Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Bambang Tri Banda Aceh Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Cuaca Cut Meutia Daerah Dana Bos Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Feature Fito FORMATPAS Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan History Hotel Hukum HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa JARI Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Kisah Inspiratif Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malware WannaCry Masjid Milad GAM Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik MUI Musik Muslim Uighur Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebriti Senator Sosok Sport Status-Papua Sumatera Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TNI Tokoh Tsunami Aceh Ulama Vaksin MR vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA


JAKARTA- Jaringan Advokasi Rakyat Indonesia (JARI) meminta Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) mempublikasikan hasil pemeriksaan Pesta Narkoba di Rutan Salemba beberapa bulan.

Ketua JARI Safaruddin mendesak Kementerian Hukum dan HAM untuk menyampaikan ke hadapan publik hasil penindakan yang telah dilakukan terkait kasus pesta narkoba dan dugem di Rutan Salemba pada September 2018 lalu.

Menurut safar, sejauh ini dirinya melihat belum adanya tindakan apapun yang diambil oleh pimpinan Kemenkumham maupun Ditjenpas terkait kasus yang telah disiarkan di stasiun TV,media massa,elektronik dan online.

“  Sangat kita sesalkan,dimana kami melihat hingga saat ini tidak ada satupun tindakan yang telah diambil oleh Kemenkumham dan Ditjenpas, ini melukai rasa keadilan,jika memang ada kami minta agar di publikasikan hasil pemeriksaan untuk kasus tersebut “,ungkap safar melalui pres rilisnya, Sabtu (11/5/2019).

Jari menilai mestinya dalam kasus pesta narkoba dan dugem di rutan salemba yang dibongkar oleh Najwa Shihab juga ditayangkan dalam acara Mata Najwa september lalu, Kemenkumham dalam hal ini telah layak mencopot Kakanwil DKI Jakarta,Kadivpas hingga Karutan Salemba.

Jari menilai Kemenkumham serta Ditjenpas tidak serius dalam pemberian sanksi bagi para pejabat maupun kepala unit pelaksana tehnis yang dianggap bertanggungjawab dalam kasus tersebut.

Bahkan JARI menilai adanya indikasi kasus pesta narkoba dan dugem di rutan salemba sengaja di peti es kan atau pembiaran berlalu tanpa tindakan apapun.

“ Kami melihat adanya ketidak seriusan pimpinan di Kemenkumham dan Ditjenpas memberikan sanksi kepada pejabat ataupun Ka.UPT yang bertanggungjawab dalam kasus tersebut,malah sudah hampir 7 bulan terkesan adanya pembiaran dan dipeti es kan “,ujar safar yang juga ketua YARA.

Video pesta narkoba di Rutan salemba yang diungkap dalam program acara Mata Najwa.(Red)
loading...
Label: , ,

Post a Comment

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.