Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Bambang Tri Banda Aceh Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Carona Cuaca Cut Meutia Daerah Dana Bos Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Feature Fito FORMATPAS Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan History Hotel Hukum HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Iran Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa JARI Jawa Timur Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Kisah Inspiratif Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malware WannaCry Masjid Milad GAM Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik MUI Musik Muslim Uighur Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebriti Senator Sosok Sport Status-Papua Sumatera Sunda Empire Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TMMD reguler ke-106 TNI Tokoh Tsunami Aceh Ulama USA Vaksin MR vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

Rumah bantuan untu
StatusAceh.Net- Aceh utara merupakan kabupaten yg memiliki luas wilayah terbanyak di bandingkan dengan kabupaten lain di aceh, dengan sumber daya alam melimpah ruah yang merupakan faktor terbesar bagi kemakmuran penduduknya, seharusnya masyarakat aceh utara dapat merasakan kesejateraan dari pemerintah sebagai pengelola sumber daya alam yang ada.

Namun sepertinya perhatian pemerintah tidak terjangkau kepada pak hambali, rumah reot tak layak huni menjadi bukti nyata ketidak pedulian pemerintah kepada rakyatnya secara merata. Menurut survei Pemuda Peduli Pasee pada hari sabtu 23 september 2017 di gampong mane kawan kecamatan seunudon kabupaten Aceh Utara mendapati keadaan pak hambali  yang memprihatinkan.

Hidup sebatang kara sejak nenek beliau meninggal saat berumur 4,5 tahun, ia tak memiliki seorang pun kerabat. Pak Hambali awalnya tidak berdiam di satu tempat melainkan tinggal dimana-mana sampai akhirnya penduduk sekitar menggalang dana dan bergotong royong untuk membantu beliau membuat gubuk seadanya di pinggir sungai.

Karena keterbatasan fisik dan sudah berumur membuat pak hambali tidak mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari, masyarakat lah yang mengambil andil dalam hal ini tanpa menghiraukan lagi campur tangan dari pemerintah Aceh Utara

Melihat bantuan pemerintah yang macet dan tak kunjung datang, pak zakir selaku tokoh masyarakat setempat merasa iba melihat kondisi yang di alami pak hambali.

“ Sebagai sesama manusia saya tak  kuat  melihat pak hambali yang tak mendapat perhatian sedikitpun dari pemerintah, dia (hambali) yang sebatang kara sejak kecil hanya memakan hasil dari pekerjaannya sebagai buruh bagi masyarakat sekitar gampong tersebut, han sampek hate lon kaloen.”ungkap pak muzakir.

Gubuk reot milik pak hambali sebelum dibangun
“ Seharusnya pemerintah menolong pak hambali sebagai bagian dari rakyatnya. Namun, malah pak nasir yang justru meberikan bantuan uang tunai 5 juta rupiah yang kini di bangun rumah kayu sederhana untuk pak hambali. Seharusnya menjadi penolong dan mensejahterakan masyarakat yang kesusahan adalah pemerintah sebagai representatif dari rakyat justru malah mengabaikannya.” Tambah pak muzakir

Pemerintah seharusnya melihat tidak hanya diam tentang hal ini, membantu baik dari segi ekonomi bukan malah berpangku tangan. Rizzki selaku anggota Pemuda Peduli Pasee yang langsung berada di lokasi mengatakan “ Sudah ada usulan dari masyarat sekitar kepada pemerintah untuk membuat tempat tinggal bagi pak hambali, namun justru malam pemerintah tidak mau menolong dengan berdalih tidak adanya tanah atas kepelikan pak hambali untuk membuat rumah.”

Teuku Rizza Muly selaku Ketua Umum berharap pemerintah sigap dan cermat dalam melihat persoalan ini, representatif dari rakyat adalah tanggung jawab utama pemerintah dan hal itu harus benar-benar di jalankan.

"Kami selaku pemuda yang peduli sangat memprihatinkan kejadian ini di daerah kami sendiri. Oleh karena itu kami juga berharap bisa bersinergi dalam mengatasi hal-hal ini kedepannya ",pungkasnya.(Red)
loading...

Post a Comment

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.