Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Baksos Bambang Tri Banda Aceh Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Carona corona Covid-19 Cuaca Cut Meutia Daerah Dana Bos dayah Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Feature Fito FORMATPAS Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan Hindia History Hotel Hukum Humor HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Iran Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa JARI Jawa Timur Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Kisah Inspiratif Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malaysia Malware WannaCry Masjid Migas Milad GAM Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik Mudik Lebaran MUI Musik Muslim Uighur Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli PUSPA Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebriti Senator sosial Sosok Sport Status-Papua Sumatera Sunda Empire Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TMMD reguler ke-106 TNI Tokoh Tsunami Aceh Turki Ulama USA Vaksin MR vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

PIDIE JAYA - Proyek pembangunan kolam ikan milik dinas kelautan dan perikanan (DKP) di depan kantor dewan perwakilan rakyat kabupaten (DPRK) Pidie Jaya, terkesan di telantarkan. Pasalnya, pembangunan kolam ikan tersebut yang menghabiskan dana ratusan juta pada tahun 2016 lalu tak terlihat kelanjutan pengerjaannya.

Dampaknya, fisik pemantang kolam itu berbentuk petak-petak yang sudah di tumbuhi semak belukar. Bahkan pun dengan adanya kolam ikan tersebut di kawasan itu membuat pandangan semakin tak indah.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie Jaya, Hasan Basri,ST.MM, dari politisi partai amanat nasional (PAN) Kepada Sumut24, menyatakan proyek itu adalah proyek gagal dan hanya menghambur-hamburkan uang rakyat Pidie Jaya.

" Kolam ikan yang di bangun oleh dinas kelautan dan perikanan pidie jaya di komplek perkantoran cot trieng itu tidak sesuai dengan master plan, maka harus di tutup kembali, “Jangan sampai jadi tempat sarang biawak,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hasan Basri, menyebutkan, bahwa kolam ikan itu selain tidak sesuai dengan master plan, maka kolam itu pun harus di tutup kembali. "itu pekerjaan buang-buang  duit rakyat pidie jaya,"tegasnya.

Sementara itu Kepala Bidang Tata Ruang Pada Dinas PU Pidie Jaya, Orizal, saat di hubungi wartawan menyatakan, dirinya belum bisa memberikan keterangan secara teknis, di karenakan waktu itu tata ruangnya masih bersatu dengan bappeda.

"sebaiknya untuk menjawab itu coba langsung tanya ke mereka aja, tapi sepengetahuan saya cocok tidaknya pembangunan kolam itu sesuai dengan kebutuhan, apakah kolam itu nantinya akan di jadikan taman kolam atau tempat rekreasi lainya," sebut Orizal. (SA/Saed Azhar)
loading...

Post a comment

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.