Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Bambang Tri Banda Aceh Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Cuaca Cut Meutia Daerah Dana Bos Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Feature Fito FORMATPAS Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan History Hotel Hukum HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa JARI Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Kisah Inspiratif Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malware WannaCry Masjid Milad GAM Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik MUI Musik Muslim Uighur Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebriti Senator Sosok Sport Status-Papua Sumatera Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TNI Tokoh Tsunami Aceh Ulama Vaksin MR vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

Simeulue - Badan Pengelola Minyak dan Gas Bumi Aceh (BPMA) menyampaikan wilayah Pulau Simeulue, Provinsi Aceh, memiliki potensi cadangan migas. Namun upaya eksplorasi migas sulit dilakukan di wilayah tersebut.

Kepala Divisi Formalitas dan Hubungan Eksternal BPMA Radhi Darmansyah menjelaskan wilayah Pulau Simeuleu merupakan wilayah migas yang masuk ke dalam kategori deep well. Sehingga memiliki tantangan tersendiri untuk melakukan upaya eksplorasi.

"Kedalaman lautnya bisa mencapai 1.300 - 1.500 meter dari MSL," ujar Radhi kepada Katadata.co.id, Senin, (6/5).

Radhi pun menyebut sudah ada perusahaan migas yang pernah melakukan eksplorasi di wilayah cekungan tersebut pada tahun 1968 hingga 1978. Kemudian upaya eksplorasi dilanjutkan oleh Total E&P Indonesie (Total) dengan melakukan Joint Studi Analysist (JSA) untuk wilayah yang diberi nama blok Northwest Sumatera tersebut.

Namun sayang, upaya Total tidak membuahkan hasil. Total pun mengembalikan blok migas tersebut kepada negara pada akhir tahun lalu.

"Menurut hasil joint study mereka, terlalu berisiko dan potensi sumber dayanya tidak sebesar yang diperkirakan di awal, sehingga statusnya kembali open area," ujarnya.

Berdasarkan penelusuran Katadata.co.id, potensi cadangan migas di lepas pantai Simeulue pertama kali dirilis oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Dalam survei tersebut BPPT menggandeng lembaga riset geologi dan kelautan Jerman (BGR) untuk mengungkap temuan cadangan migas di wilayah tersebut.

Awalnya survei hanya dilakukan untuk meneliti kondisi dasar laut perairan Simuelue, setelah terjadinya gempa yang mengguncang Aceh pada 2004 silam. Cadangan migas dalam jumlah raksasa di cekungan busur muka Simeulue diperkirakan mencapai 320 miliar barel.

Jumlah ini termasuk spektakuler dibanding Saudi Arabia yang mempunyai cadangan hanya sebesar 264,21 miliar barel. Diproyeksikan, temuan ini bisa menjadi penganti cadangan minyak Arun di Aceh Utara.

Sumber: katadata.co.id
loading...

Total EP Indonesie sempat melakukan joint study di wilayah tersebut namun tidak menemukan sumber daya seperti yang diperkirakan di awal

Label: ,

Post a Comment

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.