Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Bambang Tri Banda Aceh Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Cuaca Cut Meutia Dana Bos Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Fito Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan History Hotel Hukum HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malware WannaCry Masjid Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik MUI Musik Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebriti Senator Sosok Sport Sumatera Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TNI Tokoh Tsunami Aceh Ulama Vaksin MR vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

Jurnalis itu adalah Turki Bin Abdul Aziz Al Jasser yang diduga dibunuh karena menjalankan akun Twitter yang mengekspos hak asasi manusia (Mirror)
StatusAceh.Net - Belum tuntas pengusutan kasus jurnalis Arab Saudi di Turki, Jamal Khashoggi, kini muncul kasus baru yang hampir sama. Diberitakan oleh Daily Mirror pada Rabu, (7/11), jurnalis lainnya disiksa sampai mati di Saudi beberapa hari bahkan sebelum kasus pembunuhan Jamal Khashoggi dituntaskan.

Jurnalis itu adalah Turki Bin Abdul Aziz Al Jasser yang diduga dibunuh karena menjalankan akun Twitter yang mengekspos hak asasi manusia. Pihak berwenang mengatakan, dia diam-diam menjalankan akun Twitter yang bernama Kashkool.

Akun Kashkool mengekspos pelanggaran hak asasi manusia oleh para pejabat dan para bangsawan di Arab Saudi. Diberitakan, Turki Bin Abdul Aziz A Jasser dibunuh dengan kejam di penjara pekan lalu setelah dia ditangkap oleh pihak berwenang.

Para pejabat Saudi belum secara resmi mengomentari kematian Turki Bin Abdul Aziz Al Jasser hingga saat ini.

Berita ini datang ditengah warga masih berduka atas meninggalnya jurnalis Washington Post Jamal Khashoggi, 59 tahun. Ia disiksa dan dimutilasi.

Khashoggi yang juga seorang kritikus vokal penguasa Saudi dibunuh di dalam Konsulat Saudi pada 2 Oktober beberapa saat setelah dia masuk.

Penasihat Presiden Turki, Yasin Aktay mengatakan, tubuh Khashoggi dimutilasi dan dilarutkan dalam cairan asam. Memang belum ada bukti untuk mendukung teori ini dan tubuhnya belum ditemukan.

Putra Mahkota Arab Saudi Muhammed Bin Salman membantah tuduhan Aktay. Ia mengaku bertekat untuk mengetahui semua fakta dibalik pembunuhan Khashoggi. | Jawapos
Label:

Post a Comment

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.