Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Bambang Tri Banda Aceh Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Cuaca Cut Meutia Daerah Dana Bos Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Feature Fito FORMATPAS Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan History Hotel Hukum HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa JARI Jawa Timur Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Kisah Inspiratif Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malware WannaCry Masjid Milad GAM Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik MUI Musik Muslim Uighur Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebriti Senator Sosok Sport Status-Papua Sumatera Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TMMD reguler ke-106 TNI Tokoh Tsunami Aceh Ulama Vaksin MR vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

Habib Rizieq
JAKARTA- Direktur Eksekutif Lembaga Analisis Politik Indonesia, Maksimus Ramses Lalongkoe, mengatakan, laporan Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP PMKRI) terhadap Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab ke Polda Metro Jaya pada Senin, 26 Desember 2016, atas tuduhan dugaan penistaan agama, tidak perlu dipolitisasi sebagai bentuk pengalihan isu.
Laporan organisasi massa (ormas) PMKRI itu harus dilihat sebagai upaya hukum normatif yang berlaku di negara Indonesia, bukan sebagai bentuk strategi pengalihan isu seperti yang sedang berkembang saat ini.

"Saya melihatnya laporan itu bukan suatu strategi pengalihan isu seperti yang berkembang saat ini. PMKRI juga bukan ormas yang berafiliasi dengan lingkaran politik mana pun sehingga kalau ada yang berpikir ini merupakan bagian dari rangkain pengalihan isu, kurang tepat," kata Ramses di Jakarta, Selasa (27/12).

Lebih lanjut, Ramses mengatakan, ormas PMKRI tentu melihatnya dari subtansi hukum terhadap orang yang diduga menista agama bukan sebagai upaya konstruksi politik atau ingin membangun opini publik.

"Hukum dan politik merupakan dua hal berbeda sehingga tidak perlu dikaitkan-kaitkan," katanya.

Ramses menambahkan, banyak kasus di bangsa ini yang selalu dikembang-kembangkan dari sisi politis, padahal itu murni perbuatan hukum. Menurutnya, mempolitisasi suatu perbuatan hukum hanya akan merusak tatanan berbangsa dan bernegara.
Seperti diketahui, ormas PMKRI melaporkan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab ke Polda Metro Jaya pada Senin, 26 Desember 2016, atas tuduhan dugaan penistaan agama.

Rizieq dituduh menistakan agama karena mengatakan bahwa Tuhan tidak beranak dan tidak diperanakkan. Rizieq juga melarang umat Muslim mengucapkan selamat Natal. "Kalau Tuhan beranak, bidannya siapa," kata Rizieq saat ceramah di sebuah acara di Pondok kelapa, Jakarta Timur pada Minggu, 25 Desember 2016.(beritasatu)
loading...
Label: ,

Post a Comment

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.