Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Bambang Tri Banda Aceh Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Cuaca Cut Meutia Dana Bos Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Fito Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan History Hotel Hukum HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malware WannaCry Masjid Milad GAM Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik MUI Musik Muslim Uighur Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebriti Senator Sosok Sport Status-Papua Sumatera Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TNI Tokoh Tsunami Aceh Ulama Vaksin MR vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

StatusAceh.Net - Lahan seluas 18,7 hektare di Desa Cot Mue, Kabupaten Nagan Raya,  Aceh, terbakar. 12 hektare dari dari lahan itu adalah kawasan gambut.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh, Teuku Ahmad Dadek, menduga lahan tersebut sengaja dibakar beberepa orang yang tidak bertanggung jawab. Mereka diduga membakar kawasan gambut itu untuk membuka lahan baru.

“Seluas 12,2 Ha hangus dilalap api  sejak Jumat (8/3) sekitar pukul 11.00 WIB. Hingga Sabtu malam tadi petugas masih berjibaku memadamkan api. Pembakaran ini diduga sengaja dilakukan oleh oknum untuk membuka lahan baru,” kata Dadek, dikonfirmasi kumparan Minggu (10/9).

Dadek mengatakan, areal kebakaran lahan di Desa Cot Mue saat ini sedang dilakukan lokalisir dengan menggunakan eskavator akibat lokasi yang sulit dijangkau dan akses ke titik api sulit dicapai oleh tim damkar.

“Kondisi tanah gambut mobil tidak bisa masuk ke lokasi lahan yang terbakar. Saat ini  BPBD Kabupaten Nagan Raya telah menurunkan 1 unit armda Damkar, 2 unit mesin pompa air dan 1 unit eskavator kecil ke lokasi kejadian,” ujarnya.

Kebakaran lahan di Nagan Raya terjadi di tiga kecamatan,  yaitu di Desa Cot Mue, Kecamatan Tadu Raya seluas 12.2 hektare, Desa Lawa Batu, Kecamatan Kuala 5 Hektre, dan lahan salah satu perusahan di Kecamatan Darul Makmur seluas 1.5 hektare.

“Informasi terakhir yang diterima Pusdalops BPBA, api belum berhasil dipadamkan seluruhnya. Diakibatkan terkendala sumber air yang susah diperoleh. Di kecamatan Darul Makmur api sudah padam, di Desa Cot Mue apinya sudah dilakukan lokalisir, dan di Desa Lawa Batu sebagian api sudah dapat dipadamkan,” ujar Dadek. | Kumparan
loading...
Label: ,

Post a Comment

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.