Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Bambang Tri Banda Aceh Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Cuaca Cut Meutia Dana Bos Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Fito Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan History Hotel Hukum HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malware WannaCry Masjid Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik MUI Musik Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebriti Senator Sosok Sport Sumatera Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TNI Tokoh Tsunami Aceh Ulama Vaksin MR vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

Ilustrasi
Lhoksukon - Sebanyak Rp 17, 9 miliar alokasi dana desa (ADD) yang bersumber dari APBK Aceh Utara tahun 2017 hingga kini belum dicairkan oleh Pemerintah setempat. Dana itu bervariasi dari Rp 18 juta hingga Rp 25 juta per desa untuk 852 desa di Kabupaten Aceh Utara.

Ketua Asosiasi Geuchik Aceh Utara (Asgara), Abubakar, Sabtu (3/11/2018) menyebutkan dana itu peruntukan untuk operasional kepala desa, dana kepemudaan dan majelis taklim.

“Kita ingin dana itu dicairkan. Kalau tidak, maka kepala desa akan berutang, karena kegiatan sudah berlangsung,” sebut Abubakar.

Dia menyebutkan persoalan itu telah disampaikan ke DPRD Aceh Utara. Dewan, sambung Abubakar, mendorong agar pemerintah kabupaten mencairkan dana desa tahun lalu itu pada tahun ini.

Hal itu dibenarkan, Wakil Ketua DPRD Aceh Utara, Zubir HT. Dia menyebutkan, DPRD Aceh Utara sudah berkomunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara untuk pencairan dana desa 2017 itu.

“Komitmennya sudah ada agar dicairkan. Selambat-lambatnya awal Desember 2018 ini,” kata Zubir.

Sementara itu, Kepala Bagian Humas Pemerintah Aceh Utara, Teuku Nadirsyah, menyebutkan pemerintah berupaya mencairkan dana desa 2017 itu.

“Itu kewajiban Pemda yang harus di bayar. Namun untuk sumber APBD 2018 tidak tertampung karena defisit. Meski begitu kita sedang berusaha. Kalau pun tidak cair tahun ini, maka diprioritaskan pada anggaran tahun 2019,” pungkasnya.

Sumber: kompas.com

Post a Comment

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.