Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Bambang Tri Banda Aceh Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Cuaca Cut Meutia Dana Bos Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Fito Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan History Hotel Hukum HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malware WannaCry Masjid Milad GAM Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik MUI Musik Muslim Uighur Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebriti Senator Sosok Sport Status-Papua Sumatera Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TNI Tokoh Tsunami Aceh Ulama Vaksin MR vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

Banda Aceh- Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Aceh, Helvizar Ibrahim, mengintruksikan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Aceh untuk bersikap netral pada Pemilihan Umum 2019. Plt Sekda menyampaikan intruksi itu saat mendeklarasikan Ikrar ASN (Aku Siap Netral) dalam apel Senin di halaman Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, Senin (11/3).

“Netral itu memang sebuah ketentuan yang mengharuskan kita ASN berada pada garis itu (netral). tidak ada garis kebijakan lain, apabila melakukan kebijakan yang berbeda tentu ada sanksi,” tutur Plt Sekda.

Helvizar mengungkapkan bahwa deklarasi netral di Sekretariat Daerah Aceh itu merupakan yang pertama kali dalam lingkungan Pemerintah Aceh. Kedepan, ia berharap seluruh Satuan Kerja Pemerintah Aceh dapat melakukan hal yang serupa.

Menurutnya, Pemerintah daerah mempunyai peran untuk mengingatkan ASN dan para birokrat untuk berada dalam posisi netral dalam proses Pemilu 2019. Kendati demikian,  Helvizar mengingatkan agar setiap ASN tidak meninggalkan hak pilihnya di pesta demokrasi 17 April mendatang. 

“Betapa nasib bangsa kedepan itu, sangat tergantung pada pilihan kita hari ini. Mudah-mudahan hak pilih itu akan menentukan garis kebijakan bangsa kita, ” ungkap Plt Sekda.

Selain itu, ujarnya, bagi para ASN yang melanggar ketentuan yang seharusnya, maka akan diberikan sanksi sesuai dengan kesalahannya. Untuk itu, Panwaslih akan menindaklanjuti sesuai dengan kesalahan yang dilakukan. “Apapun pelanggran itu saya pikir sudah diatur dalam mekanisme sanksi yang diberikan," ujar nya.

Dalam kesempatan itu, ia berharap komitmen deklarasi tersebut dapat menjadi acuan untuk mengingatkan ASN secara terus menerus. Sehingga tidak ada satupun dari para aparatur di lingkungan Pemerintah Aceh yang melanggar ketentuan.(Rill)
loading...
Label: ,

Post a Comment

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.