Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Bambang Tri Banda Aceh Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Cuaca Cut Meutia Dana Bos Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Feature Fito Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan History Hotel Hukum HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa JARI Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Kisah Inspiratif Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malware WannaCry Masjid Milad GAM Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik MUI Musik Muslim Uighur Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebriti Senator Sosok Sport Status-Papua Sumatera Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TNI Tokoh Tsunami Aceh Ulama Vaksin MR vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

StatsAceh.Net - Di tengah resistensi yang muncul di sejumlah negara, teknologi terbukti sukses mencuri perhatian masyarakat, sehingga tetap mampu berkembang dengan segala keterbatasannya dalam sejumlah aspek.

Berbagai keutamaan seperti sistem kerjanya yang sangat transparan dan sifat datanya yang permanen sehingga relatif sulit untuk diretas menjadi salah satu daya tarik bagi sejumlah pihak untuk mulai menggunakan Blockchain dalam sistem kinerjanya.

Meski demikian, sebagai sebuah sistem baru, Blockchain juga dinilai masih sangat rentan.

Pandangan tersebut di atas disampaikan oleh guru besar ilmu komputer asal Massachusetts Institute of Technology (MIT), Profesor Stuart Madnick, kepada Wall Street Journal, beberapa waktu lalu.

Menurut Madnick, berdasarkan pada hasil penelitian atas sejumlah kasus peretasan terhadap sistem Blockchain yang terjadi antara 2011 sampai 2018 dengan sejumlah aspek.

Mulai dari transparansi, kendali distribusi, anonimitas hingga keunggulan teknik. “Meski Blockchain disebut memiliki karakter transparan, di mana partisipan dapat berperan di dalam sistem, namun tetap ada sejumlah pihak yang berniat buruk dan memungkinkan untuk meretasnya,” ujar Madnick.

Ia mengatakan sifat Blockchain yang sistem kendalinya terdistribusi ke banyak pihak itulah menjadi kelemahan lantaran tidak bisa seketika dipadamkan manakala terindikasi adanya sebuah gangguan.

Dalam sistem bursa efek di industri pasar modal, misalnya. Ada entitas sentral yang memegang kendali dan setiap saat bisa mengambil tindakan ketika terjadi sebuah gangguan, salah satunya dengan mematikan sistemnya sebagian maupun keseluruhan.

“Dengan sistem Blockchain yang tersebar ke banyak titik, terdesentralisasi, maka mustahil dilakukannya pemadaman,” tutur dia.

Madnick menegaskan, masyarakat dan seluruh pihak yang resistansi tidak mengesampingkan beragam keunggulan yang menjadi potensi Blockchain untuk terus dikembangkan di kemudian hari.

Justru dengan penggunaannya yang kian masif di masyarakat diharapkan dapat membantu para pegiat Blockchain untuk meningkatkan sistem sekuritisasinya sehingga dapat mereduksi potensi peretasan yang ada.

“Tetap juga harus diakui bahwa Blockchain merupakan produk baru yang menjanjikan secara keamanan dan Teknik enkripsinya, sehingga layak untuk terus dikembangkan. Namun jangan lupa bahwa sebagai sebuah sistem baru, Blockchain tetap rentan sehingga semua pemakainya perlu waspada,” tegas Madnick. | wartaekonomi.co.id
loading...
Label:

Post a Comment

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.