Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Bambang Tri Banda Aceh Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Cuaca Cut Meutia Dana Bos Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Fito Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan History Hotel Hukum HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malware WannaCry Masjid Milad GAM Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik MUI Musik Muslim Uighur Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebriti Senator Sosok Sport Status-Papua Sumatera Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TNI Tokoh Tsunami Aceh Ulama Vaksin MR vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

Suasana evakuasi jenazah Sutinem (60), pelaku yang mengakhiri nyawanya dengan menggantung diri di pohon petai di Kampung Burni Bius, Kecamatan Silihnara, Kabupaten Aceh Tengah, Selasa (8/1/2019).(KOMPAS.som/ IWAN BAHAGIA SP)
Aceh Tengah - Seorang nenek bernama Sutinem (60), warga Kampung Burni Bius, Kecamatan Silihnara, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, ditemukan tewas di kebun kopi milik salah seorang warga sekitar, Selasa (8/1/2018).

Sehari sebelum kejadian, salah seorang anak korban sempat melaporkan peristiwa orang hilang ke Polsek Silihnara, dan meminta warga sekitar untuk mencarinya.

"Anak korban melaporkan bahwa ibunya sudah dua hari tidak pulang ke rumah, sehingga dipimpin Reje (Kepala Desa) pencaharian terhadap Sutinem dilakukan sekitar pukul 20.30-23.00 WIB, namun hasilnya nihil. Karena hujan deras, pencarian pun dihentikan," kata Kasat Reskrim Polres Aceh Tengah AKP Agus Riwayanto Diputra SIK, Selasa (8/1/2018).

Esoknya, puluhan warga kembali melakukan pencarian pada pagi hari. Sekitar pukul 08.30 WIB, akhirnya korban ditemukan tak bernyawa di perkebunan kopi milik tetangga korban dengan kondisi tali terikat di leher dan sudah terputus dari batang petai.

"Korban kemudian dievakuasi dengan ambulans ke rumah sakit oleh personel Polsek Silihnara, termasuk kapolsek dan wakapolsek untuk divisum," jelas Agus Riwayanto.

Kakek Zainal Gantung Diri Hasil penyelidikan polisi, sementara ini disimpulkan bahwa korban menggantung dirinya menggunakan tali nilon plastik yang diikatkan di batang pohon petai.

"Setelah diperiksa di RSU Datu Beru, hasil visum menyatakan bahwa korban murni gantung diri, karena pada saat diperiksa tidak ada ditemukan bekas luka di bagian tubuh korban, kecuali di leher, dengan kondisi mengeluarkan kotoran dari dubur," ungkap Agus Riwayanto.

Sementara itu berdasarkan informasi yang diperoleh Kompas.com, Sutinem memang dikenal suka pergi sendiri apabila ada masalah. Bahkan sebelum menghilang, korban diketahui sempat bertengkar dengan anak kandungnya di rumah, sampai akhirnya korban pergi dari rumah dan bunuh diri.

Baca Selengkapnya
loading...
Label: ,

Post a Comment

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.