Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Baksos Bambang Tri Banda Aceh Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Carona corona Cuaca Cut Meutia Daerah Dana Bos Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Feature Fito FORMATPAS Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan Hindia History Hotel Hukum Humor HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Iran Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa JARI Jawa Timur Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Kisah Inspiratif Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malaysia Malware WannaCry Masjid Milad GAM Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik Mudik Lebaran MUI Musik Muslim Uighur Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli PUSPA Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebriti Senator Sosok Sport Status-Papua Sumatera Sunda Empire Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TMMD reguler ke-106 TNI Tokoh Tsunami Aceh Ulama USA Vaksin MR vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

Ilustrasi  
MEDAN – Akibat berhasil kaburnya 11 tahanan dari sel sementara Mapolda Sumut,dua personel Polda Sumatera Utara (Sumut), Aipda SS dan Brigadir H terancam dipecat karena lalai dalam bertugas menjaga tahanan.

Dari 11 Tahanan yang berhasil kabur 3 diantaranya adalah warga Sawang,Aceh Utara dan Gayo Lues sedangkan 3 lainnya berhasil ditangkap kembali setelah beberapa bulan kemudian.

Kedua polisi tersebut sudah menjalani sidang kode etik di Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam). Namun, hasil putusan sidang tersebut belum diketahui. Keduanya bisa saja mendapat sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).

“Putusan sidangnya saya belum tahu. Tapi kalau sidang kode etik, terdakwanya bisa saja mendapatkan sanksi pemecatan,” terang Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan, Jumat 2 Agustus 2016.

Dikatakan, sidang kode etik berbeda dengan sidang disiplin. Kode etik merupakan pelanggaran berat dan bisa di-PTDH.

Sedangkan sidang disiplin, bisa berupa sanksi mutasi (pindah tugas) ataupun penundaan kenaikan pangkat dan gaji.

Sebelumnya, 11 tahanan narkoba Polda Sumut kabur dari sel tahanan dan penitipan barang bukti (Tahti) yang berada di Gedung Dit Reserse Narkoba Polda Sumut dengan cara merusak jeruji pada Senin 13 Juni 2016.

Setelah beberapa bulan diselidiki, tiga di antara tahanan itu berhasil ditangkap kembali. Mereka yang ditangkap atas nama Rikho Triyoga Tama (32) warga Jalan Pesantren Gang Masjid, Medan.

Datuk Ega Juanda alias Ega (28) warga Jalan Tertib Nomor 99 Komplek Panggon Indah Linkungan XI, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan; dan Amad alias Syaiful Bahri (31) warga Desa Namo Riam Kecamatan Pancur Batu, Deliserdang.

Sedangkan delapan bandar narkoba yang keberadaanya masih misterius dan belum ditangkap hingga kini, Dua warga Aceh yang masih buron yakni Busra (38) warga Desa Paya Rabo Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh utara

Suhermanto (25) warga Gang Tengah Trangon, Kabupaten Gayo Lues, Aceh Tengah dan Herijal (24), warga Dusun Mangga II, Desa Uyem Beriring, Kecamatan Tripe Jaya, Kabupaten Gayo Lues.

Kemudian Yudhi Kurniawan (26) warga Jalan Flores Nomor 10 Linkungan II, Kelurahan Kebun Lada Binjai; Abdullah (37) warga Jalan Pulau Rupat, Lingkungan IX, Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan.

Setelah itu, Teddy Sugara (39) warga Jalan Pancasila, Gang Keluarga, Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Kecamatan Medan Denai; Suliyadi (33) warga Dusun Kelapa, Desa Melati II, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Sergai; dan Syarifuddin (43) warga Jalan Pambon, Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan.(Klikkabar)
loading...
Label: , ,

Post a comment

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.