Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Bambang Tri Banda Aceh Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Cuaca Cut Meutia Daerah Dana Bos Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Feature Fito FORMATPAS Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan History Hotel Hukum HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa JARI Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Kisah Inspiratif Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malware WannaCry Masjid Milad GAM Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik MUI Musik Muslim Uighur Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebriti Senator Sosok Sport Status-Papua Sumatera Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TNI Tokoh Tsunami Aceh Ulama Vaksin MR vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

statusaceh.net - Rusia mengatakan, salah satu kapal perangnya melepaskan tembakan peringatan pada kapal penangkap ikan Turki di Laut Aegea untuk menghindari tabrakan.

Kementerian pertahanan Rusia mengatakan, kapal Smetlivy melihat perahu nelayan Turki saat itu jaraknya 1.000 meter (3,000 kaki) pergi menuju sisi kapal Rusia. Meskipun berbagai upaya dilakukan oleh awak Smetlivy, kata kementerian, awak kapal nelayan Turki tidak melakukan kontak radio dan tidak menanggapi sinyal visual dengan semaphore atau peringatan.

"Untuk mencegah tabrakan, senjata kecil ditembakkan ke arah kapal Turki dari rentang yang tidak mematikan," kata kementerian pertahanan Rusia seperti dikutip dari laman BBC, Ahad (13/12/2015).

Menurut kementerian tersebut, kapal Turki mendekati hingga 600 meter (1.800 kaki) sebelum berbalik dalam menanggapi tembakan senjata Rusia. Atase militer Turki di Moskow telah dipanggil ke kementerian luar negeri atas insiden tersebut.

Hubungan antara Turki-Rusia tetap tegang terkait Turki yang menembak jatuh pesawat tempur Rusia di perbatasan Suriah pada 24 November 2015. Turki mengatakan Rusia menyeberang ke wilayah udaranya. Namun, Rusia membantahnya.(Konf)
loading...
Label:

Post a Comment

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.