Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Bambang Tri Banda Aceh Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Cuaca Cut Meutia Daerah Dana Bos Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Feature Fito FORMATPAS Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan History Hotel Hukum HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa JARI Jawa Timur Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Kisah Inspiratif Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malware WannaCry Masjid Milad GAM Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik MUI Musik Muslim Uighur Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebriti Senator Sosok Sport Status-Papua Sumatera Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TMMD reguler ke-106 TNI Tokoh Tsunami Aceh Ulama Vaksin MR vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

Jakarta - Reklamasi teluk Jakarta mendadak ramai diperbincangan menyusul penangkapan Ketua Komisi D DKI Jakarta Mohamad Sanusi oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis 7 April lalu.

Sanusi ditangkap terkait dugaan suap dalam pembahasan Raperda tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Provinsi DKI Jakarta serta Raperda Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta.

Reklamasi pesisir Jakarta sejatinya bukan hal baru di Jakarta. Program pengurukan pantai untuk perluasan wilayah ibu kota ini sudah dilakukan sejak era Presiden Soeharto pada 1981. Saat itu PT Pembangunan Jaya mereklamasi kawasan Ancol sisi utara untuk kawasan industri dan rekreasi.

Tahun 1991 reklamasi berlanjut di hutan bakau Kapuk, Jakarta Utara. Pengusaha Tjiputra menguruk kawasan hijau pantai utara Jakarta menjadi perumahan elite yang kini dikenal dengan Pantai Indah Kapuk (PIK). Empat tahun kemudian, reklamasi kembali dilakukan di empat titik dengan peruntukan Kawasan industri Berikat Marunda.

Sejak saat itulah perdebatan tentang reklamasi bergulir. Sejumlah pihak menyebut reklamasi menimbulkan mudarat lebih banyak ketimbang manfaatnya bagi masyarakat.
Reklamasi dianggap mengubah pola arus laut sehingga menggaggu PLTU Muara Karang. Selain itu, penimbunan areal pantai berdampak pada tenggelamnya sejumlah pulau di kawasan Kepulauan Seribu.

Namun, pemerintah Provinsi DKI Jakarta maupun Pusat bergeming. Gubernur kala itu, Wiyogo Atmodarminto menegaskan reklamasi akan terus dilakukan untuk tujuan mulia yakni menambah luasan Jakarta sebagai antisipasi perkembangan ibu kota negara.(*)

loading...

Post a Comment

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.