Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Bambang Tri Banda Aceh Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Cuaca Cut Meutia Daerah Dana Bos Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Feature Fito FORMATPAS Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan History Hotel Hukum HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa JARI Jawa Timur Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Kisah Inspiratif Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malware WannaCry Masjid Milad GAM Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik MUI Musik Muslim Uighur Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebriti Senator Sosok Sport Status-Papua Sumatera Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TMMD reguler ke-106 TNI Tokoh Tsunami Aceh Ulama Vaksin MR vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

Banda Aceh - Dua hari sebelum memasuki bulan Ramadan, masyarakat Aceh sibuk melakukan Meugang untuk menyambut bulan penuh berkah tersebut. Meugang adalah sebuah tradisi yang sudah ada sejak ratusan tahun silam.

Tradisi ini identik dengan kebersamaan, dengan makan daging sapi atau kerbau yang dimasak dengan beraneka ragam. Memasuki hari Meugang di Aceh, Sabtu, 4 Mei 2019, rakyat berbondong-bondong membeli daging sapi maupun kerbau.

Meski harga naik hingga 50 persen, warga Aceh tetap membelinya asalkan bisa mengikuti hari Meugang dengan anggota keluarganya.

Tradisi Meugang juga ditandai dengan munculnya pasar daging dadakan di pinggir jalan. Pasar ini hanya bertahan selama tiga hari, sebelum memasuki Ramadan. Mereka membuka lapak dan menjajakan daging segar kepada pembeli.

Dari pantauan VIVA, harga daging kerbau atau sapi yang semula per kilogramnya Rp120 ribu, kini di sejumlah daerah di Aceh, dibanderol hingga Rp200 ribu per kilogram.

Misalnya di daerah Kabupaten Aceh Barat Daya, di beberapa titik lokasi, pedagang menjual daging sapi mulai Rp150 ribu hingga Rp200 ribu per kilogram. Harga ini diprediksi bertahan hingga satu hari sebelum masuk bulan Ramadan.

Sementara itu, di wilayah Kota Banda Aceh, daging untuk Meugang mencapai Rp170 ribu per kilogram. Kemudian di Aceh Barat, Rp180 ribu per kilogram. Mahalnya daging dikarenakan harga sapi lokal naik jelang Meugang.

"Kita menjual daging dengan harga Rp170 ribu karena memang harga sapi lokal naik jelang Meugang," kata Ridwan, seorang pedagang daging di Neusu, Banda Aceh.

Harga daging yang dijualnya merupakan daging dengan kualitas bagus. Kebanyakan masyarakat, kata dia, lebih memilih membeli daging sapi lokal daripada daging sapi luar. Meskipun mahal mereka tetap membeli.

“Ini biasa, dari tahun ke tahun juga harganya naik. Berapa pun harga pasti masyarakat beli,” kata seorang warga Banda Aceh, Lisnawati. | Vivanews
loading...
Label: ,

Post a Comment

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.