Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Bambang Tri Banda Aceh Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Cuaca Cut Meutia Dana Bos Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Fito Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan History Hotel Hukum HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malware WannaCry Masjid Milad GAM Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik MUI Musik Muslim Uighur Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebriti Senator Sosok Sport Status-Papua Sumatera Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TNI Tokoh Tsunami Aceh Ulama Vaksin MR vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

Banda Aceh - Nilai ekspor komoditas unggulan dari daerah dataran tinggi Aceh, yakni kopi yang dikirim melalui pelabuhan di luar provinsi itu mencatatkan rekor tertinggi di tahun ini. Angkanya mencapai  11,08 juta dolar AS di November 2018.

"Negara penerima terbesar kopi asal Aceh, yakni Jerman dan Amerika Serikat (AS) via Singapura di November dengan nilai 11,08 juta dolar AS," ucap Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, Wahyudin di Banda Aceh, Senin (8/1).

Wahyudin menyatakan, kopi yang tergabung kelompok komoditas teh, rempah-rempah ini diekspor melewati Pelabuhan Belawan dan Bandara Kualanamu di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Yaitu, dengan total nilai 13,16 juta dolar AS.

Sebagian kecil dari ekspor yang masih dalam berbentuk biji ini senilai 6.165 dolar AS di antaranya melalui Bandara Juanda di Surabaya, Jawa Timur, dan Bandara Soekarno-Hatta di Jakarta senilai 624 dolar AS. "Dari total ekspor berbagai komoditas nonmigas asal Aceh di November 2018 tercatat 12,57 juta dolar AS, sekitar 51,15 persen lewat pelabuhan di luar Aceh," kata dia.

Wahyudin mengaku secara kumulatif di periode Januari-November 2018 total ekspor asal Aceh sebesar 228,07 juta dolar AS, dan 98,65 juta dolar AS di antaranya melewati pelabuhan di luar Aceh," katanya.

"Kopi baik jenis arabika maupun robusta diekspor lewat pelabuhan di luar Aceh, telah memberi andil sekitar 71,65 persen dari 98,65 juta dolar AS atau senilai 70,63 juta dolar AS," rinci Wahyudin.

Presiden Joko Widodo tahun lalu mengatakan, ekspor dan investasi menjadi dua hal penting atau kunci dalam memperkuat fundamental perekonomian Indonesia.

"Kalau itu bisa kita lakukan, ekspornya meningkat, sehingga defisit neraca perdagangan bisa kita selesaikan. Defisit transaksi berjalan kita bisa kita selesaikan," kata Jokowi.

Sumber : Antara
loading...
Label: ,

Post a Comment

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.