Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Bambang Tri Banda Aceh Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Cuaca Cut Meutia Daerah Dana Bos Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Feature Fito FORMATPAS Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan History Hotel Hukum HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa JARI Jawa Timur Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Kisah Inspiratif Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malware WannaCry Masjid Milad GAM Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik MUI Musik Muslim Uighur Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebriti Senator Sosok Sport Status-Papua Sumatera Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TMMD reguler ke-106 TNI Tokoh Tsunami Aceh Ulama Vaksin MR vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

Raja Salman memutuskan hubungan dengan Sheikh Tamim bin-Hamad bin Khalifa Al Thani. theiranproject.com, bbc.com
Doha – Empat kekuatan utama Timur Tengah, Arab Saudi, Mesir, Uni Emirat Arab, dan Bahrain, memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar yang dipicu tuduhan Qatar mendukung terorisme dan ajakan kepada negara-negara Teluk untuk bekerja sama dengan Iran.

Keempat negara tersebut menuduh Qatar mendukung Al-Ikhwan al-Muslimun, gerakan Islam tertua di dunia, serta menambahkan tuduhan bahwa Doha bahkan mendukung agenda Iran.

Selain memutus hubungan diplomatik, tiga negara Teluk kaya minyak itu mengumumkan penutupan hubungan transportasi dengan Qatar dan memberi waktu dua minggu untuk pengunjung dan warga Qatar meninggalkan negara mereka.

Para diplomat Qatar di negara-negara itu juga telah diultimatum untuk segera kembali ke negaranya dalam waktu 48 jam.

Arab Saudi adalah negara pertama yang memutus hubungan setelah menuduh Qatar mendukung kelompok militan dan menyebarkan ideologi kekerasan mereka.

”Qatar mencakup beberapa kelompok teroris dan sektarian yang bertujuan mengganggu stabilitas di kawasan ini, termasuk Al-Ikhwan al-Muslimun, ISIS, dan Al-Qaeda, serta mempromosikan pesan dan skema kelompok-kelompok ini melalui media mereka secara terus-menerus,” kata pemerintah Kerajaan Arab Saudi, seperti dikutip kantor berita resmi SPA.

Qatar dituding mendukung militan yang didukung Iran di wilayah Qatif dan Bahrain yang berpenduduk mayoritas muslim Syiah di Bahrain.

Kantor berita Arab Saudi, SPA, juga mengatakan Riyadh sudah menutup perbatasannya serta memutus hubungan darat, laut, dan udara dengan Qatar. Alasan yang diberikan adalah “melindungi keamanan nasional dari bahaya teroris dan ekstremis”.

Tetangga ketiga negara Teluk, Mesir, mengatakan kebijakan Qatar mengancam keamanan nasional Arab dan menabur benih perselisihan dan perpecahan di masyarakat Arab sesuai dengan rencana yang disengaja yang ditujukan untuk kesatuan dan kepentingan negara Arab. Kementerian Luar Mesir juga membenarkan bahwa ruang udara dan semua pelabuhannya sudah ditutup bagi Qatar.

Seperti dilansir CNN pada 5 Juni 2017, ketegangan Qatar dan sejumlah negara Teluk terjadi setelah kantor berita Qatar menyebut Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamid al-Thani meminta negara-negara Teluk bekerja sama dengan musuh bebuyutan mereka, Iran.

Insiden serupa pernah terjadi pada 2014, ketika Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Bahrain memanggil pulang Duta Besar mereka dari Qatar. Alasan pemutusan hubungan diplomatik Arab dan Qatar adalah ketiga negara itu menuding Qatar mendukung Presiden Mesir terguling, Muhammad Mursi, dan kelompok terlarang Al-Ikhwan al-Muslimun.

ALJAZEERA | CNN | REUTERS |TEMPO
loading...

Post a Comment

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.