Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Bambang Tri Banda Aceh Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Cuaca Cut Meutia Daerah Dana Bos Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Feature Fito FORMATPAS Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan History Hotel Hukum HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Iran Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa JARI Jawa Timur Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Kisah Inspiratif Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malware WannaCry Masjid Milad GAM Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik MUI Musik Muslim Uighur Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebriti Senator Sosok Sport Status-Papua Sumatera Sunda Empire Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TMMD reguler ke-106 TNI Tokoh Tsunami Aceh Ulama USA Vaksin MR vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

MALAYSIA - Kementerian Pariwisata RI terus melakukan berbagai strategi dalam rangka memperluas jaringan kerjasama promosi Wonderful Indonesia di luar negeri, salah satunya melalui kegiatan penjualan paket wisata atau “Sales Mission” di tiga kota di Malaysia selama 3 hari, 26-28 April.

Malaysia sebagai salah satu pasar prioritas di Asia Tenggara ini dianggap menjadi lokasi yang pas untuk menggeberkan pariwisata Indonesia dalam rangka menarik jumlah kunjungan wisatawan ke Indonesia dengan target 20 juta hingga tahun 2019 nanti.

Rangkaian Sales Mission yang dimulai Rabu (26/4/2017) tersebut di Royale Bintang Resort - Seremban, Malaysia turut dihadiri oleh Asdep Pengembangan Pasar Asia Tenggara, yang diwakili oleh Kabid Misi Penjualan Asia Tenggara, Pupung Thariq Fadillah yang ikut memberikan sambutan dan dilanjutkan dengan Pemaparan Potensi Destinasi Wisata Daerah oleh Perwakilan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Rahmadhani dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Barat, Didit Permadi Santoso.

Selain unsur Kemenpar RI, acara Sales Mission juga dihadiri oleh KBRI Kuala Lumpur, KJRI Johor Bahru dan Garuda Indonesia dan menggunakan apron untuk menjamu makan siang peserta sebagai sebuah simbolis Indonesia siap dan komit melayani wisatawan mancanegara ke Indonesia.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Reza Fahlevi yang diwakili oleh Kepala Bidang Pemasaran, Rahmadhani sebagai salah satu narasumber pada acara tersebut menyatakan bahwa kegiatan Sales Mission tersebut sangat penting dalam rangka mempertemukan para agen perjalanan wisata (sellers meet buyers) dengan memperkenalkan paket-paket wisata menarik di daerah.

“Kegiatan Sales Mission bisa menjadi salah satu strategi pemasaran pariwisata berkaitan dengan transaksi penjualan paket-paket wisata selain mempromosikan potensi wisata daerah melalui kegiatan branding dan advertising," sebut Rahmadhani.

Sales Mission yang diawali dengan presentasi tentang kondisi Aceh, yang disampaikan oleh Rahmadhani juga mengangkat soal branding baru wisata Aceh "The Light of Aceh" yang merupakan bagian dari Wonderful Indonesia.

"Kemajuan industri pariwisata Aceh saat ini dan isu-isus strategis lainnya sangat penting untuk dibahas dan diklarifikasikan tidak hanya menyangkut tentang industri pariwisata yang makin berkembang, aksesibilitas, amenitas dan atraksi yang makin baik, tapi juga tentang pencitraan Aceh yang masih negatif di luar, salah satunya seperti pemakaian hijab, keamanan, konektifitas, dan lainnya," papar Rahmadhani dalam sesi presentasi tersebut.

Menurut Rahmadhani, kegiatan Sales Mission di Malaysia juga menjadi momen penting dalam memperbaiki pencitraan Aceh yang masih negatif oleh sebahagian pelaku industri di Malaysia, sehingga dari Aceh sendiri juga hadir pelaku industri pariwisata, yakni Mahlizar dari Biro Perjalanan Wisata “The Great Wall” yang diundang oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.

“Beberapa paket wisata menarik dan tematik lainnya juga berhasil meramaikan kegiatan Sales Misson di Malaysia, seperti “Wonderful Ramadhan in Aceh”, “Discover Aceh”, “Aceh Adventure”, “Aceh Underwater”, “Tsunami Heritage”, “Banda Aceh-Sabang”, “Wonderful Idul Adha in Aceh”, “Muharram di Aceh”, “Muhibbah Sejarah & Budaya di Aceh”. Semoga kunjungan wisatawan Mancanegara, khususnya Malaysia makin meningkat yang sekarang jumlahnya sudah mencapai sekitar 30.038 orang tahun 2016, dibandingkan tahun 2015 berjumlah hanya 21.046 orang," tambah Rahmadhani dengan optimis.

Selain di Royale Bintang Resort - Seremban, kegiatan Sale Mission juga berlangsung berturut-turut di Novotel - Melaka dan di Mutiara Hotel - Johor Bahru yang dihadiri 15 seller dari berbagai daerah, seperti Aceh, Sumut, Sumbar, Sumsel, Kepri, Jakarta, Jatim, Yogjakarta dan Bali dan sekitar 20 buyers dari masing-masing kota melalui sistem Round Robin (sellers meet buyers) dengan waktu per sesi 6 menit.[Rill]
loading...
Label: ,

Post a Comment

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.