE).

"Kami sangat khawatir dengan kejadian ini, karena sangat merugikan peternak," kata Kepala Desa Gampong Baro KB, Kecamatan Woyla Timur, Kabupaten Aceh Barat yang dilansir Antara, Minggu (7/7/2019).

Menurutnya, kerbau yang ditemukan mati mendadak tersebut terdapat pembengkakan di bagian leher dan kondisi perut yang membiru. Rata-rata ternak kerbau yang ditemukan mati tersebut berada di sekitar kandang, di dalam genangan air, serta berada di dalam kawasan pinggir sungai di lokasi penggembalaan ternak.

Kata Muhammad Nasir, sebelum ternak kerbau milik petani ditemukan mati mendadak, kondisi ternak terlihat sehat-sehat saja. Kondisi kerbau juga terlihat bugar dan tidak terlihat dalam kondisi sakit.

"Kami berharap persoalan ini dapat segera diatasi oleh intansi terkait, sehingga kerbau milik petani di Aceh Barat bisa diselamatkan," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Aceh Barat, Said Mahjali, yang dikonfirmasi, membenarkan 10 kerbau itu mati mendadak. Dia juga menduga kerbau itu terjangkit penyakit ngorok. Pihaknya juga sudah menurunkan petugas kesehatan hewan di sejumlah kecamatan di Aceh Barat, meliputi Woyla Timur, Sungai Mas, dan Woyla untuk melakukan vaksinasi.

"Ternak yang mati ini diduga kuat karena tidak pernah mendapatkan vaksinasi dari petugas kesehatan hewan, padahal tahun lalu, seluruh ternak kerbau di Aceh Barat memang kita lakukan vaksinasi agar terhindar dari jangkitan penyakit ngorok," kata Said. | detik.com
loading...
Label: ,

Post a Comment

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.