Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Baksos Bambang Tri Banda Aceh Banjir Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Carona corona Covid-19 Cuaca Cut Meutia Daerah Dana Bos dayah Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Feature Film Fito FORMATPAS Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan Hindia History Hotel Hukum Humor HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Iran Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa JARI Jawa Timur Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Kisah Inspiratif Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malaysia Malware WannaCry Masjid Migas Milad GAM Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik Mudik Lebaran MUI Musik Muslim Uighur Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli PUSPA Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebriti Senator sosial Sosok Sport Status-Papua Sumatera Sunda Empire Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TMMD reguler ke-106 TNI Tokoh Tsunami Aceh Turki Ulama USA Vaksin MR Vaksinasi Covid-19 vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

statusaceh.net - Bakal calon presiden AS dari Partai Republik Donald Trump menyerukan larangan "total" terhadap Muslim untuk memasuki Amerika Serikat sampai para pemimpin negara ini bisa "memahami apa yang sedang terjadi."

Trump mengatakan data jajak pendapat menunjukkan "sejumlah besar populasi Muslim benci terhadap warga Amerika."

"Sampai kita bisa memahami dan menentukan cara untuk mengatasi masalah ini dan ancaman yang ditimbulkan, negara kita tidak boleh menjadi korban serangan-serangan mengerikan yang dilakukan oleh orang-orang yang percaya jihad, dan tidak punya akal sehat atau menghargai nyawa manusia," kata Trump Senin (7/12).

Pernyataan sengit tentang Muslim bukan hal baru bagi Trump, yang menyerukan agar pemerintah mengawasi masjid-masjid, dan menolak mengesampingkan usulan sebelumnya untuk mencatat nama-nama Muslim di Amerika dalam sebuah database.

Tapi pernyataan baru ini lebih keras dari retorika-retorika keras tentang Islam sebelumnya yang ditujukan pada umat Islam, akibat serangan teroris di Paris dan San Bernardino, California.

Pernyataan Trump keluar sehari setelah Presiden Obama, melalui pidato yang ditayangkan langsung oleh televisi nasional, mendesak agar warga Amerika tidak memusuhi Muslim setelah serangan-serangan teroris baru-baru ini.

Gedung Putih segera mengecam usulan Trump tersebut, dan menyebutnya "sangat bertolak belakang dengan nilai-nilai kita sebagai bangsa Amerika."

"Kita, seperti yang tertulis dalam Bill of Rights atau Deklarasi Hak-hak, menghargai kebebasan beragama," kata Ben Rhodes, salah satu asisten kebijakan luar negeri Obama, pada CNN.

Tanggapan bakal calon presiden lainnya

Pernyataan Trump juga memancing kecaman dari sainganannya.

Mantan gubernur Florida dan salah satu bakal calon presiden Jeb Bush menulis di Twitter bahwa Trump "tidak waras. ... Usulan 'kebijakannya' tidak serius."

"Itu usulan yang menggelikan dan tidak akan bermanfaat," kata Gubernur New Jersey Chris Christie.

Lindsey Graham mengatakan Trump "telah menjadi benar-benar berbahaya dengan retorika bombastisnya, dari yang tadinya hanya mengeluarkan komentar tidak jelas."

Ibraham Hooper, direktur Dewan Hubungan Islam Amerika, mengeluarkan tanggapan keras terhadap tuntutan Trump tersebut.

"Kini kita telah masuk ke ranah fasis," ujarnya. "Hal ini seharusnya tidak hanya mengkhawatirkan Muslim Amerika, tapi semua warga Amerika bahwa seorang bakal calon presiden terkemuka dari Partai Republik mengeluarkan pernyataan yang pada dasarnya fasis seperti ini."(*)
 
Sumber: voaindonesia.com
loading...

Post a comment

loading...

Contact form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.