Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Bambang Tri Banda Aceh Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Cuaca Cut Meutia Daerah Dana Bos Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Feature Fito FORMATPAS Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan History Hotel Hukum HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa JARI Jawa Timur Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Kisah Inspiratif Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malware WannaCry Masjid Milad GAM Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik MUI Musik Muslim Uighur Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebriti Senator Sosok Sport Status-Papua Sumatera Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TNI Tokoh Tsunami Aceh Ulama Vaksin MR vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

Lhokseumawe - Prajurit Komando Armada 1 Pangkalan TNI AL (Lantamal) Lhokseumawe berhasil menganggalkan penyelundupan 18 ton bawang merah ilegal asal Malaysia. 

Bawang merah tersebut dibawa melalui jalur laut dengan Kapal Motor (KM) Jasa Kawan GT 16 No.107/QOD yang diawaki oleh 3 orang anak buah kapal (ABK) berkewarganegaraan Indonesia.

“Dari kapal motor tersebut petugas gabungan menyita barang bukti sekitar 18 Ton bawang merah tanpa dokumen,” ucap Komandan Lantamal Lhokseumawe, Laksamana Pertama Ali Triswanto, melalui keterangan tertulisnya, Kamis (17/1).

Ali mengatakan, kasus ini bermula dari informasi intelijen dan masyarakat yang mengetahui adanya kapal dari Malaysia yang menyelundupkan bawang ilegal di Selat Malaka. Kapal motor tersebut berangkat dari pelabuhan Penang, Malaysia, dengan tujuan kawasan Tamiang, Aceh.

“Tim langsung melakukan operasi laut di kawasan Selat Malaka dan berhasil mendeteksi kapal penyelundup di kawasan perairan Aceh (di) Tamiang,” kata Ali.

Melalui pengejaran dengan menggunakan Kapal Patkamla Peudawa II-I-32, petugas berhasil mengamankan KM Jasa Kawan dan menangkap 3 ABK.

“Saat dilakukan pemeriksaan, di dalam KM Jasa Kawan didapati muatan bawang merah tanpa dokumen muatan atau dokumen impor,” tutup Ali.

Saat ini KM Jasa Kawan beserta barang bukti bawang merah ilegal telah dibawa ke Dermaga Pos TNI AL Langsa untuk dilaksanakan proses pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut. | Kumparan
loading...
Label: ,

Post a Comment

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.