Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Bambang Tri Banda Aceh Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Cuaca Cut Meutia Dana Bos Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Feature Fito Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan History Hotel Hukum HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa JARI Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Kisah Inspiratif Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malware WannaCry Masjid Milad GAM Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik MUI Musik Muslim Uighur Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebriti Senator Sosok Sport Status-Papua Sumatera Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TNI Tokoh Tsunami Aceh Ulama Vaksin MR vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

Banda Aceh - Seorang oknum dokter yang bertugas di Aceh Barat Daya (Abdya), Aceh, dicambuk delapan kali karena terbukti mesum. Dia ditangkap ketika berada di mobil usai melarikan diri dari hotel ketika digerebek.

Dikutip dari detikcom, Senin (15/4/2019), eksekusi cambuk digelar di Halaman Masjid Al-Ala di Desa Cot Masjid Kecamatan Lueng Bata, Banda Aceh. Proses cambuk disaksikan masyarakat berbagai usia. Sesekali, mereka menyoraki ketika rotan mendarat di punggung terpidana.

Para terpidana dihadapkan ke hadapan algojo secara bergantian. Terpidana pria dicambuk sambil berdiri sedangkan perempuan dengan posisi duduk.

Oknum dokter yang dicambuk berinisial F dan pacarnya AS asal Pekanbaru. Keduanya dicambuk masing-masing delapan kali karena terbukti melanggar qanun Jinayah tentang khalwat.

"Dokternya memang tugas di Aceh. Yang perempuan asal Pekanbaru dan datang ke Aceh untuk menemui F," kata Kabid Penegakan Perundang-undangan Satpol PP-WH Aceh, Marwan kepada wartawan.

Menurutnya, ketika digerebek petugas beberapa bulan lalu, keduanya sedang berduaan di sebuah hotel di kawasan Lamgugob, Banda Aceh. Namun keduanya sempat berhasil kabur.

"Keduanya akhirnya ditangkap ketika berada di mobil. Setelah ditangkap, diproses dan hari ini dicambuk," jelas Marwan.

Selain pasangan ini, ada 10 orang lain yang ikut dicambuk yaitu MZ (22 kali cambukan), ZZ (22 kali), UH (21 kali), AF (23 kali), F (23 kali), M (22 kali), MA (26 kali), NA (23 kali). Selain itu juga RJ (18 kali) dan F (37 kali).

Beberapa perempuan yang dicambuk itu terlihat menangis ketika disabet algojo. Namun mereka menjalani hukuman hingga selesai. | detik.com
loading...
Label: ,

Post a Comment

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.