Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Bambang Tri Banda Aceh Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Cuaca Cut Meutia Daerah Dana Bos Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Feature Fito FORMATPAS Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan History Hotel Hukum HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa JARI Jawa Timur Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Kisah Inspiratif Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malware WannaCry Masjid Milad GAM Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik MUI Musik Muslim Uighur Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebriti Senator Sosok Sport Status-Papua Sumatera Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TNI Tokoh Tsunami Aceh Ulama Vaksin MR vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

Insiden kecelakaan kerja terjadi di kapal pengangkut pasir di Kabupaten Siak, Riau. Dalam musibah ini, sebanyak empat anak buah kapal (ABK) dinyatakan meninggal dunia.Foto Okezone/Banda HT
PEKANBARU - Insiden kecelakaan kerja terjadi di kapal pengangkut pasir di Kabupaten Siak, Riau. Dalam musibah ini, sebanyak empat anak buah kapal (ABK) dinyatakan meninggal dunia. Humas Basarnas Pekanbaru, Kukuh Widodo mengatakan keempat korban meninggal dunia diduga karena menghirup udara beracun. Rekan korban sempat, mencoba menolong, tapi kesulitan karena bunker kapal sangat gelap dan pengap.

"Saat ini semua ABK sudah berhasil dievakuasi dari bunker, namun semuanya meninggal dunia," kata Kukuh, Jumat (19/4/2019).

Empat korban meninggal itu adalah Fahruddin, Indra Bayu, Indra Maulana Ansar dan M Ishak. Kukuh menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi dan kapten kapal pada pukul 09.00 WIB, keempatnya bertugas membersihkan dan memperbaiki bunker kapal. Saat ini posisi Kapal BG Maju Lancar berada di Pelabuhan Industri Buton, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak.

Saat membersihkan diduga mereka tidak menggunakan peralatan yang standar seperti tabung oksigen. Rekan korban baru mengetahui karena korban sudah lama tidak keluar dalam dari bunker kapal. Bunker kapal pasir itu berbentuk lorong dan panjang, ini yang membuat korban tidak selamat.

Sekitar pukul 12.00 WIB, Kapten Kapal BG Maju Lancar mencoba mengevakuasi korban. Untuk masuk ke dalam bunker, kapten kapal menggunakan peralatan tabung oksigen. Namun karena lokasi sangat tidak memungkinkan, kapten kapal hanya bisa mengevakuasi satu korban.

Sekitar pukul 13.30 WIB, kru kapal menelepon Basarnas. Tidak lama tim datang ke lokasi. Petugaspun berhasil mengevakuasi korban satu persatu. Selain dari Basarnas, tim rescue yang melakukan evakuasi berasal dari pihak Kepolisian, Dinas Kebakaran, Syahbandar dan warga.

"Di dalam bunker tentunya mengandung gas beracun, seharusnya apabila melakukan pembersihan harus menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) biar safety. Saat mengevakuasi, tim tentu menggunakan alat keselamatan," tukasnya. | Sindonews
loading...

Post a Comment

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.