Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Baksos Bambang Tri Banda Aceh Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Carona corona Cuaca Cut Meutia Daerah Dana Bos Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Feature Fito FORMATPAS Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan Hindia History Hotel Hukum Humor HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Iran Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa JARI Jawa Timur Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Kisah Inspiratif Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malaysia Malware WannaCry Masjid Milad GAM Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik Mudik Lebaran MUI Musik Muslim Uighur Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli PUSPA Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebriti Senator Sosok Sport Status-Papua Sumatera Sunda Empire Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TMMD reguler ke-106 TNI Tokoh Tsunami Aceh Ulama USA Vaksin MR vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

JAKARTA -- Dewan Kerajinan Nasional Daerah (DEKRANASDA) Provinsi Aceh terpilih sebagai salah satu Pembina Teladan dari 34 Provinsi di seluruh Indonesia. Hasil tersebut diperoleh setelah Dewan Kerajinan Nasional (DEKRANAS) melakukan penilaian awal terhadap produk kerajinan dari 34 Provinsi tersebut.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DEKRANASDA Aceh, Dr. Ir. Dyah Erti Idawati, MT usai melakukan presentasi dan wawancara dihadapan Dewan Juri DEKRANAS Award Pembina Teladan 2019 di Kantor DEKRANAS, Rumah Kriya Asri, Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan, Selasa, (3/9/2019).

"Adapun kriteria penjuriannya adalah pembinaan kerajinan DEKRANASDA Provinsi kepada Kabupaten/Kota se-Aceh. Program DEKRANASDA Aceh terkait pengembangan kerajinan, dan pengembangan produk unggulan Kabupaten/Kota," ujar Dyah.

Selain itu, tambah Dyah, kriteria lainnya yang membuat Provinsi Aceh masuk sebagai Nominasi Pembina Teladan 2019 dari DEKRANAS adalah pemanfaatan bahan baku lokal dalam produk kerajinan, serta koordinasi lintas sektoral dengan para stakeholder dan pembina dekranasda kab/kota.

Salah satu dewan juri, Hermawan Kertajaya mengusulkan agar Dekranasda Aceh fokus pada branding "Islamic Province" dan destinasi wisata halal yang selama ini belum digarap secara serius.

"Aceh harus menjadi salah satu daerah "the Only Islamic" Produk di Indonesia. Sebab banyak produk halal di Serambi Mekkah itu. Hanya saja tinggal mempertajam branding saja," jelas dia.

Penghargaan DEKRANAS baru memasuki tahap penjurian bagi 20 Provinsi yang telah dinyatakan lolos. Kedepan, tepatnya 10 September 2019 baru diumumkan daerah mana yang akan meraih produk terbaik.

Hadir dalam acara tersebut Ketua DEKRANASDA Aceh Jaya, Sabang, Aceh Singkil, Banda Aceh, Subulussalam, Gayo Lues. Sementara, dari DEKRANASDA Provinsi hadir pula Sekretaris DEKRANASDA Aceh, Srinita dan Elita serta dari Bidang Daya Saing Produk DEKRANASDA Aceh.
loading...
Label: ,

Post a comment

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.