Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Bambang Tri Banda Aceh Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Cuaca Cut Meutia Daerah Dana Bos Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Feature Fito FORMATPAS Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan History Hotel Hukum HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa JARI Jawa Timur Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Kisah Inspiratif Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malware WannaCry Masjid Milad GAM Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik MUI Musik Muslim Uighur Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebriti Senator Sosok Sport Status-Papua Sumatera Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TMMD reguler ke-106 TNI Tokoh Tsunami Aceh Ulama Vaksin MR vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

Tiga ekor gajah liar turun ke pemukiman warga Desa Leupu, Kecamatan Geumpang, Kabupaten Pidie, Senin (04/11/2018), yang berhasil didokumentasikan Tgk Samsuar warga Geumpang. Foto: Kompas.com
Bener Meriah - Kawanan gajah liar merusak kebun warga di Kampung Arul Gading, Kecamtan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Selasa (5/11/2019).

Gajah liar telah empat hari berada di perkampungan sehingga warga yang tinggal di kawasan itu, tidak berani keluar untuk pergi berkebun.

Hingga kini, hewan berbelalai panjang tersebut masih berkeliaran di kawasan itu.

“Tadi malam kami, aparatur desa bersama masyarakat, ada sekitar lima belas orang berjaga-jaga untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan di perkampungan,” ujar Kaur Umum Kampung Arul Gading, Rahmansyah saat dihubungi Serambinews.com, Selasa (5/11/2019).

“Jarak rumah warga dengan kawanan gajah sekitar 25 meter, maka kami terus berjaga-jaga tadi malam,” ungkap Kaur Umum Kampung Arul Gading.

Ia menambahkan, ada sekitar tiga puluh lebih kawanan gajah liar, hingga hari ini belum ada penggiringan.

“Wacana untuk penggiringan oleh tim delapan sudah ada, tapi hingga jam 11.00 Wib ini belum dilakukan penggiringan,” sebut Rahmansyah.

Kawanan hewan berbadan besar tersebut, menurut, Rahmansyah, terbagi dalam tiga kelompok.

Ada yang berjumlah 15 ekor, ada yang berjumlah 6 ekor, dan selebihnya kelompok besar.

Rahmansyah menceritakan, kebun warga yang dirusak gajah liar itu, berupa pohon pisang, pinang, kelapa, dan kebun kopi.

Untuk luas areal yang dirusak gajah hingga kini belum terdata.

“Untungnya gajah kalau siang tidak berkeliaran hanya berada di satu tempat, namun pada Jam 17.00 Wib, gajah akan kembali berkeliaran mencari makan di perkampungan,” kata Rahmansyah.

Menurut Rahmansyah, aparatur desa  juga sudah mengajak warga yang tinggal di Dusun Menderek untuk mengungsi.

“Mereka ada 7 Kepala Keluarga (KK) di dusun itu, harusnya mengungsi karena tahun lalu, juga di dusun itu yang parah di rusak gajah,” kata Rahmansyah.

Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul Tiga Puluh Ekor Gajah Liar, Kembali Rusak Kebun Warga di Pintu Rime Gayo
loading...
Label: ,

Post a Comment

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.