Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Bambang Tri Banda Aceh Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Cuaca Cut Meutia Daerah Dana Bos Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Feature Fito FORMATPAS Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan History Hotel Hukum HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa JARI Jawa Timur Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Kisah Inspiratif Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malware WannaCry Masjid Milad GAM Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik MUI Musik Muslim Uighur Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebriti Senator Sosok Sport Status-Papua Sumatera Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TNI Tokoh Tsunami Aceh Ulama Vaksin MR vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

StatusAceh.Net - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Ahmad Dadek mengatakan, kegiatan semburan lumpur gas yang terjadi di Gampong Tanjong Meunye, Kecamatan Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, Aceh pada Rabu (23/01), murni karena adanya shallow gas atau gas dangkal.

Hal itu berdasarkan hasil laporan tim yang turun ke lokasi kejadian, bahwa kejadian itu murni diakibatkan oleh adanya shallow gas atau gas dangkal atau gas rawa yang ada di lokasi.

“Hasil tes material mengindikasikan tidak mengandung gas alam atau minyak bumi sebagaimana yang diduga oleh publik,” kata Dadek di Banda Aceh, Jum’at (25/01).

Ia juga mengimbau kepada masyarakat setempat untuk tetap tenang, dan sementara waktu tidak mendekat pada titik semburan atau tidak melewati garis polisi yang telah dipasang.

“Ini berlaku sampai dengan lokasi tersebut dinyatakan benar-benar aman yang diperkirakan lebih kurang dalam waktu 1 minggu ke depan,” ungkap Dadek.

Sebelumnya, tekanan semburan gas ini berasal dari resevoar gas dangkal atau biasa disebut gas rawa yang biasanya memiliki luas reservoar yang terbatas dan bukan berasal dari reservoar Arun atau South Lhoksukon yang merupakan resevoar Pertamina Hulu Energi.

Semburan seperti ini biasanya akan berakhir seiring dengan waktu.

Hal seperti ini pun sering terjadi di wilayah Aceh karena banyaknya gas-gas dangkal yang terjebak di bawah tanah atau rawa dan ketika penggalian dilakukan akan terjadi semburan.

“Kita imbau warga untuk mengurus izin jika melakukan pengeboran dan lainnya,”pungkas Dadek. | gatra.com
loading...
Label: ,

Post a Comment

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.