Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Baksos Bambang Tri Banda Aceh Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Carona corona Cuaca Cut Meutia Daerah Dana Bos Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Feature Fito FORMATPAS Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan Hindia History Hotel Hukum Humor HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Iran Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa JARI Jawa Timur Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Kisah Inspiratif Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malaysia Malware WannaCry Masjid Milad GAM Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik Mudik Lebaran MUI Musik Muslim Uighur Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli PUSPA Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebriti Senator Sosok Sport Status-Papua Sumatera Sunda Empire Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TMMD reguler ke-106 TNI Tokoh Tsunami Aceh Ulama USA Vaksin MR vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

StatusAceh.Net - Seorang nelayan asal Aceh yang ditangkap tentara Myanmar dikabarkan meninggal dunia. Korban Nurdin (41) tewas karena melompat ke laut ketika hendak ditangkap.

"Saat didatangi kapal patroli AL Myanmar para nelayan melompat ke laut. Sekira pukul 23.55 waktu setempat, dari 16 orang nelayan yang melompat ke laut, 15 orang berhasil diselamatkan. Sedangkan satu orang meninggal dunia akibat tenggelam," kata Wakil Sekjen Panglima Laot Aceh Miftach Cut Adek, Selasa (13/11/2018).

Miftach memperoleh kabar ini dari Kedutaan Besar Indonesia di Yangon, Myanmar. Dalam keterangan tersebut disebutkan, usai ditangkap pada Selasa 6 November, para nelayan yang melaut dari Idi, Aceh Timur, Aceh ini selanjutnya dibawa markas Angkatan Laut Myanmar di Kawthaung pada Rabu 7 November. Setelah itu, mereka diserahkan ke polisi setempat.

Dua hari berselang, ke-15 nelayan tersebut selanjutnya dipindahkan ke Penjara Kawthoung yang ada di bawah Otoritas Kementerian Dalam Negeri Myanmar. Sementara satu orang nelayan yang meninggal, jenazahnya sudah diserahkan ke polisi setempat pada 7 November siang.

"Selanjutnya sekira pukul 13.30, atas seizin kapten kapal/tekong dilaksanakan prosesi penguburan jenazah sesuai ajaran Islam. Pemakaman dibantu oleh Assosiasi Muslim dan organisasi muslim lainnya di Kawthoung dengan disaksikan oleh kepolisian Kawthoung dan Town Committee," jelas Miftach mengutip keterangan Kedubes.

"Berdasarkan informasi sementara yang didapat, para nelayan tersebut ditangkap atas tuduhan melakukan illegal fishing di wilayah perairan Myanmar," jelas Miftach.

Seperti diketahui, penangkapan terhadap para nelayan yang berangkat dari Kuala Idi, Aceh Timur, Aceh ini dilakukan pada Selasa 6 November sekitar pukul 08.00 pagi. Usai diciduk, ke-16 nelayan tersebut tidak dapat dihubungi.

Para nelayan yang ditangkap ini diborgol tanganya dan diikat pada seutas tali panjang. Mereka terlihat digiring dari dermaga. Dari foto yang diperoleh detikcom, terlihat ada tulisan "Myoma Jetty" di dermaga tersebut. Seorang petugas memegang tali dan tangan kirinya membawa sebuah kantong plastik warna putih. | Detik.com
loading...
Label: ,

Post a comment

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.